Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Sosialisasi Mengoptimalkan Pembangunan Infrastruktur Desa Marisa Utara Hidayat, Andi Sahrul; Junus, Dikson; Ichsan, Ilyas; Nento, Sartan; Bumulo, Nasir; Olii, Abdul Kadir Sailani; Rauf, Wawan; Palilati, Mifidyah Putri; Lamadjo, Susanti
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v3i3.948

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat Desa Marisa Utara dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan dan tepat guna. Sosialisasi dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya perencanaan berbasis kebutuhan, pengelolaan anggaran desa, serta pemanfaatan sumber daya lokal dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan desa, drainase, dan fasilitas umum lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap peran aktif mereka dalam pembangunan serta terbentuknya komitmen bersama untuk mendukung pembangunan yang transparan dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju tata kelola pembangunan desa yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Kota Gorontalo: Implikasi Tata Kelola dan Reformasi Birokrasi Junus, Dikson; Napir, Suaib; Puspaningrum, Dian; Ernikawati; Hatta, Herman
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 5 No. 1 Special Issues (2025): Innovation and Social Transformation for Golden Indonesia 2045
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v5i1 Special Issues.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kota Gorontalo serta implikasinya terhadap tata kelola dan reformasi birokrasi. Pengelolaan sampah yang efektif merupakan tantangan besar bagi kota-kota berkembang, termasuk Kota Gorontalo, mengingat volume sampah yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat telah memberikan dampak positif dalam pengelolaan sampah, seperti melalui program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan penyuluhan lingkungan. Namun, tantangan masih ada, terutama dalam hal ketimpangan partisipasi masyarakat, koordinasi antar instansi pemerintah yang belum optimal, serta proses birokrasi yang lambat. Reformasi birokrasi yang telah dilakukan, meskipun menunjukkan kemajuan, masih memerlukan percepatan implementasi untuk menciptakan sistem yang lebih transparan, efisien, dan responsif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan koordinasi antar lembaga, dan percepatan reformasi birokrasi sebagai langkah strategis untuk mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Gorontalo. Temuan ini relevan sebagai referensi bagi kota-kota lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan sampah dan tata kelola lingkungan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektifitas Penerapan Teknologi Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Nuna, Muten; Junus, Dikson; Hunawa, Robby; Napir, Suaib; A. Sahi, Nirmala
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 9 No 1 (2025): Rural and Regional Government
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v9i1.505

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan teknologi terhadap kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analitis, Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, catatan lapangan, serta studi dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif dengan tiga langkah: kondensasi data, menyajikan data, dan menarik simpulan atau verifikasi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa untuk menunjang efektivitas penerapan teknologi terhadap pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gorontalo dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor diantaranya : 1) Faktor sosial, dimana dukungan sosial dari rekan kerja dan atasan dalam melaksanakan pekerjaan memiliki pengaruh dalam memanfaatkan teknologi informasi; 2) Faktor Affect, dimana para staff seharusnya memliki semangat kerja dan memiliki perasaan yang senang dalam melakukan pekerjaannya dengan menggunakan teknologi maupun aplikasi, meskipun affect ini pengaruhnya kurang signifikan tehadap pemberian layanan melalui teknologi informasi digital.; 3) Faktor kesesuaian tugas, dimana dalam pemanfaatan teknologi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai itu sendiri.
PENERAPAN MODEL EKONOMI SIRKULAR DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS QUADRUPLE HELIX DI KOTA GORONTALO Junus, Dikson; Napir, Suaib
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 12 No. 3 (2025): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v12i3.2004

Abstract

This study aims to identify opportunities and challenges in implementing a Quadruple Helix-based circular economy in Gorontalo City and to design effective and inclusive policies to support sustainable waste management. The research method uses a qualitative approach with descriptive analysis, through primary data collection via in-depth interviews, field observations, and documentation studies. The results of the study show that waste management in Gorontalo City still faces challenges such as a lack of public awareness and improper waste disposal, insufficient budget and operational personnel for waste collection, and a digital system and TPS3R management that are not yet optimal. While the circular economy model has been regulated through waste management policies, it is not yet holistic. The implementation of the circular economy in waste management by the Gorontalo City government is carried out through the provision of waste banks, with 10 waste banks established in 2016 and 106 waste banks in 2019. The circular economy implementation model in waste management based on the quadruple helix approach in Gorontalo City is already in place, utilizing a collaborative approach involving the city government, businesses, the community, and universities. This quadruple helix approach leverages the resources of all parties to maximize waste reduction and management in urban areas, thereby impacting environmental quality, public health, and community income. Therefore, a strong commitment from the Gorontalo city government is required, marked by the existence of regulations or local ordinances on environmental management, the provision of support for waste management activities, and the implementation of waste collection, transportation, disposal, and processing services in Gorontalo City. 
Pemberdayaan Potensi Lokal Buah Semangka Sebagai Produk UMKM Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Sukamakmur, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo Nuna, Muten; Tabo, Sarfan; Hunawa, Robby; Junus, Dikson; Podungge, Abdul Wahab; Sahi, Nirmala; Mahriadi, Nopriawan; Walahe, Dewi; Hasan, Silvana; Napir, Suaib; Harun, Nur Istiyan; Polinggapo, Jefri; Arsjad, Muh. Fachri; Paweni, Lisnawati; Bilondatu, Nikma; Biongan, Ahiar; Bahlun, Wanda; Sukarna, Yovin
Aktivasi: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STISIPOL Candradimuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37858/aktivasi.v7i1.585

Abstract

Community Service Program (Kuliah Kerja Pengabdian/KKP) is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education focusing on community engagement. This program aims to empower students as agents of change through the application of knowledge in the field. This research was conducted in Sukamakmur Village, Tolangohula District, Gorontalo Regency, an area with abundant watermelon agricultural potential. The urgency of this research lies in the need to optimize watermelon processing to increase its economic value, foster awareness of clean and healthy living, and strengthen community cohesion. The KKP activities were carried out for 45 days, encompassing observation, interviews, discussions, and direct training. The demonstration method was employed in the training for processing watermelons into stick and jam products. Additionally, socialization on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), free health check-ups, and arts and sports activities were conducted. The results show that the community successfully understood and practiced watermelon processing into valuable products. There was an increase in community awareness regarding PHBS, and cohesion was fostered through social activities. The implications of these activities include the realization of economic empowerment, improved health, and strengthened social bonds within the community. For the sustainability of the program, continuous mentorship from the local government and universities is recommended to develop the processed watermelon business and enhance community participation in maintaining health and environmental cleanliness.
PENYULUHAN BANTUAN HUKUM DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PERMATA KECAMATAN BONE KABUPATEN BONE BOLANGO Podungge, Abdul Wahab; Nuna, Muten; Tabo, Sarfan; Junus, Dikson; Napir, Suaib; Hunawa, Robby; Sahi, Nirmala A.; Arsjad, Muh. Fachri; Walahe, Dewi; Harun, Nur Istiyan; Polinggapo, Jefri; Paweni, Lisnawati; Hasan, Silvana; Bilondatu, Nikma; Biongan, Ahiar; Bantali, Endang; Ahmad, Febriyanto
Aktivasi: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STISIPOL Candradimuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37858/aktivasi.v7i1.586

Abstract

One way to improve community well-being is by fostering understanding and awareness so that citizens comply with applicable norms and regulations. In this community service program (PKM), participants receive knowledge in three main areas: legal aspects, community empowerment, and welfare. This approach uses a systematic delivery method and interactive question-and-answer sessions so that residents can directly participate. This approach is designed to ensure effective and equitable dissemination of knowledge. After the presentation session is complete, the activity moves to a more in-depth and collaborative stage, namely an interactive question-and-answer session. This session is deliberately designed to encourage active participation from the community as participants, creating a lively discussion atmosphere and allowing for the direct exchange of ideas and clarification of questions. The impact of the activity is evident in the increased understanding, both at the individual and group levels, of the Indonesian legal system and the mechanisms for accessing free legal aid. Furthermore, there is a growing awareness of optimizing village potential, both human and natural resources, with better quality, as well as enthusiasm for starting new businesses that are expected to stimulate local economic growth and improve the welfare of the village community as a whole. With a better understanding of the law and economic potential, it is hoped that the Permata Village community will be more proactive in utilizing local resources and building self-reliance. The success of the interaction and active participation indicates that this type of outreach has a positive long-term impact in encouraging improvements in their quality of life and future well-being.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RANCANGAN PERATURAN DESA (RANPERDES) DI DESA BONTULA KECAMATAN ASPARAGA KABUPATEN GORONTALO Junus, Dikson; Nuna, Muten; Hiola, Abdul Samad; Podungge, Abdul Wahab; Napir, Suaib; Hunawa, Robby; Sahi, Nirmala A.; Arsjad, Muh Fachri; Tabo, Sarfan; Walahe, Dewi; Harun, Nur Istiyan; Polinggapo, Jefri; Pauweni, Lisnawaty; Puspaningrum, Dian; Hatta, Herman
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Februari 2025-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i1.3817

Abstract

This activity is a form of Community Service (PKM) which aims to open the horizons and insights of the community regarding the Draft Village Regulation as an important part of better village governance. The methods used in this mentoring activity include activity planning, activity preparation, activity implementation and discussion in the form of village deliberation meetings accompanied by dialogues that allow participants to explore as much knowledge as possible and find solutions to the problems of drafting village regulations faced. The results achieved in the mentoring activity for drafting Village Regulations carried out in Bontula Village, Asparaga District, namely where the activity ran smoothly and without any significant obstacles, both from the planning stage to the village deliberation. The smooth running of the activity was due to the support of all stakeholders in helping the Community Service team to carry out mentoring activities optimally. In this activity, the resource person not only delivered material related to the urgency of drafting Village Regulations in the implementation of village government, but also the technicalities of drafting Village Regulations accompanied by simulations that were focused and easy to understand by participants, so that participants in this activity could understand the theory and practice of drafting Village Regulations in accordance with applicable laws and regulations. The knowledge gained by participants in this activity is expected to be a strong foundation for producing quality Village Regulations, especially in Bontula Village, Asparaga District, Gorontalo Regency.Keywords : Mentoring, Drafting, Draft Village Regulations
PEMBERDAYAAN POTENSI MASYARAKAT DESA DALAM PENINGKATAN EKONOMI MELALUI OLAHAN DARI BIJI TERATAI DI DESA TERATAI, GORONTALO Kasim, Ramdhan; Junus, Dikson; Laiya, Widyawati M.; Dunggio, Ivana Putri; Uto, Nursiha; Halida, Nurain; Potabuga, Nadia Sri. A; Deluma, Meylan; Kogoya, Novi; Mohi, Randi Rizki D.; Yusuf, Moh. Akbar Ghufron H.; Arsad, Andika Putra A.
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Agustus 2024 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i2.3221

Abstract

ABSTRAKPotensi sumber daya alam di Desa Teratai, memiliki satu ikon tanaman yang hidup di perairan rawah yaitu Teratai. Tanaman Biji Teratai sering dimanfaatkan oleh masyarakat desa untuk dikonsumsi layaknya makanan ringan (snack). Berdasarkan potensi sumber daya alam yang ada di Desa Teratai, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan tanaman biji teratai dengan cara mengelolah tanaman biji teratai menjadi produk makanan ringan yang lebih modern yaitu Biter Chocolate sebagai salah satu peningkatan keterampilan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa di sekitar perairan rawah. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Sasaran utama Pemberdayaan ini adalah masyarakat desa dan pengusaha mitra. Salah satu upaya diversifikasi produk pengolahan Biter Chocolate yang berbahan dasar biji teratai maka dilakukan kegiatan pemberdayaan produk olahan biji teratai, kegiatan demonstrasi pengolahan dan pemberdayaan Biter Chocolate. Demonstrasi pembuatan Biter Chocolate diberikan dengan secara partisipasif kepada seluruh peserta kegiatan. Selama kegiatan Pemberdayaan kepada peserta diberikan penyuluhan tentang keunggulan dan manfaat dari biji teratai. Hasil dari kegiatan ini adalah munculnya produk makanan ringan (snack) Biter Chocolate yang berbahan biji teratai sebagai usaha peningkatan ekonomi baru berbasis biji teratai, proses pendampingan usaha ini di mulai produksi,pengemasan, dan pemasaran tetap dilakukan. Kata kunci: Pemberdayaan, Potensi, Peningkatan Ekonomi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BANANA GABIN DI DESA PILOLAHUNGA, KECAMATAN POSIGADAN, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Junus, Dikson; Mohammad, Rizky A.C; Mantali, Taufik F.I; Wahab, Azhar A.; Mamonto, Rani; Mangalo, Febrinawati; Pangalima, Firjai; Mooduto, Sri Hian; Komendangi, Aldian; Mobilingo, Farija; Moonti, Roy Marthen; Ernikawati, Ernikawati
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): Agustus 2021 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.486 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v3i2.1720

Abstract

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan memiliki potensi yang besar di bidang pertanian. Salah satunya Desa Pilolahunga Kecamatan Posigadan dalam sektor perkebunan Pisang menjadi salah satu komoditi perkebunan yang paling melimpah produksinya.Dengan adanya program Pemberdayaan masyarakat dilakukan dalam bentuk pelatihan pembuatan Banana Gabin dengan harapan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam yang berupa pisang guna menambah nilai tambah untuk menciptakan perkembangan ekonomi. Kegiatan ini diselenggarakan di desa tangguh yakni Desa Pilolahunga, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan . Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilakukan beberapa tahap yakni survey lokasi, pendampingan pelatihan pembuatan Banana Gabin dan evaluasi kegiatan pengabdian. Pada kegiatan pelatihan dilakukan pengukuran pengetahuan dan diperoleh gambaran pengetahuan masyarakat terkait pembuatan produk-produk pisang untuk dijual dan dipasarkan baik di desa Pilolahunga, Maupun Di sekitarnya yang merupakan produk  daerah penghasil dengan jumlah yang melimpah. Sehingga terbentuknya masyarakat yang terampil dalam mengolah pisang menjadi produk olahan yang memiliki keunikan sehingga memiliki daya jual yang lebih. Juga dapat menjadi produk ole-ole khas Bolaang  Mongondow Selatan. Kata kunci : Produk, Gabin Banana, KKP  ABSTRACTSouth Bolaang Mongondow Regency has great potential in agriculture. One of them is Pilolahunga Village, Posigadan District in the banana plantation sector, which is one of the most abundant plantation commodities in production. With the community empowerment program, it is carried out in the form of training in making Banana Gabin with the hope of increasing community creativity in the utilization of natural resources in the form of bananas in order to add added value to the community. create economic development. This activity was held in a tough village, namely Pilolahunga Village, Posigadan District, South Bolaang Mongondow Regency. This community empowerment activity was carried out in several stages, namely site surveys, training assistance for making Banana Gabin and evaluation of service activities. In the training activities, knowledge measurement was carried out and an overview of community knowledge was obtained regarding the manufacture of banana products to be sold and marketed both in the village of Pilolahunga, as well as in its surroundings, which are products of producing regions in abundance. So that the formation of people who are skilled in processing bananas into processed products that are unique so that they have more selling power. It can also be a typical Ole-ole product of South Bolaang Mongondow. Keywords :  Product, Gabin Banana, KKP
Program Pengolahan dan pemasaran Produk Rempeyek Kacang Hijau Di desa Bakida, Kecamatan Helumo Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Junus, Dikson; Nuna, Muten; Ernikawati, Ernikawati; Moonti, Roy Marthen; Ismail, Nurwita; Paramata, Yeni; Kodai, Dince A.; Pido, Rifaldo; Kasim, Sintiya; Jasirudin, Wanti; Bonggu, Fian; Lanuru, Oktafiani; Kadepa, Magdalena; Saini, Fauzia; Machfud, Muhamad; Kamaru, Muhammad; Pakaya, Abdul Ahmad; Gobel, Adam
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Agustus 2022 - Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3671.087 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v4i2.2390

Abstract

Program pemberdayaan masyrakat nelayan melalui pelatihan pengolahan rempeyek kacang hijau Pada ibu-ibu istri nelayan di Desa Bakida kecamatan helumo, kabupaten Bolaan Mongondow Selatan Bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui alternatif usaha. Kegiatan ini melalui tahapan-tahapan berupa survei lokaso, pelatihan pembuatan produk pengolahan rempeyek lacang hijau, pengemasan produk dan pemasaran produk. Produk yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan Nilai dan penghasilan Melalui kualitas produk yang baik, kemasan yang higienis dan menarik serta pemasaran Yang baik dan efektif
Co-Authors A. Sahi, Nirmala Abd. Wahab Podungge Abdul Wahab Podungge Abdul Wahab Podungge Abdul, Rahmatia R Abdullah, Julie Adam, Deysi Adhayani, Zul Ahiar Biongan Ahmad, Dian Pratiwi Ahmad, Febriyanto Aliwu, Isnandar M Amirudin Paramata Arifin Tumuhulawa Arsad, Andika Putra A. arsjad, fachri Arsjad, Muh Fachri Arsjad, Muh. Fachri Bahlun, Wanda Bantali, Endang Bilondatu, Nikma Biongan , Ahiar Biongan, Ahiar Bokingo, Deya M Bonggu, Fian Bumulo, Nasir Datau, Moh Gunawan Deluma, Meylan Dengo, Moh. Rivandi Dunggio, Ivana Putri Ernikawati ernikawati ernikawati ernikawati, ernikawati Fahira, Siti Firdausi Ramadhani, Firdausi Gani, Misran Gobel, Adam Halida, Nurain Harun, Nur Harun, Nur Istiyan Harun, Nur Istiyan Hasan, Silvana Hasan, Wahyudin Hatta, Herman Hidayat, Andi Sahrul Hiola, Abdul Samad Ibrahim Ahmad Ichsan, Ilyas Idrus Usu Ishak, Adelia Ismail, Nurwita Jasirudin, Wanti Kadepa, Magdalena Kadir, Andika Saputra Kalangit, Meyland S Kamaru, Muhammad Kasim, Ramdhan Kasim, Sintiya Kau, Mayangsari Kodai, Dince A. Kogoya, Novi Komendangi, Aldian Laiya, Widyawati M. Lamadjo, Susanti Lamuda, Ilyas Lanuru, Oktafiani Laudengi, Salsa A Lisnawati Pauweni Machfud, Muhamad Maesarah, Maesarah Maliki, Rahmat Malota, Brylian Wili Marselino Mamonto, Rani Mangalo, Febrinawati Mantali, Taufik F.I Marzaman, Aitika Puspita Marzaman, Atika Menu, Dita Mila mila Mobilingo, Farija Mohammad, Rizky A.C Mohi, Randi Rizki D. mokoginta, sumarti Mooduto, Sri Hian Moonti, Roy Marthen Moonti, Roy Marthen Muh Fachri Arsjad Muh. Fachri Arsjad Muh. Fachri Arsjad Muhammad Fachri Arsjad Nani, Sudarmono Nento, Sartan Nikma Bilondatu Nimala A. Sahi Nirmala A Sahi Nirmala A. Sahi Nirmala A. Sahi Nirmala Afriyanti Sahi Nirmala Sahi Nopriawan Mahriadi Nuna, Muten Nur Istiyan Harun Nur Istyan Harun Olfin Ishak Olii, Abdul Kadir Sailani Olii, Sri Rahmatia M Otulawa, Siti Nur Uswatun Pakaya, Abdul Ahmad Palilati, Mifidyah Putri Paneo, Fatma Pangalima, Firjai Paramata, Yeni Paramata, Yeni Pauweni, Lisnawaty Paweni, Lisnawati Podungge, Abdul Wahab Polinggapo, Jefri Potabuga, Nadia Sri. A Potabuga, Sucipto Puspaningrum, Dian Rahmawati, Rahmawati Rasid, Ayub Usman Rauf, Wawan Rifaldo Pido Robby Hunawa Robby Hunawa Roy Marthen Moonti Sahi, Nirmala Sahi, Nirmala A. Saini, Fauzia Santili, Putri J Y R Sarfan Tabo Sari, Sumarti Puspa Sri Logita Purnamasari Suaib Napir Sukarna, Yovin Tanango, Juwita Uto, Balgis A Uto, Nursiha Wading, Novi Y Wahab, Azhar A. Walahe, Dewi Yisriyanto Ismail Yusuf, Moh. Akbar Ghufron H.