Claim Missing Document
Check
Articles

Influence of Indium Tin Oxide (ITO) poling temperature in vacuum on surface roughness of Polyvinylidene Fluoride(PVDF) film Suprapto, Suprapto; Lisyanto, Lisyanto; Eswanto, Eswanto; Riadi, Selamat; Gunawan, Safri; Iskandar, Henry; Jubaidah, Jubaidah; Muhtadin, Muhtadin
Jurnal Polimesin Vol 21, No 6 (2023): December
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v21i6.4454

Abstract

The surface roughness is a significant parameter of the performance of PVDF thin film sensors. In this work, we have investigated the effect of ITO poling in vacuum at various temperature on the surface roughness of uniaxially stretched PVDF film. The influence of poling temperature on the surface roughness of PVDF film was examined using atomic force microscopy (AFM). In this work, the AFM data are obtained through the database, and topography is analyzed using Gwydion Software (GS). GS has characterized surface roughness in terms of Average Roughness (Ra), Root Mean Square (Rrms), and Arithmetic average height (Rz). The results show that the GS can detect and measure profile thickness and roughness on a nanoscale with reliable accuracy. The results confirm that the increased poling temperature can reduce the roughness of the surface.
TEACHING INDUSTRY : PENGOLAHAN LIMBAH KACA MENJADI PRODUK KONSTRUKSI Rahmawati, Cut; Muhtadin, Muhtadin; Faisal, Muhammad; Iqbal, Iqbal; Zardi, Muhammad; Meliyana, Meliyana; Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Vokasi Vol 6, No 2 (2022): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i2.2942

Abstract

Konsep teaching industry dalam era merdeka belajar yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi telah mendorong kolaborasi antara dosen dengan mitra industri dalam mengembangkankan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kegiatan pengabdian ini mengusung tema pemanfaatan limbah kaca pada produk konstruksi non-struktural. Limbah kaca merupakan material yang terbuang dan belum dimanfaatkan secara baik. Limbah kaca kaya akan silika, oleh karena itu sangat baik dijadikan pengganti sebagian semen karena kandungan tertinggi semen adalah silika. Metode yang dilakukan adalah dengan terlebih dahulu mencari informasi permasalahan mitra dalam melaksanakan produksi dan dilanjutkan dengan pelatihan. Modifikasi ukuran partikel dilakukan dengan alat penghancur kaca hingga didapat ukuran rata-rata 50 µm. Serbuk kaca ini digunakan untuk menggantikan sebagian semen dalam pembuatan lubang angin. Produk yang dihasilkan menunjukkan kuat tekan dan daya serap air sebesar masing-masing 9,23 MPa dan 8,76% dan dinyatakan layak untuk digunakan pada bangunan. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif pada mitra yaitu mitra sudah dapat mengaplikasikan limbah kaca menjadi produk berguna dan benilai ekonomis. Kolaborasi ini telah menjadikan Universitas Abulyatama sebagai motor inovasi reka cipta untuk mendorong akselerasi hilirisasi riset dosen.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MAHASISWA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MINIATUR KAPAL IKAN BERBAHAN FIBER REINFORCED PLASTIC (FRP) Lindawati, Lindawati; Yusrizal, Yusrizal; Mahyuddin, Mahyuddin; Muhtadin, Muhtadin; Faisal, Muhammad; Iqbal, Iqbal; Amin, Amri; Maulidin, Aula
Jurnal Vokasi Vol 7, No 2 (2023): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i2.4076

Abstract

Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi yang kaya akan sumber daya alam laut, sehingga tidak megherankan jika mata pencaharian sejumlah masyarakat adalah nelayan. Keterbatasan sumber daya alam kayu untuk pembuatan kapal ikan telah menggiring munculnya berbagai material alternatif, salah satunya bahan Fiberglass. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendampingan pembuatan miniatur kapal nelayan berbasis bahan fiberglass kepada mahasiswa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa untuk mampu menerapkan ilmu pengetahuan yang dipelajari kedalam produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan praktik langsung. Hasil kegiatan berupa peningkatan ilmu pengetahuan, wawasan, dan keterampilan peserta dalam membuat miniatur kapal nelayan berbasis fiberglass. Dalam proses kegiatan, peserta menunjukkan antusias yang tinggi.
Developing a Waste Management Start-Up as Efforts to Accelerate the Circular Economy: Pengembangan Start-Up Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Akselerasi Ekonomi Sirkular Rahmawati, Cut; Faisal, Muhammad; Sanusi, Sanusi; Muhtadin, Muhtadin; Miftahul Jannah; Abdus Salam; Muhammad Fatani
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i4.21242

Abstract

The purpose of developing this start-up is to organize the collection of waste in the community, in the form of plastic and glass waste. This waste will be managed at the Self-Realization Waste Bank to become new, more valuable products. Plastic waste will be shredded into smaller pieces and melted. The melted plastic will then be transformed into paving blocks. Meanwhile, glass waste will be crushed into artificial sand, which will also be used to make paving blocks. The collection of plastic waste and glass waste is organized through a web-based start-up that can be accessed by the general public. The method used involves socializing the program and practicing product manufacturing. The results of the activities show that partners can operate the developed start-up and can already create products from plastic waste and glass waste. Partners can also transform glass waste into artificial sand. Products produced from plastic waste and glass waste can be used as surface covers for pedestrian paths and parking areas.
MEMBANGUN JIWA SOCIAL ENTREPRENEUR MUDA DUSUN KEPUDIWETAN DALAM PEMASARAN IKAN DI DAERAH TURI LAMONGAN Hasan, Andi Farouq; Muhtadin, Muhtadin; Fikri, Mohammad Fahmi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v2i2.130-134

Abstract

Pada daerah Kepudiwetan, cukup banyak SDM yang masih masa usia produktif. Peluang untuk merintis usaha baru cukup berpeluang. Dengan dorongan yang positif, telah muncul kesadaran diri sebagai motor penggerak, berani megambil resiko, mempunyai juwa kepemimpinan dan dapat memeberikan perubahan untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat. Program kewiausahaan merupakan salah satu altertatif yang dapt dilakukan yang bertujuan untuk memerikan perubahan kesejahteraan dan kesehatan, peningkatan finansial, perubahan social bagi warga sekitar. Program social entrepreuner muda ini bertujuan untuk membangun semangat  mandiri dalam berusaha dan mendorong  para warga khususnya pemuda  Dusun Kepudiwetan untuk tumbuh dan berkembang, sehingga pemuda setempat tidak hanya bekerja di tambak yang selama ini mereka geluti, bahkan  bermanfaat untuk  masyarakat sekitar dan mampu memajukan daerahnya. Proses pembentukan  kelompok petani tambak terpadu yang berjalan secara konsisten dapat dilakukan melalui suatu kemitraan yang melibatkan semua elemen masyarakat. Kemitraan dapat dibangun dengan melibatkan pihak pemerintah, swasta, tokoh masyarakat, lembaga non pemerintah atau LSM, serta masyarakat setempat.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Sekolah dan UMKM Berbasis Syariah di Cisarua Kabupaten Bandung Fadhli, Rahmat; Haryadi, Yudi; Muhtadin, Muhtadin; Huda, Miftahul; Mulyadi, Dedi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8533

Abstract

Background: Manajemen pengelolaan keuangan merupakan dasar yang harus diterapkan dalam setiap organisasi, termasuk dalam pengelolaan keuangan pada satuan pendidikan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun, pengelolaan organisasi terutama pengelolaan keuangan secara syariah belum secara maksimal diterapkan di Desa Pasirlangu. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah agar warga masyarakat Desa Pasirlangu, Cisarua Kabupaten Bandung mampu mengelola keuangan sekolah dan UMKM secara profesional dengan berlandaskan prinsip-prinsip yang syariah. Metode: Metode pelaksanaan terdiri dari: 1) perencanaan, kegiatan perencanaan dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan kepala desa Pasirlangu dan pengelola UMKM di lingkungan Desa Pasirlangu. 2) Pelaksanaan, kegaiatan dilaksanakan di Desa Pasirlangu pada bulan Februari 2020 dengan melibatkan semua stakholder masyarakat. 3) Evaluasi dilakukan agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik sehingga kegiatan dapat berjalan terus menerus dan konsisten. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat ini terlaksana dengan baik berkat adanya dukungan dari semua lapisan masyarakat, yang terdiri dari tenaga kependidikan di sekolah dan pelaku UMKM. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa 70% pelaku UMKM telah berkategori baik dan sisanya 30% berkategori cukup. Sementara itu dalam hal pengelolaan keuangan berbasis syariah, persentasenya adalah kriteria baik sebesar 60%, dan 40% berkategori cukup. Kesimpulan: Peserta aktif mengikuti kegiatan dan mampu meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan organisasi dan keuangan.
Digital-Based Change Management for Enhancing Vocational Students’ Work Readiness Muhtadin, Muhtadin; Hasanah, Enung; Sukirman, Sukirman
JURNAL AL-TANZIM Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v10i1.12307

Abstract

This study aims to develop a digital-based change management model to enhance vocational students’ work readiness in vocational schools. Rapid technological change and evolving industry requirements have intensified the mismatch between vocational graduates’ competencies and labor market expectations. Previous studies highlight that limited digital integration and weak change management reduce the relevance of vocational education. This research employed a qualitative case study involving school leaders, vocational teachers, industry partners, and students. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis, and were analyzed thematically using Atlas. Ti 9. The findings indicate that effective digital transformation is shaped by six interrelated factors: the urgency for change, school–industry collaboration, continuous teacher competency development, technology-embedded curriculum implementation, systematic evaluation mechanisms, and graduate outcomes. These factors collectively strengthen students’ technical skills, digital literacy, and employment-readiness. The proposed model demonstrates that adaptive change management and active stakeholder involvement improve curriculum relevance and perceived employability. This study contributes theoretically by enriching perspectives on change management in vocational education and, practically, by offering a contextual framework for digital curriculum development. It recommends continuous curriculum updating, infrastructure investment, and sustained industry partnerships to ensure long-term workforce readiness.
ANALISIS KEBIJAKAN IMPOR BERAS DI INDONESIA DALAM KERANGKA SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) Sudarto, Sudarto; Muhtadin, Muhtadin
AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan Vol. 2 No. 1 (2024): AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/agronimal.v2i1.1895

Abstract

This study aims to analyze the substance and implementation of Indonesia’s rice import policy within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs), focusing on Central Java Province as one of the country’s major rice-producing regions. The research employed a qualitative approach using policy analysis. Data were collected through the examination of national policy documents, statistical reports, and in-depth interviews with regional stakeholders. The analysis applied content analysis and thematic analysis based on SDG indicators, particularly SDG 2 (Zero Hunger), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), and SDG 12 (Responsible Consumption and Production). The findings indicate that rice import policies play a significant role in maintaining national food supply stability and controlling price fluctuations, particularly during periods of domestic production decline. However, their implementation in Central Java presents challenges, especially regarding the synchronization of import timing with harvest seasons and the protection of farmers’ welfare. Overall, while the policy aligns with food supply stability objectives, stronger integration of long-term sustainability principles is required to support a resilient and inclusive food system.
LIVESTOCK CULTURE IN RURAL COMMUNITIES: AN ETHNOGRAPHIC STUDY OF TRADITIONAL FARMERS Sudarto, Sudarto; Muhtadin, Muhtadin
AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan Vol. 4 No. 1 (2026): AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/agronimal.v4i1.1910

Abstract

This study aims to analyze the cattle-farming culture within traditional farming communities in Boyolali using an ethnographic approach. The research focuses on farming practices, the principle of moral economy, and the negotiation between traditional values and market logic in shaping rural socio-economic transformation. A qualitative method was employed through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Informants were purposively selected from small-scale, family-based dairy farmers. The findings reveal that farming practices are not solely oriented toward profit maximization but are grounded in principles of household sustainability, community solidarity, and subsistence security. Modernization through milk quality standards, production technologies, and market integration has influenced production patterns; however, values such as mutual cooperation, family labor, and ecological integration remain preserved. The transformation of farming culture in Boyolali is hybrid and adaptive, where tradition and market rationality continuously negotiate to form a contextual and resilient production system. This study highlights the importance of socio-cultural perspectives in understanding sustainable rural livestock development.