Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Literasi Anti-Narkoba pada Komunitas Atlet Futsal melalui Sosialisasi di Kota Lhokseumawe Hasbi, Yusrizal; Saputra, Ferdy; Asmara, Romi; Iskandar, Hadi; Kurniasari, Tri Widya; Harun, Harun
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25544

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan, prestasi, dan masa depan generasi muda, termasuk komunitas atlet yang dituntut untuk menerapkan gaya hidup sehat dan disiplin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi anti-narkoba pada komunitas atlet futsal sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kota Lhokseumawe. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi edukatif, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang dirancang secara partisipatif guna meningkatkan keterlibatan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bahaya narkoba dan pentingnya menjaga gaya hidup sehat sebagai bagian dari pembinaan atlet. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih waspada terhadap ajakan negatif di lingkungan pergaulan. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya sikap preventif dan komitmen kolektif peserta untuk menolak penyalahgunaan narkoba serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan olahraga yang sehat, aman, dan bebas narkoba. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba pada komunitas olahraga, khususnya atlet futsal di Kota Lhokseumawe.
Integration of SDGs into Gender-Equitable Spatial Planning in Lhokseumawe City Nuribadah, Nuribadah; Iskandar, Hadi; Jafar, Sofyan; Nugraha, Satriya; Sari, Elidar
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : CV. RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19284782

Abstract

This study examines the integration of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 5 (Gender Equality) and Goal 11 (Sustainable Cities and Communities), into gender-responsive spatial planning in Lhokseumawe City, Indonesia. Despite national mandates to mainstream SDGs in regional planning, spatial policies at the local level remain largely gender-neutral and insufficiently address socio-ecological vulnerabilities. This research aims to analyze the extent of SDG integration in spatial planning policies and to identify gaps in their implementation. Using a qualitative socio-legal approach, data were collected through in-depth interviews, focus group discussions, and analysis of policy documents, including the Regional Spatial Planning (RTRW) and related regulations. The findings reveal that while normative frameworks for gender mainstreaming exist, their operationalization in spatial planning remains partial, fragmented, and weakly institutionalized. Key challenges include limited gender-responsive budgeting, insufficient technical guidelines, and weak cross-sectoral coordination. Additionally, environmental pressures, particularly in coastal and water catchment areas, exacerbate spatial inequalities affecting vulnerable groups, especially women. This study contributes to the literature by reconceptualizing spatial planning as a transformative instrument that integrates gender justice and ecological sustainability within the SDG framework. It proposes a policy-oriented framework that embeds gender indicators into spatial planning instruments, strengthens participatory governance, and aligns local planning practices with global sustainability targets. The findings highlight the urgency of shifting from gender-neutral to gender-responsive spatial governance to achieve inclusive and sustainable urban development.
ANALISIS PENEGAKAN HUKUM UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2016 PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI ACEH TAHUN 2024 Fahrul Razi; Yusrizal; Hadi Iskandar
Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 14 No. 1 (2026): Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, April 2026
Publisher : Program Studi Magister Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sjp.v14i1.23469

Abstract

Studi ini untuk mengkaji penegakan hukum Undang-Undang No. 10 Tahun 2016 pada pemilihan Kepala Daerah di Aceh tahun 2024, dan menganalisis peran Panitia Pengawas Pemilihan dalam penegakan hukum Undang-Undang No. 10 tahun 2016 pada pemilihan Kepala Daerah di Aceh tahun 2024. Pilkada 2024 diselenggarakan secara serentak berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dengan asas demokratis. Namun, pelanggaran seperti politik uang dan ketidaknetralan aparat masih marak. Di Aceh, penegakan hukum Pilkada memiliki kekhususan melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 dan Qanun lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan metode hukum empiris, dan bersifat deskriptif, data diperoleh melalui data primer dan data sekunder serta akan di analisis, kemudian hasil penelitian akan disusun secara sistematis untuk memperoleh kejelasan dari permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa penegakan hukum Pilkada 2024 di Aceh masih menghadapi berbagai kendala, seperti intervensi politik terhadap Panwaslih, rendahnya partisipasi masyarakat, dan sulitnya pembuktian pelanggaran. Meskipun UU No. 10 Tahun 2016 telah memberikan kerangka hukum yang jelas, implementasinya belum berjalan optimal. Panwaslih memiliki peran strategis dalam pengawasan, penerimaan dan penanganan laporan pelanggaran, investigasi, serta rekomendasi tindak lanjut melalui Gakkumdu. Selain itu, Panwaslih juga melakukan edukasi politik sebagai langkah preventif.
Penyuluhan Hukum Bahaya Judi Online pada Silaturahmi Ramadhan Atlet Futsal Lhokseumawe Yusrizal Hasbi; Ferdy Saputra; Hadi Iskandar; Romi Asmara; Muhammad Fikry; Budi Bahreisy
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.26664

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran atlet futsal terhadap bahaya judi online, khususnya di kalangan generasi muda yang rentan terhadap pengaruh perkembangan teknologi digital. Kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian silaturahmi Ramadhan atlet futsal Pora Lhokseumawe pada tanggal 16 Maret 2026 di Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Peserta kegiatan berjumlah 40 orang yang terdiri atas atlet futsal, pengurus organisasi, pelatih, serta tokoh pemuda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bentuk, dampak, serta risiko hukum dari praktik judi online. Tingkat antusiasme peserta yang tinggi tercermin dari keterlibatan aktif dalam diskusi, yang mengindikasikan bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kondisi yang mereka hadapi. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran kritis dan sikap preventif terhadap praktik judi online. Peserta juga diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan dalam menyebarkan informasi serta membangun kesadaran di lingkungan sekitarnya. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan judi online di kalangan generasi muda melalui pendekatan edukatif yang partisipatif. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan lanjutan yang lebih sistematis dan berkelanjutan guna memperluas dampak serta meningkatkan efektivitas program pengabdian kepada masyarakat.