Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN SEKOLAH ALAM DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK DI JOGJA GREEN SCHOOL Iswandayani, Hesti; Ningsih, Sulis Wahyu; Winata, Bayu Putra; Aqidah, Mutiara F astawa; Hanif, Divanny Aulia; Muhtarom, Taufik
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8, No 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v8i1.28650

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan karakter anak di jogja greenschool, mengetahui peran sekolah alam dalam pengembangan karakter anak, mengetahui pendekatan pembelajaran terhadap siswa menggunakan metode berbasis alam. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif teknik pengumpulan data, teknik analisis data. Hasil dari penelitian ini adalah jogja green school adalah salah satu sekolah alam yang memiliki pendekatan khusus dalam pendidikan karakter yang melibatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan sehari-hari. Pengembangan karakter sangat penting untuk membentuk kepribadian seseorang dan mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan dunia sekitar. Pada era yang serba digital dan cepat, tantangan dalam mendidik anak-anak untuk memiliki karakter yang baik semakin besar. Banyak anak yang terpapar oleh berbagai pengaruh luar yang bisa mengurangi kesadaran mereka akan pentingnya nilai moral, sosial, dan lingkungan.Abstract: This research aims to determine the character development of children at Jogja Greenschool, determine the role of natural schools in developing children's character, determine the learning approach for students using nature-based methods. The method in this research uses qualitative methods, data collection techniques, data analysis techniques. The results of this research are that Jogja Green School is a natural school that has a special approach to character education that involves active participation of students in daily activities. Character development is very important to shape a person's personality and influence the way they interact with the world around them. In this digital and fast era, the challenges in educating children to have good character are getting bigger. Many children are exposed to various external influences that can reduce their awareness of the importance of moral, social and environmental values.
PENERAPAN ALUR BERPIKIR ‘FADRI’ DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH CITRA ALAM YOGYAKARTA Kundaryanti, Fadya; Margaretha, Maria; Novita, Ikhsanty; Aryana, Mita; Saputri, Melynda; Muhtarom, Taufik
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8, No 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v8i1.28620

Abstract

Abstrak: Alur berpikir merujuk pada proses sistematis yang melibatkan pengamatan, analisis, sintesis, dan refleksi dalam memahami suatu konsep atau menyelesaikan masalah. Pendekatan ini sangat relevan untuk diterapkan dalam lingkungan sekolah alam, yang pada dasarnya menekankan pada pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman langsung. Pendidikan yang berbasis pada pengalaman langsung dan pemecahan masalah kini semakin mendapat perhatian dalam dunia pendidikan, khususnya di sekolah – sekolah alam. Dalam implementasinya belum semua kegiatan pembelajaran di sekolah alam dirancang untuk secara optimal mengembangkan alur berpikir siswa. Banyak pembelajaran masih berfokus pada aspek aktivitas fisik tanpa penguatan proses berpikir yang mendalam. Padahal, penerapan alur berpikir yang terstruktur dapat membantu siswa membangun pemahaman yang lebih bermakna, meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, dan melatih kemandirian belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses alur berpikir FADRI dalam kegiatan pembelajaran di sekolah citra alam yogyakarta.Penelitian ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang berfokus pada metode studi literatur (literatur review). Hasil penelitian ini adalah penerapan alur berpikir FADRI dalam kegiatan pembelajaran di sekolah citra alam yogyakarta yang mana alur berpikir FADRI (Find Out, Analyze, Design Decide, Realize, Inspire) digunakan dalam proses pengembangan dan juga pemecahan masalah, alur berpikir FADRI dapat membantu peserta didik untuk memecahkan masalah dengan menganalisis dan mencari jalan keluarnya sendiri.Abstract: It refers to a systematic process involving observation, analysis, synthesis and reflection in understanding a concept or solving a problem. This approach is very relevant to be applied in a nature school environment, which basically emphasizes contextual learning based on direct experience. Education based on direct experience and problem solving is now getting more attention in the world of education, especially in nature schools. In its implementation, not all learning activities in nature schools are designed to optimally develop students' thinking flow. Many lessons still focus on the physical activity aspect without strengthening the deep thinking process. In fact, the application of structured thinking can help students build more meaningful understanding, improve problem-solving skills, and train learning independence. The purpose of this research is to find out the process of FADRI's thinking flow in learning activities at Citra Alam School Yogyakarta. This research is the result of qualitative research that focuses on the literature study method (literature review). The result of this research is the application of FADRI thinking flow in learning activities at citra alam school Yogyakarta where FADRI thinking flow (Find Out, Analyze, Design Decide, Realize, Inspire) is used in the development process and also problem solving, FADRI thinking flow can help learners to learn.
Analisis Karakteristik Model Pembelajaran Berbasis Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Pratiwi, Titis; Muhtarom, Taufik
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.1.2025.775

Abstract

Rendahnya literasi sains di Indonesia, yang tercermin dari hasil survei PISA, menunjukkan perlunya inovasi dalam model pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu penyebab utama adalah penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat aktif dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui karakteristik model pembelajaran berbasis pendekatan konstruktivisme di sekolah dasar; 2) mengetahui apa saja model-model pembelajaran berbasis pendekatan konstruktivisme dalam meningkatkan hasil belajar IPA di SD; 3) mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam model pembelajaran berbasis konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan berbagai data melalui literatur ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Dari total 268.000 artikel yang ditemukan di Google Scholar, peneliti menganalisis 41 artikel yang telah disaring secara cermat dengan melalui proses seleksi include dan exclude. Teknik analisis data meliputi identifikasi, pengumpulan data, seleksi (include dan exclude), pengolahan data, analisis data (inclusion adn exclusion criteria, sample analysis, dan critical appraisal), penyajian hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis pendekatan konstruktivisme, dengan berbagai karakteristik seperti keterlibatan aktif siswa dalam membangun konsep baik melalui observasi, bertanya, mencoba, diskusi, dan menarik kesimpulan, peran guru sebagai fasilitator dalam memandu siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri, penggunaan media pembelajaran yang bervariasi untuk mengurangi kejenuhan siswa dalam pembelajaran. Jenis model pembelajaran inovatif seperti model CLIS, PBL, Jigsaw, PBSCL, Discovery Learning. Kelebihannya seperti meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep para siswa dalam aktif bertanya, menanggapi, dan berdiskusi. Kekurangannya, juga adanya keterbatasan sarana dan prasarana salah satunya guru masih belum optimal dalam memberikan perhatian kepada siswa, keterbatasan fasilitas dan kesiapan guru.
ANALISIS PROGRAM SEKOLAH BEBAS BULLYING DAN PENUH EMPATI: MODEL, STRATEGI DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SEKOLAH ALAM INKLUSI Adyatma, Fadhli Naufan; Huda, Muhamad Rizki Nur; Arrahman, Wildan Salis; Wulandari, Aisah Putri; Adelia, Annisa; Isya, Shafa Ayu Nurul; Rahmawati, Syarifah Dwi; Muhtarom, Taufik
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7641

Abstract

Penanggulangan bullying dan pembentukan empati di sekolah inklusi, khususnya sekolah alam dengan pendekatan natural, masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada tiga aspek penting, yaitu: 1) model pendidikan karakter yang diterapkan untuk menciptakan sekolah bebas bullying di sekolah alam inklusi; 2) strategi dan pendekatan yang digunakan dalam mengembangkan empati di lingkungan sekolah alam inklusi; serta 3) faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapan model pendidikan karakter tersebut guna menciptakan lingkungan belajar yang bebas bullying dan penuh empati. Artikel dalam penelitian ini dipilih secara sistematis berdasarkan fokus pada model pendidikan karakter, strategi pengembangan empati, serta faktor pendukung dan penghambat penerapan model tersebut di sekolah alam inklusi, dengan mempertimbangkan relevansi dan kualitas metodologi dari publikasi tahun 2020 hingga 2025 melalui metode systematic literature review (SLR). Hasil penelitian yang menggunakan metode systematic literature review (SLR), yaitu: 1) model pendidikan karakter melalui pembelajaran berbasis pengalaman langsung di alam yang dipadukan dengan project-based learning, pembiasaan nilai integrasi, nilai religius dan etika. ; 2) strategi pengembangan empati di sekolah alam inklusi meliputi pengalaman langsung, pendekatan kolaboratif, hubungan humanis dengan pendidik, dan integrasi nilai lingkungan serta karakter melibatkan siswa, keluarga, dan komunitas; 3) faktor pendukung pendidikan karakter di sekolah alam meliputi pembelajaran berbasis alam, keteladanan pendidik, inklusi, dan dukungan orang tua, sedangkan hambatan utama adalah tantangan digital, kesiapan pendidik, pemahaman orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter inklusif di sekolah alam menciptakan lingkungan bebas bullying dan penuh empati dengan dukungan pendidik, orang tua, dan pendekatan kolaboratif. Namun, keberhasilan implementasi masih terhambat oleh keterbatasan pemahaman orang tua dan pandangan masyarakat.
Analisis Program Unggulan, Strategi Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual dan Experiental Learning dalam Membangun Karakter Tanggung Jawab Siswa Di SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta Janah, Nazula Miftahul; Pratama, Andira; Damayanti, Calista Putri; Widiarto, Lewi; Maulida, Sefi Nur; Rahadi, Pandega Khisna; Wibowo, Anggita Camelia; Suprihati, Nuur Annisaa; Muhtarom, Taufik
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i1.5444

Abstract

The formation of the character of responsibility in elementary school students is very important in the midst of various behaviors of low awareness of responsibility that arise in the school-age generation. This study aims to describe: 1) What are the leading programs at Sdit Alam Nurul Islam Yogyakarta in building the character of responsibility ; 2) how the strategy of implementing contextual learning models can build the character of responsibility of students at SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta; 3) how the strategy of applying the experiential learning model can build the character of Student Responsibility at Sdit Alam Nurul Islam Yogyakarta. This study uses descriptive qualitative approach with Miles and Huberman model data analysis techniques that include data reduction, data presentation, and conclusions. Validity of the data is maintained through triangulation method by comparing the results of observations, interviews, and documentation. Then analyzed descriptively based on data obtained related problems studied in the field. The results showed that there are several excellent programs in SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, such as zero waste, gardening, breeding, and cooking classes. Strategies for implementing contextual learning models through a variety of real activities (learning by doing) and habituation such as caring for plants and farm animals. Meanwhile, the strategy of applying the experiential learning learning model through direct experience, reflection, and repeated application in every gardening, breeding, and cooking class.
PENERAPAN MODEL STEAM DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SEKOLAH DASAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI ABAD 21 Safira, Ajeng Dara; Tia, Maria Chlarita; Saputri, Evi Lioni Triyanti; Fitriana, Aurel; Muhtarom, Taufik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1)mengetahui pengaruh penerapan model STEAM dalam pembelajaran tematik terhadap peningkatan kompetensi abad 21 siswa; 2) mengetahui model STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan berfikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa dalam pembelajaran tematik ; 3) mengetahui apa saja tantangan dan peluang dalam menerapkan model STEAM dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan kompetensi abad 21 siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Riview dengan mengkaji beragam sumber yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan STEAM dapat memadukan berbagai bidang ilmu dalam pembelajaran berbasis proyek, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan literasi sains siswa. Di samping itu, model ini juga memfasilitasi partisipasi aktif siswa dalam proses belajar dan membangun karakter sebagai pembelajar mandiri. Walaupun pelaksanaannya di lapangan menghadapi berbagai tantangan seperti kesiapan guru dan kekurangan media pembelajaran, STEAM tetap menjadi metode yang efektif dalam memenuhi tuntutan pendidikan di abad ke-21. Integrasi model ini dalam pembelajaran terpadu meningkatkan relevansi pendidikan dengan kehidupan sehari-hari dan mendukung realisasi profil pelajar Pancasila yang dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman.
INTEGRASI DUA KONSEP SEKOLAH ALAM DAN SEKOLAH ISLAM TERPADU DALAM USAHA PEMBENTUKAN KARAKTER KEPEMIMPINAN, KARAKTER WIRAUSAHA, DAN SIKAP CINTA LINGKUNGAN SISWA DI SDIT ALAM NURUL ISLAM YOGYAKARTA Marlita, Dinda; Amanda Wahyu Oktafianti, Theresia; Afi Ratna Sari, Ida; Mariana, Estri; Siti Fatimah, Nur; Trisna Wibisono, Aryan; Putri Oktavia, Anggi; Belinda Ines Nabilah, Vania; Muhtarom, Taufik
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4516

Abstract

SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta berhasil menggabungkan pendidikan yang berlandaskan alam dengan nilai-nilai Islam secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Integritas konsep Sekolah Alam dan Sekolah Islam Terpadu dalam usaha untuk membentuk karakter kepemimpinan siswa di SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, 2) Integritas konsep Sekolah Alam dan Sekolah Islam Terpadu dalam usaha untuk membentuk karakter wirausaha siswa di SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta, 3) Integritas konsep Sekolah Alam dan Sekolah Islam Terpadu dalam usaha untuk membentuk karakter cinta lingkungan siswa di SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta. Pendekatan yang diterapkan dalam studi ini adalah metode kualitatif disertai dengan analisis data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Integrasi konsep Sekolah Alam dan Sekolah Islam Terpadu dalam mengembangkan karakter kepemimpinan dikembangkan melalui kegiatan seperti Pramuka dan Outbond yang menekankan pada pengalaman langsung dan pembiasaan akhlak; 2) Karakter wirausaha ditumbuhkan melalui program Market Day yang mengajarkan siswa cara menjual dagangan, berhitung, dan menanamkan jiwa wirausaha muda dengan dasar pendidikan Islam; 3) Sikap cinta lingkungan dibangun melalui Kurikulum Nuris yang memadukan kurikulum nasional dengan pembelajaran berbasis alam dan nilai Islam. Hal ini diwujudkan melalui eksplorasi alam, praktik merawat tanaman, membuat kompos, dan kegiatan tafakur alam, serta pembiasaan adab menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah, sesuai dengan peran siswa sebagai “Khalifatul fil ardh” (pemimpin di muka bumi). Melalui pendekatan holistik ini, SDIT Alam Nurul Islam Yogyakarta berusaha menumbuhkan generasi yang berintegritas, berwawasan ekologis, dan berlandaskan nilai-nilai islam.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL MEMBATIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR: STRATEGI, TANTANGAN, DAN DAMPAKNYA TERHADAP SISWA Rahmania, Luthfi; Mania, Violeta Nur; Ramazaan, Farroza Titis; Aditia, Rizky Regba; Utami, Arimbi Widya; Muhtarom, Taufik
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.6869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis strategi integrasi kearifan lokal membatik dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar; (2) mengidentifikasi tantangan implementasi yang dihadapi guru; dan (3) mengevaluasi dampaknya terhadap siswa. Kajian dilakukan melalui studi literatur terhadap 21 artikel ilmiah terbitan tahun 2019–2025 yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) strategi integrasi membatik diterapkan melalui pengembangan bahan ajar berbasis budaya, pembelajaran berbasis proyek, dan pendekatan partisipatif yang melibatkan guru, siswa, dan komunitas; (2) tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan bahan ajar, minimnya pelatihan guru, rendahnya pemahaman terhadap budaya lokal, serta kurangnya dukungan kebijakan pendidikan; dan (3) dampak integrasi membatik terbukti meningkatkan motivasi belajar, keterampilan berpikir kritis, serta membentuk karakter siswa dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna karena terhubung dengan budaya serta lingkungan sekitar siswa. Dengan demikian, pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal seperti membatik perlu diimplementasikan secara sistematis melalui pengembangan kurikulum, pelatihan pendidik, dan penyediaan sumber belajar yang mendukung.
Co-Authors Adelia, Annisa Aditia, Rizky Regba Adyatma, Fadhli Naufan Afandi, Yogi Afi Ratna Sari, Ida Agustina, Imelda Zahra ahriza Davina Putri, Cony Aini, Adellia Nur Airlangga, Edwin Aisyah, Kurnia Nur Aji, Dimas Raskian Amanda Wahyu Oktafianti, Theresia Andhita Dessy Wulansari Anggita Puspitasari, Anggita Anggun Nofitasari, Anggun Aprilia, Atika Aprilia, Popy Aqidah, Mutiara F astawa Aqidah, Mutiara Fastawa Ari Kusuma Wardana Arrahman, Wildan Salis Aryana, Mita Aryola, Giska At-Toriq, Fatahillah Candra Avifah, Avrillian Nur Ayuni Febiana, Atika Az-Zahra, Shalsabilla Umi Azhar, Zakiya Ramadhina Azizah, Lintang Nur Azkiyah, Sela Rizki Azyfah, Insan Esa Belinda Ines Nabilah, Vania Cahyani, Arnandita Tiara Cahyani, Puput Cahyaningrum, Amanda Damayanti, Calista Putri Danuri Danuri, Danuri Destrininda, Titis Dewi, Ayu Shinta Dewi, Evita Puspita Dwi Kundaryanti, Fadya Dwi Ratnawati, Dwi Farhan Farhan Fatikah, Erlinda Salsabila Putri Fayuda, Zulfanur Fitri, Siti Nur Fitriana, Aurel Handhayani, Suci Hanif, Divanny Aulia Hasijazh, Nur Hayuningrum, Erlian Adi Heri Retnawati Hesti, Hesti Iswandayani Hidayah, Rachma Ulil Hidayatusholiha, Alvi Huda, Muhamad Rizki Nur Irawan Sukma, Irawan Iswandayani, Hesti Isya, Shafa Ayu Nurul Jana, Padrul Janah, Nazula Miftahul Jeniah, Amin Khoirunisa, Isnaini Fadlilah Khoirunisa, Prima Koten, Maria Yuliana Hingi Kundaryanti, Fadya Kusuma W, Cleo Ratih Kusumaningrum, Kurnia Dewi Lestari, Vika Widiana Lestari, Yunita Lidyawati, Sabrini Madani, Wisti Maharani, Nurul Mania, Violeta Nur Margaretha, Maria Mariana, Estri Marlin, Adinda Agesti Marlita, Dinda Maulida, Sefi Nur Moniz, Matilda Mujib, Muhammad Yazid Fatkhul Mustafiahe, Imamatul Muzakkiyah, Dela Fauziyatul Mu’minin, Muhammad Nurul Naurah Ihram, Handriana Ningsih, Sulis Wahyu Novita, Ikhsanty Nur Hasanah Nur Rohmah, Siva Nurhidayati, Aprilia Nurrizal, Ichsan Dwi Oktafianti, Atikah Anjani Padmarini, Raden Roro Elfrida Elysia Ivana Paino, miaalpiana24 Pamungkas, Ajeng Tri Paramitha, Azra Nindya Pramesti, Fajar Ajeng Pratama, Andira Pratiwi, Titis Prihono, Eko Wahyunanto Puspitaningrum, Mareeta Nara Putri Oktavia, Anggi Putri, Desti Fiqoh Aulia Putri, Via Naila Putri, Vinkanisa Aprilia Rahadi, Pandega Khisna RAHMA IMANDA NUR KHASANAH Rahmania, Luthfi Rahmawati, Rahmawati Rakhmah, Ana Afifatur Ramazaan, Farroza Titis Riantiarna, Ratna Ridwan, Zalfa Labibah Rismawati, Meilinda Rizky Candra, Salisa Safira, Ajeng Dara Saputri, Evi Lioni Triyanti Saputri, Melynda Sa’diyah, Halimatus Septianingsih, Reno Septiyani, Listiyana Septiyaningtyas, Hanin Dewi Setiawati, Riris Setyo Eko Atmojo Siti Fatimah, Nur Suprihati, Nuur Annisaa Syahfitri, Alda Syarief Fajaruddin Syarifah Rahmawati Tamara, Cyntia Eki Tia, Maria Chlarita Trisna Wibisono, Aryan Tsuraya, Nisrinda Nasywa Utami, Arimbi Widya Wahyu Wulandari Wibowo, Anggita Camelia Wibowo, Rifky Tri Widiarto, Lewi Widya Prastiwi, Maulia Winata, Bayu Putra Wulandari, Aisah Putri Yani, Indah Putri Yuliningsih, Yuliningsih Yunita, Marsya Indah Zahara, Chacha Febryan