Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN SEKOLAH ALAM DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK DI JOGJA GREEN SCHOOL Iswandayani, Hesti; Ningsih, Sulis Wahyu; Winata, Bayu Putra; Aqidah, Mutiara F astawa; Hanif, Divanny Aulia; Muhtarom, Taufik
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8, No 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v8i1.28650

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan karakter anak di jogja greenschool, mengetahui peran sekolah alam dalam pengembangan karakter anak, mengetahui pendekatan pembelajaran terhadap siswa menggunakan metode berbasis alam. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif teknik pengumpulan data, teknik analisis data. Hasil dari penelitian ini adalah jogja green school adalah salah satu sekolah alam yang memiliki pendekatan khusus dalam pendidikan karakter yang melibatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan sehari-hari. Pengembangan karakter sangat penting untuk membentuk kepribadian seseorang dan mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan dunia sekitar. Pada era yang serba digital dan cepat, tantangan dalam mendidik anak-anak untuk memiliki karakter yang baik semakin besar. Banyak anak yang terpapar oleh berbagai pengaruh luar yang bisa mengurangi kesadaran mereka akan pentingnya nilai moral, sosial, dan lingkungan.Abstract: This research aims to determine the character development of children at Jogja Greenschool, determine the role of natural schools in developing children's character, determine the learning approach for students using nature-based methods. The method in this research uses qualitative methods, data collection techniques, data analysis techniques. The results of this research are that Jogja Green School is a natural school that has a special approach to character education that involves active participation of students in daily activities. Character development is very important to shape a person's personality and influence the way they interact with the world around them. In this digital and fast era, the challenges in educating children to have good character are getting bigger. Many children are exposed to various external influences that can reduce their awareness of the importance of moral, social and environmental values.
PENERAPAN ALUR BERPIKIR ‘FADRI’ DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SEKOLAH CITRA ALAM YOGYAKARTA Kundaryanti, Fadya; Margaretha, Maria; Novita, Ikhsanty; Aryana, Mita; Saputri, Melynda; Muhtarom, Taufik
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8, No 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v8i1.28620

Abstract

Abstrak: Alur berpikir merujuk pada proses sistematis yang melibatkan pengamatan, analisis, sintesis, dan refleksi dalam memahami suatu konsep atau menyelesaikan masalah. Pendekatan ini sangat relevan untuk diterapkan dalam lingkungan sekolah alam, yang pada dasarnya menekankan pada pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman langsung. Pendidikan yang berbasis pada pengalaman langsung dan pemecahan masalah kini semakin mendapat perhatian dalam dunia pendidikan, khususnya di sekolah – sekolah alam. Dalam implementasinya belum semua kegiatan pembelajaran di sekolah alam dirancang untuk secara optimal mengembangkan alur berpikir siswa. Banyak pembelajaran masih berfokus pada aspek aktivitas fisik tanpa penguatan proses berpikir yang mendalam. Padahal, penerapan alur berpikir yang terstruktur dapat membantu siswa membangun pemahaman yang lebih bermakna, meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, dan melatih kemandirian belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses alur berpikir FADRI dalam kegiatan pembelajaran di sekolah citra alam yogyakarta.Penelitian ini merupakan hasil penelitian kualitatif yang berfokus pada metode studi literatur (literatur review). Hasil penelitian ini adalah penerapan alur berpikir FADRI dalam kegiatan pembelajaran di sekolah citra alam yogyakarta yang mana alur berpikir FADRI (Find Out, Analyze, Design Decide, Realize, Inspire) digunakan dalam proses pengembangan dan juga pemecahan masalah, alur berpikir FADRI dapat membantu peserta didik untuk memecahkan masalah dengan menganalisis dan mencari jalan keluarnya sendiri.Abstract: It refers to a systematic process involving observation, analysis, synthesis and reflection in understanding a concept or solving a problem. This approach is very relevant to be applied in a nature school environment, which basically emphasizes contextual learning based on direct experience. Education based on direct experience and problem solving is now getting more attention in the world of education, especially in nature schools. In its implementation, not all learning activities in nature schools are designed to optimally develop students' thinking flow. Many lessons still focus on the physical activity aspect without strengthening the deep thinking process. In fact, the application of structured thinking can help students build more meaningful understanding, improve problem-solving skills, and train learning independence. The purpose of this research is to find out the process of FADRI's thinking flow in learning activities at Citra Alam School Yogyakarta. This research is the result of qualitative research that focuses on the literature study method (literature review). The result of this research is the application of FADRI thinking flow in learning activities at citra alam school Yogyakarta where FADRI thinking flow (Find Out, Analyze, Design Decide, Realize, Inspire) is used in the development process and also problem solving, FADRI thinking flow can help learners to learn.
Analisis Karakteristik Model Pembelajaran Berbasis Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Pratiwi, Titis; Muhtarom, Taufik
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.1.2025.775

Abstract

Rendahnya literasi sains di Indonesia, yang tercermin dari hasil survei PISA, menunjukkan perlunya inovasi dalam model pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu penyebab utama adalah penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat aktif dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui karakteristik model pembelajaran berbasis pendekatan konstruktivisme di sekolah dasar; 2) mengetahui apa saja model-model pembelajaran berbasis pendekatan konstruktivisme dalam meningkatkan hasil belajar IPA di SD; 3) mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam model pembelajaran berbasis konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan berbagai data melalui literatur ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Dari total 268.000 artikel yang ditemukan di Google Scholar, peneliti menganalisis 41 artikel yang telah disaring secara cermat dengan melalui proses seleksi include dan exclude. Teknik analisis data meliputi identifikasi, pengumpulan data, seleksi (include dan exclude), pengolahan data, analisis data (inclusion adn exclusion criteria, sample analysis, dan critical appraisal), penyajian hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis pendekatan konstruktivisme, dengan berbagai karakteristik seperti keterlibatan aktif siswa dalam membangun konsep baik melalui observasi, bertanya, mencoba, diskusi, dan menarik kesimpulan, peran guru sebagai fasilitator dalam memandu siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri, penggunaan media pembelajaran yang bervariasi untuk mengurangi kejenuhan siswa dalam pembelajaran. Jenis model pembelajaran inovatif seperti model CLIS, PBL, Jigsaw, PBSCL, Discovery Learning. Kelebihannya seperti meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep para siswa dalam aktif bertanya, menanggapi, dan berdiskusi. Kekurangannya, juga adanya keterbatasan sarana dan prasarana salah satunya guru masih belum optimal dalam memberikan perhatian kepada siswa, keterbatasan fasilitas dan kesiapan guru.
PERENCANAAN, STRATEGI, DAN TANTANGAN PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI BUDAYA SEKOLAH Aulia Rahma Diani, Safira; Muhtarom, Taufik
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58429

Abstract

Character education through school culture is one of the strategic efforts to instill positive values, attitudes, and behaviors in elementary school students. However, its implementation across various schools reveals differences in planning, strategies, and the challenges faced. These conditions indicate the need for a more comprehensive understanding of the implementation of character education based on school culture. This study aims to analyze the planning, strategies, and challenges of fostering character education through school culture in elementary schools in Indonesia. The literature selection process was conducted based on previously established inclusion and exclusion criteria. The inclusion criteria encompassed articles discussing character education, character education at the elementary school level, and the implementation of character education through school culture. In addition, the selected literature consisted of journal articles published between 2020 and 2026, were found to align with the research focus and were deemed relevant based on a review of their titles and abstracts. Based on this process, 50 sources deemed most relevant for the study were selected, consisting of 6 international journals, 41 national journals, and 3 books. Data were collected through documentation, while data analysis was conducted using content analysis to identify and interpret themes emerging from the various sources examined. The results of the study indicate that character education planning is carried out through curriculum integration, school management, the development of school culture, the alignment of vision and mission, educational policies, project-based learning, and the school environment approach, local wisdom, educational technology, and collaboration with parents and the community. The strategies employed include school routines and culture, teachers serving as role models, social interaction, social-emotional development, extracurricular activities, character education and literacy, bullying prevention, school-family collaboration, strengthening educational policies, and the utilization of local culture and multicultural education. The challenges faced in implementing character education stem from both internal and external factors within schools, such as disparities in school capacity, limited teacher competencies, inconsistencies in school culture, bullying, the development of digital technology, exposure to negative content, low parental involvement, weak collaboration among stakeholders, differences in sociocultural contexts, and misalignment within the educational ecosystem. These findings indicate that successfully instilling character education through school culture requires systematic planning, comprehensive strategies, and the school’s ability to adapt to various educational challenges in the modern era.
Co-Authors Afandi, Yogi Agustina, Imelda Zahra ahriza Davina Putri, Cony Aini, Adellia Nur Airlangga, Edwin Aisyah, Kurnia Nur Aji, Dimas Raskian Andhita Dessy Wulansari Anggita Puspitasari, Anggita Anggun Nofitasari, Anggun Aprilia, Atika Aprilia, Popy Aqidah, Mutiara F astawa Aqidah, Mutiara Fastawa Ari Kusuma Wardana Aryana, Mita Aryola, Giska At-Toriq, Fatahillah Candra Aulia Rahma Diani, Safira Avifah, Avrillian Nur Ayuni Febiana, Atika Az-Zahra, Shalsabilla Umi Azhar, Zakiya Ramadhina Azizah, Lintang Nur Azkiyah, Sela Rizki Azyfah, Insan Esa Cahyani, Arnandita Tiara Cahyani, Puput Cahyaningrum, Amanda Danuri Danuri, Danuri Destrininda, Titis Dewi, Ayu Shinta Dewi, Evita Puspita Dwi Kundaryanti, Fadya Dwi Ratnawati, Dwi Farhan Farhan Fatikah, Erlinda Salsabila Putri Fayuda, Zulfanur Fitri, Siti Nur Handhayani, Suci Hanif, Divanny Aulia Hasijazh, Nur Hayuningrum, Erlian Adi Heri Retnawati Hesti, Hesti Iswandayani Hidayah, Rachma Ulil Hidayatusholiha, Alvi Irawan Sukma, Irawan Iswandayani, Hesti Jana, Padrul Jeniah, Amin Khoirunisa, Isnaini Fadlilah Khoirunisa, Prima Koten, Maria Yuliana Hingi Kundaryanti, Fadya Kusuma W, Cleo Ratih Kusumaningrum, Kurnia Dewi Lestari, Vika Widiana Lestari, Yunita Lidyawati, Sabrini Madani, Wisti Maharani, Nurul Margaretha, Maria Marlin, Adinda Agesti Moniz, Matilda Mujib, Muhammad Yazid Fatkhul Mustafiahe, Imamatul Muzakkiyah, Dela Fauziyatul Mu’minin, Muhammad Nurul Naurah Ihram, Handriana Ningsih, Sulis Wahyu Novita, Ikhsanty Nur Hasanah Nur Rohmah, Siva Nurhidayati, Aprilia Nurrizal, Ichsan Dwi Oktafianti, Atikah Anjani Padmarini, Raden Roro Elfrida Elysia Ivana Paino, miaalpiana24 Pamungkas, Ajeng Tri Paramitha, Azra Nindya Pramesti, Fajar Ajeng Pratiwi, Titis Prihono, Eko Wahyunanto Puspitaningrum, Mareeta Nara Putri, Desti Fiqoh Aulia Putri, Via Naila Putri, Vinkanisa Aprilia RAHMA IMANDA NUR KHASANAH Rahmawati, Rahmawati Rakhmah, Ana Afifatur Riantiarna, Ratna Ridwan, Zalfa Labibah Rismawati, Meilinda Rizky Candra, Salisa Saputri, Melynda Sa’diyah, Halimatus Septianingsih, Reno Septiyani, Listiyana Septiyaningtyas, Hanin Dewi Setiawati, Riris Setyo Eko Atmojo Syahfitri, Alda Syarief Fajaruddin Tamara, Cyntia Eki Tsuraya, Nisrinda Nasywa Wahyu Wulandari Wibowo, Rifky Tri Widya Prastiwi, Maulia Winata, Bayu Putra Yani, Indah Putri Yuliningsih, Yuliningsih Yunita, Marsya Indah Zahara, Chacha Febryan