Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Muatan IPA Menggunakan Model Potensi Di SDN Murung Raya 4 Banjarmasin Muhammad Akmal Yanuari; Fathul Jannah
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v2i4.1234

Abstract

The problem that emerged in this study was the low activity and critical thinking skills of students in Natural Sciences content which resulted in not maximizing learning outcomes. This research is a Classroom Action Research (CAR) which is carried out in 3 meetings. The method used was qualitative, the research subjects were class IVB students at SDN Murung Raya 4 Banjarmasin, totaling 16 people, consisting of 8 male students and 8 female students in semester II of the 2022/2023 academic year. The results showed that the activity of educators increased in each meeting until the indicator of success reached a score of 31 with the criteria "Very Good", the activity of students increased in each meeting until it reached a score of 88% with the criteria "Very Active", critical thinking skills increased in each meeting until it reached a score 88% with the criterion "Almost all very high", and students' learning outcomes classically get a score of up to 100% at meeting 3. Based on the results of this study it can be concluded that the use of the POTENSI model can increase activity, critical thinking skills and student learning outcomes SDN Murung Raya 4 Banjarmasin.
Efektifitas Kegiatan Radio Pendidikan Dalam Meningkatkan Hafalan Surah dan Doa Harian Siswa Fathul Jannah; Setria Utama Rizal
AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 02 (2024): AlMaheer: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Azami Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63018/jpi.v2i02.122

Abstract

Kegiatan radio pendidikan dan bimbingan pagi dilakukan sebagai upaya untuk membantu siswa membangun kebiasaan belajar yang terstruktur, meningkatkan daya ingat, dan memperdalam pemahaman materi hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas kegiatan bimbingan pagi dalam meningkatkan hafalan surah dan doa harian siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research melalui kajian literatur, artikel ilmiah, serta laporan penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan pagi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hafalan siswa. Rutinitas yang konsisten, metode pengajaran interaktif, serta dukungan lingkungan belajar yang kondusif memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian siswa dalam hafalan surah dan doa harian. Selain meningkatkan hafalan, kegiatan radio pendidikan dan bimbingan pagi juga berdampak positif pada pengembangan karakter dan nilai spiritual siswa. Berdasarkan hasil tersebut, radio pendidikan dan bimbingan pagi dinilai efektif dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian integral dari program pembelajaran di sekolah Madrasah Swasta maupun Negeri.
Penerapan Teori Ekonomi Behavioral dalam Kebijakan Kesehatan Publik untuk Meningkatkan Kesadaran Gizi Masyarakat: Application of Behavioral Economic Theory in Public Health Policy to Increase Public Nutrition Awareness Imam Hidayat; Andro Ruben Runtu; Fathul Jannah; Erni Junaida; Intan Novita Kowaas
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi nudging dan teknologi mHealth dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat perkotaan dan pedesaan di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan psikologis. Metode yang digunakan melibatkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui survei, wawancara, serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi nudging berhasil meningkatkan pemilihan makanan sehat sebesar 19,5% secara keseluruhan, dengan peningkatan lebih besar di pedesaan (+21%) dibandingkan perkotaan (+18%). Penggunaan aplikasi mHealth juga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesadaran gizi, dari 35% menjadi 78%. Namun, literasi digital masyarakat pedesaan lebih rendah (64%) dibandingkan perkotaan (80%), sehingga membutuhkan pendampingan tambahan. Faktor sosial dan budaya, seperti kebiasaan konsumsi makanan tinggi karbohidrat di pedesaan, serta faktor psikologis, seperti stres di wilayah perkotaan, turut memengaruhi pola makan masyarakat. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan berbasis komunitas, edukasi gizi, dan teknologi yang inklusif untuk mendukung perbaikan pola makan dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Meningkatkan Aktivitas, Rasa Ingin Tahu, Dan Hasil Belajar Muatan PPKn Pada Peserta Didik Menggunakan Model Provit Di Kelas Iv SDN Pangeran 1 Banjarmasin Desy Rahmayati; Fathul Jannah; Akhmad Riandy Agusta; Ari Hidayat
Journal Educational Research and Development | E-ISSN : 3063-9158 Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jerd.v1i2.65

Abstract

The problem in the study lies in the lack of student activity and low curiosity of students which also affects student learning outcomes in Civics content with Theme 7 Beautiful Diversity in My Country. One of the efforts to overcome these problems is to use a combination of Problem Based Learning, Somatis Auditori Visual Intelektual, Think Talk Write learning models. The purpose of this study was to describe the activities of educators and analyze the increase in learner activities, student curiosity and student learning outcomes. This research used Classroom Action Research (PTK) which was conducted in 3 meetings. The subjects of this study were fourth grade students of Prince 1 Banjarmasin, totaling 20 students in semester II of the 2023/2024 school year. Data were analyzed qualitatively through observations, namely educator activities, learner activities, curiosity, then quantitative data were analyzed for student learning outcomes through written tests in groups and individuals. The data was analyzed with descriptive techniques and described in the form of tables and graphs. The results of this study indicate that the teacher's activities were carried out "Very Well" with a percentage of 100% implementation of the steps. Student activity at meeting I reached 35% with the criteria "Quite Active" increased at meeting III to 95% with the criteria "Very Active". The character of curiosity at meeting I reached 45% with the criteria "Moderately High" and increased at meeting III to 90% with the criteria "Very High" For student cognitive learning outcomes at meeting I with 55% classical completeness increased at meeting III with 100% classical completeness. Based on the results of this study, it can be concluded that the use of a combination of PROVIT models can improve the quality of educator activities, student activities, reading and student learning outcomes. The suggestions for principals, teachers and other researchers are that this research can be used as a reference in using learning models that can improve students' activities, curiosity and learning outcomes.
Pelatihan Kader Dan Keluarga Tentang Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT) Dalam Upaya Rehabilitasi Pasien Stroke Di Kelurahan Harjosari Fatmi, Yoza Misra; Syafrisar Meri Agritubella; Fathul Jannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1505

Abstract

Stroke adalah penyebab utama kematian dan kecacatan di banyak negara. Gangguan motorik berupa hemiparesis umumnya diidentifikasi sebagai penyebab utama kecacatan jangka panjang pada pasien stroke sehingga dapat membatasi kinerja fungsional penderita stroke. Salah satu strategi inovasi yang bisa dilakukan dalam upaya rehabitasi pada pasien stroke dirumah ialah Constraint Induced Movement Therapy (CIMT). Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) adalah sebuah metode rehabilitasi bagi penderita stroke dengan pembatasan gerakan pada lengan yang sehat, dan menganjurkan penggunaan lengan yang lemah untuk beraktivitas. Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk memberikan latihan kepada kader tentang CIMT, sehingga kader dapat mempraktikkannya kepada Masyarakat yang terkena stroke sebagai Upaya pencegahan komplikasi stroke yang lebih parah lagi. Mitra pada pengabdian Masyarakat ini adalah kader, Keluarga serta pasien stroke di kelurahan Harjosari. Metode pengabdian Masyarakat ini adalah dengan melatih kader dan keluarga melakukan latihan CIMT. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini berupa meningkatnya pengetahuan kader dan keluarga tentang CIMT yang merupakan satu latihan fisik pasien serta berefek meningkatkan status fungsional ekstremitas atas pasien stroke yang sebelum latihan sebesar 20,5 menjadi 29 setelah latihan CIMT.
Social Support and Technology Use Technology as a Predictor of Diabetes Mellitus Patient Medication Adherence Elfida, Elfida; Fathul Jannah; Eva Sulistiany; Afnina, Afnina; Yulina Astuti
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 4 No. 05 (2025): Multidisiplin Indonesia (JIM-ID), Mey 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Treatment adherence is a key factor in managing Type 2 Diabetes Mellitus . yet patient adherence remains low in various regions. including Langsa City. This study aimed to determine the extent to which social support and health technology use contribute to patient adherence to treatment. A quantitative approach with an analytic survey method was employed. A sample of 200 T2DM patients was obtained through area sampling from five sub-districts in Langsa City. Research instruments included a structured questionnaire based on the Social Support Questionnaire (SSQ). health technology use indicators. and a modified Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Data were analyzed using multiple linear regression. with classical assumption tests to validate the model. Results revealed that social support significantly influenced treatment adherence (40.3%). while technology use contributed 27.1%. These findings suggest that interventions integrating social and digital components could enhance patient adherence. In conclusion, social support and technology use are critical predictors of improved treatment adherence in diabetes patients. Strengthening family-based and technology-driven interventions in healthcare services is recommended
ANALISIS PROGRAM P5: KREASI PIGURA KAIN SASIRANGAN SEBAGAI UPAYA MENDORONG KREATIVITAS SISWA SDN KUIN CERUCUK 5 Hayati, Faridah Hayati; Ahmad Suriansyah; Arta Mulya Budi Harsono; Ari Hidayat; Fathul Jannah
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan (JTekpend)
Publisher : FKIP Palangka Raya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jtekpend.v5i2.18334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui kegiatan kreasi pigura berbahan kain sasirangan di SDN Kuin Cerucuk 5, yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa dan melestarikan budaya lokal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dan kepala sekolah sangat penting dalam pelaksanaan program ini, baik sebagai fasilitator maupun pendukung program. Meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan fasilitas dan keberagaman kemampuan siswa, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas, kerjasama, dan apresiasi budaya lokal siswa. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan fasilitas dan dukungan lebih lanjut untuk mengoptimalkan pelaksanaan program P5 di masa depan.
Akhlakul Karimah Sebagai Pondasi Utama: Urgensi Strategi Guru PAI dalam Menanamkan Akhlakul Karimah Siswa Ulfi Annisa Putri; Fathul Jannah; Agus Setiawan
JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora (JISPENDIORA)
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jispendiora.v4i2.2262

Abstract

This study examines the strategies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in instilling akhlakul karimah values as the main foundation for student character development. The findings show that teacher role modeling and habituation are key strategies in the internalization of moral values. Moreover, the application of varied and interactive teaching methods and media significantly enhances students’ interest and understanding. Success measurement is conducted through holistic observation of changes in students’ attitudes and habits. The study also identifies challenges such as limited time and environmental influences, which can be addressed through synergy among schools, parents, and the community.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI SUSPENDING AGENT PGA DAN CMC-NA TERHADAP MUTU SEDIAAN SUSPENSI EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Khairunnisak Khairunnisak; Dewi Yuniharni; Fathul Jannah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan tradisional yang berlandaskan sumber alam hayati, terutama tumbuh-tumbuhan, telah digunakan sejak lama di Indonesia. Negara Indonesia mempunyai kekayaan sumber hayati yang besar, diantaranya adalah tanaman rempah dan obat. Salah satu tanaman obat yang masih diminati di Indonesia adalah temulawak. Temulawak memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu Alkaloid, Flavonoid, Triterpenoid, Saponin dan Tanin sehingga dapat dijadikan sebagai obat tradisional dalam bentuk sediaan suspensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi suspending agent PGA dan CMC-NA terhadap mutu sediaan suspensi ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Penelitian  ini  merupakan  penelitian  secara eksperimental yang meliputi pembuatan ekstrak, formulasi sediaan dan pemeriksaan mutu fisik sediaan seperti uji organoleptis, uji pH, uji berat jenis, uji viskositas, uji sedimentasi dan uji redispersi. Adapun formulasi sediaan suspensi temulawak terdiri dari F1 dengan konsentrasi PGA 2% dan CMC Na 1%, F2 konsentrasi PGA dan CMC Na 1,5% dan F3 konsentrasi PGA 1% dan CMC Na 2%. Hasil pengamatan dan pengujian terhadap parameter mutu suspensi menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh penggunaan perbandingan variasi konsentrasi suspending agent PGA dan Na-CMC terhadap mutu sediaan ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) baik dari segi viskositas, sedimentasi, dan redispersi dengan p-value >0,05. Diharapkan kepada penelitian selanjutnya dapat melakukan pengujian efektivitas terhadap sediaan suspensi ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) sebagai antidiare, tonikum antibakteri dan lain sebagainya.
SMART LOVE: KAMPANYE HUBUNGAN SEHAT DAN PENCEGAHAN SEKS BEBAS DI LINGKUNGAN SMAN 4 BANJARMASIN Nastasya, Difa; Humairoh; Paul Joae Brett Nito; Malisa Ariani; Onieqie Ayu Dhea Manto; Desi Wulandari; Dewi Puspita Sari; Dwi Yani Safitri; Elin Renata; Ericca Dwi Salsabhilla; Fahria Rusali; Fathul Jannah; Fatmawati; Hayatun Latifah; Intan Audi Yusfanita; Intan Nur Aisyah; Sofhia Aulia Putri Azizah; sarinda
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi menuju dewasa yang ditandai perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Pada fase ini rasa ingin tahu tentang seksualitas meningkat, namun kurangnya literasi kesehatan membuat remaja rentan terpapar pornografi dan perilaku berisiko, sehingga pemberian edukasi sangat penting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman yang lebih baik kepada remaja tentang bahaya seks bebas dan dampaknya terhadap kesehatan. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah dan diskusi secara interaktif tentang bahaya seks dan dampaknya.  Pre-test dan post-tes diberikan untuk mengetahui pengetahuan siswa/i. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, yang di tununjukkan dengan  peningkatan sekor post-tes di banding pre-test. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa/i SMAN 4 Banjarmasin mengenai hubungan sehat dan pencegahaan seks bebas. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga menumbuhkan sikap tanggung jawab, empati, dan kesadaran akan pentingnya pergaulan sehat pada remaja.