Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Guru dalam Meningkatkan Karakter Kedisiplinan Anak Usia Dini di KB Baiturrohiem dengan Metode Kualitatf Deskriptif Kurniati, Iim; Yuminar Priyanti, Nina; Yuntina, Lily
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 12 (2024): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah sebuah proses dimana individu mendapatkan pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan pemahaman yang diperlukan untuk perkembangan baik secara pribadi maupun sosial di dalam masyarakat. Ini adalah suatu perjalanan yang memungkinkan individu untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, serta memberikan kontribusi signifikan bagi lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran penting guru dalam meningkatkan pendidikan karakter pada anak usia dini. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini menyajikan beberapa aspek yang mempengaruhi peran guru, termasuk metode pembelajaran yang digunakan, pengembangan kurikulum, serta hubungan interpersonal antara guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran guru dalam karakter kedisiplinan dan memberikan panduan bagi pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan dalam memperkuat pendidikan karakter pada anak usia dini dimasa yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, simpulan umum dari penelitian ini adalah guru memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan pendidikan karakter yang ditinjau pada kedisiplinan anak di KB. Baiturrohiem, guru dapat menjadi teladan dalam kedisiplinan dengan menunjukkan sikap yang konsisten, teratur, dan bertanggung jawab kepada anak-anak, guru membantu anak-anak memahami dan mengikuti kegiatan rutinitas harian, melalui bimbingan yang lembut dan positif, guru bekerja sama dengan orang tua untuk menciptakan konsistensi dalam pengajaran kedisiplinan disekolah dan di rumah.
Analisis Kemampuan Kerjasama melalui Permainan Angklung pada Kelompok B di PAUD Nurul Yaqin Qomariyyah, Rafika Nur; Yuntina, Lily; Anggraeni, Rita Intan
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kerjasama anak usia dini melalui kegiatan bermain angklung pada kelompok B di PAUD Nurul Yaqin, Jakarta Timur. Fokus penelitian terletak pada bagaimana permainan angklung sebagai media pembelajaran dapat membangun kemampuan sosial anak, khususnya dalam aspek kerjasama, empati, dan rasa tanggung jawab. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung pada kegiatan bermain, wawancara mendalam dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan belajar. Subjek penelitian terdiri dari anak-anak kelompok B yang berusia 5-6 tahun, guru pendamping, dan pihak manajemen sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain angklung memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan kerjasama anak. Dalam proses bermain, anak-anak belajar untuk saling mendengarkan, menunggu giliran, dan menyesuaikan tempo permainan agar menghasilkan nada yang harmonis. Hal ini melatih anak untuk bekerja secara kompak, mengembangkan empati terhadap teman, serta bertanggung jawab atas peran masing-masing. Selain itu, permainan angklung juga menanamkan nilai-nilai budaya lokal, memperkuat rasa cinta terhadap seni tradisional, dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Dengan demikian, permainan angklung dapat dijadikan metode pembelajaran alternatif yang efektif dalam mendukung perkembangan keterampilan sosial dan karakter anak sejak usia dini.
Penerapan Metode Eksperimen Sederhana Untuk Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Anak Usia Dini Pada Kelompok A Widiastuti, Euis; Yuntina, Lily; Hatiningsih, Nuligar
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini (In Press)
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2461

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya rasa ingin tahu  anak kelompok A di TK Sahabat Bekasi. Beberapa penyebabnya antara lain: teacher center, kurangnya stimulus dan kepercayaan diri rendah. Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan rasa ingn tahu anak melalui penerapan metode eksperimen sederhana. Subjek penelitian terdiri dari 4 laki-laki dan 6 perempuan. Pendekatan yang digunakan adalah study kasus kualitatif. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen berdampak positif untuk meningkatkan rasa ingin tahu anak dengan capaian perkembangan 8 anak Berkembang Sangat Baik dan 2 anak Berkembang Sesuai Harapan. Anak menjadi lebih aktif bertanya, fokus dalam pembelajaran, eksploratif, serta aktif berdiskusi dengan teman. Dengan demikian, penerapan metode eksperimen sederhana dapat dijadikan metode pembelajaran yang menyenangkan dan membangun kemampuan kognitif, motorik dan bahasa anak usia dini.
Penerapan Metode Self -Regulation untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Emosi Anak pada Kelompok 4-5 Tahun di TK Cor Jesu Marsudirini Matraman Kristi Julita Sipayung, Santa; Yuntina, Lily; Suhardjo, Sudi
INTELEKTIUM Vol 6 No 2 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i2.2121

Abstract

This qualitative case study aims to describe the application of self-regulation methods to improve the emotional management skills of 4-5-year-old children at Cor Jesu Marsudirini Kindergarten, Matraman. The subjects were three children in Group A who exhibited difficulty controlling their emotions. Data were collected through observation, interviews, and documentation, analyzed using the Miles & Huberman model (reduction, presentation, verification) and source triangulation. The results showed that before the intervention, children easily cried, became angry, or withdrew when losing in games. After implementing strategies such as deep breathing, verbal reinforcement, simple reflection, teacher modeling, storytelling, and role-playing, children were able to express their feelings verbally, calmed themselves more quickly, and were no longer dependent on rewards or winning. The self-regulation method has proven effective in helping early childhood teachers stimulate children's emotional skills from an early age.
Peningkatan Konsentrasi Belajar Anak melalui Kegiatan Bermain Bowling Mini pada Kelompok Tk A Di Tk Islam Annida Cikarang Selatan Sifaturrohman, Siti; Yuntina, Lily; Suhardjo, Sudi
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.1689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini melalui kegiatan bermain Bowling Mini pada kelompok TK A di TK Islam Annida Cikarang Selatan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahap: perencanaan, tindakan observasi, dan refleksi. Sujek penelitian berjumlah 15 anak. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan rata-rata pencapaian konsentrasi dari pra-siklus sebesar 55,6% menjadi 71% pada siklus I, dan 89,6% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa permainan Bowling Mini efektif sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini secara signifikan.
Penerapan Permainan Simpai dalam Upaya Peningkatan Kecerdasan Kinestetik Kelompok B di PAUDQU Al-Muáwanah Bekasi Sumartini, Sumartini; Kasih, Delina; Yuntina, Lily
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana permainan simpai dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik anak-anak di Kelompok B PAUDQU Al Muáwanah, Bekasi. Kecerdasan kinestetik adalah aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang melibatkan kemampuan fisik dan koordinasi motorik. Metode deskriptif-kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan analisis data. Penelitian melibatkan 10 anak kelas B sebagai subjek, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi aktivitas anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan simpai secara signifikan meningkatkan kecerdasan kinestetik anak-anak, termasuk kemampuan motorik kasar, koordinasi, dan keterampilan fisik lainnya. Permainan simpai juga meningkatkan kerjasama, disiplin, dan rasa percaya diri. Guru melaporkan bahwa anak-anak lebih antusias dan termotivasi untuk belajar melalui pendekatan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan simpai adalah metode efektif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik dan merekomendasikan integrasi permainan fisik dalam kurikulum pendidikan anak usia dini.
Improving Gross Motor Skills Through Playing Jump Rope in Early Childhood at Ar Rahma Kindergarten Mahmudah, Elis; Kurniawaty, Lia; Yuntina, Lily
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gross motor skills involve body movements that are important for early childhood development. Early childhood education institutions play a role in providing services that suit children's needs. Research on gross motor skills was conducted on children aged 5-6 years at ARRAHMA, focusing on the jumping rope game activity. The research method used is classroom action research. This research involved two cycles and 10 meetings with 10 children. Data was collected through interviews and observations. The research results show that jumping rope activities can improve gross motor skills, as evidenced by the percentage increase in each cycle. In cycle I, there was an increase of 10%, while in cycle II, there was excellent development of 80%. Based on these results, it can be concluded that the rope jumping activity effectively improves gross motor skills in children aged 5-6 years at ARRAHMA.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK B DI TK CITRA ANAK BANGSA BEKASI Laurens, Elvinzie Alvianore Etore; Yuntina, Lily; Mulyanti, Fitrah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alat permainan edukasi dalam pembelajaran tema pekerjaan di TK Citra Anak Bangsa Bekasi. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas berdasarkan model Kemmis dan Taggart, yang meliputi Prasiklus, Siklus I, dan Siklus II. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui praktik lapangan, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa TK Citra Anak Bangsa Bekasi, dengan subjek penelitian kelompok B yang terdiri dari 10 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prasiklus, hanya 36.5% siswa yang mulai berkembang. Pada siklus I, 64% siswa berkembang sesuai harapan, dan setelah siklus II, 80.5% siswa berkembang dengan sangat baik.
Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Pembelajaran Berdiferensiasi Di Kelompok A SPS Negeri Bale Bermain Abdi Praja Sahlia, Siti; Yuntina, Lily; Rahayu, Wening
INTELEKTIUM Vol 6 No 2 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i2.2096

Abstract

This study aims to find out how efforts to increase the development of creativity in children in group A through Differentiated Learning Activities and to find out whether Differentiated Learning can develop creativity in children in group A. The research method used in this article is using the Classroom Action Research model. The subjects of this study are 15 children aged 4-5 years. In the research process, research instruments are used. Namely observation and documentation. The subject of this study is SPSN Bale Playing Abdi Praja Group A students with a total of 15 children consisting of 9 boys and 6 girls. The results of the study show that this is shown by an increase in the development of children's creativity from pre-action or pre-cycle, which is 50.3%, increased in Cycle I to 69.66%, and in Cycle II it increased again to 83%. Based on these results, the action study of this class with two cycles was considered successful.
Pengaruh Metode Experiential Learning terhadap Kemandirian Anak Usia 4-6 Tahun Aminah, Siti; Yuntina, Lily; Anggraeni, Rita Intan
INTELEKTIUM Vol 6 No 2 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i2.2107

Abstract

Children’s independence is a crucial aspect in supporting successful learning, yet many early childhood students still show a high level of dependence on others in carrying out daily activities. This study aims to examine the effect of the experiential learning method on children’s independence at TK Sekolah Alam Bekasi. Experiential learning emphasizes direct involvement through concrete experiences, reflection, conceptualization, and active experimentation, which are expected to enhance independence. This research employed a quantitative associative approach by distributing questionnaires to 45 respondents, and the data were analyzed using simple linear regression. The findings revealed a significant effect of experiential learning on children’s independence, with a significance value of 0.001 and an R² of 0.456, indicating that this method contributes 45.6% to the development of independence, while the remaining 54.4% is influenced by other factors. In conclusion, experiential learning is proven effective in fostering independence by improving self-confidence, responsibility, and decision-making skills.