Claim Missing Document
Check
Articles

MOLEKULAR DOCKING KONDROITIN SULFAT DAN ASAM HIALURONAT YANG TERKADUNG DALAM EGGSHELL MEMBRANE BERPOTENSI MENGHAMBAT MMP13 SECARA INSLICO Noviar Antoni; Deni Rahmat; Pamian Siregar; Sri Widyastuti
Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal) Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v10i2.448

Abstract

Matriks metalloproteinase-13 (MMP-13) adalah MMP utama yang terlibat dalam degradasi tulang rawan melalui kemampuan khususnya membelah kolagen tipe II. MMP13 sebagai target yang menarik dalam remodeling Jaringan ikat dan menghambat enzim MMP13 untuk pengobatan Osteoarthritis (OA). Namun, detailnya Mekanisme molekuler dalam inisiasi dan progresi OA masih sulit dipahami. Data RISKESDAS 2019 menunjukan penderita osteoatrhitis prevalensinya terus meningkat sebesar 55 juta jiwa (24,7%) Oleh karena itu diperlukan strategi untuk menghambat MMP-13. Tujuan tinjauan Insilico ini adalah untuk mengidentifikasi MMP-13 sebagai target untuk pengembangan inhibitor di dunia pengobatan OA. Limbah Eggshell Membrane (ESM) mengandung protein berserat dalam Multicomponent system (seperti kolagen tipe 1) dan glikosaminoglikan alami (misalnya dermatan sulfat, Kondroitin Sulfat dan Asam Hialuronat). ESM Berpotensi sebagai inhibitor aktivitas MMP13. Hasil penambatan molekuler terhadap protein MMP13 menunjukkan terdapat dua senyawa dalam ESM yaitu Kondroitin Sulfat dan Asam Hialuronat, memiliki Rerank Score (skor Docking) lebih negatif dari ligan native 1UA_309, 2-[(4-methylbenzyl) sulfanyl]-3,5,6,7-tetrahydro-4H-cyclopenta[d]pyrimidin-4-one (MBSTCP) merupakan inhibitor MMP13. Berdasarkan temuan ini kedua senyawa tersebut berpotensi dapat berperan sebagai inhibitor MMP13 yang lebih baik dibandingkan dengan ligan native 1UA_309(MBSTCP). Hasil prediksi toksisitas menggunakan pkCSM menunjukkan Kondroitin Sulfat dan Asam Hialuronat tidak berpotensi bersifat toksik. Diperlukan penelitian lebih lanjut secara In vitro dan In vivo terkait mekanisme kerja ESM sebagai multicomponent system dan parameter ADMET senyawa dalam ESM.
Optimasi Proses Hidrolisis Protein Dari Limbah Bulu Ayam Pangestu Bowo; Teti Indrawati; Deni Rahmat
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v8i1.5171

Abstract

Limbah bulu ayam yang mengandung protein keratin telah direkomendasikan sebagai sumber nutrisi alternatif yang dapat digunakan untuk pakan ternak, industri kosmetik, dan industri pupuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NaOH terhadap kualitas hidrolisat bulu ayam. Penelitian dilakukan dengan optimasi proses hidrolisis limbah bulu ayam dengan metode basa menggunakan NaOH (rasio 1:6) dengan variasi konsentrasi 5%, 7,5% dan 10% selama 4 jam pada suhu 80ºC. Penentuan rendemen hidrolisat bulu ayam paling optimum dilakukan dengan analisis total protein menggunakan metode Kjeldahl, analisis asam amino dengan menggunakan Amino Acid Analyzer (AAA) dan identifikasi profil protein menggunakan metode Static light scattering (SLS). Hasil optimasi proses hidrolisis dapat disimpulkan bahwa hidrolisat bulu ayam dengan konsentrasi pelarut NaOH 5% menunjukkan hasil optimum dengan rendemen sebesar 70,24% , total protein 62,66 %, total asam amino bebas 39.126 % dan masa molekul protein dengan metode SLS menunjukkan hasil 4,31 kDa.
Co-Authors . Syamsudin . Syarmalina Agi Widia Amanda Agung Eru Wibowo Agung Eru Wibowo Agung Eru Wibowo Agung Eru Wibowo Aji Najihudin Anarisa Budiati Anarisa Budiati Anastasya Anastasya Anny Victor Purba Anny Victor Purba Asrul Muhamad Fuad Chaidir Chaidir Chaidir Dedi Noviendri Deny Wirawan Deny Wirawan Dian Eleveny Martha Flareyanti Dian Ratih Laksmitawati Dini Agustina Yuniaty Ema Hermawati Endah Giyah Wahyuningsih Esti Mumpuni Esti Mumpuni Fahleni Fahleni Faridah Faridah Fathiyah Ghina Greesty Finotory Swandiny Gumilar Adhi Nugroho Hadiyanti Hadiyanti Hidayatri, Nurul Indri Astuti Handayani Jenifer Sara Silalahi Kartiningsih Kartiningsih Liliek Nurhidayati Linawaty Lee Linda Fitriyani M. Ikhwan Setiawan Mantika Atiqah Baihaty Masneli Masri Meilda Ayu Bathini Melva Louisa Mindiya Fatmi Nadya Vresya Saputri Nenden Lilis Ni Made Dwi Sandhiutami Nilam Sari Maulidina Noviar Antoni Noviyantih, Noviyantih Nur Aji Pamian Siregar Pangestu Bowo Pangestu Bowo Pra Panca Bayu Chandra Puspita Eka Wuyung Rachmaniar Rachmat Rachmaniar Rahmat Rahmaniar Rachmat Ratna Djami Ratna Djamil Ratna Djamil RICKY KURNIAWAN Rina Hijayanti Risma Marisi Tambunan Riza Darma Putra Rizka Aisyah Ro’ufi Absor Safira Evani Rizki Anwar Sasanti Tarini Darijono Setya, Ninik Shirly Kumala Sofa Fajriah Sri Widyastuti Stella Giovanny Stella Salim Sukmadjaya Asyarie Syamsudin Syamsudin Abdillah Syamsudin Abdillah Teti Indrawati Usi Hikmah Utami Wawaimuli Arozal Winda Prasetya Rini Yanthy Susanti Yesi Desmiaty, Yesi Yulius Evan Christian Yunahara Farida Zahirah Alwiyah Zahirah Alwiyah Zaidan, Sarah