Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Farmaka

BEBERAPA TUMBUHAN YANG MENGANDUNG SENYAWA AKTIF ANTIINFLAMASI SITI NURUL KHOTIMAH; Ahmad Muhtadi
Farmaka Vol 14, No 2 (2016): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.112 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i2.10806

Abstract

ABSTRAKInflamasi merupakan indikator penting dari beberapa insiden penyakit. Di Indonesia, terapi obat untuk inflamasi seperti golongan AINS(Anti Inflamasi Non Steroid) serta AIS(Anti Inflamasi Steroid) telah diterapkan sejak dahulu hingga sekarang. Namun memiliki efek samping yang tidak diinginkan yang dapat menurunkan fungsi bologis tubuh seperti, hati, saluran pencernaan, dan organ vital lainnya. Oleh sebab itu, sediaan herbal merupakan pilihan alternatif dalam proses penanganan inflamasi karena efek samping yang relatif lebih kecil serta ketersediaan tumbuhan obat yang melimpah seperti sediaan herbal antiinflamasi yang telah distandardisasi oleh BPOM diantaranya daun seledri, daun daruju, dan mengkudu. Tumbuhan lain yang mengandung senyawa aktif antiinflamasi dan dibahas pada artikel ini yaitu kunyit, biji kesumba, daun buas-buas, kencur, tapak liman, daun ubi jalar ungu, daun suji, kulit batang jambu mete, daun mahkota dewa, kerehau, sambang getih, jintan hitam, daun piladang, daun saliara, dan kunir.Kata kunci: Inflamasi, Antiinflamasi, Senyawa aktif, Tumbuhan obatABSTRACTInflammation is an important indicator of some incidents of disease. In Indonesia, drugs therapies to treat inflammatory such as NSAID(Nonsteroidal Antiinflammatory Drugs) group and Anti-inflammatory Steroid have been applied since a long time until now. However, these drugs have undesirable side effects that can reduce the biological function of the body such, liver, gastrointestinal tract, and other vital organs. Therefore, herbal dosage is an alternative option in treatment of inflammatory processes due to the side effects are relatively small and the availability of abundant medicinal plants such as, herbal dosage that have been standardized by BPOM e.g. celery leaf, daruju leaf and the morinda. Other plants that contain antiinflammatory compounds and discussed in this article are turmeric, crimson seed, buas-buas leaf, curcuma, liman, Ipomoea batata, suji leaf, bark cashew, Phaleria macrocarpa, kerehau, sambang getih, cumin, piladang leaf, saliara leaf, and turmeric.Keywords: Inflammatory, Anti-inflammatory, Active compounds, Medicinal plant
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT DENGAN SIX SIGMA KANIA NABILA FAJRIANTI; Ahmad Muhtadi
Farmaka Vol 15, No 3 (2017): Farmaka
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.376 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i3.13460

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu instalasi kesehatan terbesar, di mana terdapat jenis pelayanan yang mendukung kesehatan masyarakat seperti pelayanan medik, penunjang klinik. kefarmasian, penunjang nonklinik, keperawatan dan kebidanan, dan rawat inap. Tidak semua rumah sakit memiliki mutu pelayanan yang tinggi, melainkan terdapat juga yang mutu pelayanannya masih rendah. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan adalah Six Sigma. Six Sigma adalah alat manejemen yang biasa digunakan dengan tujuan mengurangi cacat produksi dan menekan biaya yang dikeluarkan. Alat manajemen ini biasa digunakan di suatu industri perusahaan, namun juga dapat digunakan di instalasi kesehatan seperti rumah sakit dengan tujuan meningkatkan mutu pelayanannya. Berdasarkan hasil penelusuran pustaka, Six Sigma mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Evaluasi Kepatuhan Pasien Hepatitis C Periode Juli 2018-Juli 2019 Di Instalasi Rawat Jalan Di Salah Satu Rumah Sakit Kota Bandung SHAFIRA SHAFIRA; AHMAD MUHTADI
Farmaka Vol 18, No 2 (2020): Farmaka (September)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v18i2.26232

Abstract

Hepatitis merupakan peradangan pada sel hati yang disebabkan oleh infeksi, obat-obatan, konsumsi alkohol dan lemak yang berlebihan. Indonesia berada di posisi kedua setelah Myanmar dengan angka kejadian hepatitis B dan C yang tinggi di negara South East Asian Region (SEAR). Pada tahun 2010, berdasarkan sidang WHA (World Health Assembly) di Geneeva, Indonesia bersama negara-negara lain memiliki resolusi untuk melakukan pengendalian virus hepatitis,  salah satunya dengan meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien yang sudah terinfeksi hepatitis. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai karakteristik pasien dan kepatuhan pasien hepatitis khususnya hepatitis C pada periode Juli 2018-Juli 2019 di Instalasi Rawat Jalan RSUP di salah satu rumah sakit Kota Bandung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi sejumlah 115 pasien hepatitis C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejauh ini kepatuhan pasien hepatitis C di instalasi rawat jalan cukup tinggi yaitu sebesar 95 %.Kata Kunci : Hepatitis C, Kepatuhan pasien
AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN ILER (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.) PADA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR DENGAN METODE INDUKSI ALOKSAN Yasmiwar Susilawati; Ahmad Muhtadi; Moelyono Moektiwardoyo; Putri Churnia Arifin
Farmaka Vol 14, No 2 (2016): Farmaka
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.987 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i2.9296

Abstract

Based on WHO data, in 2014  total of diabetic patient in Indonesia reach 9 million. In addition to synthetic drugs, traditional medicine widely used by diabetic patients. Research of several species from Plectranthus genus showed that Plectranthus amboinicus and P. esculentus have antidiabetic activity in rat. Therefore, it is necessary to do antidiabetic activity research and its effective dose of plants iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br) which derived from the same genus and has been used empirically as oral antidiabetic. Antidiabetic activity test conducted using white male Wistar rats which given diabetogen alloxan. Rat who had developed diabetes later given different dose of iler leaves ethanol extract and glibenclamide 0,5 mg/kgBB as a positive control. Blood glucose level was measured using amperometric method utilizing enzymatic reaction of glucose dehydrogenase which measured by glucometer. As a result, a dose of 200 mg / kg dose had the highest antidiabetic activity, followed by a dose of 300 mg / kg, the percentage decrease in relative blood glucose are 21,52% and 3,64% respectively, but a dose of 100 mg / kg didn’t have antidiabetic activity. Antidiabetic activity of 200 mg/kg dose of extract didn’t have any significant difference with glibenclamide, which has percentage decrease in relative blood glucose 21,35%.
AKTIVITAS JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SEBAGAI ANTIBAKTERI, ANTIVIRUS, ANTIFUNGAL, LARVASIDA, DAN ANTHELMINTIK IMROATUL CHUSNIAH; Ahmad Muhtadi
Farmaka Vol 15, No 2 (2017): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.22 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i2.13040

Abstract

IMPACT OF PHARMACIST INTERVENTION MANAGING DRUG RELATED PROBLEMS IN PATIENTS TYPE 2 DIABETES MELLITUS Amirah Amirah; Ahmad Muhtadi; Siti Saidah
Farmaka Vol 18, No 4 (2020): Farmaka (Suplemen)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v18i4.42483

Abstract

Drug related problems (DRPs) are problems encountered often in the treatment of patients and can affect the decline of quality of life but increase disease morbidity and mortality on the other hand. From a review of 10 journals, it was found that untreated indication, adverse drug reaction, non-compliance/non-adherence, drug choice problem, dosing problem, drugs interaction, drug without indication, and drug use problem were the most common DRP experienced by type 2 diabetes mellitus patients. Pharmacists can effectively intervene in DRP through identification and prevention and physicians accept and act on these interventions. Pharmacists in their intervention on DRPs play an influential role at the prescriber level. Pharmacist intervention can also take place at both patient and drug levels. Pharmacist intervention is also capable of controlling the parameters of an objective examination to be better (lipids, blood pressure, blood sugar, etc.). Therefore, collaboration between pharmacists and other health workers needs to be pursued because it can affect the success in handling DRPs.
Pengaruh Anemia Tanpa Terapi Eritropoetin Terhadap Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Terapi Hemodialisa di RSBSA Bandung Dan RSD Cimahi Dani Sumaryadi; Ahmad Muhtadi; Sri Hartini
Farmaka Vol 18, No 4 (2020): Farmaka (Suplemen)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v18i4.42266

Abstract

Komplikasi Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang sering terjadi dan biasanya terjadi paling awal dari komplikasi yang lain adalah anemia. Defisiensi eritropoetin merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan anemia pada GGK. Penurunan fungsi ginjal yang progesif dan irreversible menyebabkan pasien GGK harus melakukan hemodialisa. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien mortalitas dan morbiditas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh anemia tanpa terapi eritropoetin terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dengan terapi hemodialisa di RSBSA Bandung dan RSD Cimahi yang dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2019. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian analisa cross sectional dengan menggunakan data primer dan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian ini di dapat jumlah sampel 50 orang yang memenunuhi kriteria inklusi. Kualitas hidup diukur dengan menggunakan kuisioner EQ5D5L yang dilakukan pada saat pasien menjalani terapi hemodialisa. Nilai utilitas terapi eritropoetin 0,65±0,29 dan tanpa terapi eritropoetin mengalami penurunan menjadi 0,63±0,27. Sedangkan skor rata-rata EQ5D Visual Analog Scale (VAS) terapi eritropoetin adalah 62,29±18,88 dan tanpa terapi eritropoetin 69,42±14,65. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan nilai utilitas dan skor EQ5D VAS pasien hemodialisa terapi eritropoetin dan tanpa terapi eritopoetin tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara signifikan (p<0,05).
Co-Authors A. Dardiri Hasyim Abbas Alfuti , Abil Abnur Kamala, Siti Adenia Constansia Sitepu Adil Junaidi Ahmad Rizki Aji, Egi Setia Ajuan Ritonga Almira, Della Ami Tjitraresmi, Ami Amirah Amirah Andari, Ella Anggita Della Lestari Ani Rahmawati Arief Purnama, ikhwan Ashshiddiq, Muhammad Arif Asmadi asmadi Asy Syifa, Khadijah baihaki, imam Berliana, Melisa Intan Binti Nur Asiyah BUDI UTOMO Citra Pangestu D. Ariska D. Ariska, D. Dani Sumaryadi Darma Bakti Daulay, Achmad T. Dede Yuanda Desrita Desrita Desy Ariska Desyandri Desyandri Dewinta, Astrid Fauzia Dinarta Hutabarat Dwi Prasetyo DWI SURYANTO Eli Halimah, Eli Elvira, - Emma Surahman, Emma Entris Sutisna, Entris Eri Yusni Eulis Safina Eva Feriadi Eva Lia Risky Sinaga F. F. Rais F. F. Rais, F. F. Fadhilah, Amanatul Fahmi Fadhli Rais Febriyanti Panjaitan Fuad Hasan Gatera, Vesara A. Gusti Zulkifli Mulki Hafiyyan, Qalbi Harahap, Cici Maulidiah Harahap, Muhamad Haikal Firyaldi Hasan, Darul Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulastri Hesti Wahyuningsih Hidayati, Tita Kosima I Gusti Ngurah Antaryama Ida Musfiroh, Ida ikhwan Arief Purnama Imam Baihaqi IMROATUL CHUSNIAH Ipanna Enggar Susetya, Ipanna Enggar Irene anggraini Irvanul Arifin, Mohammad Ishak, Mohd Yusoff Isten Sweno Tamba Jamiyanti, Eva Jannah, Sutra Wardatul Junaidy, Adil Kadarwan Soewradi KANIA NABILA FAJRIANTI Kartasasmita, Rahmana E Kartasasmita, Rahmana E Kembaren, Natasyha Pebrina Br Sembiring Keri Lestari Khairunnisa Kurlillah, Rizki Manalu, Natasya Rebekka Manullang, Kristina Natalia Manurung, Bunga Ulita Marufi, M. Marwan, Abang Maser, Wahyu Haryati Melisa Intan Barliana, Melisa Intan Mey Susanti Miftahul Jannah Miswar Budi Mulya Moelyono Moektiwardoyo Mohammad Basyuni Muammar Muammar Muhammad Hasan Basri Muhammad Ma’rufi Muhammad Reza Cordova, Muhammad Reza Mulyoto mulyoto N. Azmi N. Azmi, N. Nababan, David NADYA INDAH DEWANTI, NADYA INDAH Nanda Putri Nazara, Wilman Nurmala Sari Nurmatias Nurmatias Nursyamsiah, Tresna Nursyamsiah, Tresna NURUL ANNISA Nurul Azmi Orbita R. Dhuha Pardamean Lubis Pasaribu, Rihan Addilah Patihul Husni Perangin Angin, Imanuel Kemenangenta Perwira, Anggun Putri Pesta Saulina Sitohang Pesta Saulina Sitohang Pindi Patana Pratiwi Pratiwi Priyogo, Prengki Punomo, Punomo Purba, Theresia Widi Astuti Putri Churnia Arifin Qadar Hasani Rabihati, Etty Rambe, Ade Septiya Jumiani Randy Setiawan, Randy Raswin Nasution Rendra Setiawan, Gusti Resky, Indah Anjar Ridwan, M. Deny Rifqi Rama Dhani Rizal Mukra Rizal Rizal Rizki Eka Putra Rizki Ridoan Rizki, A. Rosanti, Indah Rudolf Y. Ompusunggu Rusdi Leidonald Ryanti, Eva Sabilah Fi Ramadhani Sandy, Sarah D. Sarah Diba Sandy Sarpawi, Sarpawi Sasongko, Hartanto Wahyu SHAFIRA SHAFIRA Sholih, Mally G. Siahaan, Vania S.P Silaban, Matthew Federich Willyam Simaremare, Elisabet Rosevenny Sinurat, Ries Ruth Rytond Siregar, Rizky Febriansyah Siregar, Zufriwandi SITI NURUL KHOTIMAH Siti Saidah SITI SAIDAH Slamet Ibrahim Sri Hartini Suria Masriani Sinaga Syafriadi Syafriadi Taryono, Taryono TIJANIYAH TIJANIYAH, TIJANIYAH Toibullah Siregar Triwilaswandio Wuruk Pribadi Utomo, Satriyo Varanth, Sree Viknes Vina Maratus Salsabila warda, Sutra Wardatul Jannah, Sutra Winarni, Rina Yasmiwar Susilawati Yunasfi Djayus yunasfi yunasfi Yunasfi Yunasfi Yunasfi, Yunasfi Zefri Ade Gurukinayan Zufriwandi Siregar Zulham Apandy Harahap Zulham Apandy Harahap