p-Index From 2021 - 2026
4.913
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Sistem Informasi Pariwisata Wilayah Ciayumajakuning Berbasis Website Wulandari, Vani Julia; Purnama, Diki Gita; Khan, Alexander Achmad; Juniar, Elza Dwi; Islamiyati, Dhea
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v10i1.2019

Abstract

Salah satu destinasi yang berada di provinsi Jawa barat ialah kawasan Ciayumajakuning, yang merupakan wilayah administratif meliputi beberapa kota seperti Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Kota ini memiliki banyak potensi sumber daya wisata baik alam maupun buatan. Kawasan ini menghadapi tantangan utama berupa kurangnya promosi dan akses informasi bagi para wisatawan potensial. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi promosi pariwisata berbasis situs web di kawasan Ciayumajakuning. Tujuannya untuk meningkatkan promosi objek wisata dan mendukung industri ekonomi kreatif masyarakat lokal. Metode agile dipilih untuk menganalisis dan merancang sistem dengan siklus yang lebih spesifik. Tahapan pada metode agile adalah Mengidentifikasi Masalah, Mengumpulkan data, Requirement Analyses, Design, Development, Testing, dan Deployment. UML (Unified Modelling Language) digunakan untuk merancang kebutuhan sistem dengan menggunakan use case diagram, activity diagram, Sequence Diagram dan Class Diagram. Tahapan pengembangan dilakukan dengan menulis kode program menggunakan framework reactjs untuk pengembangan antarmuka sistem informasi situs web. Sementara untuk sisi pengembangan basis datanya menggunakan MySQL dengan antarmuka phpMyAdmin untuk pengelolaannya. Tahapan pengujian atau testing dari sistem informasi website menggunakan metode pengujian black box. Pada pengujian black box, pengujian dilakukan tanpa memperhatikan detail program. Pengujian black box dilakukan untuk memeriksa apakah sebuah perangkat lunak dapat berjalan dengan benar. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini yaitu sistem informasi pariwisata berbasis situs web, menyajikan informasi tentang objek wisata, kuliner, dan oleh-oleh yang dapat digunakan wisatawan sebagai referensi untuk memilih obyek wisata di Ciayumajakuning.
The biological aspect of shark which landed in Karangsongs Port, Indramayu, West Java Pramesti, Defta Ninggar; Khan, Alexander M.A; Dewanti, Lantun Paradhita; Ismail, Mochamad Rudyansyah
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 10: No. 2 (August, 2023)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v10i2.10353

Abstract

This study aimed to evaluate the number of catches and describe the biological aspects of sharks landing at Karangsongs Port Indramayu, West Java. The study was conducted from July until August 2022 with the survey method. Data were taken by purposive sampling method including species, number of catches, sex, maturity level, total length, weight, fishing gear, and location. Data were analyzed to evaluate the catch while biological aspects were used to determine the condition of sharks. Analysis of biological aspects included sex ratio, length frequency, and the level of male sex maturity, as well as the length-weight relationship. A total of 407 sharks consisting of 7 species were dominated by mature sharks. Include Carcharinus dussumieri (33,2%), Carcharinus sorrah (23,8%), Carcharinus limbatus (0,2%), Sphyrna lewini (8,4%), Rhizoprionodon acutus (1,5%), Chiloscyllium punctatum (12,5%), Loxodon macrorhinus (8,4%). The results showed the frequency distribution of fish length and weight is 44 cm to 106 cm and 0,2 to 8,5 kg. Statistical test results showed that sharks had growth patterns negative allometric and Biological aspects showed an unbalanced sex ratio.Keywords: Allometric; Growth; Sex ratio; Shark
Aksesibilitas, Atraksi dan Fasilitas Pada Daya Tarik Wisata Pacu Jawi, Tanah Datar, Sumatera Barat. Harahap, Ulfah Azzahra; Cipta Endyana; Alexander M.A.Khan
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 1 No. 1 (2022): February 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.123 KB) | DOI: 10.55123/toba.v1i1.136

Abstract

One of the areas in Indonesia that has many cultural elements is Tanah Datar Regency in West Sumatra. Tanah Datar has a variety of cultural attractions, Basa Pagaruyung Palace which is pagaruyung kingdom for example, there is also a Kerbai or Sapi Racing Cultural Tradition commonly called Pacu Jawi. Minangkabau tradition that uses cows or buffaloes in the pacu Bersama with the intention of being grateful for sustenance and expecting blessings. This attraction is done in muddy land or large rice fields and is done during the harvest season. Tanah Datar Regency has a variety of tourist attractions, especially the iconic one in Tanah Datar Regency is Pacu Jawi, where this attraction is very popular with many circles and tourists. Especially from the photography side who judged that "can not be said as a photographer if not passed photographing the attraction Pacu Jawi". Pacu Jawi is an attraction with the meaning of gratitude. Accessibility, Facilities, and Attractions in Pacu Jawi is included in the good category because everything is well managed. This research method uses primary and secondary data where the primary data obtained from the interview results and secondary is obtained from several articles and journals that have been validated
Simulasi Penanganan Korban Tenggelam dan Launching Satgas Nawasena Berbasis Sistem Informasi Geografis untuk Meningkatkan Keselamatan Wisata di Pantai Pangandaran Nurhamsyah, Donny; Fitri, Siti Yuyun Rahayu; Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Marya, Nenden Nur Asriyani; Fitri, Siti Ulfah Rifaatul; Khan, Alexander M.A; Maziyya, Nur; Setiawan, Setiawan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.19400

Abstract

ABSTRAK Pantai Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan laut, terutama insiden tenggelam. Kurangnya kesadaran wisatawan akan potensi bahaya serta keterbatasan sistem pemantauan dan respons cepat menjadi tantangan dalam meningkatkan keselamatan wisata. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan sistem mitigasi berbasis teknologi yang dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas penanganan kecelakaan. Untuk meningkatkan keselamatan wisata di Pantai Pangandaran melalui simulasi penanganan korban tenggelam dan pembentukan Satgas Nawasena. Selain itu, Sistem Informasi Geografis (SIG) diterapkan sebagai alat bantu dalam pemetaan titik rawan kecelakaan dan optimalisasi sistem tanggap darurat berbasis data spasial. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, tenaga kesehatan, petugas Search and Rescue (SAR), pengelola wisata, dan masyarakat lokal. Metode yang digunakan mencakup: (1) pemetaan area rawan kecelakaan menggunakan SIG, (2) simulasi penanganan korban tenggelam yang melibatkan skenario realistis, dan (3) pembentukan serta pelatihan Satgas Nawasena sebagai satuan tugas keselamatan wisata berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SIG mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai titik-titik rawan kecelakaan serta mempercepat koordinasi dalam situasi darurat. Simulasi yang dilakukan berhasil meningkatkan keterampilan petugas dan masyarakat dalam penanganan korban tenggelam. Pembentukan Satgas Nawasena juga mendapat respons positif dari berbagai pihak, dengan harapan dapat menjadi model keberlanjutan dalam pengelolaan keselamatan wisata bahari di Pantai Pangandaran. Penerapan SIG dalam sistem keselamatan wisata terbukti efektif dalam meningkatkan mitigasi risiko kecelakaan di Pantai Pangandaran. Simulasi penanganan korban tenggelam dan pembentukan Satgas Nawasenamenjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan komunitas wisata terhadap potensi kecelakaan laut. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan wisata yang lebih aman dan berkelanjutan. Kata Kunci: Keselamatan Wisata, Sistem Informasi Geografis, Keperawatan Pariwisata, Satgas Nawasena, Mitigasi Risiko ABSTRACT Pangandaran Beach is one of Indonesia's premier marine tourism destinations, which has a high risk of maritime accidents, particularly drowning incidents. The lack of awareness among tourists regarding potential dangers, along with limited monitoring and rapid response systems, poses challenges in enhancing tourist safety. To address these issues, a technology-based mitigation system is needed to improve preparedness and the effectiveness of accident handling. To enhance tourist safety at Pangandaran Beach through simulations of drowning victim handling and the establishment of the Nawasena Task Force. Additionally, Geographic Information Systems (GIS) are applied as a tool for mapping accident-prone areas and optimizing emergency response systems based on spatial data. This activity is conducted through a participatory approach involving various stakeholders, including academics, healthcare professionals, Search and Rescue (SAR) personnel, tourism managers, and local communities. The methods used include: (1) mapping accident-prone areas using GIS, (2) conducting drowning victim handling simulations involving realistic scenarios, and (3) establishing and training the Nawasena Task Force as a community-based tourism safety unit. The results indicate that the application of GIS has improved participants' understanding of accident-prone areas and accelerated coordination in emergency situations. The simulations successfully enhanced the skills of both officials and the community in handling drowning victims. The establishment of the Nawasena Task Force also received positive responses from various parties, with hopes that it can serve as a sustainable model for managing marine tourism safety at Pangandaran Beach. The application of GIS in the tourism safety system has proven effective in enhancing risk mitigation for accidents at Pangandaran Beach. The simulations for handling drowning victims and the establishment of the Nawasena Task Force are strategic steps in strengthening the community's preparedness for potential maritime accidents. The sustainability of this program is expected to support the development of safer and more sustainable tourism.  Keywords: Tourist Safety, Geographic Information Systems, Tourism Nursing, Nawasena Task Force, Risk Mitigation
Pengaruh Konsumsi Yodium Garam terhadap Kejadian Stunting pada Anak di Desa Masawah Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Ambarita, Yolando; Saputra, Yudi Ardiansyah; Hariyana, Yolanda Putri; Indallah, Nadwah Purnada; Mustika, Elviana Dian; Hermanto, Bambang; Pasaribu, Buntora; Khan, Alexander M. A.
Akuatika Indonesia Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v10i2.64812

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak yang ditandai lebih rentan terhadap penyakit dan berisiko untuk mengidap penyakit degeneratif serta kondisi anak memiliki tinggi badan yang tidak normal pada umumnya. Salah satu faktor stunting dapat disebabkan oleh kurangnya asupan garam beryodium. Oleh karena itu, penting untuk mengkonsumsi garam yang mengandung yodium agar terhindar dari kekurangan asupan yodium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pada konsumsi garam beryodium dengan masalah stunting yang ada di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif antara konsumsi yodium pada kejadian stunting di desa masawah dan ketetapan WHO terhadap konsumsi yodium pada anak. Survey dilakukan ke 6 posyandu yang tengah melakukan imunisasi terhadap anak di Desa Masawah. Sebanyak 73% atau sekitar 159 sampel garam mengandung yodium dan 27% atau sekitar 58 sampel garam tidak mengandung yodium serta sampel ketiga anak penderita stunted hanya 1 anak mengkonsumsi garam beryodium. Berdasarkan ketetapan yang dibuat oleh Organisasi Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization) dapat diduga pada 2 anak penderita stunted ini salah satu faktornya dikarenakan tidak mengkonsumsi garam beryodium, karena yodium adalah salah satu mikronutrien untuk memenuhi kebutuhan perkembangan pada masa emas pertumbuhan 1.000 hari pertama pada anak.
Development Of Mobile-Based Attendance Management System Applications Alexander Achmad Khan; Diki Gita Purnama; Arya Maulana Kurniawan
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v4i12.816

Abstract

Components in evaluating student academic achievement can be seen from several things, including attendance. Recording attendance or absenteeism in courses is one of the factors for assessing academic performance and student activities in the learning process. Errors in recording attendance are human errors that can be detrimental to students. This research aims to develop a mobile-based application with the Android platform to overcome errors in attendance. Application software development uses the Agile method; the research results are applications that can overcome human error problems, and development using the Agile method can be done more quickly
Co-Authors Achmad Rizal Aileen C. Mill Ajeng Wulandari Ajeng Wulandari Ajeng Wulandari Aldi Hakim Alfinna Yebelanti Aliyatun Nurul Hasanah Aliyatun Nurul Hasanah Alsauqi, Rayhan Ambarita, Yolando Ankiq Taofiqurohman S Anta M. Nasution Antares, Pandu Akhbar Arya Maulana Kurniawan Asep Mulyana Bambang Hermanto C.U, M. Ikhsan Cipta Endyana Darmadi - Dede Rudini Dedi Supriadi Dedi Supriadi Dhea Islamiyati Diki Gita Purnama Diki Gita Purnama, Diki Gita Donny Nurhamsyah Dulmi’ad Iriana Dulmi’ad Iriana Eflysa Aprilia Elza Dwi Juniar Evi Novianti Evi Novianti Fahira Anggi Novyanti Fitri Handayani Fitri Handayani Fitri Handayani Gerhaneu, Nineu Yayu Haidar Fathurrahman Handaka, Asep Agus Harahap, Ulfah Azzahra Hariyana, Yolanda Putri Hartifiany Praisra Hendra Yusran Siry Herman Hamdani Heti Herawati Ibnu Faizal Iis Rostini Imam Musthofa Imam Musthofa Imam Musthofa Indallah, Nadwah Purnada Indarwati Aminuddin Indarwati Aminuddin Indarwati Aminuddin Ine Maulina Islamiyati, Dhea Iwang Gumilar Izza M Apriliani Izza M. Apriliani Izza Mahdiana Apriliani Junianto Junianto Juniar, Elza Dwi Kiki Haetami Lady Ayu Sri Wijayanti Lantun Paradhita Dewanti Lantun Paraditha Dewanthy Lucky Kusuma Yuda Ludfi Dwi Rahadian M. Sapari Dwi Hadian M. Wahyudin Lewaru Marya, Nenden Nur Asriyani Maziyya, Nur Mega Laksmini Syamsuddin Moch. Rudyansyah Ismail Mochamad Rudyansyah Ismail Mohamad Sapari Dwi Hadian Muh Rafli Andika Muh. Darwis Muhammad Darwis Mustika Merdeka Riyanti Mustika, Elviana Dian Nabilla Shabrina Nicholas V. C. Polunin Nirmalasari, Delinda Noir Primadona Purba Nurani Khoerunnisa Pasaribu, Buntora Pipit Fitriyani Praisra, Hartifiany Pramesti, Defta Ninggar Pringgo KDNY Putra Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Ratna N Kuswara Ratna N. Kuswara Ratna Ningsih Kuswara Rita Rostika Rusky Intan Pratama Saputra, Yudi Ardiansyah Saputri, Deby Aini Selvia Oktaviyani Setiawan Setiawan Siti Nurholisah Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Siti Yuyun Rahayu Fitri Sriati Simpati Sunarto S Surahmat, Reanita Juhaeriah Teguh Satrio Nugraha Tim S. Gray Trisari, Wahyuningdiah Ulfah Azzahra Harahap Ute Lies Siti Khadijah Vani Julia Wulandari Wabang, Imanuel Lamma Wahyudi, Uud Wulandari, Vani Julia Yafi Ibnu Sienna Yuniarti M.S.