Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Juke

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketertarikan Mahasiswa Kuliah Dalam Kelas Besar Rika Lisiswanti; Oktadoni Saputra
JUKE Unila Vol 5, No 9 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.108 KB)

Abstract

Kuliah masih merupakan salah satu strategi pembelajaran yang tidak bisa dihilangkan. Dengan adanya kuliah mahasiswa bisa mendapatkan pengetahuan dari ahlinya walaupun kurikulum yang digunakan adalah kurikulum Problem-Based Learning (PBL). Akhir-akhir ini banyak keluhan karena motivasi mahasiswa kuliah menurun. Ada banyak faktor yang mempengaruhi mahasiswa untuk kuliah atau mengikuti perkuliahan. Faktor tersebut di antaranya adalah metode PBL yang mendukung mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan Self-Directed Learning (SDL) sehingga mahasiswa terbiasa mandiri. Kemudian keterampilan dosen dalam mengajar, mengaktifkan, dan memotivasi mahasiswa. Faktor lainnya adalah motivasi mahasiswa yang rendah, gaya belajar yang tidak sesuai, dan lingkungan belajar yang tidak mendukung. Simpulan, Untuk meningkatkan ketertarikan mahasiswa bisa dilakukan dengan mengembangkan strategi mengajar di dalam kelas. [JuKe Unila 2015; 5(9):115-118]
THE BENEFIT AND WEAKNESS OF ORAL EXAMINATION IN MEDICAL EDUCATION Rika Lisiswanti
JUKE Unila Vol 4, No 8 (2014)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.417 KB)

Abstract

Oral examination was abandoned because a lot of low validity and reliability by many countries around the world who are applying these methods to assess student competency. In Indonesia, there are still many faculty who apply this method in both the stage assessment undergraduate and clinical rotation phase. In this article, we will discuss the existence of an oral examination in medical education. More emphasize at the validity and reliability of oral examination so that it can be accepted as a method that is believed to assess the ability of students in medical education.  Experts of medical education have conducted a study by modifying the traditional oral examination to be more valid and realeabel, example: structured oral examination. Oral examination can still be used as a method of the assessment in medical education and it’s  depends on the policy of institution [JuKe Unila 2014; 4(8):233-239]
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pembelajaran Keterampilan Klinik di Institusi Pendidikan Kedokteran Oktadoni Saputra; Rika Lisiswanti
JUKE Unila Vol 5, No 9 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.157 KB)

Abstract

Keterampilan klinik merupakan komponen penting dalam pendidikan kedokteran. Pembelajaran keterampilan klinik saat ini sudah mengalami pergeseran dan sudah dimulai dari tahap pre-klinik pada setting khusus yang dikenal sebagai skills-lab. Namun demikian, pembelajaran keterampilan klinik pada setting skills-lab ini mempunyai beberapa kelemahan yaitu membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang banyak serta biaya yang cukup mahal. Simpulan, ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran keterampilan klinik di skills-lab tersebut, diantaranya adalah konten materi, metode penyampaian, peserta, instruktur, peralatan serta lingkungan pembelajarannya. Kesemua faktor tersebut harus berjalan dengan baik agar proses pembelajaran keterampilan klinik tersebut bisa mencapai tujuannya. [JuKe Unila 2015; 5(9):104-109]