p-Index From 2021 - 2026
13.283
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Penelitian Agama IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal INSANIA PIONIR: Jurnal Pendidikan Edukasia Islamika Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Ijtima'iyya: Journal of Muslim Society Research TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JURNAL PENELITIAN Jurnal Dedikasi Pendidikan Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Journal of Innovation in Educational and Cultural Research AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia IJORER : International Journal of Recent Educational Research Dharmas Education Journal (DE_Journal) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Merdeka Indonesia Jurnal International JUrnal Riset Ilmu Pendidikan Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Ijtimā`iyya: Journal of Muslim Society Research IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Penelitian Agama Jurnal Kependidikan Solidaritas: Jurnal Pengabdian Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan International Journal of Education and Literature (IJEL) YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Journal of Innovation and Research in Primary Education Innovative: Journal Of Social Science Research International Proceedings of Nusantara Raya Journal International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL) Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Lensa Pendas J-CEKI At-Tadris: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Flipped Classroom Model Pembelajaran Era New Normal Arif Hidayat; Tutuk Ningsih
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.543 KB) | DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2210

Abstract

Perlu penyesuaian model pembelajaran setelah pandemi covid. Saat pandemi covid peserta didik terbiasa dengan pembelajaran daring atau jarak jauh yang akrab dengan penggunaan internet. Dalam pembelajaran setelah pandemi yang dikenal dengan istilah era new normal, mulai diberlakukan pembelajaran tatap muka dengan durasi waktu yang singkat dan terbatas. Dengan kondisi tersebut perlu pemilihan model pembelajaran yang tepat dan efektif. Flipped classroom menjadi alternatif model pembelajaran era new normal yang layak dipraktikan oleh guru. Penelitian ini merupakan penelitian library research, yang mengambil data-data dari penelitian sebelumnya sesuai dengan tema yang dibahas dalam penelitian ini. Model flipped classroom akan lebih efektif jika dipadukan dengan model-model pembelajaran seperti realistic matematik, untuk pelajaran matematika.
Integration of Science and Religion in Value Education Tutuk Ningsih; Sutrimo Purnomo; Muflihah Muflihah; Desi Wijayanti
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 3 No. 5 (2022): September
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v3i5.248

Abstract

The study aims to describe a value education model in teaching the integration of science and religion and to find out the values generated in the learning process of the integration of science and religion. Education is a major factor in shaping the human personality through the learning process that takes place in schools and in society. These educational goals can be done by providing scientific and religious materials to create the potential of students. Indeed, religious values will guide science and technology that are increasingly developing in the world. Therefore, the integration of science and religion in schools is very important to be taught, so that both of sciences and religions balance each other. This qualitative-naturalistic research used interview, observation, and documentation as the data collection techniques. The results of this study show that (1) the integrative model will facilitate and make learning more meaningful and efficient, so that the teaching and learning process will produce integrated knowledge; (2) through the integration of science and religion, the learning process is more directed which can sharpen the mind; (3) the learning material combining science and religion is the main instrument for realizing learning objectives; (4) the learning strategy integrating science and religion has a good effect on student and teacher interactions during the learning process; (5) the values developed in the integration of science and religion are the value of belief in Allah, being religious, and intelligent.
Metode Daring dan Luring Guna Meningkatkan Penerimaan Peserta Didik Baru di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga Tutuk Ningsih; Anggita Isty Intansari
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2022): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/sjp.v2i1.5259

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan dengan mengembangan model humas dan penerapanya untuk meningkatkan Penerimaan. .Peserta..Didik….Baru.(PPDB)..Madrasah.. melalui.. daring. dan ..luring …di…kabupaten… Purbalingga dan Banyumas. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui wawancara, ceramah observasi, workshop dan pendampingan pada model Daring (online) dan luring (offline). Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat di madrasah melalui implementasi model Humas melalui strategi yang diterapkan di masyarakat, strategi tersebut adalah: 1) pendekatan kepada masyarakat, 2) partisipasi dalam program kemasyarakatan, 3) Anjangsana pada masyarakat sebagai pengguna pendidikan, 4) Program - Program sekolah yang diberikan kepada masyarakat untuk dipresentasikan, 5) keprofesionalan humas. Sedangkan aplikasinya, yang dapat dilakukan oleh petugas humas melalui formulir online, dalam memberikan informasi tentang institusinya kepada publik tidak jauh berbeda dengan formulir online, yang memberikan informasi tentang sekolah untuk disediakan oleh Komunitas, tetapi yang lebih ditekankan adalah formulir online pada media teknologi berbasis internet / media digital online dan informasi pada umumnya. Penyampaiannya menggunakan media sosial seperti: Whatsapp, Facebook, Instagram, Youtube dan website، baik dengan template foto maupun dalam bentuk video
STRATIFIKASI SOSIAL DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN DI MASYARAKAT KARANG TENGAH Sarip; Tutuk Ningsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.383

Abstract

Pendidikan diharapkan mampu berperan sebagai proses sosialisasi di masyarakat dapat berjalan dengan baik. Sehingga proses sosialisasi dapat berjalan dengan lancar dan lancar. Oleh karena itu, orang tua dan keluarga berharap pihak sekolah dapat melaksanakan proses sosialisasi dengan baik. Dalam lembaga tersebut guru di sekolah dipandang sebagai teladan dan dianggap mampu mengemban amanah orang tua (keluarga dan masyarakat) agar anak memahami dan kemudian mengadopsi nilai-nilai budaya masyarakatnya. Sekolah mempunyai tugas melakukan upaya-upaya untuk mengalihkan nilai-nilai budaya masyarakat dengan mengajarkan nilai-nilai yang menjadi pedoman hidup masyarakat dan bangsa. Untuk memenuhi fungsi dan tugasnya, sekolah menetapkan program dan kurikulum pendidikan, beserta metode dan teknik pedagogisnya, agar proses transmisi nilai-nilai tersebut berjalan lancar dan lancar.
PERUBAHAN SOSIAL DI ERA MILENIAL DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Muhamad Hasan Taofik; Tutuk Ningsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.463

Abstract

This article discusses the significance and role of Islamic education in shifting social structures and functions of society. This study uses a library research approach, while this research is a type of qualitative research. The essence of education and the purpose of education in general is a system and means to improve the welfare of human life in all aspects. The fundamental question related to Islamic education and social change is about how Islamic education can simultaneously function as an agent of change and the dynamics of social change. It is a common understanding that Islam is a religion of love and peace, so it is only natural that Islam, a religion of mercy for all things, is also very concerned about the happiness and well-being of its people. Based on this statement, Islamic education is one of the best alternatives to build humanity, the findings of this study show that Islam builds society through education. The formation of a perfect human is the goal. Islamic education, which always considers two perspectives in all aspects external and spiritual, individual and social, as well as worldly and ukhrowi.
INOVASI PEMBELAJARAN IPS MELALUI TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) Tiwan; Tutuk Ningsih
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3233

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran IPS yang monoton serta minimnya penggunaan meda dan sumber belajar menyebabkan munculnya sikap disrutif siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan inovasi pembelajaran IPS melalui Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode lapangan (field research) yang fokus pada inovasi pembelajaran IPS melalui Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) di MI Muhammadiyah Karanglo Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik analisis datanya dengan teknik interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dalam menemukan hasil penelitian. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa dalam perencanaan dan pembelajaran IPS di kelas IV MI Muhammadiyah Karanglo, guru telah menerapkan TPACK sehingga mampu mengintegrasikan teknologi pembelajaran pada kegiatan pembelajaran. Dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajarannya, guru telah mampu menerapkan teknologi pembelajaran pada kegiatan pembelajaran. Teknologi pembelajaran dimanfaatkan guru sebagai acuan, sumber belajar, dan media pembelajaran.
PENGARUH PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SDN 2 CILANGKAP Nurhakim; Tutuk Ningsih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.539

Abstract

The community has a strategic role in efforts to improve the quality of education in schools, which is reflected in the existence of a school committee as a representative of the parents to control the running of the school, these efforts are implemented through their participation and involvement both morally and materially. The role of society with educational institutions is a series of the entire process of implementing education that is planned and pursued deliberately and earnestly. Education has a central role in the nation's civilization in striving to increase human resources in a better direction. Education is expected to be able to then shape or produce a person in order to develop his attitudes, skills and intellectual awareness to become a skilled, intelligent, and noble human being. In this case, the role of education in Indonesia is not only from the students and school institutions, but the community also has an important role in developing education both acting as a source, implementer and user of educational outcomes. This is what the two parties have not fully realized, both of which consider that the two parties are an integral part. In order to realize the collaboration between the two parties, it is certainly necessary to function the field of public relations as a mediator for communication between educational institutions and the community. This research uses qualitative methods. The subject of his research was the people of kalisabuk village. The results showed that the role given by the community will provide a reference in the development of educational institutions both in terms of quality and quantity of education in Cilangkap village, Gumelar district, Banyumas regency.
The Role Of The Kalisabuk Village Community In Developing The Quality Of Islamic Education Azizul Muchtar; Tutuk Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9288

Abstract

The general public has a strategic role in efforts to improve the quality of education in madrasah, this implementation will involve community participation and cooperation both morally and materially. The role of the community with education institusions is a series of the entire process of implementing education that is planned and attempled intentionally and seriously. Education has a central role in the nation’s civillization in seeking to increase human resources in a more educated direction. Education is expected to be able to then shape or print someone so that they can develop their attitudes, skills and intellectual awareness to become skilled, intelligent, and noble human beings. In this case, the role of education in Indonesia is not only on the part of students and school institutions, but the community also has an important role in developing education both as a source, implementer and user of educcational outcomes. This is what the two parties have not fully relized, both consider that both are an inseparable part. In order to realize this collaboration between the two parties, it is centrainly necessary to function in the field of public relations as a communication mediator betweeneducational institutions and the community. This study use a qualitative method. The research subject is the Kalisabuk village community. The results of the study indicate that the role given by the community will provide a reference in the development of educational institutions both in Kalisabuk Village, Kesugihan District, Cilacap Regency.
The Role Of Teachers In Overcoming The Poblematics Of Learner Delinquency (Case Study Of SMP Negeri 2 Karanglewas, Banyumas Regency,Central Java Province) Faiz Muahad; Tutuk Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9523

Abstract

Penelitian ini membahas masalah kenakalan siswa yang berkaitan dengan: (1) Apa yang dilakukan siswa pada saat pembelajaran di sekolah (2) Bagaimana peran guru dalam mengatasi masalah kenakalan siswa pada saat pembelajaran di sekolah. Dalam penelitian ini, penulis mencoba mengkaji kasus kenakalan siswa selama bulan September sampai Oktober 2022 dari kelas 7 sampai kelas 9 di SMP Negeri 2 Karanglewas dan peran guru dalam menyelesaikannya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui beberapa kenakalan siswa dan cara mengatasi atau mengatasi berbagai kasus kenakalan siswa di SMP Negeri 2 Karanglewas. (2) Mengetahui peran guru dalam mengatasi kenakalan siswa pada saat pembelajaran di sekolah berlangsung di SMP Negeri 2 Karanglewas. Karena semua guru di SMP Negeri 2 Karanglewas, baik guru BK, PJOK, agama, pkn, bahasa inggris, dan lainnya mengetahui dan mengawasi kepedulian siswa dalam pembelajaran di lingkungan sekolah atau mungkin di luar sekolah, terutama bagi siswa yang melakukan perilaku menyimpang. melanggar tata tertib sekolah. Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan guru SMP Negeri 2 Karanglewas, terdapat beberapa perilaku menyimpang seperti tawuran sesama siswa, mendorong siswa yang menyebabkan salah satu siswa terluka, bolos kelas, lompat pagar, hingga kasus siswa menggantungkan sepeda di pagar sekolah beberapa warga sekitar yang sedang mencari rumput untuk ternaknya, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya mengenai penjelasan ini dan peran guru SMP Negeri 2 Karnglewas dalam menyelesaikannya dan merubah siswa agar tidak terulang kembali akan penulis tuliskan pada pembahasan artikel yang penulis tulis.
Pentingnya Interaksi Edukatif Pendidik (Guru) Dalam Upaya Pembentukan Akhlak Peserta Didik Di Sekolah (Study Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MAN 1 Banyumas) Rofiq Hidayat; Tutuk Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9641

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penulisan penelitian ini adalah :(1) Bagaimana interaksi edukatif yang berlangsung di sekolah (2) Sejauh manakah pentingnya interaksi edukatif terhadap pembentukan akhlak peserta didik di sekolah. Adapun dari sekian mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, peneliti hanya membatasi pada mata pelajaran akidah akhlak. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui bagaimana interaksi edukatif yang berlangsung di sekolah MAN 1 Banyumas, dan (2) untuk mengetahui sejauh manakah pentingnya interaksi edukatif terhadap pembentukan akhlak peserta didik di sekolah MAN 1 Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis, yang dilakukan untuk mengetahui bagaimana interaksi edukatif yang berlangsung di sekolah MAN 1 Banyumas, dan untuk mengetahui sejauhmanakah pentingnya interaksi edukatif terhadap pembentukan akhlak pesertadidik di sekolah MAN 1 Banyumas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa interaksi edukatif di MAN 1 Banyumas berlangsung dengan sangat baik antara guru dengan peserta didik maupun peserta didik dengan peserta didik yang lain. Karena guru senantiasa menggunakan keterampilan dalam setiap proses belajar mengajarnya. Sehingga interaksi edukatif dapat mempengaruhi akhlakul karimah peserta didik Baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Co-Authors Ade Putra Agung Prasetio, Toni Amalia, Rina Rizki Anggita Isty Intansari Ardy Wiyani, Novan Arif Hidayat Azizul Muchtar Basiran, Basiran Basuni, Abas Firdaus BS, Abdul Wachid Chasanah, Maghfirotul Chasanah, Maghfirotun Darmiyati Zuchdi DARYANTI DARYANTI Desi Wijayanti Dewi Herlisti, Risma Edi Setiawan Emiliya Fatmawati Faiz Muahad Faradisa, Meliya Fatkhatul Mar'ah Fatmawati, Emiliya Ferdi Ikhsan, M. Alifian Gautam Kumar Jha Ghofaro, Muhammad Sholekhudin Guntur Danang Sulistyawan Hartono Hartono Hayati, Fika Husna Herisnawan, Diky Imam Sugiarto inarotul umiyah Irfan Yulianto Isnaeni, Yuni Ita Maulana Zakiyah Jawaz, Yazid Abdul Qadir Jiamelatun Jumiati Jumiati Kartika Sari Khusaini Ali, Fadlil Kusfatun Yuliani Lestiarini, Yeni M Slamet Yahya, M Slamet M. Slamet Yahya, M. Slamet Ma'shum, Muhammad Labib Maharyati, Usri Mahfuzhi, Harits Muchtar, Azizul Muflihah Muflihah Muhamad Hasan Taofik Muhamad Slamet Yahya Mukaromah, Nisaul Mukharoh, Laela Mursida Aziz Mutaqin Mutaqin Nahariyah, Ika Rahayu Lulu Novan Ardy Wiyani Novan Ardy Wiyani Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hikmah Nur Khikmah, Nur Nur Siti Nur Laely Nurhakim Oktaviani, Atiko Nur Pamungkas, Apit Paryati Paryati Permana, Wahid Bayu Prayoga, Hendhi Priambodo, Adityo Rian Puji Rahayu Pujiyanti Pujiyanti Rahma, Annisa Auwla Rakhmat, Rakhmat Ridlo, Fauzan Rini, Ambar Rintati Megawati Riyadi, Rachman Rodiyatun Rofiq Hidayat Rosyadi, Muhammad Firman Sabarhati, Susi Safitri, Muthia Dewi Saiful Hamdi Salim Wazdy Samsudin Samsudin Saputro, Noto Sari, Sofa Mei Ika Sarip Setiana, Nuning Setiawan, Arief Wahyu Setyawan, Alif Sidqi, Ahmad Kasyifan Siti Marjiyah Siti Nur Laely, Nur Siti Zubaidah Sofati, Siti Sugiastuti, Sugiastuti Sulistiyani, Inayatul Mardhiyah Indah Supriyono Supriyono Sutrimo Purnomo Tarsini, Tarsini Teguh Wibowo Tiwan Umiyah, Inarotul Wahyu Nurlinawati Wahyuningsih, Esti Wananda, Yosa Wardani, Alipi Wazdy, Salim Widuri, Lilis Yahya, Muhamad Slamet Yuli Hana Puji Utami Yustika , Kus Risti Zamroni Zamroni