Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

A Systematic Literature Review of School Literacy Movement Evaluations Using the CIPP Model in Elementary School Novi Putriani Sukamto; Tri Murwaningsih; Chumdori Chumdori
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109947

Abstract

This systematic literature review aims to synthesize empirical studies evaluating literacy programs in Indonesian Elementary Schools using the CIPP model. Literacy is a crucial foundation for human development and social progress. Following PRISMA guidelines, 12 studies published between 2015 and 2024 were analyzed. The analysis reveals that while the CIPP model is effective in evaluating program design and implementation, significant gaps remain, particularly regarding input factors such as teacher competence and resource availability. The review also highlights implementation limitations, emphasizing the urgent need for contextually adapted strategies, especially in rural and mountainous areas, to address inequities and promote sustainable literacy development. The limitation of this study lies in its restricted scope, which may not encompass all literacy initiatives across Indonesia. Based on these findings, it is recommended to strengthen teacher training, involve community stakeholders, and implement long-term monitoring to comprehensively improve literacy outcomes. Context-sensitive implementation and equitable resource allocation are also crucial.
Enhancing Students' Learning Motivation with Interactive Educational Game Media Based on Articulate Storyline 3 in IPAS Learning for Grade V Elementary School Aris Purwanto; Tri Murwaningsih; Mintasih Indriayu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109335

Abstract

Low learning motivation among elementary school students in rural areas is an urgent issue that requires innovative solutions. This study aimed to increase students’ learning motivation through interactive educational games developed with Articulate Storyline 3 in science and social learning (IPAS). The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis & McTaggart model, conducted in two cycles involving 17 fifth-grade students at Banyurip State Elementary School, Boyolali Regency. Data were collected using an ARCS-based motivation questionnaire (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction), observation sheets, interviews, and documentation. The results showed a significant improvement in all ARCS aspects, with active student participation increasing from 50% to over 80%. These findings confirm the effectiveness of Storyline 3-based interactive games in fostering motivation. The novelty of this study lies in applying the ARCS model through Articulate Storyline 3 in rural elementary schools, which has rarely been examined in previous research.
Analisis Kesiapan Peserta Didik dalam Pembelajaran Terhadap Media Literasi Digital Kelas VI Sekolah Dasar Lina Dwi Purwati; Tri Murwaningsih; Kartika Chrysti Suryandari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2543

Abstract

Pemahaman terhadap konsep sains, bukan hanya pengetahuan tentang konsep itu sendiri, diperlukan untuk mencapai tingkat pemahaman. Studi ini akan menganalisis beberapa aspek pengalaman siswa di Sekolah Dasar dalam menggunakan bahan pembelajaran digital. Secara khusus, penelitian ini akan meneliti (1) tingkat kesiapan di antara para siswa dan (2) beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam menggunakan media digital sebagai alat pengajara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan memahami dengan jelas dan ringkas bagaimana siswa kelas enam merespons instruksi yang menggunakan media literasi digital. Teknologi yang terus berkembang telah menjadikan media digital komponen penting dalam pendidikan sains modern di Sekolah Dasar; media ini digunakan dalam ketiga proses pendidikan. Secara rinci, para peneliti mewawancarai beberapa siswa dan beberapa guru dari berbagai sekolah Dasar serta melakukan observasi diam tentang mereka. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kesiapan didik dalam menggunakan media digital. Studi ini menunjukkan kemampuan tiga siswa yang berbeda dalam menggunakan berbagai alat digital, pemahaman mereka tentang beberapa konsep dasar, dan sejumlah faktor yang mendukung atau menghambat penggunaan media digital secara umum. Faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan tersebut meliputi keterampilan siswa dalam menggunakan teknologi, dukungan guru dalam proses pembelajaran digital, ketersediaan sarana prasarana, serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak menggunakan media digital secara bijak. Studi ini menyoroti variasi signifikan dalam kesiapan didik. Mayoritas siswa telah terbiasa menggunakan media digital dan menunjukkan tingkat minat yang tinggi. Namun, beberapa siswa lainnya menghadapi kendala karena kurangnya perangkat yang memadai dan dukungan teknis. Peran keluarga juga merupakan faktor penting dalam literasi digital siswa. Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan bahwa peningkatan jumlah siswa yang menggunakan sumber belajar digital untuk siswa yang melek huruf dapat dicapai melalui penyediaan fasilitas yang ramah pengguna, instruksi yang komprehensif, dan pembelajaran yang lebih terstruktur.