p-Index From 2021 - 2026
5.034
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biotika: Jurnal Ilmiah Biologi Excellent Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam EDUKASIA Elementary: Islamic Teacher Journal PALASTREN QUALITY QIJIS (Qudus International Journal Of Islamic Studies) LIBRARIA Fountain of Informatics Journal Proceedings Education and Language International Conference Computatio : Journal of Computer Science and Information Systems Sanitarian Jurnal Kesehatan Neraca Keuangan : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan YUME : Journal of Management JAKP (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik) Journal of Humanities and Social Studies MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Journal of Science Innovare Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan BENING Generation Journal Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Mendapo: Journal of Administrative Law Journal Social Science And Technology For Community Service Information Science and Library Jurnal Mesin Nusantara Jurnal Media Informatika Banua Law Review MASTER: Jurnal Manajemen Strategik Kewirausahaan ProBisnis : Jurnal Manajemen Jurnal Bisnis Kompetitif Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research PPSDP International Journal of Education Journal of Innovative and Creativity Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Perkembangan Kajian Sosial Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PALASTREN

EVALUASI PEMBELAJARAN PERSPEKTIF KESETARAAN GENDER DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL ismanto, Ismanto
PALASTREN Vol 8, No 2 (2015): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sehubungan dengan evaluasi pembelajaran, sampai sekarang masih banyak instrumen hasil belajar, baik digunakan oleh guru untuk ulangan harian atau oleh sekolah-sekolah untuk ulangan umum yang belum memenuhi persyaratan ideal yaitu, non bias dan standar dapat diukur. instrumen hasil pembelajaran yang berisi item bias akan merugikan siswa yang memiliki kemampuan yang sama dengan siswa yang menjawab dengan benar hanya karena kelompok yang berbeda. Dengan kata lain, instrumen yang berisi item bias, tidak memberikan kesempatan yang sama untuk menjawab dengan benar pada orang mengambil tes dengan kemampuan yang sama, hanya karena mereka berasal dari kelompok yang berbeda. Dalam hal ini, itu bisa berarti perbedaan dalam budaya, jenis kelamin, agama, dan banyak lagi. menurut Saifuddin Azwar, empat faktor yang diduga sebagai penyebab kesenjangan kinerja antara laki-laki dan perempuan dalam kaitannya dengan tanggapan untuk menguji pertanyaan, yaitu 1). pertanyaan tes bias, 2). format pilihan ganda, 3). kesempatan untuk menebak, dan 4) kendala waktu. Regarding to the evaluation of learning, until now there are still a lot of learning outcomes instruments, whether used by teachers for daily test or by schools for general test , have not met the requirements of an ideal yet i.e.,non biased and scalable standard. Learning outcomes instrumentcontaining bias items would be detrimental to the students who has the same abilities with studentswho answered correctly simply becauseof different groups. In other words, the instrumentscontaining bias items, do not give the same opportunity to answer correctly on the person taking the test with the same abilities, just because they come from different groups. In this case, it could mean the difference in cultures, gender, religion, and more. According to Saifuddin Azwar, four factors suspected as the causes of the performance gapbetween men and women in relation to responses to test questions, namely 1). Bias test questions , 2). multiple-choice format, 3). opportunity toguess, and 4) time constraints. 
EVALUASI PEMBELAJARAN PERSPEKTIF KESETARAAN GENDER DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL ismanto, Ismanto
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 8, No 2 (2015): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i2.974

Abstract

Sehubungan dengan evaluasi pembelajaran, sampai sekarang masih banyak instrumen hasil belajar, baik digunakan oleh guru untuk ulangan harian atau oleh sekolah-sekolah untuk ulangan umum yang belum memenuhi persyaratan ideal yaitu, non bias dan standar dapat diukur. instrumen hasil pembelajaran yang berisi item bias akan merugikan siswa yang memiliki kemampuan yang sama dengan siswa yang menjawab dengan benar hanya karena kelompok yang berbeda. Dengan kata lain, instrumen yang berisi item bias, tidak memberikan kesempatan yang sama untuk menjawab dengan benar pada orang mengambil tes dengan kemampuan yang sama, hanya karena mereka berasal dari kelompok yang berbeda. Dalam hal ini, itu bisa berarti perbedaan dalam budaya, jenis kelamin, agama, dan banyak lagi. menurut Saifuddin Azwar, empat faktor yang diduga sebagai penyebab kesenjangan kinerja antara laki-laki dan perempuan dalam kaitannya dengan tanggapan untuk menguji pertanyaan, yaitu 1). pertanyaan tes bias, 2). format pilihan ganda, 3). kesempatan untuk menebak, dan 4) kendala waktu. Regarding to the evaluation of learning, until now there are still a lot of learning outcomes instruments, whether used by teachers for daily test or by schools for general test , have not met the requirements of an ideal yet i.e.,non biased and scalable standard. Learning outcomes instrumentcontaining bias items would be detrimental to the students who has the same abilities with studentswho answered correctly simply becauseof different groups. In other words, the instrumentscontaining bias items, do not give the same opportunity to answer correctly on the person taking the test with the same abilities, just because they come from different groups. In this case, it could mean the difference in cultures, gender, religion, and more. According to Saifuddin Azwar, four factors suspected as the causes of the performance gapbetween men and women in relation to responses to test questions, namely 1). Bias test questions , 2). multiple-choice format, 3). opportunity toguess, and 4) time constraints.Â