Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Retorika Dalam Public Speaking Najwa Shihab Sebagai Tokoh Inspiratif Di Indonesia Pratama, Yoga; Nasution, Nurseri Hasnah; Jufrizal, Jufrizal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5981

Abstract

Penelitian ini mengkaji retorika dalam public speaking Najwa Shihab sebagai tokoh inspiratif di Indonesia dengan menyoroti bagaimana gaya komunikasinya menghadirkan penyampaian pesan yang menarik, efektif, dan tidak monoton. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena bahwa audiens kerap merasa bosan ketika mendengarkan pembicara yang cenderung datar, kurang variatif, dan tidak mampu menjaga dinamika retorika untuk mempertahankan perhatian. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya keterampilan retorika yang adaptif dalam konteks komunikasi publik di era digital. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk retorika yang digunakan Najwa Shihab dan menjelaskan bagaimana elemen-elemen tersebut membentuk citranya sebagai figur inspiratif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi deskriptif serta pemilihan sampel melalui purposive sampling terhadap tiga video yang dianggap representatif. Analisis mencakup pengamatan terhadap ethos, pathos, dan logos, sekaligus menelaah narasi, intonasi, ekspresi, serta interaksi audiens sebagai bagian dari praktik retorika digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Najwa Shihab mampu memadukan kredibilitas profesional, kepekaan emosional, dan penalaran logis sehingga setiap pesan tersampaikan secara jelas, hidup, dan bermakna. Integrasi antara retorika klasik dan retorika digital menjadikan penyampaiannya dinamis, relevan, dan mudah diterima oleh audiens yang beragam. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kekuatan retorika tersebut berkontribusi signifikan dalam membangun persepsi publik terhadap dirinya sebagai tokoh inspiratif yang mampu memengaruhi cara pandang serta kesadaran masyarakat melalui komunikasi yang terstruktur, bernilai, dan menyentuh dimensi kemanusiaan. Selain itu, penelitian ini menyoroti relevansi gaya komunikasi Najwa Shihab dalam lingkungan media digital yang terus berkembang, sehingga temuan yang dihasilkan dapat menjadi rujukan bagi studi komunikasi publik di konteks modern yang semakin dinamis dan kompetitif kini.
Tiktok Sebagai Medium Jurnalisme: Analisis Narasi Berita Dalam Format Video Pendek Di @Metro_Tv Rohmatuszakiyah, Fadila; Yahya, Ahmad Harun; Jufrizal, Jufrizal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran TikTok sebagai medium jurnalisme baru melalui analisis narasi berita pada format video pendek di akun @metro_tv, dengan fokus pada studi kasus tragedi meninggalnya wisatawan asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka analisis framing model Robert N. Entman, penelitian ini membedah bagaimana realitas peristiwa dikonstruksi melalui elemen pendefinisian masalah, diagnosis penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi penyelesaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berfungsi sebagai ruang jurnalisme digital yang adaptif, di mana Metro TV berhasil mentransformasi isu-isu kompleks seperti problematika diplomatik dan prosedur forensik menjadi narasi audiovisual yang padat, emosional, dan mudah dipahami tanpa mereduksi esensi nilai jurnalistik. Temuan ini menegaskan bahwa kekuatan visual, pemilihan diksi yang tepat, serta strategi pembingkaian yang humanis mampu menjaga kredibilitas informasi di tengah dinamika media sosial yang menuntut kecepatan dan keterlibatan audiens yang tinggi.
Reinterpreting English Textbooks Taks and Activities for The Merdeka Curriculum Context Nursyahrifa, Nursyahrifa; Jufrizal, Jufrizal
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 28, No 2 (2025): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v28i2.79856

Abstract

The transition from Kurikulum 2013 to the Merdeka Curriculum has inevitably required changes in certain aspects of English language teaching and learning, including textbook use. Although new versions of English textbooks have been published to meet the needs of the new curriculum, important questions arise regarding the continued use and relevance of older English textbooks designed under 2013 Curriculum. This study aims to evaluate whether Pathway to English and Bahasa Inggris for Grade X Curriculum 2013 based-textbooks, can still contribute as learning resources within the Merdeka Curriculum context, particularly in terms of their tasks and activities. Developed from an earlier investigation conducted in 2019, this study reinterprets the earlier textbook evaluation findings to assess their alignment with the dimensions of Profil Pelajar Pancasila. Using a descriptive qualitative approach, the study employed a three-step reinterpretative procedure that included reframing the criteria, reinterpreting the 2019 findings in relation to the Merdeka Curriculum, and assigning new scores with supporting descriptions. The reinterpretation focused on five dimensions of Profil Pelajar Pancasila: Independence (mandiri), creative (kreatif), collaboration (gotong royong), and global citizenship (berkebinekaan global). Findings indicate that both Pathway to English and English Subject for Grade 10 can still support the implementation of the Merdeka Curriculum, although requiring certain adaptations and supplementation
Pendidikan Seks Digital Di Indonesia Sebagai Respons Terhadap Krisis Literasi Dan Tantangan Regulasi Menuju Bonus Demografi 2045: Tinjauan Literatur: Digital Sex Education in Indonesia as a Response to the Literacy Crisis and Regulatory Challenges Towards the 2045 Demographic Bonus: A Literature Review Annisa, Salwa Rifti; Elfianur; Jufrizal, Jufrizal
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 4 No. 3 (2025): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Yayasan Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v4i3.197

Abstract

Latar Belakang: Indonesia berada di titik kritis dengan potensi pertumbuhan demografis terbesar yang diproyeksikan mencapai puncaknya pada tahun 2045. Namun, potensi ini terancam oleh krisis literasi kesehatan reproduksi remaja yang signifikan. Tujuan: Menganalisis efektivitas Pendidikan Seks Digital (DSE) dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi remaja Indonesia. Metode: Tinjauan sistematis dengan pedoman PRISMA 2020 terhadap 13 studi (2021–2025) dari database terindeks. Hasil: DSE efektif meningkatkan pengetahuan, namun tidak secara konsisten mengubah perilaku. Media digital bersifat paradoksal: sumber disinformasi sekaligus platform edukatif. Implementasi DSE terhambat oleh regulasi yang lemah dan kurangnya integrasi kebijakan. Kesimpulan: DSE merupakan komponen penting, namun perubahan perilaku berkelanjutan memerlukan pendekatan terintegrasi antara platform digital, pendidikan formal, keluarga, dan kebijakan yang mendukung.