Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IMPLEMENTASI TOLERANSI ANTAR AGAMA DALAM INFRASTRUKTUR DESA STUDI KASUS DESA GAJAH MATI KABUPATEN BENGKULU TENGAH Pratama, Indra Putra; Febriyanti, Intan; Farizal, Hengki; Apriani, Laisah; Pebriani, Vevi; Nuriska, Nuriska; Mitra, Mitra; Melsa, Melsa; Supianti, Serly Riski; Aulevpia, Okta
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi toleransi antar agama dalam pembangunan infrastruktur di Desa Gajah Mati, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan menilai dampaknya terhadap kerukunan sosial dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi bagaimana infrastruktur yang inklusif dapat mempengaruhi hubungan antar kelompok agama dan mendukung pembangunan desa. Melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, dan observasi langsung, penelitian ini mengidentifikasi peran penting tokoh agama dan pemerintah desa dalam perencanaan dan pelaksanaan infrastruktur yang merangkul keberagaman agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur yang dirancang dengan prinsip-prinsip toleransi berkontribusi signifikan terhadap pengurangan konflik sosial, peningkatan interaksi positif antar kelompok, dan pengembangan potensi sosial serta ekonomi desa. Namun, tantangan seperti resistensi dari beberapa kelompok, keterbatasan anggaran, dan kurangnya komunikasi efektif juga diidentifikasi. Implikasi jangka panjang dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model keberhasilan Desa Gajah Mati dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengintegrasikan nilai-nilai toleransi dalam pembangunan, dengan potensi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di masyarakat multikultural.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN GIZI DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RS AWAL BROS PANAM PEKANBARU TAHUN 2024 Putri, Syifa Suciana; Mitra, Mitra; Yunita, Jasrida; Ismainar, Hetty; Abidin, Aldiga Rienarti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34774

Abstract

Kepuasan pasien salah satu masalah utama di rumah sakit. Salah satunya sering tertuju pada pelayanan gizi. Angka kunjungan pasien di RS Awal Bros Panam meningkat dalam tiga tahun terakhir. Hal ini mungkin karena dampak positif kepuasan pasien terhadap pelayanan gizi. Namun disisi lain tiga indikator kualitas layanan gizi yaitu ketepatan waktu, jumlah komplen pasien, kekurangan porsi dan jumlah makanan pasien masih belum mencapai target capaian 100%. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan kepuasan pasien dengan mutu pelayanan gizi rumah sakit. Metode penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross-sectional dimulai pada Maret 2024, sampel dari 212 pasien rawat inap menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisa data menggunakan uji univariat, bivariat (Chi-square) dan multivariat (regresi logistik ganda). Menurut hasil uji multivariat regresi logistik ganda, proporsi kepuasan pasien di RS Awal Bros Panam Pekanbaru adalah 59,4%. Variabel ketepatan waktu menunjukkan hubungan yang signifikan OR 2,314 (CI = 1,128-4,748) artinya ketepatan waktu mempunyai peluang 2 kali lebih besar terhadap kepuasan pasien dan dikendalikan oleh variabel cita rasa makanan. Kesimpulannya adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien adalah ketepatan waktu yang berasosiasi dengan variabel cita rasa makanan. Untuk lima variabel lainnya tidak ada hubungan yang signifikan. Upaya untuk meningkatkan kepuasan pasien terhadap layanan gizi meliputi pemantauan dan evaluasi beban kerja tenaga ahli gizi, pengkajian multidisipliner perjanjian kerja sama pihak ketiga sebagai penyedia makanan untuk meningkatkan kualitas penyajian makanan, terutama dengan memperbaiki waktu pengantaran dan penjemputan makanan, perubahan cita rasa yang dapat meningkatkan selera makan sehingga pasien makan dengan baik.
MANAJEMEN PROGRAM PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TANDUN II KECAMATAN TANDUN KABUPATEN ROKAN HULU yeni, gusnita; Lapau, Buchari; Mitra, Mitra; Abidin, Aldiga Rienarti; Zubaidah, Siti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34966

Abstract

Hanya 26,33% penderita hipertensi di Puskesmas Tandun II yang berobat secara teratur pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui permasalahan manajemen program pengendalian dan pencegahan hipertensi di Puskesmas Tandun II tahun 2021-2023. Penelitian menggunakan mix method dengan convergent design, menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengendalian hipertensi diteliti melalui 1) penelitian kualitatif non-standar; 2) time series analysis untuk mengetahui hubungan antara keteraturan berobat dengan hipertensi terkontrol; 3) descriptive cross sectional study untuk mengetahui angka prevalensi hipertensi terkontrol pada tahun 2024. Pencegahan hipertensi diteliti dengan 4) time series analysis untuk megetahui hubungan antara beberapa faktor dengan kejadian hipertensi di puskesmas; 5) descriptive cross sectional study untuk mengetahui angka prevalensi hipertensi tahun 2024. 1) Promosi kesehatan, peningkatan gizi, deteksi dini, dan keteraturan berobat belum optimal dilaksanakan di Puskesmas Tandun II; 2) Kecenderungan ketidakteraturan berobat berhubungan dengan peningkatan hipertensi tidak terkontrol; 3) Prevalensi hipertensi terkontrol yaitu 15,1%-25,9% di Wilayah Kerja Puskesmas Tandun II; 4) Faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, kurang aktivitas fisik, obesitas, merokok, dan pendidikan meningkatkan risiko hipertensi; 5) Prevalensi hipertensi berkisar antara 45,3%-58,7%. Dirumuskan rencana jangka menengah 5 tahun untuk meningkatkan prevalensi hipertensi terkontrol dan menurunkan prevalensi hipertensi, kemudian dilakukan pemantauan tahunan dan evaluasi menjelang akhir periode.
Faktor risiko yang berhubungan dengan komplikasi Diabetes Mellitus Tipe 2 Erdaliza, Erdaliza; Mitra, Mitra; Rany, Novita; Harnani, Yessi; Rienarti Abidin, Aldiga
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol10.Iss3.2039

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is a chronic disease with an increasing prevalence in Indonesia and globally. Complications from T2DM have serious impacts on the quality of life for patients. The increase in the number of complications in T2DM patients at Selasih Regional Hospital, Pelalawan Regency, is the main issue in this research. The study aims to identify risk factors associated with complications in T2DM patients at Selasih Regional Hospital, Pelalawan Regency. The research design used is a case-control study with a sample of 400 patients (200 cases and 200 controls). Cases are T2DM patients with complications, while controls are T2DM patients without complications. Case and control samples were taken using a systematic random sampling method. Data were collected from the medical records of Selasih Regional Hospital in 2023. Data analysis was conducted using chi-square tests and multiple logistic regression. The results showed that high cholesterol (OR=206.46), duration of DM (OR=79.62), high blood pressure (OR=22.54), and irregular check-ups (OR=4.43) were significantly associated with T2DM complications. Interventions to control cholesterol and blood pressure and to increase routine check-ups can reduce the risk of T2DM complications. Therefore, there is a need for increased education and health promotion programs from the hospital regarding diabetes management to prevent the occurrence of T2DM complications.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Skizofrenia pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau Tahun 2022 Lestari, Winda Ayu; Mitra, Mitra; Nurlisis, Nurlisis
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.6 No.2 (2024) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v6i2.15305

Abstract

Orang dengan skizofrenia dalam masyarakat dianggap berbahaya, bahkan penderita skizofrenia dikucilkan dan disembunyikan, serta tidak dibawa berobat ke dokter karena keluarga merasa malu. Pada Tahun 2017 WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa 50 juta jiwa didunia menderita skizofrenia, dan di Asia Tenggara mencapai 6,5 juta jiwa. Prevalensi penderita skizofrenia di Indonesia diperkirakan 2 juta jiwa (1%) dari penduduk yang menderita skizofrenia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keadian skizofrenia. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi pasien dengan gangguan kejiwaan di poli rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Tampan pada Tahun 2021 berjumlah 10.780 dengan sampel 193 orang. Teknik pengambilan sampel Concecutive Sampling. Analisis data secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan multivariate dengan uji regresi logistic ganda. Hasil penelitian menunjukkan proporsi kejadian Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau sebesar 75,6%. variabel yang berhubungan adalah Stres (POR 9,073), Usia (POR 8,146), Pola Asuh Keluarga (POR 7,086), dan Riwayat Keluarga (POR 3,723). Dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling dominan terhadap kejadian Skizofrenia adalah variabel stres. Diharapkan fasilitas kesehatan dapat memberikan penyuluhan tentang mengelola stres, dan juga mengajak pasien untuk melakukan terapi kognitif untuk mengurangi frekuensi stres.
PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT INFEKSI DAN PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA UNTUK MENGATASI STUNTING DI TEMPAT PENITIPAN ANAK Mitra, Mitra; Rany, Novita; Herniwanti, Herniwanti; Syifa, Ervira Dwiaprini As
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v5i3.4988

Abstract

Daycare centres (TPA) play an essential role in supporting mothers in caring for their children, especially for working mothers. Daycare centres are one of the alternatives for mothers to replace their role in caring for their children while they are at work. However, TPA is often a place where the transmission of infectious diseases such as diarrhoea, respiratory infections, and other diseases occurs quickly due to close interaction between children. Therefore, preventing the transmission of infectious diseases in TPA is an important step to prevent stunting. In addition, monitoring of children's growth has yet to be done routinely in the TPA. The purpose of this community service is to increase knowledge for mothers and landfill managers in preventing transmission of infectious diseases and monitoring the growth of toddlers, as well as practical steps in maintaining the personal hygiene of children and the environment and the availability of educational media in the form of posters, leaflets and videos. The targets of the service are mothers of toddlers and landfill managers. The service method provides education, distributes hygiene tools, and provides educational media, namely posters, leaflets, and videos. The evaluation was carried out by distributing questionnaires before and after counselling. The service results showed increased knowledge of mothers of toddlers and landfill managers. The results of growth monitoring show that participating toddlers have good nutritional status and can practice hand washing properly. Although there are obstacles, such as the limited number of participants, this activity positively impacts increasing awareness about stunting prevention. The subsequent development is to expand the reach of education by involving more TPAs and introducing digital monitoring methods through applications to monitor children's growth. Support from relevant agencies is needed to ensure the sustainability of the programme.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM KONVERGENSI STUNTING DI KABUPATEN ROKAN HULU TAHUN 2021 Rosalia; Priwahyuni, Yuyun; Mitra, Mitra
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss1.1348

Abstract

Convergence is an approach to delivering interventions that are coordinated, integrated, and jointly delivered to prevent stunting for priority targets. The implementation of stunting convergence in Rokan Hulu Regency began in 2018. This study aims to analyze the implementation of the stunting convergence program in Rokan Hulu Regency in 2021. This is a qualitative study with a rapid assessment procedure research design.The research informants consisted of the main informants, namely from Bappeda, the Health Office, the Head of the Stunting Locus Health Center, and the Stunting Locus Village Head. Supporting informants are DP3AKB, Department of Public Works, Department of Education, Department of Food Security, and Department of Fisheries and Marine Affairs. Data analysis was carried out by transcribing, analyzing, and forming a matrix of research results, then triangulating the data. The results showed that the human resources in charge of monitoring nutrition at the Stunting Locus Health Center were not all trained. The budget for stunting convergence was from the APBD and the APBN and was considered to have been right on target and in accordance with the budgeting needs given. Facilities and infrastructure tend to be inadequate to implement the stunting convergence program. In the implementation of 8 stunting convergence actions, it was found that every action had been carried out, even though there were constraints in human resources, internet network availability, data availability, and suitability. It was recommended to the Rokan Hulu Government to increase the capacity of human resource managers, complete facilities and infrastructure, and improve coordination between managers of the stunting convergence program.
URGENSI PERCEPATAN PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI MELALUI AKREDITASI PERGURUAN TINGGI Mitra, Mitra
Promis Vol 4 No 2 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/promis.v4i2.732

Abstract

Daya saing merupakan salah satu barometer yang digunakan untuk mengetahui kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan oleh suatu perguruan tinggi. Evaluasi Mutu perguruan tinggi dilakukan melalui penerapan siklus PPEPP dibawah lembaga penjaminan mutu perguruan tinggi. Penekanan utama percepatan penjaminan mutu adalah upaya perbaikan mutu yang berkelanjutan sehingga tercipta budaya mutu menuju perguruan tinggi yang unggul dan dapat bersaing dalam skala nasional, regional dan internasional. Penelitian menggunakan studi kepustakaan yaitu dengan mengumpulkan data-data dari berbagai literatur yang sesuai dengan pembahasan pada penelitian. Sedangkan pendekatan yang digunakan kualitatif dengan mendeskripsikan dari hasil analisis yang telah dilakukan. Akreditasi merupakan salah satu bentuk evaluasi dari sistem penjaminan mutu eksternal yang bertujuan untuk menilai bahwa perguruan tinggi telah memenuhi kriteria mutu, mendorong perguruan tinggi untuk terus menerus melakukan perbaikan dan mempertahankan mutu serta mendapat pengakuan dari badan atau instansi yang berkepentingan.
Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Mayasari, Eva; Yunita, Jasrida; Mitra, Mitra; Leonita, Emy; Mianna, Rika; Sari, Nila Puspita; Amirullah, M. Fadil
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/29qjq237

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia yang secara langsung memengaruhi kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, yang mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan, baik dari segi biaya, fasilitas, maupun informasi. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) menjadi salah satu upaya solutif yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Sosialisasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dilaksanakan di Aula Puskesmas Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari masyarakat setempat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan serta mendorong perilaku preventif melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi tatap muka yang disampaikan oleh tim pelaksana. Materi yang diberikan meliputi penjelasan mengenai manfaat pemeriksaan kesehatan secara berkala, informasi tentang program PKG yang dapat diakses masyarakat, serta langkah-langkah praktis untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Satu Sehat. Peserta diberikan panduan langsung melalui tampilan layar proyektor, disertai sesi tanya jawab interaktif guna memastikan pemahaman peserta terhadap informasi yang disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Sebanyak 10 peserta berhasil mengunduh aplikasi Satu Sehat, sementara sisanya menyatakan akan meminta bantuan keluarga karena keterbatasan penggunaan smartphone. Peserta merespons positif kegiatan ini dan menyarankan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkala. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya layanan kesehatan yang berkelanjutan dan terjangkau.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan DBD Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Kota Yulistia, Yulistia; Mitra, Mitra; Muryanto, Irwan
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1437

Abstract

Efforts to prevent dengue fever (DBD) are essential for breaking the transmission chain of the disease. According to the WHO, there are approximately 100-400 million cases of dengue infection worldwide each year. In Indonesia, the cumulative case fatality rate (CFR) from January to December 2022 was 0.90%. In Riau, the CFR increased to 0.8%, representing a 128% rise compared to the previous year. In Indragiri Hilir, there were 157 cases and four fatalities due to DBD throughout 2023, with the highest incidence occurring in Puskesmas Tembilahan Kota, which reported a CFR of 6%. This study was to identify factors associated with DBD prevention efforts. A quantitative analytical observational study with a cross-sectional design was conducted. The population consisted of 11,130 households in the working area of Puskesmas Tembilahan Kota, with a sample of 172 respondents from the Tembilahan Kota and Pekan Arba sub-districts. Sampling was performed using proportional and simple random sampling techniques. Data analysis included univariate analysis to assess data proportions, bivariate analysis using the chi-square test, and multivariate analysis through multiple logistic regression. The results revealed that 55.8% of respondents did not engage in DBD prevention efforts. Significant associated variables included knowledge (POR 4.259), attitudes (POR 4.377), and the role of health workers (POR 11.290), with the dominant variable being the role of health workers.