Claim Missing Document
Check
Articles

Literasi Saintifik Siswa SMA pada Hukum Archimedes Anissa Rakhma Putri; Lia Yuliati; Arif Hidayat
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.622 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i8.12651

Abstract

Abstract: This study aims to describe and describe students scientific literacy Archimedes law. This research was conducted at Ambulu Public High School with 34 students in the XI MIA 5 class. Data was collected through tests. The student scientific literacy test instrument in the Archimedes law uses three essay questions with Cronbach’s alpha reliability 0.548. Scientific literacy of students is at a nominal level, which means students mention scientific concepts and explain understanding but misconceptions. Scientific literacy of students because students can't be associated knowledge with the phenomenon and teacher not accustomed to using his knowledge on scientific phenomena so that the learning applied learning materials do not link with everyday life.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan literasi saintifik siswa pada Hukum Archimedes. Penelitian ini dilakukan di SMAN Ambulu dengan subjek sebanyak 34 siswa pada kelas XI MIA 5. Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Instrumen tes literasi saintifik siswa pada Hukum Archimedes menggunakan tiga soal esai dengan nilai reliabilitas Cronbach’s alpha 0,548. Literasi saintifik siswa berada pada level nominal yang berarti siswa menyebutkan konsep sains dan menjelaskan pemahaman tetapi miskonsepsi. Literasi saintifik siswa disebabkan karena siswa tidak dapat mengasosiasi pengetahuan dengan fenomena dan tidak terbiasa menggunakan pengetahuannya pada fenomena ilmiah sehingga pembelajaran yang diterapkan tidak menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Interactive Demonstration Siswa Kelas X SMA pada Materi Kalor Rismatul Azizah; Lia Yuliati; Eny Latifa
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 2 No 2 (2016): April
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.741 KB) | DOI: 10.29303/jpft.v2i2.289

Abstract

The application of teacher centered learning in classroom is causing the underdevelopment of students problem solving ability and students activity in learning. Interactive demonstration is an active learning model developed by Wenning. Through interactive demonstrations, students can use the basic intellectual process skills that includes predicting, explaining, estimating, acquiring and processing data, formulating and revising scientific explanations using logic and evidence, and recognizing and analyzing alterative xplanations and models. The purpose of this research is to determine the effect of interactive learning demonstration toward students' problem solving ability. This research was mixed method research with embedded design. The sample is selected by purposive sampling method, that was the grade X MIA 1 students of SMAN 1 Bangil. The results of this study indicate that there is the effect of interactive demonstration learning and that learning can enhance students' problem-solving abilities.
Penguasaan Konsep Suhu dan Kalor dengan Experiential Learning melalui Pembelajaran Destilasi Air Laut Riskawati Riskawati; Lia Yuliati; Eny Latifah
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i1p58-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan siswa menggunakan strategi experiential learning melalui pembelajaran destilasi air laut pada topik suhu dan kalor. Karakteristik experiential learning yang diterapkan dalam penelitian ini mengikuti empat fase belajar, antara lain concrete experience (pengalaman), reflective observation (merefleksikan), abstract konseptualitation (generalisasi) dan active experimentation. Metode dalam penelitian ini adalah mixed method dengan desain model embedded experimental dengan subjek penelitian 30 siswa pada kelas XI SMA N 9 Jeneponto pada 2017/2018. Pengumpulan data yang dilakukan dengan mencakup daya kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan menggunakan lembar kerja, queationnaires, panduan wawancara dan lembar observasi, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan menggunakan tes (pre/post). Hasil penelitian menunjukkan penguasaan siswa telah meningkat. Hasil ini menjelaskan bahwa penggunaan strategi experiential learning dapat meningkatkan penguasaan siswa pada topik suhu dan kalor dengan nilai N-Gain 0,46 dan efek ukuran 3,24.
Kemampuan Argumentasi dan Penguasaan Konsep Dinamika Rotasi dengan Pembelajaran Inkuiri untuk Pendidikan STEM pada Siswa Kelas XI SMAN 2 Malang Fransiska Florensia Meo Roja; Lia Yuliati; Agus Suyudi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p129-133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan argumentasi dan penguasaan konsep siswa dalam materi dinamika rotasi dengan menggunakan pembelajaran untuk pendidikan STEM. Rancangan penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan desain explanatory. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa dengan pembelajaran inkuiri untuk pendidikan STEM dapat mengetahui kemampuan argumentasi dan penguasaan konsep siswa.
Identifikasi Kemampuan Penalaran Ilmiah Materi Elastisitas dan Hukum Hooke pada Siswa SMA Errina Amatul Firdausi; Agus Suyudi; Lia Yuliati
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p69-75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penalaran ilmiah siswa yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan pada materi elastisitas dan hukum Hooke. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mixed method jenis explanatory sequential. Subjek yang digunakan sebanyak 29 siswa. Instrumen yang digunakan berupa 8 butir soal pilihan ganda beralasan dengan reliabilitas 0,646. Analisis kuantitatif penalaran ilmiah sesuai dengan rubrik pola penalaran ilmiah correlational reasoning, proportional reasoning, dan probabilistic reasoning. Analisis kualitatif menggunakan wawancara untuk mendukung hasil analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa pada pola correlational reasoning paling banyak pada kategori one cell. Pada pola proportional reasoning paling banyak pada kategori ratio. Pada pola probabilistic reasoning paling banyak pada kategori approximate. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa tergolong rendah karena siswa hanya mampu mencapai level tertinggi pada pola proportional reasoning.
Analisis Penguasaan Konsep dan Kesulitan Belajar Materi Alat-Alat Optik pada Siswa Kelas XI MAN Tuban Qurrotul Ainiyah; Lia Yuliati; Parno Parno
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i1p24-29

Abstract

Penguasaan konsep erat kaitannya dengan penyelesaian masalah. Permasalahan yang dihadapi siswa dengan penguasaan konsep yang akan memicu kesulitan belajar. Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif dengan subyek penelitian sebanyak lima kelas yang terdiri dari 184 siswa. Penelitian menunjukkan penguasaan konsep fisika siswa kelas XI MAN Tuban masih rendah. Kesulitan belajar yang diidentifikasi meliputi kesulitan siswa dalam melakukan percobaan alat-alat optik, kesulitan dalam mempelajari alat-alat optik di kelas maupun di luar kelas, kesulitan dalam memahami penerapan materi alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari, kesulitan siswa dalam membuat diagram jalannya sinar pada pemantulan dan pembiasan cahaya, dan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal secara matematis.
The improvement of students’ scientific literacy through problem-based STEM learning on static fluid P Parno; Lia Yuliati; Lestari Widodo; Nuril Munfaridah
International Conference on Mathematics and Science Education of Universitas Pendidikan Indonesia Vol 3 (2018): Promoting 21st Century Skills Through Mathematics and Science Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.308 KB)

Abstract

The purpose of this study was to know students’ scientific literacy after they studied problem-based STEM learning. The study used mixed method with embedded experimental design. The instrument test of this studyconsisted of 5 essay questions to measure students’ scientific literacy with reliability Cronbach’s alpha 0.72.Other instruments used in this study were the interview guide and questionnaire. The subjects of this study were 27 students in SMAN 8 Muaro Jambi who studiedstatic fluid. The result of this study shows that there is an increasedstudents’ scientific literacy after studyingproblem-based STEM learning as shown by the higher post-test scoresin comparison with the pre-test scores. The significance of the improvement of students’ scientific literacy is shown by8.35 in t value with significant 0.0000. The interview result shows that through problem-based STEM learningthe students are easy to understand the phenomena in the daily lives. Besides, the students can interpret the data evidence and design an experiment.The improvement of students’ scientific literacy is shown by N-gain in medium category. The influence of problem based STEM learning toward students’ scientific literacy is shown by the Cohens d-effect size. It is 1.72 with high category. The students positively responded towardproblem-based STEM learningas shown by 58.2 % of the students indicated in “agree”scale and 38.3% in “strongly agree” scale.
ASESMEN AUTENTIK DALAM ACTIVE LEARNING UNTUK MEMONITOR KEMAJUAN BELAJAR CALON GURU FISIKA Lia Yuliati
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 2 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n1.p120-126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memonitor kemajuan belajar mahasiswa peserta matakuliah strategi pembelajaran fisika Prodi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang melalui asesmen autentik.  Asesmen ini digunakan dalam pembelajaran aktif sebagai salah satu upaya menyiapkan calon guru fisika di abad 21.Kemajuan belajar mahasiswa yang diamati mencakup kemampuan  merancang, melaksanakan dan mengevaluasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan proses yang terjadi dalam pembelajaran secara apa adanya melalui pengumpulan data. Penelitian dilaksanakan dalam 3 tahap. Setiap tahap mahasiswa melaksanakan penilaian autentik sesuai dengan materi dan tugas yang diberikan. Instrumen yang digunakan meliputi SAP sebagai panduan pembelajaran, Lembar Kerja Mahasiswa (LKM), butir soal tes, lembar observasi kemampuan melaksanakan pembelajaran, rubrik penilaian tugas-tugas, rubrik penilaian portofolio, jurnal belajar dan panduan wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan partisipatif, wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan analisis data kualitatif dengan dukungan data kualitatif dan kuatitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen autentik dapat digunakan untuk memonitor kemajuan belajar calon guru fisika. Asesmen autentik dapat memonitor hasil belajar mahasiswa dengan mengoptimalkan berbagai aspek kemampuan melalui berbagai aspek penilaian.
KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SMA KELAS XI MIPA DALAM MATA PELAJARAN FISIKA Gepi Sartianis; Lia Yuliati; Parno Parno
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 13, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v13i2.12765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi numerasi siswa kelas XI MIPA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah kelas XI MIPA pada salah satu SMA Negeri di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi dengan jumlah 31 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Soal yang digunakan sebanyak 11 soal tes berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan siswa memiliki kemampuan yang bervariasi. Tingkat kemampuan literasi numerasi siswa berada pada kategori cakap dengan rata-rata 60,9% siswa telah menjawab benar. Kemampuan literasi numerasi siswa berada pada kategori perlu intervensi khusus sebanyak 1 orang, kategori dasar sebanyak 6 orang, kategoricakap sebanyak 18 orang, dan kategorimahir sebanyak 6 orang. Secara keseluruhan siswa memiliki kemampuan yang cukup baik pada indikator mengestimasi dan menghitung; menggunakan pecahan, desimal, persen dan perbandingan; menggunakan penalaran; dan menggunakan pengukuran yang semuanya berada pada kategori cakap dengan persentase jawaban benar berturut-turut 64,52 %, 72,58%, 62,90%, dan 59,68% sedangkan indikator mengnterpretasi informasi masih dalam kategori dasar dengan presentase jawaban benar sebesar 49,46%. Sehingga dapat disimpulkan kemampuan literasi numerasi siswa cukup baik. Namun, masih diperlukan tindakan lebih lanjut dalam mengasah kemampuan siswa terutama dalam meningkatkan literasi numerasi siswa dalam pembelajaran fisika.
STREM PBL with E-Authentic Assessment: Its Impact to Students’ Scientific Creativity on Static Fluid Irma, Z. U.; Kusairi, S.; Yuliati, L.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 12, No 1 (2023): March 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v12i1.40214

Abstract

This study aims to explore the scientific creativity of high school students on the static fluid in STREM PBL with an e-authentic assessment. This study used a mixed method with an embedded experimental design. This study involved 30 11th-grade senior high school students in Sidoarjo, Indonesia. Data collection techniques were carried out through pretest-posttest, interview, and observation. Pretest and posttest instruments consist of three scientific creativity essay questions with a reliability of 0.610. The results of the Wilcoxon test of p = .000, with the posttest being higher than the pretest, indicate a significant difference between students’ scientific creativity before and after learning. The effect size value of 0.87 indicates that STREM PBL with an e-authentic assessment moderately affects students’ scientific creativity. All indicators of scientific creativity have increased. The order of increasing the average scientific creativity score for each indicator is fluency (high) elaboration (moderate) originality (moderate) flexibility (moderate). Meanwhile, the order of the average level of scientific creativity at the posttest is fluency (very creative) elaboration (quite creative) = flexibility (quite creative) originality (less creative). Students’ scientific creativity increases because this learning makes students solve problems, carry out projects (design and create a product), carry out inquiry activities (experiment and investigation), collaborate with groups, and evaluate projects through self and peer assessment. Learning activities that can increase the level of fluency indicators are mentioning as many ideas as possible for experimental designs and product designs. Learning activities that can increase the level of flexibility indicators are integrating religion content into STEM (it is also better if integrating art content) and providing several problems and products from various fields. Learning activities that increase originality indicators give each individual or group a different project topic. Learning activities that can increase elaboration indicators are strengthening mastery of concepts and evaluating the work of oneself and others through self-assessment and peer assessment.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adetya Dewi Wardani Adetya Rahman Agung Wahyu Nurcahyo Agus Budiyono Agus Suyudi Agus Widayoko Ahfidatul Husniyah Ahmad Fauzi Hendratmoko Ahmad Taufiq Akmal Gazali Alfiyah Nur Jannah Alimah Nuryanti Alvinita Lutvia An Nuril Maulida Fauziah Anik Astari Anissa Rakhma Putri Ari Hindriyani Arif Hidayat ARIF HIDAYAT Brotosudarmo, T. H. P. Cikita Bella Nurbaya Debby Kusuma Wardhani Devis Yusofa Dhedhie Armawan Dheka Januarifin Dibyaratna Syarqiy Dice Kantarinata Dimas Abdi Haidar Dinda Indrianingrum Dionisius Bukifan Dios Sarkity Endang Purwaningsih Enik Setiyawati Eny Latifa Eny Latifah, Eny Errina Amatul Firdausi Ery Tri Djatmika RWW Faizatun Nisa’ Fasih Bintang Ilhami Fildzah Purvita Dewi Firdausi Firdausi Fitroh Fuadah Fransiska Florensia Meo Roja Fridolin Vrosansen Borolla Gepi Sartianis Hadi Suwono Haidar, D. A. Handayanto, S. K. Hanurawan, Fattah Hari Wisodo, Hari Helmi Pakas Rivai Herawati Susilo Hermanto, F. M. Hidayat Pradananta I Made Suardana Ibrohim Ida Dwi Lestari Ida Purnamasari Idawati Idawati Ika Khoirun Nisa Imanuel Hitipeuw Irma, Z. U. Kesuma, R. F. Khorid Agustin Khusaini Latifah Hanim Lestari Widodo Lestari Widodo Lestari Widodo Lis Suswati Luis Varela M. Ali Maksem Niksoni Late Mar ’atus Sholihah Maria Yosefina Pranita Markus Diantoro Marlina Mohammad Zaky Tatsar Muhamad Arif Mahdiannur Muhammad Nur Hudha Muhardjito Muhardjito Muspratiwi Pertiwi MR N. Mufti Nadya Dewi Arofah Mochsif Nandang Mufti Nasikh Nataria Wahyuning Subayani Nehru Nora Susiana Norma Gupita Novi Arianti Nur Azizah Nurhayati Nurhayati Nuril Munfaridah, Nuril Nurul Atqiya Parno Phurkonni Saleah Polonia, Betti Ses Eka Prima Warta Santhalia Qohar, Abd. Qurrotul Ainiyah Rahmah Kumullah Ratika Sekar Ajeng Ananingtyas Rela Rahmah Reni Periyanti Riantoni, Cicyn Ridha Afriani Fitri Rifqiyatun Nuriyah Riska Pristiani Riskawati Riskawati Rismatul Azizah Rismatul Azizah Rizky Ayu Maharani S. Kusairi Sapti Puspitarini SATRIYAS ILYAS Sayyidah Assadillah Almujaddid Sentot Kusairi Shinta Dewi Susanti Silviana Nur Faizah Sugeng Utaya Sulton Sulton Sumarjono Sumarjono Sunaryono Supriana, Edi Supriyono Koes Handayanto Susriyati Mahanal Sutopo Sutopo Syamsul Hadi Tuti Resri Yanti TUTUT NURITA Wartono Wartono Widodo, Lestari Winarto Winarto Yeni Hariningsih Zahrotul Ula Irma