Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penyuluhan dan Vaksinasi Ayam Buras di Desa Nyambu Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan G.A.Y Kencana; IN. Suartha; I.A.P. Apsari; Anak Agung Sagung Kendran; Ida Bagus Kade Suardana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 3 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.584 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i03.p14

Abstract

Hospes utama penyakit Flu Burung adalah unggas termasuk ayam buras yang berpotensi tinggi sebagai penular dan penyebar penyakit karena sistim pemeliharannya secara semi intensif. Kasus kematian manusia akibat Flu Burung pernah terjadi di Banjar Batugaing Desa Beraban Kecamatan Kediri. Desa Nyambu terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Populasi ayam buras di Kecamatan Kediri sebanyak 30.171 ekor pada tahun 2016. Mengingat potensi Desa Nyambu dengan penduduk yang kebanyakan memelihara ayam buras secara semi intensif, maka sangat rentan terjadinya penyebaran penyakit Flu Burung di Desa tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat di Desa Nyambu adalah untuk mencegah timbulnya penyakit Flu Burung yang ditularkan oleh unggas. Sasaran utama adalah masyarakat yang memelihara ayam buras. Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan penyuluhan yang dilakukan pada tanggal 28 Juli 2018 di Kantor Desa Nyambu. Peserta penyuluhan adalah aparat Desa beserta masyarakat setempat. Materi penyuluhan meliputi pengenalan gejala klinis penyakit Flu Burung dan cara mencegah dengan vaksinasi. Vaksinasi pada ayam buras dilakukan dari satu rumah ke rumah lainnya (door to door) dengan menggunakan vaksin AI inaktif melalui suntikan intramuskuler pada paha. Sebanyak 230 ayam buras berbagai umur telah berhasil divaksinasi. Kata kunci: penyuluhan, vaksinasi, Flu Burung, ayam buras, Tabanan.
PEMBINAAN KELOMPOK TANI DENGAN PENYULUHAN PENINGKATAN KESEHATAN TERNAK SAPI DAN PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK MENJADI KOMPOS G.A.Y. Kencana; I.G.N.K. Mahardika Mahardika; I.N.M. Astawa; I.B.K. Suardana; I.N. Suartha; I.A.P. Apsari; A.A.S. Kendran; S.K. Widyastuti; G.A.M.K. Dewi; I.P. Sudiarta
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 1 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.678 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i01.p13

Abstract

Pengabdian Masyarakat berjudul: "Pembinaan Kelompok Tani Niti Sari Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti” merupakan salah satu Hibah Program Udayana Untuk Masyarakat (PUMA). Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pembinaan kepada Kelompok Tani Niti Sari tentang cara meningkatkan kesehatan sapi dan memanfaatkan limbah pertanian menjadi kompos organik plus. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut diawali dengan memberikan penyuluhan kepada anggota Kelompok Tani Niti sari, selanjutnya didukung dengan praktek langsung di lapangan. Penyuluhan yang diberikan meliputi: Penyuluhan kesehatan sapi, penyuluhan kesehatan reproduksi sapi, penyuluhan teknologi tepat guna pertanian dengan memanfaatkan limbah pertanian menggunakan jamur Trichoderma untuk dibuat kompos plus. Kompos plus Trichoderma yang dihasilkan dalam pembinaan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan penyakit tanaman kubis milik petani Niti Sari. Penyuluhan sudah dilaksanakan tanggal 05 Juli 2019 diawali pertemuan dengan Kepala Desa Baturiti, dengan Kelompok Tani Niti Sari dan dilanjutkan dengan pembinaan Kelompok Tani. Kegiatan penyuluhan dibuka oleh Camat Baturiti, Ketua LPPM Unud, Tripika Kecamatan Baturiti, Kepala Desa beserta aparat Desa, Kelompok Tani Niti Sari dan Kelompok Tani se Desa Baturiti dan Banjar Tamantanda. Dengan demikian diharapkan Kelompok Tani Niti Sari dan Kelompok Tani disekitarnya mampu menyerap alih teknologi yang diajarkan oleh Tim Pengabdi dari Universitas Udayana.
SOSIALISASI PENYAKIT RABIES PADA SISWA SLTA DI DESA BEBANDEM KARANGASEM Dharmawan. N. S.; I M. Damriyasa; I. B. K. Ardana; A. A. S. Kendran; K. K. Agustina
Buletin Udayana Mengabdi Vol 10 No 2 (2011): Volume 10 No.2 – September 2011
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.682 KB)

Abstract

This Community Service was conducted on October 23rd. 2010 in Bebandem village, Karangasem regency in the form of socialization of rabies on senior high school students. The aim of this program was to give knowledge, clinical symptoms, transmission, and prevention of the rabies diseases. There were 50 participants who came from representatives of each class. Twenty-eight (56%) participants reported that at their house, they have dogs and cats, mostly (50%) have not been vaccinated. The activity runs smoothly and as planned. Socialization of rabies diseases has improved the understanding of all participants. At the end of the event, most of them (90%) reported that they were satisfied and there are 48 (96%) participants are interested in becoming a volunteer to join to inform rabies to other school children.
PENYULUHAN DAN VAKSINASI NEWCASTLE DISEASE PADA AYAM BURAS DI DESA MARGA KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN G.A.Y. Kencana; I.N. Suartha; I.A.P. Apsari; A.A.S Kendran; I.B.K. Suardana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.115 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p06

Abstract

The purpose of this community service is to prevent the incidence of Newcastle Disease in domestic poultryin Marga Dauh Puri Village, Marga Subdistrict, Tabanan Regency. Newacastle disease is highly contagiousand can cause high mortality in poultry. Kampong chickens has the potential as a transmitter of Newcastledisease because the maintenance system is semi extensive. Banjar Ole is part of the village of Marga DauhPuri, where there are many kampong chickens kept extensively. The village of Marga Dauh Puri is highlypotential for contracting Newcastle disease, as it is a chicken trade traffic route from Penebel to Denpasar.Community service activities carried out on September 24, 2017, covering the ways of raising chickens andpreventing Newcastle Disease by vaccination. Noted there are 450 poultry in Banjar Ole, as many as 372(82.6%) successfully vaccinated. This is due to some kampong chickens not extensively so not all can bevaccinated. The amount is sufficient for vaccination coverage to produce group immunity. In order to proofthat the vaccination program is appropriate, ten blood samples were collected and antibody titer was testedprior vaccination (was found to have a mean antibody titer of 22.2 HI units) which means under protective titer(24 HI units).
PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT FLU BURUNG OLEH UNGGAS MELALUI PENYULUHAN DAN VAKSINASI AYAM BURAS NYAMBU G.A.Y. Kencana; I.N. Suartha; I.A.P. Apsari; A. A. S. Kendran; I. B. K. Suardana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2723.108 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p01

Abstract

Hospes utama penyakit Flu Burung adalah unggas termasuk ayam buras yang berpotensi tinggi sebagai penular dan penyebar penyakit karena sistim pemeliharannya secara semi intensif. Kasus kematian manusia akibat Flu Burung pernah terjadi di Banjar Batugaing Desa Beraban Kecamatan Kediri. Desa Nyambu terletak di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Populasi ayam buras di Kecamatan Kediri sebanyak 30.171 ekor pada tahun 2016. Mengingat potensi Desa Nyambu dengan penduduk yang kebanyakan memelihara ayam buras secara semi intensif, maka sangat rentan terjadinya penyebaran penyakit Flu Burung di Desa tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat di Desa Nyambu adalah untuk mencegah timbulnya penyakit Flu Burung yang ditularkan oleh unggas. Sasaran utama adalah masyarakat yang memelihara ayam buras. Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan penyuluhan yang dilakukan pada tanggal 28 Juli 2018 di Kantor Desa Nyambu. Peserta penyuluhan adalah aparat Desa beserta masyarakat setempat. Materi penyuluhan meliputi pengenalan gejala klinis penyakit Flu Burung dan cara mencegah dengan vaksinasi. Vaksinasi pada ayam buras dilakukan dari satu rumah ke rumah lainnya (door to door) dengan menggunakan vaksin AI inaktif melalui suntikan intramuskuler pada paha. Sebanyak 230 ayam buras berbagai umur telah berhasil divaksinasi.
The Impact of Concurrent Gleptoferron and Toltrazuril Injection on Hematological Profile, Health, and Growth in Pre-weaned Piglets Ida Bagus Komang Ardana; Anak Agung Gde Jayawardhita; Anak Agung Gde Oka Dharmayudha; Anak Agung Sagung Kendran
Advances in Tropical Biodiversity and Environmental Sciences Vol. 8 No. 3 (2024): October 2024: Pages 119-170
Publisher : Institute for Research and Community Services Udayana University (LP2M Universitas Udayana)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ATBES.2024.v08.i03.p10

Abstract

This study sought to assess the effects of simultaneous Gleptoferron and Toltrazuril administration on hematological parameters, health status, and growth performance in pre-weaned piglets. A total of 54 piglets aged 1 to 3 days were randomly allocated into three groups: a control group receiving a placebo injection, a group administered iron (Ferdex), and a group injected with Gleptoferron in conjunction with Toltrazuril (Forceris). Hematological markers, morbidity, mortality, and body weight growth were evaluated during a 20-day duration. The findings indicated that the administration of Gleptoferron and Toltrazuril markedly elevated red blood cell (RBC) counts, hemoglobin concentrations, and hematocrit levels relative to the iron-only group, without an increase in total white blood cell (WBC) counts, suggesting the absence of post-injection infection. Moreover, pigs administered Forceris did not develop hypochromic anemia and had a reduced incidence of diarrhea (6.7%) with no mortality, indicating enhanced gut health and excellent coccidiosis prevention. Significantly, pigs administered Forceris exhibited a weight gain of 9 kg at 20 days of age, in contrast to 7.9 kg in the iron-only cohort. The results indicate that the simultaneous use of Gleptoferron and Toltrazuril provides more advantages in avoiding anemia, improving growth, and fostering better health outcomes in pre-weaned piglets than iron supplementation alone. This efficient and pragmatic approach has significant ramifications for enhancing production in pig breeding operations
Co-Authors Anak Agung Gde Arjana Anak Agung Gde Jayawardhita Anak Agung Gde Oka Dharmayuda Anak Agung Gde Oka Dharmayudha Anak Agung Sagung Istri Pradnyantari Astawa, I Ketut Baiq Yunita Arisandi Bendelin Melda Loekali Dewa Ayu Dwita Karmi DWI SURYANTO Fachriyan Hasmi Pasaribu Fernandes, Nuno Franki Remi Andung G.A.M.K. Dewi Gunawan, I Wayan Nico Fajar Gusti Ayu Mayani Kristina Dewi Gusti Ayu Yuniati Kencana Handayani, Ida Ayu Lidya I Gede Agus Eva Prawira Adinata I Gede Galyes Pranadinata I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Badiwangsa I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Gusti Ngurah Sudisma I Ketut Berata I Ketut Tomy Caesar Ramanda I Made Damriyasa I Made Merdana I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Suarsana I Nyoman Suartha I Nyoman Sulabda I Putu Sudiarta I Wayan Gorda I wayan Teguh Wibawan I. B. K. Suardana I.A.P. Apsari I.B.K. Suardana Ida Ayu Pasti Apsari Ida Bagus Kade Suardana Ida Bagus Komang Ardana Ida Bagus Komang Ardana Ida Bagus Ngurah Swacita Ida Bagus Oka Winaya Iwan Harjono Utama Iwan Haryono Utama Jayantara, I Kadek Eka Jayawardhita, Anak Agung Gde K. K. Agustina Ketut Budiasa Ketut Suartini Ketut Tono Pasek Gelgel Luh Dewi Anggreni Luh Made Sudimantini Luh Made Sudimartini M. Oenas Adinugroho Madania, Reydanisa Noor Made Suma Anthara Mandara, Ikhsan Mar'atul Halim Nafi'ah Muhammad Ainun Najib Ni Ketut Suwiti Ni Luh Eka Setiasih Ni Wayan Linda Pertiwi Permatasari, Serly Nur Indah Pramesti, Ni Komang Lady Putera, I Gusti Ngurah Dwipayana Putrawan, Baja Sadhayu Putri Virgania Putu Angga Prasetyawan Putu Diah Puspa Adhi S.K. Widyastuti Samsuri Samsuri Samsuri, Dharma Audia Sawitajaya, I Made Septiyan, Fayyadh Syafiq Sherliyanti Maria Sene Silvia Irawati Sitohang, Martina Tiodora Sri Kayati Widyastuti Sugiyarto - Takariyanti, Dzikri Nurma'rifah Tjok Gde Oka Pemayun TRI KOMALA SARI Vivi Indrawati Widarta Dwi Kusuma Widyasanti, Ni Wayan Helpina Wijaya, Dhyana Ayu Manggala Wulandari Wulandari Yanne Yanse Rumlaklak Yoshihiro Hayashi