Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal Melalui Produksi Kain Tenun di Kampung Tenun Khatulistiwa Munjiat Irvaatun Hidayah; Pauleni Juliani; marini marini; annisa rizqa alamri; Leony Ester Kolanus; Cinta Widya Astuti
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 13, No 2 (2023): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v13i2.64983

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membahas dan meneliti pemberdayaan kain tenun dalam masyarakat yang terjadi di Kampung Tenun Khatulistiwa sebagai sarana untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui program-program yang diberikan oleh pemerintah dan swasta. Konsep yang digunakan peneliti adalah konsep dari teori Jim Ife yang menjadi landasan untuk memahami dan menganalisis dampak pembangunan dalam pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Berdasarkan hasil  penelitian diketahui bahwa kain tenun Kampung Tenun Khatulistiwa telah memberdayakan masyarakat melalui produksi kain tenun terlihat adanya dampak positif seperti pembukaan lapangan pekerjaan, pelestarian warisan budaya, serta peningkatan ekonomi. Penelitian diharapkan dapat memberikan panduan bagi pihak terkait dalam mengimplementasikan kebijakan dan program pembangunan yang berfokus pada peningkatan perekonomian melalui pengembangan produksi kain tenun, khususnya  pada masyarakat di Kampung Tenun Khatulistiwa.
ANTARA LAKI-LAKI DAN TARI SEBATAS PANGGUNG SENI: STEREOTIP TERHADAP LAKI-LAKI SEBAGAI PENARI Ita Lusia; Danil Ikmamul Wafa; Prayuda; Dahniar Th. Musa; Annisa Rizqa Alamri
Journal SOSIOLOGI Vol. 7 No. 1 (2024): TANTANGAN PENDIDIKAN DAN PERUBAHAN LINGKUNGAN
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59700/js.v7i1.9502

Abstract

Tulisan ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi. Penelitian ini membahas tentang fenomena laki-laki penari yang mendapat stereotip negatif dari masyarakat, terdapat pandangan bahwa laki-laki penari berarti melambai. Fenomena dalam penelitian ini dibedah menggunakan teori kepribadian status Ralph Linton untuk menganalisis mengenai peran laki-laki dalam panggung seni tari. Pada penelitian ini memperlihatkan sebagian laki-laki kehilangan kepercayaan diri untuk mengasah bakat tari yang dimiliki karena mendapat stigma negatif. Masyarakat berpandangan bahwa tarian merupakan kebudayaan yang melekat pada diri perempuan, ketika laki-laki yang melakukannya maka akan dinilai sebagai seorang yang tidak maskulin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghilangkan stigma negatif terhadap laki-laki penari, dan dengan adanya tulisan ini diharapkan memberikan peluang bagi laki-laki agar lebih percaya diri mengembangkan bakat tari untuk pelestarian budaya. Hadirnya tulisan ini berupaya menjadi dukungan kepada para penari laki-laki agar tidak luntur kecintaanya terhadap tarian akibat stereotip masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa masih merambah luasnya stereotip negatif tentang penari laki-laki.
Konstruksi Sosial Gender pada Profesi Penata Kuku Satriantoro, Herald Faisal; Alfadri, Bayu; Marcello, Zuniro; Musa, Dahniar Th.; Alamri, Annisa Rizqa
CENDERAWASIH: Jurnal Antropologi Papua Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jap.v4i1.3317

Abstract

This article aims to uncover the realities of the social construction of gender surrounding the profession of nail stylist in Pontianak City. It explores the stereotypes and stigmas associated with individuals working in the nail care industry, particularly for men in their field of profession. This research refers to the social construction of gender theory proposed by Peter L. Berger and Thomas Luckmann, using an anthropological lens to examine gender and sexuality, with a focus on the characteristics and stigmas associated with being a nail technician. This research adopts a qualitative approach, employing a case study method in Pontianak City, supported by unstructured interviews, secondary data, and available research documents from the internet. The findings of this research challenge the social construction that declares nail care as suitable only for women and that only effeminate men are suitable for this profession, contrasting with the reality found through the accounts of the informants.
STRATEGI POLITIK DALAM PENGENTASAN DESA TERTINGGAL Rusdiono, Rusdiono; Patriani , ⁠Ira; Padilah, Ahirul Habib; Yursa, Dadi Sunarya Usfa; Alamri, Annisa Rizqa; Apriyani, Eka
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2023): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v6i2.21965

Abstract

The village development program run by the government in reducing poverty in rural areas, in its implementation, especially for all parties, is still in doubt. The village categories based on the Highly Underdeveloped Village Index (IDM) and Disadvantaged Villages show a correlation with the condition of the poor population in these village categories. For this reason, demands for a joint political strategy between the government and the community are urgently needed, related to strengthening decentralization, changing the role of the local bureaucracy and building community participation in efforts to alleviate underdeveloped villages or poor villages in order to contribute to reducing poverty in rural areas. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach with a purposeito make a charmisystematically,ifactual andiaccurate factsiand population traitsior certain areas. The results of the research show that on the Village Government service side it is still not on target, programs that should be for the poor are also enjoyed by the rich. So that the poor do not develop and do not increase their standard of living, this causes the village to still be in the category of underdeveloped villages, even very underdeveloped.
Penyuluhan Perpajakan dan Pendampingan Pembuatan Kartu NPWP Pada Masyarakat Di Kecamatan Sumalata Timur Alamri, Annisa Rizqa; Walahe, Dewi
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020): Februari 2020 - Insan Cita Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.982 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v2i1.885

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat di Kecamatan Sumalata Timur tentang perpajakan serta membrikan kesadaran akan pentingnya wajib pajak, terlebih bagi masyarakat yang memiliki usaha kecil. Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun 2013 adalah memberikan pemahaman tentang proses pencatatan keuangan, menghitung besarnya pajak serta pelaporan pajak. Khayalak sasaran pengabdian ini adalah masyarakt di Kecamatan Sumalata Timur, terlebih para pelaku usaha kecil. Persiapan pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, dimana kami melakukan survey terhadap masyarakat di Kecamatan Sumalata Timur yang sekiranya diundang dalam penyuluhan terkait perpajakan. Selanjutnya, tahap pelaksanaan, yaitu dilakukan dengan memberikan penyuluhan yang bekerjasama dengan Kantor KP2KP Limboto. Kemudian, terakhir adalah tahap pembutan kartu NPWP oleh pihak kantor KP2KP. Hasil kegiatan penyuluhan menunjukan tingkat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pemahaman terhadap perpajakan, adanya respons positif tersebut dilihat dari antusiasme para peserta pelatihan mengikuti kegiatan pengabdian, sebagian besar (85%) peserta telah memahami tentang perpajakan, arti pentingnya pajak, pembuatan NPWP, dan terlebih dapat memahami PP No. 46 Tahun 2013. Kata Kunci: Penyuluhan Pajak, Wajib Pajak, Seminar Perpajakan
MANAJEMEN PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI KECAMATAN BULAWA Harun, Nur Istiyan; Alamri, Annisa Rizqa; Walahe, Dewi; Jumiyanti, Kalzum R.
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2021): Februari 2021- Insan Cita: JurnaL Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.899 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v3i1.1414

Abstract

Pembangunan dari suatu Negara difokuskan pada tiga hal yaitu, peningkatan distribusi kebutuhan pokok masyarakat, peningkatan standar hidup masyarakat dan kemampuan masyarakat dalam mengakses sistem sumber di dalam kehidupannya(Todaro, 2004). Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah pusat untuk dapat menciptakan pembangunan yang baik adalah dengan mengeluarkan kebijakan berupa undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa. Hal ini karena desa menajdi ujung tombak pembangunan Indonesia, oleh karenanya pemerintah terus mendorong pembangunan ekonomi desa. Salah satu basis pengembangan ekonomi desa yang dapat menyongsong keberhasilan terciptanya perdesaan mandiri dan sejahtera adalah dengan melembagakan ekonomi yang diprakarsai dan dikelola oleh masyarakat desa. Bentuk dari kelembagaan ekonomi masyarakat desa tersebut adalah badan usaha milik desa (BUMDes). Permasalahannya kini, bahwa pengelolaan BUMDes tidaklah mudah, melainkan dibutuhkan perhatian khusus berupa kemampuan pengetahuan dan keterampilan tentang perencanaan pembangunan serta kepekaan terhadap kondisi desa yang ditinggalinya. Keterbatasan pemerintah desa di Kecamatan Bulawa dalam pengetahuan pengelolaan BUMDes menjadi masalah serius dalam pengelolaan dana desa dan pembangunan desa yang lebih baik.Tujuan kegiatan pengabdian pengelolaan BUMDes adalah memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh pemerintah desa se-Kecamatan Bulawa melalui sosialisasi pengelolaan BUMDes.Dalam pelaksanaan pengelolaan BUMDes ada beberapa poin penting yang di peroleh masyarakat, seperti seperti manajemen pengurus, bisnis plan, prinsip pengelolaan BUMDes, monitoring dan evaluasi serta pertanggungjawaban.  Kata kunci : Manajemen, Pengelolaan BUMDes,  Bulawa
Pendampingan Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) di Desa Lelato Kec. Sumalata Kab. Gorontalo Utara Novriansyah, Moh Arif; Harun, Nur Istiyan; Jumiyanti, Kalzum R; Hasan, Wahyudin; Alamri, Annisa Rizqa
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): Agustus 2020 - Insan Cita Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.144 KB) | DOI: 10.32662/insancita.v2i2.1138

Abstract

VCO merupakan minyak kelapa murni yang berasal dari buah kelapa tua segar yang diolah secara sederhana tanpa proses pemutihan dan hidrogenasi. VCO tergolong ke dalam minyak yang tahan terhadap panas, cahaya, oksigen dan proses degradasi, karena struktur kimianya tidak mengandung ikatan ganda. Desa Lelato merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo yang sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani dan pekebun. Salah satu tanaman perkebunan yang banyak dibudidayakan adalah kelapa, namun selama ini hasil kelapa hanya di jadikan sebagai kopra dan harga kopra saat ini turun drastis yakni 400.000 per 100 kilogram, sehingga tidak mampu menutupi biaya yang di keluarkan pada proses panen sampai pada tahapan kopra siap jual. Saat ini masyarakat Desa Lelato memilih untuk menjual kelapa dalam bentuk mentah dikarenakan jika di olah menjadi kopra maka pihak pekebun/ petani akan mengalami kerugian. Menjual kelapa mentah menjadi pilihan masyarakat karena masyarakat desa Lelato belum memahami cara mengelolah kelapa untuk menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual tinggi. Tujuan pendampingan pembuatan VCO adalah memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh masyarakat desa Lelato. Metode  pelaksanaan kegiatan adalah;1) Sosialisasi, 2) Pendampingan pembuatan VCO, pengemasan produk dan pemasaran.  Kata kunci : Lelato, Kelompok Bugenvil, VCO (Virgin Coconut Oil) 
Rehabilitasi Sosial Komprehensif terhadap Lansia: Studi Kasus UPT Mulia Dharma di Kalimantan Barat, Indonesia Kristina, Kristina; Alamri, Annisa Rizqa; Marini, Marini; Fiyani, Tri Octa; Listyaningrum, Indah; Ricarpan, Ogi Ricarpan; Arisdiyoto, Iving; Sinaga, Putri Meliani Clarancia
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Vol 6 No 1 (2024): REHSOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/rehsos.v6i1.1090

Abstract

Elderly rehabilitation is one of the programs made by the government to provide services to people who are 60 years and over but have welfare problems. This research aims to analyze the use of the UPT of the Elderly Rehabilitation Social Home and Rehabilitation of the Disabled Mulia Dharma as an effort to improve the welfare of the elderly. This research uses a qualitative method that takes a descriptive approach. The data taken for this study uses observation methods, in-depth interviews and documentation. From the research results of the UPT Elderly Rehabilitation Social Center and Rehabilitation of People with Disabilities Mulia Dharma has been said to be optimal because the services and facilities provided can improve the welfare of the elderly who live there.
The Effectiveness of Regional Regulation Number 19 of 2021 on Beggars and Buskers in Pontianak City Isdianto; Alamri, Annisa Rizqa; Lusi, Brigida; Bagassidi, Sofia
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 14 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v14i1.10-16

Abstract

This study aims to assess the effectiveness of Regional Regulation No. 19 of 2021 in addressing the presence of beggars and buskers in Pontianak. Data sources include primary and secondary data, with analysis guided by Dunn's Evaluation Theory, focusing on five indicators: program understanding, target accuracy, timeliness, goal achievement, and real change. This theory elucidates the nexus between government decision-making and regulation implementation. Data were collected through observation, interviews, and document analysis as part of qualitative descriptive research. Informants, comprising Pontianak City social service employees, buskers, beggars, and community members, were selected using Purposive Sampling. The regulation was instituted in response to the fluctuating numbers of beggars and buskers in Pontianak from 2019 to 2023. Findings indicate a necessity for the regulation to better align with Effectiveness Indicators, notwithstanding commendable progress in actual change indicators. Nonetheless, further enhancements are required for the regulation to achieve optimal effectiveness.
Kampungku Sehat: A Social Economic Impact Analysis on Community Based Empowerment: Kampungku Sehat: Analisis Dampak Sosial Ekonomi Pemberdayaan Berbasis Komunitas Nauli Harahap, Reiki; A Ismail Lukman; Annisa Rizqa Alamri; Akhmad Rifky Setya Anugrah; As'ad Albatroy Jalius; Kanita Khoirun Nisa
Progress In Social Development Vol. 4 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v4i1.51

Abstract

The discourse and practices of corporate social responsibility continues to increase. Business entities are no longer only required to carry out corporate social responsibility activities but are urged to measure the impact of various CSR programs that have been carried out. Therefore, researchers are interested in conducting a study of the socio-economic impact on the company's CSR programs. This research was conducted in Yogyakarta, precisely the Kampungku Sehat: Kompak Maju’s program. The program is one of the CSR programs of PT Pertamina (Persero) DPPU Adisutjipto. This study used quantitative methods (surveys) and interviewed thirteen respondents. The results of the study concluded that the Kampungku Sehat: Kompak Maju’s program has “good” level and feasibility with an index value of 2.97 and a value conversion of 74.21%. This indicates that the program is successful with minor improvements or adjustment and allows it to be continued and disseminated as a best practice for other business entities. Diskursus dan praktik corporate social responsibility (CSR) terus mengalami peningkatan. Perusahaan tidak lagi hanya dituntut untuk melakukan aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan saja, melainkan didesak untuk melakukan pengukuran dampak terhadap berbagai program CSR yang telah dilakukan. Oleh karena demikian peneliti tertarik untuk melakukan kajian dampak sosial ekonomi terhadap program-program CSR perusahaan. Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta, tepatnya program Kampungku Sehat: Kompak Maju. Program tersebut merupakan salah satu program CSR PT Pertamina (Persero) DPPU Adisutjipto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif (suvei), dan mewawancarai tiga belas responden yang merupakan seluruh penerima manfaat program. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa program pemberdayaan Kampungku Sehat: Kompak Maju memiliki feasibilitas yang baik dengan nilai indeks 2.97 dan konversi nilai 74.21%. Hal tersebut menandakan bahwa program berhasil dengan sedikit perbaikan dan memungkinkan untuk dilanjutkan serta disebarluaskan sebagai sebuah best practices permberdayaan berbasis komunitas.
Co-Authors A. Ismail Lukman Abd Azis, Muhammad Adam Adha, Nurul Adinda Mursalina Afhiani, Syarifah Nurma Afnan Triyuning Andini Agnes Nova Triyanasrani Agnes Nova Triyanasrani Agustina Milda Akhmad Rifky Setya Anugrah Aldea Pantes Alfadri, Bayu Ananda Sevilagustin Anindita, Monika Walda Anjelita, Brigita Annisa Dwi Lestari Anny Riwayati Antonia Sasap Abao Antonia Sasap Abao, Antonia Sasap Apriyani, Eka Aristy, Yayang Arkanudin Arkanudin Arkanudin Arkanudin, Arkanudin As'ad Albatroy Jalius Azzahrawani, Nurul Rushafah Bagassidi, Sofia Banowati, Lina Brigita Anjelita Brigita Gresela Andali Cinta Widya Astuti Dahniar Th. Musa Dahniar Th. Musa Danil Ikmamul Wafa Dea Septiana Nawang Dede Oktavianus Deni Deni, Deni Dewi Walahe Dhea Alamda Dhea Frastika Dhea Frastika Elyta Elyta Elyta Elyta Eriska Dewi Maniza Fachry Arsyad Fadia, Uray Fujha Femia, Maria Ernes Fira Wati Muksin Fiyani, Tri Octa Frastika, Dhea Gafar, Zakiah Hasan Gaffar, Zakiah Hasan Giga Palishe Boru Harahap Grace Destiani Sanda Handayani, Dwi Nur Harahap, Reiki Nauli Harun, Nur Istiyan Hasan, Wahyudin Herlan Herlan Herlan, Herlan Heronimus , Viktorius Imelda, Reza Wani Indah Listyaningrum Indah Listyaningrum Indradewa, Rhian Irene, Rivella Irna Valia Isdianto Ita Lusia Iving Arisdiyoto Janiva Vera Jeprianus, Jeprianus Jumadi Jumadi Jumiyanti, Kalzum R Jumiyanti, Kalzum R. Kanita Khoirun Nisa Kristin Apriliani Puspita Putri Kristin Apriliani Puspita Putri Kristina Kristina Kristina Kristina Laksono Trisnantoro Leony Ester Kolanus Lianti, Meisya Dwi Lina Sari, Lusia Wini Listyaningrum, Indah Lusi, Brigida Lusia Wini Lina Sari Lusiandro Julian Petrix Marbun, Posmanto Marcello, Zuniro Maria Ernes Femia Marini . Marini Marini Martin Mikael Evan Tampubolon Maya, Maya Meisya Dwi Lianti Mirdasila Mirdasila Mislajima Mita Yuniarti Moh. Arif Novriansyah Muhammad Adam Abd Azis Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Munjiat Irvaatun Hidayah Musa, Pabali Mutmainnah Mutmainnah Nauli Harahap, Reiki Novita Silvia Nuari, Ovie Laura Nunung Nurwati Nunung Nurwati Nurul Amira Fitriani Ogi Ricarpan Ricarpan Oktavia, Sari Oktavianus, Dede Olivia Rovince Purba Pabali Musa Pabali Musa Padilah, Ahirul Habib Pascawati, Nur Alvira Patriani , ⁠Ira Patriani, Ira Patriani, Ira Pauleni Juliani Petrix, Lusiandro Julian Prayogo, Rangga Adi Prayuda Purba, Olivia Rovince Putri Meliani Clarancia Sinaga Rafikah Mukhlisah Rahmat Arda Ramaniya, Yudith Rangga Adi Prayogo Reiki Nauli Harahap Reza Wani Imelda Ricarpan, Ogi Ricarpan Riska Nawila Rivella Irene Rivella Irene Riyanto, Riyanto Rupita, Rupita Rusdiono, Rusdiono Sagita, Zahra Sari, Desita Sari, Victoria Novita Sasmita Fahira Satriantoro, Herald Faisal Selvi Yani, Shafira Silvia, Novita Sinaga, Putri Meliani Clarancia Stela Kaladurisa Sudirman Sudirman Syarifah Ema Rahmaniah Syarifah Rahma Samara Syarmiati, Syarmiati T.h Musa, Dahniar Tasya Damaya TH. Musa, Dahniar Tri Baskoro Tunggul Satoto Tri Octa Fiyani Triyanasrani, Agnes Nova Valia, Irna Venny Pratisiya Veronica Egenia Aulia Fiani Victoria Novita Sari Walahe, Dewi Waskito Nugroho Yayan Hanapi Yayang Aristy Yudha Setiadi Yudith Ramaniya Yulianti Yulianti Yuliono, Agus Yuniarti, Mita Yunik Sri Rahayu Yursa, Dadi Sunarya Usfa Yustinus Rudiyanto, Yustinus Yuyun ZAENUDIN AMRULLOH Zahra Sagita Zainal Fadri Zakiah Hasan Gaffar