Claim Missing Document
Check
Articles

Kebijakan Ketahanan Pangan Di Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2019-2021 Anwar, Syaiful; Saeri, M.; Marta, Auradian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9756

Abstract

Kabupaten Rokan Hilir yang memiliki areal persawahan dan tanah yang begitu luas serta subur, sangat berpotensi untuk menjadi Kabupaten penghasil beras. Akan tetapi permasalahan selama ini adalah Kebijakan yang diambil oleh Pemerintahan Kabupaten Rokan Hilir minim sekali terkait dengan peraturan pembatasan fungsi alih lahan di Rokan Hilir. Sehingga banyak masyarakat mengalihkan lahan padi mereka ke lahan yang lain seperti lahan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Kebijakan Ketahanan Pangan di Kabupaten Rokan Hilir dan Hambatan-hambatan dalam Pelaksanaan Kebijakan Ketahanan Pangan di Kabupaten Rokan Hilir. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi yang dilakukan pemerintah mengenai perlidungan lahan pertanian berkelanjutan belum maksimal karena masih terjadinya alih fungsi lahan pertanian padi di Rokan Hilir. Sumber daya yang belum mendukung, disposisi dan struktur birokrasi yang belum berjalan. Faktor penghambat dalam kebijakan ketahanan pangan adalah Banyaknya Kepentingan yang ada dalam kebijakan ketahanan pangan. Azas manfaat yang terjadi adalah kebijakan ketahanan pangan hanya mementingkan kelompok tertentu. Budaya yang berakibat pada perubahan sikap masyarakat, yang lebih mementingkan permasalahan ekonomi. Aparat pelaksana yakni pemerintah yang diwakili Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Rokan Hilir telah melakukan tugasnya dengan baik, akan tetapi kendala yang terjadi adalah masyarakat lebih mementingkan efesiensi dan cendrung tidak memperhatikan dampak dari alih fungsi lahan tersebut. Anggaran yang tersedia pada dasarnya belum mencukupi untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Rokan Hilir.
Evaluasi Kebijakan Tata Niaga Kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2019-2022 Sari, Reskika; Marta, Auradian; Zulkaranaini, Zulkaranaini
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang evaluasi kebijakan tata niaga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir dan faktor penghambat dari evaluasi kebijakan berdasarkan tujuan dari Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Tata Niaga Kelapa. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan dari William Dunn. Hasil dari penelitian ini mengatakan Evaluasi kebijakan tata niaga kelapa di Kabupaten Inhil hingga saat ini belum berjalan dengan optimal hal ini ditandai dengan tidak ada nya perkembang dalam kurun beberapa tahun terakhir sejak dikeluarkannya peraturan daerah tata niaga kelapa tersebut. Faktor penghambat dalam evaluasi kebijkan tata niaga kelapa di Kabupaten Inhil yaitu pertama sumber daya manusia, kedua infrastruktur, dan ketiga anggaran.
Implementasi Kebijakan Redistribusi Tanah Di Kabupaten Indragiri Hulu Sianipar, Robinson; Marta, Auradian; Wahyudi, Heri
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i1.7119

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan redistribusi tanah di Kabupaten Indragiri Hulu dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan redistribusi tanah di Indragiri Hulu di Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida dan Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif atau naturalistik karena dilakukan pada kondisi yang alamiah karena penelitian ini mengeksplor deskripsi dampak dari implementasi kebijakan redistribusi tanah di Kabupaten Indragiri Hulu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan redistribusi tanah di Kabupaten Indragiri Hulu sudah terimplementasi dengan baik, akan tetapi perlunya evaluasi dalam siklus kinerja yang meliputi komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi agar pelaksanaan redistribusi tanah teklaksana secara optimal dan efesien sesuai dengan arahan Perpres No. 62 Tahun 2023 Tentang Percepatan Reforma Agraria hasil penyempurnaan dari Perpres No. 86 Tahun 2018 Tentang Reforma Agraria sehingga pada tahapan lanjut dari kegiatan redistribusi tanah tersebut memberikan dampak positif dan efektif sehingga banyaknya kelompok tani dan UMKM yang tersingkronisasi dengan program pemerintah daerah yang menjadikan nilai tambah pada prospek usahanya melalui PTM. Selain itu juga terimplementasinya target sasaran dari Perpres No. 62 Tahun 2023 Tentang Percepatan Reforma Agraria yang meliputi: (a) mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah dalam rangka menciptakan keadilan, (b) menangani Sengketa dan Konflik Agraria, (c) menciptakan sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang berbasis agraria melalui pengaturan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, (d) menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi kemiskinan, (e) memperbaiki akses masyarakat kepada sumber ekonomi, (f) meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan, (g) memperbaiki dan menjaga kualitas lingkungan hidup.
The quintuple helix innovation model: a pathway to sustainable development in marginalized rural communities Marta, Auradian; Febrina, Rury; Asrida, Wan; Amin, Raja Muhammad; MS, Zulfa Harirah.
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 14 No. 3 (2024): (December 2024)
Publisher : Department of Government Studies, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/ojip.v14i3.15688

Abstract

This research is based on the empirical fact that there is an increase in the status of villages from the majority of Underdeveloped and Very Underdeveloped Villages in 2022 to Developed Villages in 2023. This research focuses on discussing the development of very underdeveloped villages in Kampar Regency in the perspective of the quintuple helix, with the characteristics of wetland areas and conservation areas that have their own challenges in village development. This research is included in the qualitative approach with the type of phenomenology. The results of this study are based on the quintuple helix model which shows the cooperation of 5 (five) important actors, namely the state (government), private sector, academics, media, and the community as well as support from the natural environment in the village. Quintuple Helix, in this study, visualizes collective interaction and knowledge exchange through five subsystems (helix): (1) the education system, (2) the economic system, (3) the natural environment, (4) the media and culture-based society (as well as civil society), (5) and the political system. It can be concluded that the quintuple helix framework in this study has involved many of the previously mentioned actors but has not provided a significant impact on village development, especially villages that were previously very underdeveloped in Kampar Kiri Hulu District, Kampar Regency.
TATA KELOLA PEMERINTAHAN DALAM KEBIJAKAN JASA LAYANAN PARKIR DI KOTA PEKANBARU Desbanita, Irda; Muchid, Muchid; Marta, Auradian
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2434-2441

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan tata kelola jasa layanan parkir di Kota Pekanbaru yang belum terlaksana dengan baik. Naiknya tarif parkir mengakibatkan semakin meningkatnya juru parkir di berbagai titik di Kota Pekanbaru. Kemudian kenaikan ini juga mendapat penolakan dari masyarakat sebagai pengguna jasa layanan parkir. Kenaikan tarif ini juga tidak dibarengi dengan semakin baiknya pelayanan yang diberikan. Selain pelayanan dan kebocoran karcis, tidak lengkapnya atribut yang dipakai juru parkir juga menjadi masalah. Dengan semakin kompleksnya permasalahan parkir di atas, maka sangat diperlukan sinergitas atau kerja sama antara 3 domain penting yaitu antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan, sektor swasta sebagai penggerak ekonomi dan yang paling penting adalah masyarakat sebagai subjek dan obyek dari pemerintah dan swasta. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah Governance menurut Sedarmayanti dengan prinsip-prinsip dasar yaitu:  Demokratis, Adil, Rule of Law, Partisipatif, Kemitraan. Lokasi penelitian adalah di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan data visual. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa tata kelola pemerintahan dalam kebijakan jasa layanan parkir Kota Pekanbaru belum berjalan dengan baik. Hal ini dilihat dari belum terpenuhinya kelima prinsip yang harus ada dalam governance, yaitu demokratis, adil, rule of law, partisipatif, kemitraan. Serta adanya faktor pengahambat yang mempengaruhi tata kelola jasa layanan parkir di Kota Pekanbaru, seperti faktor kualitas sumber daya manusia, minimnya partisipatif masyarakat serta kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan UPT Perparkiran, serta faktor sarana dan prasarana yang kurang memadai.
EVALUASI PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 08 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH TAHUN 2023-2024 Wahyudi, Firma; Marta, Auradian
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 12: Edisi II Juli - Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Waste management has become a crucial environmental issue. Pekanbaru City records the highest waste generation in Riau Province, reaching 1,011.01 tons per day. This increase is driven by population growth and the low level of public awareness and participation. The Pekanbaru City Government has responded by issuing Regional Regulation No. 08 of 2014 on Waste Management. This study aims to evaluate the implementation of the waste management policy, covering the stages of collection, transportation, processing, and final disposal. The findings indicate that policy implementation remains suboptimal due to limited budgets, inadequate infrastructure, and low community participation, highlighting the need for policy evaluation. It is concluded that waste management in Pekanbaru still faces structural and technical barriers; therefore, policy review, enforcement of sanctions, and enhanced cross-sector collaboration are required to achieve effective and sustainable waste management. Keywords: waste management, public policy, evaluation
Dimensi Policy Network dalam Pengembangan Kawasan Minapolitan di Kecamatan XIII Koto Kampar, Provinsi Riau Lubis, Ema Fitri; Sujianto; Febri Yuliani; Auradian Marta
PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol. 11 No. 2 (2025): Publika : Jurnal Ilmu Administrasi Publik
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jiap.2025.23810

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Minapolitan area development policy in Koto Mesjid Village, XIII Koto Kampar, Riau Province, through a policy network approach. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, documentation, and questionnaires. The results show that the Minapolitan policy involves actors from various sectors: government, community, private sector, NGOs, and academics. This study uses Van Waarden's seven dimensions to examine policy networks, including: actors, which include individuals and groups with an interest in the policy-making process. The second indicator concerns the role of actors in the policy network. The third indicator, structure, examines the patterns of relationships between the actors involved. The fourth indicator, institutionalization, is assessed as the organizing institution or organization. The fifth indicator, rules of behavior, concerns the procedural and behavioral constraints on actors. The sixth indicator, power relations, is related to collaboration in actor interactions, and the seventh indicator, actor strategies, refers to the methods used to achieve goals. The findings show that even though a collaborative network has been formed, there are still obstacles in terms of unequal power distribution, a lack of cross-sectoral network institutionalization, and a low level of understanding of technical policy rules at the local level. This study concludes that in order to achieve the goals of integrated and sustainable Minapolitan area development, it is necessary to strengthen institutional synergy, increase the capacity of local actors, and restructure policy networks in an inclusive manner.
Co-Authors ', Isril ', Rahmadita ', Wazni - Afrizal Aandriannto " Abdul Aziz Syauqi Affan Sulaeman Affan Sulaeman Akbar Fadhli Akmal, Sirajuddin Ali Yusri Althoof Eka Putra Amanda, Calvin Annas Rizaldi Annisa Ratna Pertiwi Arsyi Adriansyah Sianturi Asta, Refaldo Astri Priyani Meiningrum Asyraf Rifardi Atikah Haura Awang Buana Azzahra Tiara Ramadhan Bakri, Jihan Aulia Balqis, Natasya Sabilla Balqis, Natasya Sabillah Baskoro Wicaksono, Baskoro Bayu Putra Bizikrillah, Wahyu Arif Budiarto, Agung Syarif Bunga Ramadhani Crisnova Genesia Purba Delra Maulida Risma Desbanita, Irda Desi Anggraini Desi Nova Yanti, Desi Nova Dinda Kamia Evkha Putri Dzaky Ummarah Elsa Prisanda Ema Fitri Lubis Exposto, Indy Maya Fakhrul, Muhammad Febri Yuliani Febrina Febrina Fella, Fella Fhisilmi Kaffah Fransio, Karldo Gianio Vergien, Gianio Ginting, Randi Malik Hadi Hadi Handoko, Tito Hari Wahyudi Harirah. MS, Zulfa Harry Helmy Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin HERI WAHYUDI Hery Suryadi Hery Suryadi Hsb, Aminah Rahmah Hsb, Siti Agustina Ibnu Mulkan Ichsan, Ali Muhamad Ilham Akbar Indah, Dini Permata Iqbal Miftakhul Mujtahid Irawan, Alfha Rizi Irawan, M. Alfa Rizi Ishak Ishak Ishak Ismandianto Isril Isril, Isril J, Gilang Ramadhani Jermsittiparsert, Kittisak Jose Onward Sidabutar Juwita Ade Putri Kartini " Kesumagiri, Heru Andhika KHAIRUL ANWAR Khairul Anwar Kusuma, Aditya Wafiq Dwi Leo Agustino Leo Agustino lestari, winda Lilian Sinta Ria Siagian Lusi Fitrianti M. Fatah Fuqaha, M. Fatah M. Saeri M. Tinov M.Y. Tiyas Tinov M.Y.Tiyas Tinov, M.Y.Tiyas Mahabah, Mohammad Arif Nur Malinda, Shella Margina Ferlan Maryuhembri " Maulana Zusma Meliyana, Etika Meris Essio Mento Mia Salmiati Mila Putika Jerni Moh. Maliki MS, Zulfa Harirah. Muchid Muhammad Amin, Raja Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Musa Thahir Mutiara Cahyani Putri Mutiara Rizkia N, Muhammad Iqbal Nabila Putri Elvina Nadia Marsanda Nanda Maulina Natasha, Elisabeth Michelle Levine Nazelia, Marsella Nindya Septi Destari Nora Saulina Novriza Awwalin Nisa Nugroho, Wahyu Nugroho Nupus, Gulam Syahdi Nur Fauziah Subati Nuriyanto ", Nuriyanto Oktafien, Fania Puteri, Eka Maya Putri Permai Putri Ramadhani Putri, Nadya Zahara Putri, Ninda Amelia Putri, Shafiqa Hanisra Putri, T. Rika Fahira R.M. Amin Rafiqatul Aulia Rafli Nur Ikhsan Rahmah Hidayati Rahman, Sauqina Alwafi Rahti Junita, Rahti Raihan, Mukodaf Raisya Vio Lathifa Raja Amin Raja Muhammad Amin Raja Muhammad ` Amin, Raja Muhammad ` Ranggi ", Ranggi Reza Putri Harnefi Ria Suci Pertiwi Ria Suryani Riandy Wendra Rinaldi, Rendy Rio Ranzani Saputra Risya Nofriani Riyanto Amsrof Ramadhan Rizky Kurniawan Rudi Setiyawan Rury Febrina Saidori, Amanda Santoso, Bulyah Saputra, Alziad Sarah Florita Sari , Elvina Mutia Sari , Sintia Eka Puspita Sari, Elvina Mutia Sari, Reskika Sari, Sintia Eka Puspita Seli Okta Kumala Sewitri, Sewitri Sianipar, Robinson Sigit Mulyono Silva, Yana Simanjuntak, Aloysius Wisely Sofyan Hadi Sofyan Hadi Sonia Safira Steven ANTHONY Sujianto Sulaeman, Affan Sulistiyo, Nasep Vandi Suprison " Sutrianika " Syaiful Anwar Syaiful Fikri Tasya Adriani Taufik Hidayat Telaumbanua, Mesra Damai Tiyas Tinov Tiyas Tinov Tri Novaldy Destri, Tri Novaldy Usman Usman Utang Suwaryo Utang Suwaryo Utang Suwaryo Vannesah Nara Tasya Halim Vieka Juniaty Putri Wahyu Imam Gusnedi Wahyudi, Firma Wahyuni Putri Pratama Wan Asrida Wicaksono, Luluk Reza Yasir Yoga Setiawan, Yoga Yogi Aryo Logce Yogi Wirandicha Yonda, Gita Afwah Yuanda Kurnia Fernandi, Yuanda Kurnia Yulia, Rischa Yunny Rachma Wati Yurita Zahara Zulkaranaini, Zulkaranaini Zulkarnaini Zulkarnaini