Masa pubertas merupakan periode perkembangan penting dalam kehidupan seorang anak, ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Permasalahan yang paling utama adalah rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Dengan adanya persoalan kesehatan reproduksi tersebut, maka pemberian informasi, layanan dan pendidikan kesehatan reproduksi menjadi sangat penting. Permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi karena kurangnya informasi dan pemahaman. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui adakah Pengaruh Pemberian Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Untuk Mempersiapkan Masa Pubertas Pada Anak di SD Negeri 2 Gunung Tiga Lampung Timur Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperiment one group Pre-test – Post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas V dan VI yang berjumlah 45 orang, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang Masa pubertas, dianalisis menggunakan uji statistik paired T-Test karena data berdistribusi normal. Hasil penelitian di dapatkan rata-rata sebelum pemberian edukasi minimum 27, maximum 43 mean 34.53 dan std deviation 3.935 dan Sesudah pemberian edukasi minimum 36, maximum 51 mean 41.44 dan std deviation 3.159. Uji statistik menunjukan p-value 0,000 <0.05 yang berarti ada pengaruh pemberian edukasi kesehatan terhadap pengetahuan. Saran untuk Sd Negeri 2 Gunung Tiga diharapkan dapat menjadikan media leafleat sebagai edukasi rutin di sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan mempersiapkan masa pubertas.