Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan riwayat kekurangan energi kronis pada saat kehamilan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas kalimukti kecamatan Pabedilan kabupaten Cirebon Juariah, Siti
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024784

Abstract

The consequences that can occur when toddlers experience stunting include short-term and long-term impacts. Short-term impacts on children experiencing stunting include disrupted brain development that can affect intelligence, growth disorders, and metabolic disturbances. The aim of this research is to determine the relationship between a history of chronic energy deficiency during pregnancy and the occurrence of stunting in toddlers in the Kalimukti Community Health Center area, Pabedilan District, Cirebon Regency. This is quantitative research using a pre-experimental research method with a One Group Pretest Posttest approach. The research population includes all mothers with toddlers aged 0-24 months in the Kalimukti Community Health Center area, Pabedilan District, Cirebon Regency in 2023, totaling 256. The sample selection technique uses purposive sampling. Data analysis involves univariate and bivariate analysis. The chi-square test results show a significant relationship between chronic energy deficiency in pregnant women and the occurrence of stunting in toddlers aged 0-24 months (ρ=0.004). Based on the Odds Ratio (OR) calculation, pregnant women with Chronic Energy Deficiency during pregnancy are 15.4 times more likely to experience stunting in their children in the future.
Gambaran Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Lansia Di UPT PSTW Khusnul Khotimah Dinas Sosial Provinsi Riau: Glucose levels in fasting blood in the Elderly at the UPT PSTW Khusnul Khotimah in the RIAU province Yusrita, Eli; Aryesta, Desty Agnes; Juariah, Siti
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 6 No. 2 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v6i2.5932

Abstract

Diabetes Melitus (DM) termasuk salah satu penyakit tidak menular yang telah menjadi masalah serius bagi kesehatan masyarakat di Indonesia maupun di dunia. Indonesia menduduki peringkat ke 7 di dunia dengan penderita diabetes sebanyak 10,7 juta pada tahun 2019 dan jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 13,7 juta pada tahun 2030 dan 16,6 juta pada tahun 2045 (1,2). Komplikasi yang terjadi pada penderita DM adalah karena kerusakan dan kematian sel yang disebabkan peningkatan stress oksidatif dan aktivitas mediator inflamasi temasuk interleukin-6 (Il-6). Pemberian obat hipoglikemi oral pada pasien DM tidak menunjukkan perbaikan pada stress oksidatif. Oleh karena itu, diperlukan terapi tambahan untuk pasien DM yang dapat menurunkan stress oksidatif dan mediator inflamasi serta mendukung kerja antioksidan endogen. Daun bandotan merupakan tanaman yang mengandung antioksidan dan digunakan sebagai obat tradisional untuk pasien DM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar guloksa darah sebetlum terapi ekstrak daun bandotan. Penelitian ini menggunakan tikus wistar jantan yang diinduksi dengan streptozotocin (stz) untuk menjadi DM tipe 2. Kemudian diperiksa kadar glukosa darah pada hari ke lima setelah induksi stz. Hasil menunjukkan secara keseluruhan kadar glukosa darah telah mencapai lebih dari 200 mg/dl. Hal tersebut menunjukkan bahwa tikus telah mengalami hiperglikemi dan bisa dilanjutkan untuk perlakuan terapi.
Uji Efektivitas Infusa Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata K. Schum) Terhadap Kematian Larva Aedes Aegypti: Effectiveness Test Of Red Galangal (Alpinia Purpurata K. Schum) Rhizome Extract Against Aedes aegypti Juariah, Siti; Yusrita, Eli; Nurliuta, Nurliuta
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 6 No. 2 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v6i2.6719

Abstract

Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang berperan sebagai vektor utama penyakit demam berdarah dengue (DBD), Dengue Hemorhagic Fever (DHF), filariasis, demam kuning (yellow fever), chikungunya dan demam Zika yang disebabkan oleh virus Zika. Banyak upaya yang telah dilakukan untuk menanggulangi penyakit DBD, diantaranya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) lewat 3M (Menguras,Menutup, dan Mengubur), melakukan fogging dan pemberian abate, serta memelihara ikan pemakan jentik, pemberantasan jentik/larva nyamuk A. Aegypti dengan  pemberian larvasida sintetik dan penggunaan insektisida kimiawi. Penggunaan insektisida kimiawi dan larvasida sintetik secara terus menerus dapat menyebabkan nyamuk jadi resisten, umumnya meninggalkan residu yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan mengganggu keseimbangan lingkungan serta dapat membunuh hewan peliharaan dan juga manusia. Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu adanya penelitian mengenai biolarvasida sebagai pengganti larvasida sintetik dari tanaman yang memiliki senyawa yang dapat membunuh jentik/larva yang tidak memiliki efek samping terhadap kesehatan dan juga lingkungan yang dapat membahayakan penggunanya. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai biolarvasida adalah rimpang lengkuas merah (Alpinia Purpurata K. Schum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kematian larva setelah diberikan infusa rimpang lengkuas merah (Alpinia Purpurata K. Schum). Jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimen Laboratorium dengan desain penelitian fokus untuk menguji efektifitas infusa rimpang lengkuas (Alpinia Purpurata K. Schum) terhadap kematian larva Aedes aegypti. Konsentrasi 25% merupakan konsentrasi yang paling efektif dalam membunuh larva nyamuk Aedes aegypti. Dengan begitu maka semakin tinggi konsentrasi maka semakin tinggi pula tingkat kematian larva nyamuk.
Understanding School Dropout Decisions through Parenting Styles and Learning Motivation: Evidence from a Rural Indonesian Case Study Juariah, Siti; Halimah, Halimah
Review: Journal of Multidisciplinary in Social Sciences Vol. 3 No. 01 (2026): January 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/rjmss.v3i01.1157

Abstract

This study aims to understand the relationship between parenting styles and children's learning motivation in Cilangkara Village, particularly in cases of school dropouts. This research employs a qualitative method with a case study approach, where data was collected through interviews and observations of school dropouts, their parents, and neighbors, allowing for an in-depth understanding of social and familial dynamics influencing learning motivation. The findings indicate that authoritative parenting increases children's learning motivation, while authoritarian and permissive parenting tends to decrease motivation, contributing to the decision to drop out of school, highlighting the theoretical relevance of parenting typologies in explaining motivational outcomes. Additionally, economic factors and negative experiences at school also influence children's decisions to lose motivation in continuing their education and provide practical implications for parents, educators, and local policymakers in designing context-sensitive educational interventions.
Edukasi Tentang Kebersihan Diri Anak di TK Darul Hikam Kota Cirebon Tahun 2026 Oktaviani, Pearly Otis Putri; Juariah, Siti
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.8183

Abstract

Kebersihan diri merupakan bagian penting dari perilaku hidup bersih dan sehat (Personal Hygiene) yang sangat memengaruhi kesehatan anak. Anak sekolah memiliki tingkat aktivitas yang tinggi dan berinteraksi dengan banyak lingkungan sosial, sehingga lebih rentan terhadap penularan penyakit jika tidak memiliki kebiasaan kebersihan diri yang baik. Penyuluhan mengenai kebersihan diri sejak dini dapat membantu anak memahami pentingnya menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitarnya, serta membentuk kebiasaan sehat yang akan dibawa hingga dewasa. Kegiatan ini dilakukan di TK Darul Hikam Kota Cirebon. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi secara sederhana dan demonstrasi oleh penyuluh menggunakan media gambar dan alat peraga. Guru dan orang tua berperan dalam mengingatkan dan membimbing anak untuk menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan diri setiap hari. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah Terjadi peningkatan kemampuan praktik kebersihan secara signifikan setelah diberikan edukasi, yang menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran aktif sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Edukasi Sarapan Sehat Dan Gizi Seimbang di TK Darul Hikam Kota Cirebon Tahun 2026 juariah, siti; Oktaviani, Pearly Otis Putri
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.8184

Abstract

Sarapan sehat dan penerapan gizi seimbang merupakan fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta kesiapan belajar anak usia dini. Kebiasaan tidak sarapan atau sarapan dengan komposisi yang tidak seimbang masih sering ditemukan pada anak prasekolah dan berpotensi memengaruhi konsentrasi serta daya tangkap saat mengikuti pembelajaran di kelas. Selain itu, pemahaman konsep gizi seimbang pada anak usia dini masih terbatas sehingga diperlukan pendekatan edukasi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan pada anak TK Darul Hikam Kota Cirebon dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya sarapan sehat dan konsep “Isi Piringku”. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif, pemutaran media animasi, permainan edukatif (puzzle/board game), serta demonstrasi sederhana menu sarapan sehat. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan instrumen bergambar yang sesuai usia anak. Edukasi gizi berbasis media bermain dan visual terbukti efektif meningkatkan pengetahuan gizi anak usia dini. Oleh karena itu, program edukasi sarapan sehat dan gizi seimbang di TK diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini
Genitourinary Syndrome of Menopause dan Kualitas Hidup Perempuan Lanjut Usia: Systematic Literature Review Oktaviani, Perly Otis Putri; Juariah, Siti
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i3.1588

Abstract

Genitourinary Syndrome of Menopause (GSM) merupakan kumpulan gejala urogenital akibat penurunan hormon estrogen pada perempuan pascamenopause dan dapat menetap hingga usia lanjut. Kondisi ini sering tidak terdiagnosis meskipun berdampak signifikan terhadap kualitas hidup perempuan lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis bukti ilmiah mengenai hubungan antara GSM dan kualitas hidup perempuan lanjut usia pascamenopause. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data internasional bereputasi dengan kriteria artikel terindeks Scopus kuartil Q1–Q3 dan jurnal nasional terakreditasi, diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa GSM berhubungan erat dengan penurunan kualitas hidup, terutama pada domain fisik seperti nyeri dan ketidaknyamanan urogenital, domain psikologis seperti kecemasan dan penurunan kepercayaan diri, serta domain sosial dan seksual yang ditandai dengan gangguan relasi intim dan kecenderungan menarik diri dari pasangan. Selain itu, GSM sering tidak dilaporkan secara aktif oleh perempuan lanjut usia karena dianggap bagian normal dari penuaan. Simpulan kajian ini menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran, skrining dini, dan penatalaksanaan GSM yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan lansia pascamenopause.
Biofeedback Device sebagai Adjuvan Pelvic Floor Muscle Training (PFMT) untuk Stress Urinary Incontinence pada Ibu Postpartum: Systematic Literature Review Juariah, Siti; Oktaviani, Pearly Otis Putri
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i3.1590

Abstract

Stress urinary incontinence (SUI) merupakan keluhan yang sering dialami ibu postpartum terutama pada masa nifas dini (0–6 minggu). Pelvic floor muscle training (PFMT) menjadi terapi konservatif lini pertama, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh teknik kontraksi yang tepat dan kepatuhan latihan. Biofeedback device dikembangkan sebagai terapi tambahan untuk membantu meningkatkan efektivitas PFMT melalui umpan balik real-time. Systematic literature review ini bertujuan mengevaluasi efektivitas biofeedback device sebagai adjuvan PFMT dibanding PFMT standar dalam menurunkan gejala SUI pada ibu postpartum masa nifas dini. Review dilakukan mengikuti pedoman PRISMA 2020 melalui penelusuran literatur open-access terindeks Scopus dan Garuda pada rentang tahun 2020–2025. Sebanyak 25 artikel awal diidentifikasi, dan setelah proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh 8 artikel utama yang dianalisis dalam review ini, terdiri dari randomized controlled trial, quasi-experimental study, meta-analysis, serta systematic review postpartum. Temuan menunjukkan bahwa biofeedback berbasis tekanan (pressure-mediated biofeedback) merupakan jenis yang paling konsisten memberikan perbaikan terhadap gejala SUI dibanding PFMT tanpa biofeedback. Sebaliknya, EMG-biofeedback pada nifas sangat dini menunjukkan hasil yang lebih bervariasi karena heterogenitas protokol latihan dan outcome yang dinilai. Secara keseluruhan, biofeedback device terutama pressure-based biofeedback cenderung memberikan hasil lebih baik dibanding PFMT saja dalam mengurangi gejala SUI postpartum. Namun, bukti khusus pada periode nifas dini masih terbatas sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih terstandar.
THE ROLE OF PAI LEARNING IN SHAPING STUDENTS' RELIGIOUS CHARACTER IN THE DIGITAL AGE: INTEGRATION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE-BASED MEDIA Juariah, Siti; Yahya, Muhamad Slamet
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1569

Abstract

In the digital age marked by advances in information technology, PAI learning plays an important role in shaping students' religious character. This study aims to explore how the integration of artificial intelligence (AI)-based media can improve the effectiveness of PAI learning and support the development of students' religious character. The methods used in this study are literature review and qualitative analysis of various relevant sources. The results of the study indicate that the application of AI can enhance students' engagement in cognitive, affective, and behavioral aspects, which positively impacts the cultivation of religious character. However, the use of AI must be supported by a strong Islamic value and ethical framework, content monitoring, and teacher involvement as moral role models. With an integrative and targeted learning model, the combination of PAI and AI-based media can be an effective strategy to address the challenges of the digital age and strengthen students' religious identity sustainably.
Hakikat Manusia dalam Al Quran : Pendekatan Tafsir Tematik dan Relevansinya bagi Kehidupan Modern Juariah, Siti; Alim, Akhmad
GLOBAL: Jurnal Lentera BITEP Vol. 4 No. 01 (2026): Februari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/global.v4i01.1154

Abstract

Al-Qur’an memandang manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki kedudukan istimewa serta dimensi kehidupan yang bersifat multidimensional. Pemahaman tentang konsep manusia menjadi fondasi penting dalam pengembangan pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan etika kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep manusia dalam Al-Qur’an melalui tiga istilah utama, yaitu al-basyar, al-insān, dan Banī Ādam, serta menganalisis relevansinya dalam kehidupan manusia kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan metode tafsir tematik (maudhu‘ī). Data dikumpulkan melalui penghimpunan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan konsep manusia, kemudian dianalisis secara holistik dengan merujuk pada tafsir klasik dan kontemporer, serta diperkuat dengan perspektif psikologi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa istilah al-basyar menegaskan manusia sebagai makhluk biologis yang berasal dari unsur materi, memiliki kebutuhan jasmani, dan tunduk pada hukum alam. Al-insān menggambarkan manusia sebagai makhluk berakal dan bermoral yang memiliki potensi spiritual, namun juga lemah secara psikologis, sehingga memerlukan bimbingan wahyu dan proses penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs). Banī Ādam menekankan manusia sebagai makhluk sosial dan historis yang dimuliakan Allah SWT, memiliki kesetaraan derajat, serta dibebani tanggung jawab etis dalam kehidupan bermasyarakat. Ketiga konsep tersebut membentuk satu kesatuan antropologi Qur’ani yang menekankan keseimbangan antara dimensi jasmani, psikologis-spiritual, dan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman holistik tentang konsep manusia dalam Al-Qur’an memiliki relevansi kuat dalam menjawab tantangan kehidupan modern, khususnya dalam bidang pendidikan, pembinaan karakter, kesehatan mental, dan penguatan etika sosial. Oleh karena itu, konsep manusia dalam Al-Qur’an dapat dijadikan landasan integratif dalam pengembangan paradigma Pendidikan Agama Islam yang berorientasi pada pembentukan manusia seutuhnya.
Co-Authors Achmad, Listian Achmad, Listian Indriyani Achmad, Yudianto Adillah, M. Rizqi Agustian , Agustian Ailsa Islami Akhmad Alim, Akhmad Ali, Saiful Mukti Aliska, Nadya Aryesta, Desty Agnes Brilian Dini MA Iballa Darmadi - Adi Darmadi Darmadi Darmadi Darmadi Desy Ameiliani Dinillah, Dini Ilmi Diyanti, Lies Djoko Nugroho Dwi Astuti DWI SURYANTO Farida Farida Fitra Ramdhani Haiah, Fithri Halimah Halimah Handayani, Yolla Sukma Hanifa Zulfa Husaini, Rizki Ramadhan Husnah . ismaningsih, ismaningsih Isna Wardaniati It Jamilah Junariah, Siti Kamaria, Sitti Kenepri Kenepri Lala Nurmala Larasari Putri M Fajar Anugerah Mahpudin, Asep Maliki, Budi Ilham Maya Panorama, Maya Mega Pratiwi Irawan, Mega Pratiwi Midisen, Kisanda Miharja . Muhamad Ekhsan Muhammad Hamdan 'Ainulyaqin Muhammad Yazid Mulyati, Reni Nasyar, Syaiful Nenda, Nenda Niki Nuriasih Sasmita Ningrum Nila Kurniasih, Novi Widiastuti Erni Puji Astuti Nurliuta, Nurliuta Oktaviani, Pearly Otis Putri Oktaviani, Perly Otis Putri Parulian, Parulian Rachmat Firmansyah Regi Agusti Pratama Rini Setyowati, Rini Rinol Sumantri Rizki Wahyu Yunian Putra Romsyah Maryam Rosa Devitria RR. Ella Evrita Hestiandari Safira, Avril Nazwa Saiful Muktiali Salamun Salamun Salsabila Marfyanda Sari, Wulan Puspa sarwo edy Selvia Rahmayani Siti Khotimah Siti Komariyah subahan, Fardhan Sukri Sukri Sukri Sukri sukri Sukri, sukri Susi Endrini Titin Hartini Uli Wildan Nuryanto Valzon, May Viny Sofy Saputri Wahyu Margi Sidoretno Widia, Widia Wili Octovia Lastari Willy Octavia Windi Aprilya Saputri Wita Yulianti Yahya, Muhamad Slamet Yuan Badrianto Yulvian Sani Yulvian Sani Yusrita, Eli