Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi politik Angkatan Muda Ka’bah kepada pemilih pemula dalam Pemilu 2019 Sayuti, Aldimas Rakasi; Dewi, Susi Fitria; Hasrul, Hasrul; Rafni, Al
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 1 (2025): Eleventh Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i1.631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat komunikasi politik yang dilakukan oleh organisasi sayap Partai Persatuan Pembangunan yaitu Angkatan muda ka’bah dalam menggaet pemilih pemula pada kontestasi pemilu 2019 di Kota Padang. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Diharapkan penelitian ini akan menjelaskan secara komprehensif komunikasi politik dari berbagai organisasi partai politik terutamannya organisasi sayap partai. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Angkatan Muda Ka’bah melakukan komunikasi dengan berbagai bentuk dimulai dari Retorika, Agitasi, Public Relation Politik, Lobi Politk, Kampanye Politik, dan Media Massa. Salah satu bentuk komunikasi politik yang tidak dilakukan Angkatan Muda Ka’bah yaitu propaganda karena cenderung berbau manipulatif. Strategi Angkatan Muda Ka’bah menggunakan komunikasi massa dan gaya komunikasi pola menyeluruh.
Analisis penggunaan media sosial facebook oleh ibu rumah tangga dalam meningkatkan kondisi sosial ekonomi di desa Junita, Upik; Moeis, Isnarmi; Indrawadi, Junaidi; Dewi, Susi Fitria
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.692

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan media sosial Facebook di kalangan ibu rumah tangga di Desa Ulak Mengkudu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana penggunaan media sosial Facebook di kalangan Ibu Rumah Tangga dan bagaimana dampaknya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 17 orang, yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kepala rumah tangga di Desa Ulak Mengkudu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu rumah tangga di Desa Ulak Mengkudu cenderung memanfaatkan waktu luang mereka untuk menggunakan facebook, dengan durasi penggunaan sekitar 3 hingga 4 jam sehari, umumnya aktivitas dilakukan pada malam hari. Penggunaan Facebook ini tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga untuk menjaga komunikasi dengan keluarga dan kerabat yang tinggal jauh. Selain itu, facebook digunakan untuk memperluas wawasan, menjalin relasi sosial, serta mendukung usaha rumahan. Dari 59 ibu rumah tangga yang menggunakan facebook, terdapat 10 orang yang aktif menggunakan facebook sebagai sarana promosi usaha mereka, yang berperan dalam peningkatan pendapatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa facebook memiliki potensi yang penting utuk medukug pemberdayaan ekonomi keluarga, terutama di wilayah pedesaan.
Upaya sekolah dalam mencegah bullying melalui program anti-perundungan Rivad, Muhammad; Muchtar, Henni; Fatmariza, Fatmariza; Dewi, Susi Fitria
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.717

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya sekolah dalam mencegah terjadinya bullying, baik itu bullying verbal, fisik, dan terbaru yaitu cyber bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam mencegah bullying diantaranya Program anti perundungan dan Pembentukan tim TPPK Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan penelitian ini ditentukan dengan cara purposive sampling yaitu kepala sekolah, wakil kesiswaan, komite, pengawas, guru, satpam, peserta didik dan orang tua peserta didik. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi dari implementasi upaya sekolah dalam mencegah bullying hingga dibuatnya suatu program anti perundungan yang kemudian diperkuat dengan adanya tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, penerapan program ini juga memiliki faktor penghambat diantaranya faktor internal sebagian berasal dari dalam diri murid itu sendiri, dan faktor eksternal seperti lingkungan keluarga dan teman sebaya. Program ini telah memberikan dampak yang cukup signifikan pada peserta didik, baik pelaku, korban dan peserta didik lainnya dalam hal meningkatkan empati, menghormati perbedaan, menciptakan lingkungan belajar yang aman, serta membangun suasana kondusif untuk berinteraksi sosial di sekolah.
Pengaruh media sosial instagram terhadap pembentukan preferensi politik mahasiswa pemilih pemula pada Pilpres 2024 Pratama Putra, Dava; Rafni, Al; Dewi, Susi Fitria; Tiara, Monica
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial Instagram terhadap preferensi politik pemilih pemula pada Pemilihan Presiden 2024, dengan fokus pada mahasiswa ISP UNP TM 2023 sebagai responden. Pemilih pemula merupakan kelompok strategis dalam demokrasi karena jumlahnya yang signifikan dan potensinya dalam membentuk arah politik bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan Instagram dengan pembentukan preferensi politik pemilih pemula. Nilai signifikansi sebesar 0,001 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05, serta persamaan regresi Y = 11,321 + 0,492X menunjukkan hubungan positif antara kedua variabel. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan Instagram, maka semakin besar pengaruhnya terhadap preferensi politik pemilih pemula. Instagram berperan sebagai sumber informasi politik yang cepat dan interaktif, serta mampu membentuk persepsi dan sikap politik mahasiswa. Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya bahwa media sosial, khususnya Instagram, menjadi salah satu alat penting dalam membentuk preferensi politik generasi muda. Oleh karena itu, literasi digital dan politik menjadi kunci penting dalam menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan demokratis.
Makna tradisi ba-alua pada proses pertunangan Oftayanti, Nala; Dewi, Susi Fitria; Indrawadi, Junaidi; Purnama, Tetti Eka
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 2 (2025): Twelfth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i2.736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami makna tradisi ba alua pada prosesi pertunangan di Nagari Mahat. Permasalahan dalam penelitian ini muncul ketika berdasarkan data usia terlihat bahwa semakin kebawah rentang usia, semakin sedikit jumlah tokoh yang dapat menggantikan peran dalam tradisi ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah tokoh masyarakat yang terdiri dari tokoh adat, bundo kanduang, dan tokoh pemuda yang dipilih berdasarkan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pelaksanaan tradisi ba alua pada prosesi pertunangan di Nagari Mahat adalah interaksi yang interaktif, terlihat dalam tujuh tahapan tradisi ba alua. Tujuh tahapan dalam tradisi ba alua yaitu, pertama pihak laki-laki datang kerumah pihak perempuan, kedua penyerahan kompia siriah, ketiga penyajian snack dan nasi bajamba, keempat pidato sirih, kelima ma uluan tando, keenam berdoa, dan ketujuh tahapan mintak turun. Tradisi ba alua pada prosesi pertunangan mengandung tiga makna, yaitu makna penghormatan, kerendahan hati, serta ketelitian dan kecermatan.
MOTIVASI ANAK KELUARGA MISKIN UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN Beska, Prima Indrata; Montessori, Maria; Moeis, Isnarmi; Dewi, Susi Fitria
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 5 No 1 (2025): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v5i1.166

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis motivasi anak pada keluarga miskin mengikuti pendidikan, faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi anak pada keluarga miskin mengikuti pendidikan, dan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi anak pada keluarga miskin mengikuti pendidikan. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai informan yang terdiri dari Wali Nagari dan Sekretaris Nagari Koto XI Tarusan, Wali Kampung Rawang Nanggalo, orang tua peserta didik, peserta didik dan Kepala Sekolah SMPN 1 Tarusan serta Kepala Sekolah MTSN 4 Pesisir Selatan. Observasi dilakukan selama lebih kurang 2 bulan. Hasil penelitian menunjukkan motivasi anak pada keluarga miskin untuk mengikuti pendidikan ada yang memiliki motivasi tinggi dan berprestasi di sekolah serta ada yang memilih membantu ekonomi keluarga dan akhirnya putus sekolah. Faktor-faktor penyebab rendahnya motivasi anak keluarga miskin untuk mengikuti pendidikan meliputi faktor internal yaitu adanya sebagian anak yang pasrah dengan keadaan ekonomi dan akhirnya tidak memiliki motivasi untuk mengikuti pendidikan. Faktor eksternal yaitu, keadaan keluarga, keadaan lingkungan sosial dan keadaan ekonomi. Upaya meningkatkan motivasi anak keluarga miskin mengikuti pendidikan adalah melalui program pemberdayaan masyarakat, program Kartu Indonesia Pintar, memberi penyuluhan akan pentingnya pendidikan dan memberikan beasiswa prestasi.
The Forbidden Forest Myth as a Social and Ecological Asset in the Kajang Community Dewi, Susi Fitria; Yulika, Febri; Wirdanengsih, Wirdanengsih; Maijar, Andri; Sulistijaningtijas, Erlina Pantja; Sakti, Reza Ginandha
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v13i3.1456

Abstract

The construction of the forbidden forest myth within the Kajang indigenous community of South Sulawesi, Indonesia, transcends mere social practice, serving as a potential asset in natural resource management rooted in local wisdom—a crucial aspect that remains underexplored in existing literature. This study aims to address this research gap by elucidating the characteristics, factors, and implications of the forbidden forest myth’s construction as a valuable resource in ecologically-based natural resource management. Employing a qualitative descriptive case study approach, this study reveals three significant findings. Firstly, the forbidden forest myth constructed by the Kajang indigenous people has evolved into a social institution governing the management and utilization of natural resources. Secondly, the myth’s influence permeates virtually all aspects of Kajang’s indigenous life. Thirdly, the construction of this myth has fostered a proactive attitude towards natural resource management and utilization within the Kajang community. This study also recommends comparative analyses of values, norms, and local wisdom across various indigenous communities in the context of natural resource management practices.
Social Resilience of Farmers After the Construction of the Padang-Pekanbaru Toll Road (Study of Sungai Buluah Barat Village, Padang Pariaman District) Putra, Tommy Pratama; Dewi, Susi Fitria
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i1.6778

Abstract

This study stems from shared concerns regarding the issues arising from the construction of the Padang-Pekanbaru toll road in Nagari Sungai Buluah Barat. The construction of the Padang-Pekanbaru toll road has left problems for tenant farmers in the study area. The loss of livelihoods and the conversion of agricultural land have forced tenant farmers to develop social resilience in order to overcome the shocks they faced following the toll road development. The aim of this study is to examine the social resilience efforts of tenant farmers after the construction of the Padang-Pekanbaru toll road, as well as the challenges they face in developing social resilience. This is a qualitative study using a phenomenological approach, conducted in Nagari Sungai Buluah Barat, Padang Pariaman Regency. The informants in this study include the village head (wali nagari), the village secretary, the head of community welfare affairs, the hamlet head (wali korong), community leaders, and tenant farmers. Data collection techniques used in this study include observation, interviews, and document studies. Data processing was carried out using source triangulation techniques, which enabled the researcher to obtain more accurate information.
An Analysis of the Implementation of Good Governance Principles in the Management of Village-Owned Enterprises (BUMDes): A Case Study in Sabungan Village, Sipahutar District, North Tapanuli Regency Elma Lastiarma; Susi Fitria Dewi; Al Rafni; Junaidi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i2.6457

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Good Governance principles in the management of the Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Sabungan Village. The implementation of Good Governance is assessed through five sub-indicators: (1) Transparency, (2) Accountability, (3) Community Participation, (4) Efficiency and Effectiveness, and (5) Rule of Law.The research uses a Mixed Method approach with a Sequential Explanatory Design (quantitative followed by qualitative explanation). The study involved 92 respondents for the questionnaire and 13 informants selected through purposive sampling. Data collection techniques included questionnaires, interviews, and documentation. The validity of quantitative data was tested using validity and reliability tests, while qualitative data was validated using source triangulation. The quantitative findings indicate a high level of implementation of Good Governance principles in the management of BUMDes in Sabungan Village. The most strongly implemented principle was Accountability, with a percentage of 22.65% and 36.96% of respondents agreeing. In contrast, the lowest was Community Participation, with 18.05% and 28.70% agreement. The qualitative results revealed several challenges and strategies. The challenges include:(1) Limited capital in the management of BUMDes Martabe in Sabungan Village and its implications for business development,(2) Lack of public understanding of regulations in the use of BUMDes Martabe facilities, and(3) Non-compliance of some community members in repaying loans to BUMDes, reflecting low awareness levels. The proposed strategies to enhance the effectiveness and sustainability of locally-based BUMDes are:(1) Strengthening capital through deliberation and collective approaches,(2) Efforts to create transparent and equitable governance, and(3) Improving loan repayment compliance through the integration of local wisdom in BUMDes management, such as incorporating local values in various social and economic aspects. In this context, Batak social systems are emphasized, including:(1) Marsidapari (mutual cooperation in BUMDes management),(2) Marsipature Hutanabe (building the hometown together), and (3) Dalihan Na Tolu (a harmonious social structure).
Negotiating Tradition: The Role of the Uma in the Kinship Structure of the Mentawai People in Pasakiat Taileleu Melania; Maria Montessori; Isnarmi; Susi Fitria Dewi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i1.6503

Abstract

This research aims to analyze the existence of uma in the community kinship system in Taileleu, describe the taileleu community's response to the existence of uma in culture for daily life, identify the effo rts of the younger generation to preserve uma in Mentawai culture. The method used in this research is qualitative. Informants in this study amounted to 20 people who were selected by porposive sampling. Data collection techniques are observation, interview and documentation study. The data validity test uses the source triangulation method. The results showed that the existence of uma in the kinship of the taileleu community can be seen from the spiritual function that each side of the uma has a spirit, 1. Orat, 2. bakkat katcaila, 3. Ngong, 4. Abu, 5. Baibajat, 6. Salipak, 7. Tuddukat. Social function 1. To gather in planning a traditional party, 2. As a place to live for some family members, especially the rimata or elders, 3. As a means of traditional parties. Uma as a place to store food such as taro, bananas, sago, and the results of hunted pigs and the results of traditional parties that are salted. In the taileleu community's response to the existence of uma in Mentawai culture for daily life, 1. Uma is still needed, 2. Uma needs to be preserved, 3. Local government attention is needed in preserving uma. Efforts to involve the younger generation to preserve uma in Mentawai culture, 1. Participate in repairing uma that have been deer.
Co-Authors Afdol Tasmara Afdol Tasmara Afifa Rifki, Aufi Afiko, Dinang Ahbal, Syahdina Akmal, Eko Al Rafni Aldri Frinaldi Alvin Gumelar Hanevi Andes Hulfareza Andri Maijar Andriani Andriani Angraini, Nosy Mutia Arieska Dwi Asmil Arisman Trisno Audia, Yevi Ayla Fandhini Azwar Ananda Balok, Servasius Beska, Prima Indrata Brilliany Dwi Mitry Debi Lizarman Deby Andrila Delmira Syafrini Deno Arifianto Dimaz Oktama Andriyendi Dwi Fitri Rima Yoli Ega Dwi Sandrika Eka Vidya Putra Elma Lastiarma Erianjoni Erianjoni Erlina Pantja Sulistijaningtijas Ersya, Muhammad Prima Ersya, Muhammad Prima Fadli Ilham Fadli Nofratama Fatmariza Fatmariza Fatmariza Febri Yulika Fitri, Aida Gebri Jasman Gustiva Yelviani Hafizhah Hamim Nasution Hanika Gusti Sani Hanuzral, Muhammad Hasibuan, Huwaida Afra Hasrul Hasrul, Hasrul Hasrul Piliang Henni Muchtar Hidayah, Yayuk Hikma Damayanti Hutabarat, Wildan Yusran Ideal Putra Ifijalia Nofila Indah Rahayu Putri Indrawadi, Junaidi Irfan Saputra Irwan Hamdi Irwan Hamdi Irwan Irwan Irwan Irwan Isnarmi Isnarmi Moeis Jandrea Putri, Yunda Jelly Jelly Joni, Erian Julio, Axnes Junaidi Junaidi Junita, Upik Khairani Khairani Khairani Khairani Lely Suryani Nasution Lisa Suhaimar Lisna Waty Ritonga Luthfi, Zaky Farid M. Yusuf Siregar Mardhatillah, Ummi Maria Montessori Marlina, Tika Indra Melania Mesy Maisara Milleniya, Lola Fitri Monda Resta, Nova Monica Tiara Muhammad Ramez Mutia Afwinda Mutia Eka Masputri Mutia Shandy Nada Elva Susanti Nasution, Hafizhah Hamim Nazhifah, Suci Naurah Ningsih, Wella Ayu Nora. AN, Desri Nosy Mutia Angraini Nurjannah Nurjannah Nurman Nurman Nurman S Nurman S Nursaid, Imral Ofianto, Ofianto Oftayanti, Nala Oktaviani, Revi Paluvi, Mutiara Gita Pohan, Mukmin Pratama Putra, Dava Purnama, Tetti Eka Putra, Tommy Pratama Putri Novita Sari Putri Yanti, Putri Putri, Nadia Dwi Rahman, Khawarizmi Rahmat, Afdhalur Rahmi Fauzia Ramadhani, Riska Putri Recy Harviani Zurwanty Restu Diannisa Restu Syahputra Sinaga Rika Febriani Riri Trinanda Ririn Oktavia Rivad, Muhammad Rizka Morina Rozani, Devi Sakti, Reza Ginandha Salsabila Salsabila Sandra, Jerli Novia Santia, Windi Saputri, Rahmawati Sari, Yesi Fitria Sayuti, Aldimas Rakasi Sihombing, Radot Maruli T Siska Pratama Siti Rahmi Sonia Fantika Suri Sri Bunga Oktavia SRI RAHAYU Sri Rahayu Suhono Suhono, Suhono Suryanef Suryanef Susi Karmila Susilo, Riky Pratama Syafri Anwar Syamsuddin Anas Tama, Deva Alfian Tiara, Monica Tristiadina, Arini Ulpa, Fadilla utami, anis Wirdanengsih, Wirdanengsih Yessica Pratama Naibaho Yetty Oktayanty Yudiana Nofriani Yulia Almira Yulista, Maghfira Yuni Kartika, Yuni Yunita Rozalinda Yurni Suasti Yusnanik Bakhtiar Zahara, Nurul Husna Zatalini, Rinia Zhalsa Oktavilia