p-Index From 2021 - 2026
13.506
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal NERS Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya Jurnal Pengabdian Kesehatan Nursing Sciences Journal Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Khatulistiwa Nursing Journal Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Empowerment Journal Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal Keperawatan Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Gaster Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Journal of Educational Innovation and Public Health Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Jurnal Medika Nusantara Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Journal of Exploratory Dynamic Problems Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan EXCELLENT HEALTH JOURNAL Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Jurnal Multidisiplin JHN: Journal of Health and Nursing DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JURNAL KEPERAWATAN Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Sanitas: Journal of Health, Medical, and Psychological Studie Journal of Golden Generation Multidisciplinary Journal of Golden Generation Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Overview of Stress Levels among Elderly Caregivers in Japan Irma Amalia; Eska Dwi Prajayanti
INDOGENIUS Vol 5 No 1 (2026): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v5i1.876

Abstract

Background & Objective: This study aimed to describe the stress levels experienced by Indonesian elderly caregivers (nurses) working in Japan, with a focus on their demographic characteristics and psychological well-being. Method: A descriptive quantitative design was applied to portray stress without examining relationships among variables. The population comprised 51 Indonesian caregivers, all of whom were included as respondents using a total sampling technique. Data were collected online from July to August 2025 through a validated 12-item Zarit Burden Interview questionnaire and analyzed with descriptive statistics using SPSS. Demographic information such as gender and age was also obtained. Result: Results revealed that most respondents were female (88.2%) and in the 26–35 age group (52.9%). Stress level analysis showed that 39.2% experienced low stress, 41.2% moderate stress, and 19.6% high stress. These findings indicate that while most caregivers manage caregiving demands adequately, a significant proportion experiences moderate to high stress that may affect health and job performance. Conclusion: The study concludes that gender, age, and workplace conditions are key determinants of caregiver stress and recommends targeted mental health interventions, supportive workplace policies, and stress management training to reduce psychological burdens. Future research should incorporate longitudinal and mixed-method approaches to identify causal factors and coping mechanisms to better inform preventive strategies.
Gambaran Tingkat Kecemasan pada Masyarakat di Daerah Rawan Bencana Banjir di Desa Sawahan Kabupaten Klaten Devitya Febryani Anjari Putri; Eska Dwi Prajayanti
Journal of Health, Medical, and Psychological Studies Vol 2 No 1 (2026): : August: Sanitas: Journal of Health, Medical, and Psychological Studies
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/pkwmv903

Abstract

Flood disasters frequently affect communities in vulnerable areas and may cause psychological problems, particularly anxiety. Sawahan Village, Juwiring District, Klaten Regency, is one of the flood-prone areas that experiences recurrent flooding each rainy season. Objective: This study aimed to describe the level of anxiety among people living in flood-prone areas. This quantitative descriptive study was conducted among 97 respondents selected using purposive sampling from a population of 319 residents in RT 01 and RT 02 Dukuh Bulurejo, Sawahan Village. Data were collected using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire and analyzed through univariate analysis. Most respondents experienced mild anxiety (60.8%), followed by moderate anxiety (22.7%), no anxiety (14.4%), and severe anxiety (2.1%). The majority of people living in flood-prone areas of Sawahan Village experienced mild anxiety, indicating the presence of psychological impacts caused by repeated flood disasters while showing relatively adaptive coping abilities within the community.
Penerapan Senam Dismenore Terhadap Tingkat Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Wilayah Desa Tasikmadu Sri Sutarni; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2152

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), prevalensi dismenore cukup tinggi di dunia Rata-rata, lebih dari 50% wanita mengalami dismenore. Dampak dari dismenore pada masa remaja dapat menimbulkan rasa cemas yang berlebihan, yang dapat mempengaruhi aktivitas. Senam dismenore bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah agar tidak terjadi nyeri. Tujuan : Mendeskripsikan hasil tingkat nyeri dismenore pada remaja putri sebelum dan sesudah dilakukan penerapan senam dismenore . Metode : Penelitian ini menggunakan studi kasus deskriftif dengan melakukan obvservasi pada 2 responden remaja putri yang diberikan senam dismenore dilakukan selama 3 kali pagi dan sore pada hari pertama sampai ke tiga mestruasi dengan waktu 15 menit. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan lembar observasi Numeric rating Scale (NRS). Hasil : Hasil penerapan antara kedua responden adalah pada Nn. Z sebelum dilakukan senam dismenore adalah 5 (nyeri sedang) kemudian menjadi 3 (nyeri ringan). Pada Nn. R sebelum dilakukan senam dismenore adalah 5 (nyeri sedang) kemudian menjadi 2 (nyeri ringan). Perbandingan hasil akhir antara kedua responden 2:3. Kesimpulan : Senam dismenore dapat menurunkan tingkat nyeri pada remaja putri yang mengalami dismenore .
The Determinan Remaja Dalam Melakukan Penanganan Luka Sederhana Di Surakarta Tri Susilowati; Eska Dwi Prajayanti; Yuyun Triani
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.380

Abstract

Latar Belakang: Cedera merupakan penyebab utama kematian di dunia. WHO mencatat dari 4,4 juta kematian akibat cedera setiap tahun, sebanyak 3,16 juta disebabkan oleh cedera tidak disengaja dan 1,25 juta akibat kekerasan. Pada kelompok usia 5–29 tahun, tiga dari lima penyebab kematian tertinggi berkaitan dengan cedera, yaitu kecelakaan lalu lintas, pembunuhan, dan bunuh diri. Data Riskesdas 2018 menunjukkan remaja usia 15–24 tahun menempati urutan ketiga tertinggi kejadian luka di Indonesia (1,3%), dengan tingkat pendidikan tamat SMP paling banyak mengalami cedera (1,5%). Remaja memiliki aktivitas fisik tinggi dan rasa ingin tahu besar, sehingga berisiko mengalami cedera, terutama di lingkungan sekolah. Penanganan luka yang tidak tepat dapat menyebabkan infeksi dan kecacatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penanganan luka sederhana pada remaja di Surakarta. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik cross sectional dengan 150 responden remaja perempuan, analisa data dengan menggunakan regresi logistik. Hasil: Hasil menunjukkan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap praktik penanganan luka sederhana adalah usia (p=0,000) dan dukungan teman (p=0,000), sedangkan sumber informasi (p=0,605) dan pendidikan (p=0,299) tidak berpengaruh. Kesimpulan: usia dan dukungan teman merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kemampuan remaja melakukan penanganan luka sederhana.
Me GAMBARAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI PADA KEJADIAN KARIES GIGI ANAK USIA SEKOLAH DI SD BIRRUL WALIDAIN MUHAMMADIYAH SRAGEN : GAMBARAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI PADA KEJADIAN KARIES GIGI ANAK USIA SEKOLAH DI SD BIRRUL WALIDAIN MUHAMMADIYAH SRAGEN Hajeng Tiffanidhani Fani; Eska Dwi Prajayanti
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.362

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Kesehatan gigi dan mulut bagian integral dari kesehatan tubuh secara keseluruhan, pintu gerbang masuknya kuman dan bakteri yang dapat mengganggu kesehatan organ tubuh lainnya. Penyakit gigi terjadi karena disebabkan oleh kebiasaan tidak membersihkan gigi secara rutin sehingga terbentuk plak. Plak sudah dapat terbentuk beberapa detik saja setelah kita menggosok gigi Tujuan : Mengetahui gambaran kebiasaan menggosok gigi pada kejadian karies gigi anak usia sekolah di SD Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen Metode : Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel sebanyak 61 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Univariat. Hasil : kebiasaan menggosok gigi responden didominasi kategori baik yaitu sebanyak 38 responden atau sebesar 62,3% Kesimpulan Gambaran kebiasaan menggosok gigi anak usia sekolah di SD Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen didominasi kategori baik yang dipengaruhi oleh cara menggosok gigi yang tepat, frekuensi menggosok gigi yang tepat dan waktu dari menggosok gigi yang tepat. Kata Kunci: Kebiasaan menggosok gigi, Karies gigi, Kesehatan gigi
Gambaran Aktivitas Fisik Lansia Hipertensi di Posyandu Lansia Wonoboyo Wonogiri Nuri Nita Sari; Eska Dwi Prajayanti
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.218

Abstract

The prevalence of elderly individuals with hypertension continues to rise alongside global cardiovascular disease rates, including in Indonesia. Declining physical activity due to aging and disease conditions makes hypertensive elderly more vulnerable to complications. This study aims to describe the physical activity profile of elderly hypertensive patients at Posyandu Lansia Wonoboyo, Wonogiri. This research employed a descriptive quantitative design with a survey approach involving 80 registered elderly hypertensive patients at the posyandu, selected using purposive and simple random sampling. The research instruments consisted of the Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) questionnaire and respondent characteristic questionnaires. Data were analyzed using frequency distribution and percentage techniques through univariate analysis with SPSS program assistance. The results showed that most respondents had good physical activity levels (68.8%), while a small portion fell into the poor category (31.3%). The majority of elderly were aged 60–69 years, female, and had experienced hypertension for 1–5 years. This study concludes that physical activity among elderly hypertensive patients at Posyandu Lansia Wonoboyo is generally adequate, although some groups still exhibit minimal activity. Structured intervention programs are needed to maintain or enhance physical activity among hypertensive elderly.
Penerapan Aktivitas Fisik Jalan Kaki terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa Dukuh, Sukoharjo Alvina Larasati; Eska Dwi Prajayanti
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.276

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan kerja insulin yang menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol karena kurangnya aktivitas fisik salah satunya jalan kaki. Jalan kaki merupakan aktivitas fisik ringan yang dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan aktivitas fisik jalan kaki terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan studi kasus pada dua responden penderita diabetes melitus tipe 2. Intervensi jalan kaki dilakukan selama 30 menit, sebanyak tiga kali berturut-turut dalam satu minggu. Pengukuran kadar gula darah pada responden menggunakan alat glukometer. Hasil: Setelah dilakukan aktivitas fisik jalan kaki terdapat penurunan kadar gula darah pada kedua responden. Kadar gula darah Ny. P menurun dari 209 mg/dL menjadi 183 mg/dL (turun 26 mg/dL), sedangkan Ny. I menurun dari 280 mg/dL menjadi 251 mg/dL (turun 29 mg/dL). Kesimpulan: Penerapan aktivitas fisik jalan kaki menunjukkan penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2.
Pengaruh Brisk Walking Exercise terhadap Nilai Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Posyandu Nusa Indah Kabupaten Sukoharjo Kharisma Wahyu Widodo; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i3.8043

Abstract

Old age is a phase of change caused by the aging process. One of the health problems experienced by the elderly is hypertension. Hypertension in the elderly usually occurs due to degenerative factors. to determine the effect of brisk walking exercise on blood pressure in elderly people with hypertension. using experimental Quasy with one group pre-test and post-test design. A sample of 33 respondents was selected using purposive sampling techniques. Bivariate test using the Wilcoxon test. The intervention was carried out three times in one week, with a duration of 20 minutes per session. univariate test results before 154.52/93.70 mmHg and after 146.33/86.30 mmHg. The results of the bivariate test showed a significant decrease in systolic and diastolic blood pressure after the intervention (p < 0.05). This study is effective in lowering blood pressure in elderly people with hypertension. So there is an effect of the intervention  of brisk walking exercise on the blood pressure value of elderly people with hypertension at Posyandu Nusa Indah, Cemani Village.
Gambaran Tingkat Kecemasan Penderita Diabetes Melitus di Prolanis Puskesmas Cepogo Salsabilla Az Zahra; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i3.8071

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic condition characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin production or function. This disease is progressive and cannot be fully cured, often causing significant psychological burdens, including anxiety, in sufferers. Anxiety can negatively impact disease management, medication adherence, and the overall quality of life of sufferers. To address this problem, the Chronic Disease Management Program (Prolanis), initiated by BPJS Kesehatan, is one of the Indonesian government's strategic efforts. This comprehensive and sustainable program aims to prevent complications and improve the quality of life of chronic patients, including DM sufferers, through promotive, preventive, curative, and rehabilitative approaches involving a multidisciplinary health team. This study aims to determine the level of anxiety in diabetes mellitus sufferers participating in the Prolanis program at the Cepogo Community Health Center. The approach used was a quantitative descriptive approach with a simple random sampling technique and involved 57 respondents. The results showed that the majority of DM sufferers experienced mild anxiety (54.4%), followed by moderate anxiety (22.8%), severe anxiety (19.3%), and no anxiety (3.5%). Respondents were predominantly middle-aged (82.5%), female (68.4%), and had diabetes for ≤ 5 years (80.7%). Based on these results, it can be concluded that most DM patients in the Prolanis program at the Cepogo Community Health Center experienced mild anxiety, especially in the middle-aged and female groups with a relatively short disease duration. These findings demonstrate the importance of psychological interventions, ongoing education, and emotional support in the care of DM patients to improve their mental resilience and overall quality of life. An active role for healthcare workers in routinely monitoring the psychological aspects of patients is needed to support more effective DM management.
Penerapan Exercise Range Of Motion (ROM) Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur Ektermitas Di Rsud Pandan Arang Boyolali Di Ruang Binahong Ingkang Wilujeng; Eska Dwi Prajayanti; Panggah Widodo
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i4.2411

Abstract

Background: The World Health Organization (WHO) in 2019 stated that the incidence of fractures is increasing, it has been recorded that fractures have occurred in approximately 15 million people with a prevalence rate of 3.2%. Fractures in 2017 there were approximately 20 million people with a prevalence rate of 4.2% and in 2018 it increased to 21 million people with a prevalence rate of 3.8% due to traffic accidents. Fractures can cause physical and psychological disorders in a person so that they can cause pain. One way to deal with non-pharmacological pain is the Range Of Motion (ROM) technique. Objective: Knowing the results of implementing Exercise Range of Motion (ROM) in postoperative patients with extremity fractures on pain intensity. Method: This implementation method uses a descriptive method. Results: The results of the application showed that there was an effect of reducing pain intensity with the ROM technique in patients with postoperative extremity fractures. Conclusion: There was a decrease in the pain scale before and after the Range Of Motion technique was performed in postoperative patients with extremity fractures.
Co-Authors ., Mulyaningsih Adelia Qusnul Khotimah Al mayda Saviola Alvina Larasati Anggi Hapsari Putri Anisah Setianingrum Anisah Setianingrum Anjayani, Safitri Annisa Annisa Arini Nurhidayati Arta, Kurnia Suci Artema Pramudya Retno Siwi Artema Pramudya Retno Siwi Asita Rohmah Mutnawasitoh Astuti, Intan Ayu Dewi Aulia Firly Azzahra Auliasa Hanum Kayasa Auliya Rahmanda Auliya Rahmanda Az Zahra, Hasna Afranovia Azzahra Amanda Cantika Oriza Baehaqi Bintang, Kiki Mega Budi Larasati Charel Ardi Nugroho Clariza Nugraheni Dian Puspitasari Devitya Febryani Anjari Putri Dewi Utari Diah Amanda Putri Diah Nur Rahmawati Didik Iman Margatot Dimas Ivan Saputra Dita Putri Rahayu Dwi Mia Ardani Dyah Fitri Esti Utami Dyah Kusuma Wardhani Dyah Kusuma Wardhani Eka Saputri , Rizki Erika Dewi Noorratri Fani, Hajeng Tiffanidhani Fatimah Laila Hidayati Fatin Nurhayati Febriana Dwi Cahyaningrum Febriana, Allinkha Hafia Hajeng Tiffanidhani Fani Haq, Rosma Karinna Harmayetty, Harmayetty Haryani, Nur Heni Sulistyaningsih Hery Susanto Ida Nur Imamah Ika Prastiwi, Yohana Indarwati Indarwati Indri Magfiroh Rahmawati Ingkang Wilujeng Irma Amalia Irma Mustika Sari Ismi Uswatun Khasanah Isti Wulandari Isti Wulandari Kartika, Apridika Ajeng Kharisma Wahyu Widodo Khotimah, Damayyanti Nur Kusnanto Kusnanto Lisa Aryanti Maiyun, Niken Palupy Maryatun Maurytani, Ardhini Mulyaningsih Mulyaningsih . Mursudarinah Mursudarinah Nadya Chairunisya Nanda Dhona Bhertayana Nanda Putri Nanik Dewi Wahyuni Navaline Aulia Hexendri Nirmala, Annisa Rosie Nur Rahmawati, Diah Nuraini, Oky Intan Ayu Nuri Nita Sari Nurul Adkha Oktaviana, Putri Oky Intan Ayu Nuraini Olyviana Yuni Pratama Opie Yunia Widiati Padilah Putri Nur Janah Panggah Widodo Panggah Widodo Permatasari, Kristin Suci Prastiwi , Yohana Ika Prastiwi, Yohana Ika Purwanto Purwanto Putri Fatihah Cahyaningrum Putri Oktavianingrum Rahma Nur Solikah Rahmanda, Auliya Rahmawati, Diah Nur Rahmawati, Dyah Nur Raihan Satria Alam Sakti Perdana Ranu Panei Putri Kusuma Ratrinaningsih, Suciana Rhido Rhizeky Suroso Ridwan Fajar Prasetyo Rini Widarti Rosma Karinna Haq Rysta Aditiya Permadani Safitri, Saddan Sari Salsabilla Az Zahra Sandra Cika Febiyana Santika Primaratri Sari Rohmaniah Selli Eka Wardani Septya Wahyu Nur Aini Sinung Dony Utomo Siti Nurwahidah Slamet Nurrochmad Sofyan Mahendra Firdaus Sri Amalia Sri Mulyani Sri Sutarni Sugito Sulistyaningrum, Ngesti Puspita Sumardi Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi Sumardi Susanto , Hery Sutarwi Sutarwi Syafi’I Ma’arif, Imtihan Tika Alvio Nita Tri Haryanti, Dewi Tri Susilowati Tri Susilowati Tri Susilowati Utari, Dewi Wahyu Esa Cahayani Cahayani Wahyu Sejati Wahyudi, Aan Waluyo Wardiyatmi Windiah Nur Kusumaningtyas Wulandari, Isti Yasinta Ciptanti Ramadhan Yohana Ika Prastiwi Yulaikha Istiqomah Yuyun Triani