Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI PENGINDERAAN JAUH UNTUK ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KOTA PADANG TAHUN 2010 - 2020 Putri, Dinda Emilsa; Juita, Erna; Zuriyani, Elvi
Jurnal Spasial Vol 11, No 3 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/js.v11i3.9912

Abstract

This study aims to: 1) Assess the pattern of land use change in Padang City in 2010-2020. 2) Assess the factors that influence the pattern of change. 3) Assess the dynamics of land use during the same period. The method used is a quantitative descriptive approach with total sampling in all sub-districts in Padang City. Data analysis was conducted using spatial technique analysis (GIS) with overlay in ArcGIS and multiple linear regression analysis in SPSS. The results showed that: 1) In 2015, Padang City formed a uniform pattern, while in 2020 the pattern formed was random. 2) Factors that influence land use include population growth (1.6% in 2010-2015 and 0.84% in 2015-2020), population density (1,206 people/km² in 2010, 1,299 people/km² in 2015, and 1,308 people/km² in 2020), and the availability of socio-economic facilities. 3) Land use change from 2010 to 2020 shows a decrease in land area from 68,608.18 ha (2010) to 60,855.51 ha (2020), with an increase in organization and a decrease in dryland agriculture and primary dryland forest.
UPAYA PENANGGULANGAN SISA MATERIAL PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DI NAGARI ANDALEH BARUH BUKIK KECAMATAN SUNGAYANG Davison, Emil; Sabila, Belia; Juita, Erna; Zuriyani, Elvi
Jurnal Spasial Vol 11, No 4 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/js.v11i4.9915

Abstract

Flash Flood or "Galodo" disaster hit West Sumatra around Mount Merapi on Saturday, May 11, 2024. Several areas such as Nagari Andaleh, Pandai Sikek, Limo Kaum, and several areas in Agam and other Tanah Datar were hit by this flood. Galodo is a river flow that flows downstream with sediment such as sand and gravel. Flash floods or galodo occur because the static balance between the shear force generated by the flow is greater than the shear force of the sediment mass that holds it. Flash floods or galodo occur because of holding Flash floods or galodo occur because. Areas included in the danger category are areas around Mount Merapi within a radius of 5 km from the center of activity. To avoid the danger of lava flows, especially in areas with low topography and deep valleys along the river flow that originates from around the peak crater, and pay attention to the currently active crater on the western peak which has a greater threat of eruption in Nagari Baruh Bukik, Sungayang District, Tanah Datar Regency, West Sumatra Province. Contributing factors include slope gradient, elevation class, soil texture, rainfall, land use, and buffers from the river network.
Analisis Spasial Daya Dukung Lingkungan Dan Ekonomi Wilayah Untuk Potensi Pengembangan Kota Padang Fauziah, Muhareta; Juita, Erna; Zuriyani, Elvi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.32293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Daya dukung lingkungan untuk pergembangan wilayah di Kota Padang , 2) Daya dukung ekonomi untuk pengembangan di wilayah Kota Padang, 3) pola spasial berdasarkan daya dukung lingkungan dan daya dukung ekonomi.Hasil penelitian yaitu: 1) Perhitungan daya dukung lingkungan Kota Padang memiliki jumlah kecamatan sebanyak sebelas kecamatan dengan luas wilayah 1.414 Km². Berdasarkan perhitungan daya dukung lingkungan dapat disimpulkan bahwa Kecamatan Bungus Teluk Kabung merupakan kecamatan dengan nilai daya dukung lingkungan yang tinggi. Sedangkan tingkat daya dukung lingkungan terendah adalah Kecamatan Koto Tangah, 2) Kecamatan Bungus Teluk Kabung dengan nilai 36.431.075 hal ini dikarenakan kecamatan tersebut memiliki keunggulan yaitu berkembangnya sektor wisata bahari dan adanya peluang pekerjaan yang awalnya sebagai nelayan beralih pekerjaan sebagai petani dan penyedia jasa wisata berkembang sektor tersebut membuat taraf perekonomian di kecamatan tersebut semakin meningkat. Sedangkan kecamatan memiliki tingkat daya dukung ekonomi terendah adalah Kecamatan Koto Tangah dengan nilai 4.900.429. Dapat diperoleh bahwa pada setiap tahunnya tingkat daya dukung ekonomi di Kota Padang mengalami naik setiap tahunnya. Hal itu, dapat disimpulkan Kota Padang dapat berkembang di setiap tahunnya. 3) Berdasarkan hasil daya dukung lingkungan dan ekonomi hasil wilayah kota padang dapat bahwa 11 kecamatan di kota padang memiliki tingkat daya dukung yang berbeda dari 11 kecamatan, 1 kecamatan merupakan wilayah dngan kondisi daya dukung sangat tinggi dibandingkan kecamatan yang lainnya. Teluk Kabung dengan nilai 25. Sedangkan kecamatan yang memiliki nilai daya tampung rendah ada pada Kecamatan Lubuk Begalung, Kuranji dan Kota Tangah. 
Analisis Dampak Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi di Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Aldi, Aldi; Juita, Erna; Nefilinda, Nefilinda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3335

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi di Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, dengan fokus pada aspek sosial, ekonomi, dan distribusi kerusakan lahan. Secara sosial, bencana menyebabkan perubahan kepadatan penduduk, dengan banyak warga pindah ke tempat aman dan sebagian mengungsi. Solidaritas antarwarga meningkat, namun konflik muncul akibat keterbatasan bantuan.Dalam aspek ekonomi, pendapatan masyarakat menurun drastis akibat rusaknya lahan pertanian dan terganggunya usaha lokal. Petani mengalami kerugian besar akibat gagal panen, sementara pedagang dan pekerja informal kehilangan mata pencaharian. Kerusakan pada infrastruktur dan aset penting juga memerlukan biaya besar untuk pemulihan.Distribusi kerusakan lahan dipengaruhi topografi, dengan wilayah di jalur sungai dan dataran rendah mengalami kerusakan lebih parah dibandingkan daerah lebih tinggi. Beberapa kawasan mengalami kerusakan total pada lahan pertanian, rumah, dan infrastruktur, sementara daerah lebih tinggi hanya terdampak ringan atau sedang. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan terbesar terjadi di wilayah rendah dan dekat aliran lahar.
PERAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN KOTA TANGAH KOTA PADANG Aulia Putri, Novi; Juita, Erna; Nefilinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 3 (2026): Volume 11 No. 3, September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34189

Abstract

This research aims to find out and analyze, (1) The role of the community in managing flood disasters in Koto Tangah District, Padang City, (2) The role of the government in managing flood disasters in Koto Tangah District, Padang City, (3) The effectiveness of the role of the community and government in managing flood disasters in Koto Tangah District, Padang City. The methods used are quantitative and qualitative with field observation, interviews, questionnaires and documentation approaches. The research results show that the community's role in flood disaster management is in the good category, carried out through involvement in mutual cooperation activities, community preparedness and participation in government programs. Meanwhile, the government's role is in the quite good category, through providing flood management infrastructure, disaster outreach, and distributing aid when floods occur.
PERAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN KOTA TANGAH KOTA PADANG Aulia Putri, Novi; Juita, Erna; Juita, Nefilinda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34189

Abstract

This research aims to find out and analyze, (1) The role of the community in managing flood disasters in Koto Tangah District, Padang City, (2) The role of the government in managing flood disasters in Koto Tangah District, Padang City, (3) The effectiveness of the role of the community and government in managing flood disasters in Koto Tangah District, Padang City. The methods used are quantitative and qualitative with field observation, interviews, questionnaires and documentation approaches. The research results show that the community's role in flood disaster management is in the good category, carried out through involvement in mutual cooperation activities, community preparedness and participation in government programs. Meanwhile, the government's role is in the quite good category, through providing flood management infrastructure, disaster outreach, and distributing aid when floods occur.
Analisis Spasial Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto Ningsih, Audia Yosta; Juita, Erna; Ulni, Arie Zella Putra
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data, mengelolah, menganalisis serta membahas Analisis Spasial Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto dilihat dari: 1) Distribusi sebaran titik rawan longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto 2) Tingkat rawan tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto 3) Upaya penanggulangan bencana tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto. Jenis penelitian Mixed Research, pengambilan sampel pada penelitisn ini yaitu dengan memakai teknik sampel area (area sampling), dimana setiap daerah dikelompokkan menurut kriteria tertentu, yang diperoleh dari overlay antara peta kemirigan lereng dan curah. Sedangkan data kualitatif di ambil di ambil sesuai porpsif sampling yaitu : BPBD, Masyarakat dan kelompok siaga bencana di daerah penelitian. Hasil penelitian menjelaskan bahwa: 1) Distibusi spasial daerah rawan tanah di Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto di tentukan oleh persebaran titik rawan tanah longsor yang ditemukan pada tahun 2021 sebanyak 29 titik kejadian, pada tahun 2022 sebanyak 39 titik kejadian dan pada tahun 2023 sebanyak 60 titik kejadian. 2) Tingkat kerawanan daerah bencana tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar bahwasanya dari hasil overlay terdapat tiga tingkat keraanan tanah longsor seperti Lahan sangat stabil (Rendah), Lahan agak tidak stabil (Sedang) dan Lahan tidak stabil (Tinggi) Upaya penanggulangan bencana tanah longsor di Kecamatan Lembah Segar Kota sawahlunto Upaya yang dilakukan dengan mengadakan program Desa Tangguh Bencana dengan program ini dapat melindungi masyaraat dari bahaya dari dampak bencana.
Analisis Dampak Perkebunan Kelapa Sawit terhadap Lingkungan dan Sosial Masyarakat di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Dani, Rahma; Putri, Rozana Eka; Juita, Erna
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis. 1) Sebaran Perkebunan kelapa Sawit, 2) Dampak Perkebunan kelapa Sawit terhadap Aspek sosial dan ekonomi berdasarkan analisis dampak lingkungan, 3) Dampak perkebunan kelapa sawit dilihat dari konflik dengan masyarakat lokal. Jenis penelitian yang digunakan adalah mixmethod. populasi dalam penelitian ini adalah : seluruh KK (Kepala Keluarga) yang ada di Kecamatan Kinali Sebanyak 1.218 KK. Sampel responden ditarik secara Proposional Random Sampling. Dengan besar proporsi 20% dari jumlah KK pada sampel yang ada yaitu sebanyak 92 KK. Teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara pada pihak terkait. Hasil penelitian adalah 1) Berdasarkan sebaran perkebunan kelapa sawit dapat dilihat bahwa di Kecamatan Kinali sendiri hampir 90% daerah nya adalalah perkebunan kelapa sawit dan masyarakat mereka juga rata – rata bekerja di perkebunan kelapa sawit. 2) Dampak perkebunan kelapa sawit terhadap aspek sosial dan ekonomi berdasarkan analisis dampak lingkungan mendapat persentase baik yang mana memperoleh TCR 78,03% masyarakat setuju bahwa aspek sosial dan ekonomi aibat perkebuanan kelapa sawit sangat berpengaruh namun di balik itu lingkungan mereka menjadi tercemar. 3) Dampak perkebunan kelapa sawit dilihat dari konflik dengan masyarakat lokal yang mana hasil wawancara di beberapa daerah yang menjadi sampel rata – rata masyarakat menjawab bahwa memang telah adanya konflik antar masyarakat akibat pembelian lahan yangg dilakukan oleh perusahan swasta tersebut.
Analisis Pengaruh Curah Hujan terhadap Hasil Pertanian Padi di Nagari Balimbing Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Angel, Angel; Dasrizal, Dasrizal; Juita, Erna
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh curah hujan terhadap hasil pertanian padi, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta upaya optimalisasi hasil pertanian di Nagari Balimbing. Dengan menggunakan metode campuran (mix-method), penelitian ini melibatkan 118 kepala keluarga petani yang dipilih secara Proportional Random Sampling dari total populasi sebanyak 1.248 KK. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara untuk mendapatkan data kuantitatif dan kualitatif yang saling melengkapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan merupakan faktor dominan yang sangat memengaruhi hasil produksi padi, terutama karena mayoritas sawah di Nagari Balimbing adalah sawah tadah hujan yang bergantung pada musim hujan. Selain itu, faktor-faktor lain seperti irigasi, luas lahan, dan penggunaan pestisida juga memiliki pengaruh signifikan. Tingkat persetujuan petani terhadap pengaruh faktor-faktor tersebut mencapai 93,69% berdasarkan hasil Total Category Response (TCR). Untuk mengoptimalkan hasil pertanian, petani telah melakukan berbagai upaya, seperti memilih benih unggul yang sesuai dengan kondisi lahan, menggunakan pestisida yang tepat, dan menerapkan teknik pemupukan yang efisien. Selain itu, dukungan pemerintah memberikan kontribusi yang signifikan, antara lain melalui program penyuluhan, pemberian bantuan benih dan pupuk, serta pelaksanaan program bajak gratis. Kombinasi antara usaha petani dan dukungan pemerintah ini telah membantu meningkatkan produktivitas pertanian padi di wilayah tersebut.Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi hasil pertanian padi di Nagari Balimbing sangat dipengaruhi oleh faktor alam, terutama curah hujan, serta faktor manusia, seperti pemilihan teknologi pertanian yang tepat dan kebijakan pendukung dari pemerintah. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara petani dan pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan pertanian yang produktif di daerah ini.
Dampak Penambangan Pasir terhadap Kelestarian Lingkungan di Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai Sakerebau, Nesti; Juita, Erna; Putri, Rozana Eka
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2422

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang peneliti temukan di desa matobe yaitu peneliti mendapatkan permasalahan dalam pengelolaan penambangan pasir bahwa banyak Masyarakat melakukan penambangan pasir untuk memenuhi ekonominya. hal ini juga berdampak pada kelestarian lingkungan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak rusaknya lahan sekitar di desa matobe kecamatan sikakap, kabupaten kepulauan mentawai untuk mengetahui dampak penambangan pasir terhadap pendapatan masyarakat di desa matobe kecamatan sikakap kabupaten kepulauan mentawai untuk mengetahui dampak penambangan pasir terhadap lingkungan sosial di desa matobe kecamatan sikakap kabupaten kepulauaun mentawai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Masyarakat yang melakukan pertambangan pasir di desa matobe. Dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan sampel pada penelitian ini berjumlah 69 orang. Teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara pada pihak terkait. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa. 1) Dampak penambangan pasir terhadap lahan sekitar bahwa terdapat dampak penambangan pasir terhadap kerusakan lahan di desa matobe kecamatan sikakap kabupaten kepulauan Mentawai dengan nilai TCR 66,37% menyatakan cukup baik sehingga tidak berdampak dengan rusaknya lahan sekitar dari penambangan pasir di desa matobe. 2) Dampak penambangan pasir terhadap pendapatan masyarakat dengan nilai TCR 64,85% masyarakat sangat berdampak bahwa dampak penambangan pasir terhadap pendapatan masyarakat di desa matobe kecamatan sikakap kabupaten kepulauan Mentawai. 3) Dampak penambangan pasir terhadap lingkungan sosial bahwa dengan nilai TCR 65,91% masyarakat sangat berdampak dengan terhadap lingkungan sosial di desa matobe kecamatan sikakap kabupaten kepulauan Mentawai. Dan berdasarkan hasil rekapitulasi dengan hasil TCR 65,91% pada posisi tidak baik karena sangat berdampak terhadap lingkungan dalam penambangan pasir di desa matobe kecamatan sikakap kabupaten kepulauan Mentawai.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afrilla Reny Afrital Rezki Afrital Rezki Ahmad Ruhardi Aldi, Aldi Alwiyah Nur Auliya Aminuyati Angel Angel ARDI DAYA Ardino Ardino Arie zeella Ulni Arie Zella Putra Ulni Aslan Sari M.Si SP. Thesiwati Aulia Asman Aulia Putri, Novi Bahrun Bahrun Bakaruddin Bakaruddin Dani, Rahma Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal Dasrizal dasrizal, dasrizal - Davison, Emil Dedi Hermon Depi Rinaldo Detma Sukmala Dewi Suprina Dina Sulvianti Sulvianti Dini Priticia Dopler, Dopler Drs. Bakaruddin M.S Drs. Bakaruddin M.S Drs. Ridwan Ahmad Dt. Tanamir, Momon. DWI NURMALA SARI Edo Satrio Wahyudi EFRIDAS SUSANA Elga Mayu Hendra ELISA PANGIDOAN Elmi Yanti Elsa Yuniarti Elsi Anggi Arti Elva Gamiarsih Elvi M.Si Zuriyani Elvi Zuriyani Elvi Zuriyani Elvi Zuriyani ELZI RAHMAH Fadhila Afnan Faradila, Wahyuni Farida Febriana Farida S.Si. M.Sc Fauziah, Muhareta Febriandi Febriandi, Febriandi Febriani, Trina Febry Ance Fitri Ayu Fitri Sri Handayani Friti Yulandari, Desia Gusniwita, Reksi Hanifa Desi Harry Iswandi Hayati, Rahmi Helfia Edial Hilky Marbun, Rosna Ilham Rianata Putra, Tegar ILMA HUSNI IRA Suryanti Irda Suryani Irda Suryani Iswandi U Januril Ramadhani, Meli Juita, Nefilinda Julius Ngaire Sakeletuk Kristian Agung Laksono Trisnantoro Lara Safitri Leni Zahara Lia Junita Lina Yarni LUSI SRI HARTATI M.Pd Drs. Edi Suarto M.Pd Drs. Edi Suarto Martono Mela Mardani Mesi Elfia Nora Mitra Oktalia Mohd Hairy Ibrahim MP Drs. Dasrizal MP Drs. Dasrizal Muhammad Sobri Nafilah Riha Nami Yulandari Nefilinda Nefilinda Nefilinda Nina Ismayani Ningsih, Audia Yosta NOFRIDON YULIADI Nova Yulfiana Sari Nurhasanah, Nurhasanah Nurmega Nurmega Nurmi Nurmi Pudia M. Indika PUTRI WULANDARI Putri, Dinda Emilsa Putri, Rozana Eka Qonitatun Afifah Raffi Mariezki Raffi Mariezki Rahma Wira Nita Rahmi Zulva Rahmi Zulva, Rahmi Ramadhani Putri Ratna Wilis Renny Risdawati Resna Vira Khairuria Retri dhanila Reza Putri Rika Despica Rima Yunita, Rima Rina Sulastri Riri Adelinawati Ropi Siska Putri Rosalina, Linda Rozana Eka Putri Rozana M.Si Eka Putri Ruhardi, Ahmad RYAN TANCO Sabila, Belia Sakerebau, Nesti Sandra, Heru Kartika Sari Ramadhani Sepka Marnil Shelina Rahma Putri Nst SILVIA Martha Siska Desnila Putri Siska Ilza Laypi Sisri elfia Siti Fatimah Slamet Rianto Soni Soni Soni, Soni Sri Putri Yulianty Suharizal, Suharizal Suryadi Suryadi Sutria Mayuris Syaiful Baini Syovia Amimi Tasya Wulandari TESA RAHAYU Thomson Mary, Thomson Ultari, Yola Uzzahara, Vivi Fatimah Vauzia, Vauzia Vivi gustia Vivil Gusvira Zhona Widya Lolita Widya Prari Keslan Widya Prari Keslan Widya Prarikeslan Widya Prarikesslan Willianto, Pebri WINNY AFYORITA WITRA LISWARTI Yarni, Lina Yeni Erita Yulia Yosi Yulmaita Yulmaita Zella Putra Ulni, Arie