Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Berkala Ilmiah Pertanian

Perbedaan Karakteristik Sebaran Spasial Hujan di Kabupaten Jember Menggunakan Metode Inverse Distance Weighted (IDW) dan Poligon Thiessen Roni Bahtiar; Yagus Wijayanto; Subhan Arif Budiman; Tri Wahyu Saputra
Berkala Ilmiah Pertanian Vol 5 No 1 (2022): Februari
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.326 KB) | DOI: 10.19184/bip.v5i1.34423

Abstract

Rain is one of the elements that make up the climate. Rainfall in an area can be influenced by many factors. The rainfall data at a point in the rain station only represents the area at that point. Interpolation is done to present the rainfall data so that it can be easily understood. This study was conducted to determine the characteristics of the spatial distribution of rain in Jember Regency using the Thiessen Polygon and Inverse Distance Weigthed (IDW) methods and to determine the best method between the two. The data used in this study are the annual average rainfall data that has been obtained Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember, Dinas PUPR Sumber Daya Air, and PTPN XII. Data processing is carried out using the ArcGIS program, and then a rainfall distribution map is made. The RMSE (Root Mean Square Error) calculation was carried out using the IDW method using 5 power levels, namely 0.5, 1, 2, 3, and 4. The results of calculations using the Thiessen polygon method produce a characteristic distribution of rainfall in which the rainfall decreases with the area moving south towards the coast. The Inverse Distance Weighted (IDW) method shows diversity with the lowest value being 94.71 mm and the highest being 406.92 mm per year. The power value 4 shows the RMSE calculation result of 0.00026 which is the lowest value.
PENGARUH PUPUK BOKASHI JERAMI DAN NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN SELEDRI (Apium graviolens L.) Rona Al Kanza; Kacung Hariyono; Mohammad Ubaidilah; Tri Wahyu Saputra
Berkala Ilmiah Pertanian Vol 5 No 1 (2022): Februari
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.327 KB) | DOI: 10.19184/bip.v5i1.28798

Abstract

ABSTRAKSeledri (Apium graveolens L.) merupakan tanaman sayuran daun yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia baik sebagai obat maupun sebagaibahan penyedap rasa makanan. Salah satu kemampuan tanaman untuk tumbuh secara optimal yaitu dengan kecukupan nutrisi yang diperoleh dari seginutrisi yang diberikan untuk tanaman seledri yaitu berupa pupuk. Pupuk bokashi merupakan salah satu contoh jenis pupuk organik. Bokashimerupakan kompos yang dapat dihasilkan melalui adanya fermentasi dengan pemberian Effective Mikroorganisme-4 (EM4) merupakan aktivatoruntuk mempecepat proses pembuatan kompos. Penambahan pupuk Nitrogen pada budidaya tanaman seledri pada lahan bisa menjadi solusi untukmengatasi permasalahan tersebut. Pupuk Nitrogen merupakan golongan pupuk anorganik. Percobaan dilaksanakan di daerah Pakusari KabupatenJember. Penelitian dimulai pada bulan Oktober sampai dengan November 2021. Percobaan pada penelitian ini menggunakan metode RancanganAcak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dari 2 faktor perlakuan yaitu dari Faktor I adalah aplikasi pupuk N (Urea) yang terdiri dari 4 taraf. Faktor IIadalah aplikasi pupuk Bokashi Jerami yang terdiri dari 4 taraf dan diulang untuk sebanyak 3 ulangan. Faktor pertama adalah aplikasi pupuk Nitrogenyaitu P0 : Perlakuan dosis 0 g Urea/tanaman atau 0 kg/ha (sebagai kontrol) P1 : Perlakuan dosis 2,62 g Urea/tanaman atau 300 kg/ha (setara dengan1,566 N g/tanaman), P2 : Perlakuan dosis 5,23 g Urea/tanaman atau 600 kg/ha (setara dengan 3,132 N g/tanaman), P3 : Perlakuan dosis 7,84 gUrea/tanaman atau 900 kg/ha (setara dengan 4,698 N g/tanaman). Faktor kedua perbedaan dosis pupuk Bokshi Jerami yaitu: K0: Perlakuan PupukBokashi 0 g/tan, K1 : Perlakuan Pupuk Bokashi 250 g/tan atau 8,3 ton/ha, K2 : Perlakuan Pupuk Bokashi 500 g/tan atau 16,6 ton/ha, K3 : PerlakuanPupuk Bokashi 750 g/tan atau 24,9 ton/ha. Penelitian ini memiliki 16 kombinasi perlakuan dan masing masing diulang sebanyak 3 kali. Jumlah keseluruhanpercobaan terdiri dari 48 percobaan. Perlakuan dosis terhadap pupuk Urea 5,23 g/tanaman atau setara dengan 600 kg/ha berpengaruh tertinggipada tinggi tanaman, panjang akar, dan jumlah anakan tanaman seledri, sedangkan perlakuan dosis pupuk Urea 2,62 berpengaruh tertinggi padajumlah daun. Perlakuan dosis pupuk bokashi jerami 500 g/tanaman setara dengan 16,6 ton/ha berpengaruh tertinggi pada tinggi tanaman, panjangakar, jumlah anakan dan kadar klorofil.
Pengaruh Komposisi Bahan dan Bentuk Media Pembibitan pada Hasil Seedling Tanaman Cabe Rawit (Capsicum frutescens L.) Yusuf Rachmandhika; Andhika Setiawan; Tri Wahyu Saputra; Gatot Subroto; Ahmad ilham tanzil; Syafina Pusparani
Berkala Ilmiah Pertanian Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bip.v8i2.53707

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura penting di Indonesia dengan nilai ekonomis tinggi. Namun, produktivitas sering terganggu oleh kualitas bibit yang kurang optimal. Penelitian ini menguji berbagai komposisi media tanam, termasuk campuran tanah, kompos, dan bahan organik lainnya, serta berbagai bentuk media seperti pot, tray, dan polybag. Dilaksanakan pada Februari 2023 di Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, yaitu media tanam (cocopeat, lumut, dan tanah) dan bentuk media (blok tanah, polybag sosis, dan potray), melibatkan 27 unit percobaan dengan 2 ulangan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, panjang akar, jumlah daun, berat segar, dan berat kering. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji DMRT dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi cocopeat, lumut, dan tanah memberikan hasil terbaik pada semua parameter pertumbuhan: tinggi tanaman 5,63 cm, jumlah daun 6,11 helai, diameter batang 1,60 mm, berat kering 0,06 gram, panjang akar 11,17 cm, dan berat segar 0,33 gram. Media polybag sosis adalah yang paling efektif, menghasilkan tinggi tanaman 5,89 cm, jumlah daun 6,22 helai, diameter batang 1,48 mm, berat kering 0,07 gram, panjang akar 9,44 cm, dan berat segar 0,37 gram. Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan komposisi media tanam dan bentuk media yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas bibit cabai rawit, yang pada akhirnya dapat mendukung produktivitas dan keberlanjutan pertanian cabai rawit di Indonesia.
Co-Authors Abdillah, Moc. Reza Wahyu Agus Haryanto Ahmad Ilham Tanzil Ahmad Ilham Tanzil Al-Ghofiqi, M. Faris Alfarisy, Fariz Kustiawan Alfatah, Naufal Akbar Amelia Tri Arsita Amieria Citra Gita Anantoro, Tri Andhika Setiawan Andrie Septiawan Anna Mardiana Handayani Antonio, Ach. Farhad Septian Anugerah Ramadan Arthayasa, Raden Mochammad Yudishtira Ageng Arthur Frans Cesar Regar Arthur Frans Cesar Regar Arum, Ayu Puspita Basuki , Brian, Ida Bagus Daniswara Brilliantina, Aulia Budi Hariono Budiman, Subhan Arif Burhanudin, Ahmad Cindy Febrian, Berlian Clarissa Myra Ananta Destria Putri, Romadhona Edison Edison Elok Kurnia Novita Sari Elok Kurnia Novita Sari Else Emilia Rumekso Ersya Kamelia Rosana Evita Soliha Hani Evita Soliha Hani Fahrudin, Danil Eka Fanata, Wahyu Indra Duwi Fandri, Ferdi Zul Farisi, Oria Alit Fariz Kustiawan Alfarisy Febryan Kusuma Wisnu Gatot Subroto Gita, Amiera Citra Hadi, Yusnan Handayani, Anna Mardhiana Hari Purnomo HARI PURNOMO I Nyoman Wijaya Paramudita Ika Purnamasari Ika Purnamasari Irwanto Sucipto Irwanto Sucipto, Irwanto Kacung Hariyono Khamidah, Khusna Kharisma Adi Bagaskara Khotijah Khotijah Kurniawan, Anri Kurniawan, Bintang Lailatus Sufiaah, Annisa Laily Ilman Widuri Laily Ilman Widuri, Laily Ilman Laily Mutmainnah Leona, Agis Listya Purnamasari Maghfirah, Intan Hadiatun Mandala, Marga Mareli Telaumbanua Mirna Ilza Moch. Reza Wahyu Abdilah Mohammad Ubaidilah Nabilah Aulia Rohmah Nanda Khoirun Nisa Ahmad Nikita Permatahati Pambudi , Satrio Lintang Pangestu, Retama Agung Parawita Dewanti Prasojo, Sri Irawan Laras Puji Rahayu Pusparani, Syafina Putri, Romadhona Destria Rachmandhika, Yusuf Ratnasari, Tri Regar, Arthur FC Retama Agung Pangestu Rina Kumalasari Riska Annisyafira Ristiyana, Suci Rizky Harikurniawan Rizza Wijaya Rizza Wijaya Rona Al Kanza Roni Bahtiar Roni Yulianto Rosyady, Muhammad Ghufron Safitri, Mahardika Saydi, Royhan Setiawati, Tri Candra Setiyono Setiyono Sigit Soeparjono Sigit Soeparjono Silvia Oktavia Nur Yudiastuti Sri Hartatik Sri Waluyo Sri Waluyo Subhan Arif Budiman Subroto, Gatot Suci Ristiyana Suci Ristiyana Sultan Ghozi Imaduddin Syafina Pusparani Syafina Pusparani Syahputra, Wahyu Nurkholis Hadi Taufik, Rahadian Falqi TRI HANDOYO Tri Ratnasari Tursina Tursina Ummi Sholikah Ummi Sholikhah Vega Kartika Sari Warji Warji Warji Warji Wildan Muhlison Wildan Muhlison, Wildan Yagus Wijayanto Yeremia Rivieri Yoandita Velina Aprilia Yudiastuti, Silvia Oktavianur Yulianti Yulianti Yulianto, Roni Yusuf Rachmandhika Zaky Firmansyah Maulana