Pendahuluan: World Health Organization (WHO) tahun 2022 menyatakan penyakit gigi dan mulut memengaruhi 3,5 miliar orang di seluruh dunia. Dua miliar orang dewasa dan 514 juta anak menderita karies gigi. Karies gigi pada usia dini disebut Early Childhood Caries (ECC). Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review untuk menganalisis praktik kesehatan gigi anak oleh ibu yang berpengaruh terhadap kejadian ECC. Proses seleksi artikel melalui tahap pertama dilakukan pencarian artikel menggunakan kata kunci Knowledge, Attitude, Practice, Mother, Early Childhood Caries pada database PubMed didapatkan 53 artikel dan Science Direct didapatkan 499 artikel, total 552 artikel. Tahap kedua dilakukan penyaringan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi terdapat 31 artikel. Tahap ketiga dilakukan penyaringan berdasarkan judul, abstrak, dan isi yang sesuai topik didapatkan 21 artikel untuk di review. Hasil: Penelitian ini menunjukkan praktik kesehatan gigi anak oleh ibu yang berpengaruh terhadap kejadian ECC, yaitu pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, meliputi mencari informasi kesehatan gigi dan mulut anak, membawa anak ke dokter gigi, mendampingi anak menyikat gigi, memberi anak pasta gigi ber flouride, mengganti sikat gigi anak, menyikat lidah anak, menggunakan benang gigi untuk anak, dan membiasakan anak berkumur setelah makan. Pemberian makanan, meliputi sering memberi anak makanan manis, sering memberi anak minuman manis, sering memberi ASI anak malam hari, memberi anak susu formula, dan memberi anak botol susu. Pencegahan transmisi bakteri, meliputi menjaga kesehatan gigi ketika hamil dan menggunyahkan makanan anak. Simpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik kesehatan gigi oleh ibu berpengaruh terhadap kejadian ECC.