Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Arsitektur Biophilic Pada Perancangan Sea World di Makassar Tammeng, Supardi Jaya; Abdullah, Ashari; A Amin, Siti Fuadillah; Syarif, Muhammad; Latif, Sahabuddin; Yusri, Andi; Amal, Citra Amalia
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14107

Abstract

Sea World merupakan lembaga konservasi dalam bentuk taman satwa. Dengan tujuan sebagai sebuah sarana yang mengandung nilai rekreasi, informasi dan edukasi serta mengkonservasi biota laut ke dalam tangka akuarium atau wadah pamer yang ditampilkan secara alami kepada pengunjung. Penggunaan kata Sea World sendiri merupakan sebuah istilah pada sebuah Kawasan yang menampilkan pesona biota laut dengan media akuarium. Sea World diharapkan dapat memberikan edukasi untuk membantu masyarakat dan wisatawan memahami apa yang ada di laut, serta meningkatkan pengembangan pariwisata dan pendapatan ekonomi kota Makassar dan mata uang negara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep dan perancangan arsitektur biofilik pada pertancangan Sea World Kota Makassar. Konsep Arsitektur biophilic adalah desain yang memberikan kesempatan bagi manusia untuk hidup dan bekerja di tempat yang sehat, meminimalkan tingkat stres, serta menyedakan kehidupan yang sejahtera dengan cara mengintegrasikan desain dengan alam. Dari hasil perancangan, Sea World berlokasi di Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Total luas tapak sebesar 28.000 m2 dan luas lahan terbangun sebesar 8.400 m2. Bentuk bangunan mengadopsi bentuk likan pari. Siteplan terdiri dari bangunan utama, bangunan penunjang, ruang parkir, bangunan servis, halte, jalan, dan taman. Pusat daur ulang sampah plastik menerapkan empat prinsip arsitektur biophilic yaitu pencahayaan alami pada ruangan, halaman dalam , dinding tamu atau atap hijau , dan bentuk massa yang terinspirasi dari alam.
Pendekatan Ekologi pada Perancangan Kawasn Wisata Permandian Alam di Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto Sofyan, Muhammad; Idrus, Irnawaty; paddiyatu, Nurhikmah; Latif, Sahabuddin; Rohana, Nana; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14221

Abstract

Pengembangan Pariwisata Kabupaten Jeneponto dapat menjadi referensi bagi seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata dan memberikan arah pengembangan yang jelas untuk memposisikan pariwisata Kabupaten Jeneponto di tingkat provinsi dan nasional, yang sama pentingnya untuk mencapai sinergi positif dan menghindari konflik di antara keduanya.Selain itu Pembinaan Pariwisata Kabupaten Jeneponto dapat memberikan tatanan yang jelas dalam pelaksanaan pembangunan kepariwisataan di bidangnya, antara lain mekanisme kerjasama berbagai pemangku kepentingan, siapa yang melakukan apa, baik di instansi pemerintah provinsi maupun kabupaten, dan keterkaitan antar industri dan alangkah baik jika pemangku jabatan lebih memperhatikan tempat wisata di jeneponto yang sebenarnya banyak,tidak kalah dengan destinasi wisata yang ada di Indonesia hanya saja kurangya perhatian dari pemerintah setempat.Dan ini juga salasatu peluang besar untuk Jenenponto bahwasanya Jeneponto bisa bersaing di skala nasional bahkan skala internasional dalam keparawisataan Jika dapat perhatian dari pemerintah setempat.Di samping itu hal -hal tersebut di atas, juga mempertimbangkan perubahan paradigma pembangunan yang sebelumnya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi menjadi pembangunan yang berkelanjutan.Pembangunan berkelanjutan adalah suatu proses pembangunan yang mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dengan menyelaraskan sumber daya manusia dalam Pembangunan.Untuk bisa merancang Kawasan wisata alam tentunya harus sesuai dengan apa yang ada di lapangan, maka dari itu untuk pengumpulan data bagian menjadi dua yaitu yang pertama:metode opservasi:Dengan melaukan pengamatan langsung terhadap tapak untuk emperoleh informasih dan kondisi tapak dan yang ke dua:metode literatur: metode dengan menkaji data litearatur yang saya Memperoleh dari sumber-sumber tentang kawsan di rumbia untuk mendukung desain dan perancanaan
Pendekatan Arsitektur Islam pada Perancangan Islamic Education Park di Kota Makassar Musa, Reski Vendi; Latif, Sahabuddin; paddiyatu, Nurhikmah; Dollah, Aris Sakkar; Idrus, Irnawaty; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14322

Abstract

Taman belajar atau taman pendidikan adalah suatu konsep yang menggabungkan pendidikan informal, rekreasi dan kreativitas dalam suatu wadah yang terbuka. Konsep ini memungkinkan masyarakat untuk belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan serta mengembangkan kreativitas. Aktivitas yang dilakukan di taman belajar dapat melipuiti berbagai hal seperti, membaca buku, mengaji, diskusi dan berbagai kegiatan interaktif lainnya yang bermanfaat. Taman belajar memberikan peluang bagi Masyarakat untuk bersantai, mengeksplorasi minat mereka, dan belajar sambal bermain. Taman belajar juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan interaksi social, Orang dapat berinteraksi dengan sesame pengunjung, berbagi pengetahuan, dan belajar dari pengalaman oranglain. Secara keseluruhan, konsep taman belajar menghubungkan Pendidikan, rekreasi dan kreativitas dalam lingkungan non formal dan santai. Pada rancangan tapak Islamic education Park berada di jalan urip sumohardjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pada rancangan tapak tersebut terdapat beberapa bagian yaitu bangunan utama, parkiran, food court, taman baca, taman olahraga, ruang terbuka hijau, Gedung serbaguna dan food court. Semua bangunan ini secara keseluruhan berfungsi untuk menfasilitasi kegiatan dan kenyaman pengunjung.
Konsep Biophilic pada Perancangan Pusat Pelatihan dan Pembinaan Olahraga Bola Basket di Makassar Kurnianto, Ucok; Abdullah, Ashari; Amal, Citra Amalia; Idrus, Irnawaty; Amin, Siti Fuadillah A.; Yusri, Andi
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16025

Abstract

Konsep biophilic dalam arsitektur adalah suatu pendekatan desain yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam bangunan. Dalam konteks fasilitas olahraga  penerapan konsep biophilic berpotensi meningkatkan performa atlet, mengurangi stres, meningkatkan kejernihan berfikir dan menambah kreatifitas melalui hubungan antara alam dan aktifitas pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan elemen biophilic pada perancangan pusat pelatihan dan pembinaan olahraga bola basket di Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dan analisis data kualitatif terhadap penerapan lima elemen arsitektur biophilic yaitu koneksi visual dengan alam, cahaya menyebar dan dinamis, variasi termal dan aliran udara, bentuk pola biomorfik dan prospek (prinsip open plan). Hasil penelitian menunjukan bahwa elemen biophilic yang diterapkan pada bangunan utama dan penunjang pusat pelatihan olahraga bola basket di Makassar dapat memberikan dampak positif bagi atlet. Elemen biophilic seperti koneksi visual dengan alam, pencahayaan yang baik, penghawaan alami dan prinsip open plan (prospek) terbukti efektif dalam meningkatkan performa, mengurangi stres, dan mendorong kreativitas para atlet. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perencana dan peneliti dalam mengintegrasikan konsep arsitektur biophilic pada bangunan fasilitas olahraga bola basket khususnya di kota Makassar.
Konsep Green Building pada Perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah di Kota Makassar Irawati, Irawati; Idrus, Irnawaty; Syarif, Muhammad; Abdullah, Ashari; Amin, Siti Fuadillah A.; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16032

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi masalah ketertinggalan dalam hasil belajar dan tingginya tingkat putus sekolah yang disebabkan oleh permasalahan ekonomi. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Makassar tahun 2023, terdapat sekitar 3.295 anak yang putus sekolah oleh karena itu dilakukan perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah di Kota Makassar. Penerapan konsep hijau pada Pusat Pendidikan merupakan Solusi inofatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi penerapan elemen green building pada perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah. Konsep green building pada penelitian ini berfokus pada efisiensi energi, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pengelolaan air dan kenyamanan termal yang optimal. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep green building diaplikasikan pada perancangan dengan penerapan konsep green building menciptakan model Pendidikan berkelanjutan yang mendukung pengembangan dan keterampilan anak putus sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya berkelanjutann di kota makassar.
Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular pada Perancangan Kawasan Wisata Resort Danau Tempe di Kabupaten Wajo Fadli, Ahmad; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; Amin, Siti Fuadillah A.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i3.16069

Abstract

Arsitektur Neo Vernakular merupakan pendekatan yang menggabungkan nilai-nilai tradisional lokal dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan modern, dimana pendekatan tersebut dapat tetap mempertahankan gaya arsitektural serta nilai-nilai budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip arsitektur Neo Vernakular dapat diadaptasi dan diterapkan pada desain kawasan wisata modern tanpa menghilangkan identitas budaya setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada perancangan kawasan wisata resort Danau Tempe di Kabupaten Wajo. Penerapan unsur Neo Vernakular dapat terlihat pada bagian eksterior dimana pada bagian tersebut menambahkan timpalaja. Timpalaja merupakan salah satu bagian penting pada rumah adat Kabupaten Wajo yang mana bagian tersebut menjadi simbol strata atau status sosial dari pemilik rumah tersebut. Bentuk lain yang diambil adalah bentuk rumah panggung. Bentuk tersebut merupakan bentuk yang sering dijumpai pada bangunan-bangunan rumah di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Wajo. Penerapan unsur Neo Vernakular juga terdapat pada bagian interior. Pada bagian interior terdapat ukiran atau motif yang merupakan motif yang di ambil dari kain sutera sebagai kerajinan khas Kabupaten Wajo. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan desain resort yang modern namun tetap menjaga kelestarian budaya dilingkugannya.
Implementasi Konsep Ekologi pada Perancangan Kawasan Ekowisata di Pantai Bone Malea Azman, Andi; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Idrus, Irnawaty; Abdullah, Ashari; Amal, Citra Amalia; Amin, Siti Fuadillah A.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i3.16071

Abstract

Ekowisata merupakan bentuk wisata yang menghubungkan antara manusia dan alam, dalam upaya menjaga kelestarian alam yang dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi implementasi konsep ekologi dalam perancangan kawasan ekowisata di Pantai Bone Malea Kabupaten Kepulauan Selayar. Adapun aspek-aspek ekologi yang diindentifikasi adalah penerapan aspek desain dan konstruksi, penerapan aspek material bangunan, aspek spasial, dan aspek lingkungan dan iklim. Metode penelitian mencakup analisis terhadap kondisi lingkungan setempat, tinjuan literatur, serta studi kasus ekowisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan konsep ekologi ini diharapkan mampu meminimalisir peralihan fungsi lahan dari lahan mangrove menjadi lahan kelapa atau kopra, sehingga mempengaruhi keseimbangan ekosistem. Selain faktor konservasi, juga diharapkan mampu mereduksi penggunaan pestisida dan bom untuk penangkapan ikan, sehingga tetap menjaga kelestarian biota laut, tentunya juga akan berdampak pada peningkatan potensi ekonomi untuk masyarakat setempat. Jadi antara ekologi dan ekowisata saling berkesinambungan. Penelitian diharapkan mampu menjadi masukan bagi perencana, pemerhati ekologi, ataupun para pengambil kebijakan akan pentingnya perencanaan ekowisata di wilayah pesisir khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pendekatan Prinsip Nature in Space pada Perancangan Terminal Pelabuhan Fery di Desa Appatana Kabupaten Kepulauan Selayar Asriadi, Asriadi; Amin, Siti Fuadillah A.; Abdullah, Ashari; Latif, Sahabuddin; Yusri, Andi; Syarif, Muhammad
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16082

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep Arsitektur Biofilik pada perancangan Terminal Pelabuhan Fery di desa Appatana Kabupaten kepulauan Selayar. Arsitektur Biofilik berfokus pada integrasi elemen alam ke dalam desain bangunan dalam tiga parameter desain, yakni Nature In Space Patters, Natural Analogues Patterns dan  Nature Of  The Space Patterns. Pada penelitian ini khusus mengindentifikasi strategi desain yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam ruang terminal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kajian literatur dan analisis studi kasus terminal pelabuhan fery yang menerapkan prinsip Arsitektur Biofilik, khususnya pada aspek Nature In Space. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perancangan terminal fery, dari tujuh indikator aspek Nature In Space, menerapkan Visual connection with nature, Non-visual connection with nature,. Non-ryhthmic sensory Stimuli, Thermal & airflow Variabillty Penelitian, Presence of water. ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perancang dalam menciptakan fasilitas publik yang selaras dengan alam.
Pendekatan Konsep Arsitektur Tropis pada Perancangan Panti Geriatri di Kabupaten Gowa Hasra, Mila Karmila; Latif, Sahabuddin; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; Syahruddin, A. Syahriyunita; Amin, Siti Fuadillah A.
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16093

Abstract

Perancangan panti geriatri memerlukan pendekatan khusus yang memperhatikan kebutuhan fisik dan psikologis para lansia. Artikel ini mengkaji penerapan konsep arsitektur tropis dalam perancangan panti Geriatri di Kabupaten Gowa, yang memiliki iklim tropis dengan suhu dan kelembaban tinggi. Pendekatan arsitektur tropis berfokus pada optimalisasi kenyamanan termal dan kualitas ruang melalui pemanfaatan ventilasi alami, pencahayaan alami, serta material yang sesuai dengan kondisi iklim setempat. Studi ini menggabungkan analisis tapak, studi literature, dan perbandingan dengan proyek sejenis yang mengimplementasikan prinsip arsitektur tropis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan arsitektur tropis tidak hanya meningkatkan kenyamanan penghuni, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan bangunan. Dengan demikian, konsep arsitektur tropis merupakan solusi yang tepat dalam mendesain panti geriatri yang responsive terhadap iklim dan kebutuhan lansia di Kabupaten Gowa.
Pendekatan Arsitektur Biofilik pada Perancangan Perpustakaan Hybrid di Kabupaten Luwu Utara Azhar, Alif; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia; Syarif, Muhammad; Syahruddin, A. Syahriyunita; A Amin, Siti Fuadillah
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16146

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep arsitektur biofilik pada perancangan perpustakaan hibrida di kabupaten Luwu utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif melalui pendekatan studi literatur dan analisis kasus, mengidentifikasi elemen-elemen desain biofilik seperti penggunaan material alami, pencahayaan alami, dan ventilasi silang dalam meningkatkan ruang dan kenyamanan pengguna. Penerapan konsep biofilik tidak hanya memperkaya pengalaman pembaca, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan memberikan dampak positif pada kualitas udara serta keterhubungan dengan alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan arsitektur biofilik pada perpustakaan hibrida di kabupaten Luwu utara sepenuhnya menerapkan konsep biofilik. Perpustakaan hibrid lebih mengutamakan penerapan konsep biofilik pada ruang-ruang tertentu terutama pada ruang baca, lobby, rooftop garden, lobby kantor, dan lain sebagainya. Hal tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan hibrid yang dirancang dengan pendekatan biofilik dapat menjadi fasilitas publik yang fungsional, inklusif, dan ramah lingkungan di kabupaten Luwu utara.
Co-Authors A. Annisa Amalia A. Syahriyunita Syahruddin A.Syahriyunita Syahruddin Abdullah, Ashari Ade Mawardi Syamsuddin Ahmad Fadli Ahmad Syukur Alma Widiyanti Amal, Citra Amalia Amalia, A. Annisa Amalia, Andi Annisa Amalia, Citra Amelia, Yuyun Andi Annisa Amalia Andi Annisa Amalia Andi Sulfajri Andi Syahriyunita Andi Syahriyunita Syahruddin Andi Syahruyinita Andi Yusri andi Yusri Anto, Aprianto Aprianto Anto Aprilia, Aprilia Dwi Anggri Astuty Aris Sakkar Dollah Aris, Aris Sakkar Dollah Ashari Abdullah Ashari Abdullah Ashari, Ashari Abdullah Asriadi Asriadi Azhar, Alif Azman, Andi Baharsin, Syamsir Aman Basir, Nurmiati Citra Amalia Dapubeang, Awaludin Darwis, Nur Wahyuni Dayat, Sapril Hidayat Dollah, Aris Sakkar Fahmi, Ridwan Fath, Raja Ferdi Lamu Fitrawan Umar Fitrawan Umar Gazali, Wahyudi Rahmat Hasra, Mila Karmila Heri Hermawan Rahman Huddin, Misba Ibrahim Salam idrus, irnawati Idrus, Irnawaty Intan Batari Saputri Irawati Irawati Irlan Nurasyid irnawati idrus Kadir, Sania Ramadhani Khilda Wildana Nur Khilda Wildana Nur Khilda Wildana Nur Kurnianto, Ucok Kurniawan, Muh. Arif Lamu, Ferdi Latif, Sahabbuddin Latif, Sahabuddin Latif Lukamanul Hakim M muhajerin Muh. Arif Kurniawan Muh. Ilmiansah muhajerin, M Muhammad Ardi Bennu Muhammad Artha Tiranda Muhammad Rifai Saputra Muhammad Sofyan Muhammad Sofyan Muhammad Syarif Muhammad Syarif, Muhammad murnawati murnawati Murnawati Murnawati, Murnawati Mursyid Mustafa Mursyid Mustafa Musa, Reski Vendi Musiin, Windi Putri Mustafa, Mursyid Mutiah, Uryun Nana Rohana Nana Rohana, Nana Nengsih, Anni Syahrilia Nini Apriani Rumata Nur Wahyuni Darwis NUR, KHILDA WILDANA Nurhikmah Paddayatu Nurhikmah Paddiyatu Nurmiati Basir Paddayatu, Nurhikmah Paddiyatu , Nurhikmah Paddiyatu, Nurhikmah Rahman, Heri Hermawan rahmat ramadan Rahmat Sopianto Raja Fath Ramadan, Rahmat Rapi, Adam Rasmawarni Rasmawarni Rasmawarni, Rasmawarni Reski Vendi Musa Ridwan Fahmi Rifaldi Rifaldi, Rifaldi Riki Rinaldi Riki Rinaldi Rohana Rohana ROHANA ROHANA Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi Safitri, Sulfika Sahabbuddin Latif Sahabuddin Latif Sahabuddin Latif Sahabuddin Latif, Sahabuddin Salam, Ibrahim Salmiah Zainuddin Salmiah Zainuddin Saputri, Intan Batari Sembiring, Rinawati Sopianto, Rahmat Sulfajri, Andi Sulfika Safitri Supardi Jaya Tammeng Syahriyunita, Andi Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, A.Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syahruyinita, Andi Syam syam syam, Syam Syarif, Muhammad Syarif Syukur, Ahmad Tammeng, Supardi Jaya Tiranda, Muhammad Artha Umar, Fitrawan Wahyudi Rahmat Gazali Yusri, Andi Zainuddin, Salmiah