Claim Missing Document
Check
Articles

Students’ improvement in writing skill using column comment on Facebook group Novarita Novarita; Nurul Afifah; Awalludin Awalludin; Miranda Miranda
Concept : Community Concern for English Pedagogy and Teaching Vol. 8 No. 2 (2022): July-December 2022
Publisher : English Language Education Study Program, Teacher Traning and Education Faculty, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jconcept.v8i2.3576

Abstract

The objective of this case study is to investigate the effect of using the comment section on a Facebook group on increasing the writing ability of students at MA Pondok Pesantren Nurul Islam Seri Bandung. The study aims to determine whether utilizing the comment section can improve students' performance in writing and specifically, the material used is recount text. The participants of this study were all pupils in grade 10, with a total of 49 students. A sample of 15 students was selected through purposive sampling for the treatment class. Data was collected through a writing test consisting of 1 item and analyzed using the paired sample t-test in SPSS 22. The average pre-test score was 51.313, and the average post-test score was 85.167. The results of the data analysis showed that using the comment section on a Facebook group was significantly successful in enhancing the writing skills of students at MA Pondok Pesantren Nurul Islam Seri Bandung. Therefore, the writerss accept the alternative hypothesis (Ha) and reject the null hypothesis (Ho) as the sig. (2-tailed) = 0.000 is less than the significance level (=0.05), indicating that the use of the comment column on a Facebook group was significantly beneficial in enhancing students' ability to write recount texts at MA Pondok Pesantren Nurul Islam Seri Bandung. Keywords: Facebook; writing skill
ANALISIS TINGKAT KESULITAN BUTIR SOAL MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA BUATAN GURU Inawati Inawati; Aryanti Agustina; Awalludin Awalludin; Lasmiatun Lasmiatun
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 1 (2022): BASTRANDO
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.024 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesulitan butir soal Bahasa Indonesia buatan guru semester-II 2006 kelas XI SMA Negeri 5 OKU. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan teknik dokumentasi yang berupa butir soal Bahasa Indonesia dan lembar jawaban siswa serta teknik wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas butir soal Bahasa Indonesia buatan guru tersebut menunjukan tingkat kesulitan yang sedang dengan rata-rata 0,532. Oleh sebab itu, butir soal yang telah disusun memiliki tingkat kesulitan yang sedang dapat dipertahankan. Disarankan kepada guru penyusun butir soal agar lebih meningkatkan kemampuannya dalam menyusun butir soal agar tercipta alat tes hasil belajar yang lebih berkualitas yaitu sedang yang memiliki tingkat kesulitan butir soal yang tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mudah.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN DALAM SURAT DINAS DI KANTOR DESA TANJUNG BARU KECAMATAN BATURAJA TIMUR KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Ulfiana Imroatul Jannah; Awalludin Awalludin; M. Doni Sanjaya
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 1 (2022): BASTRANDO
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.358 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan ejaan dalam surat dinas yang di Kantor Desa Tanjung Baru. Peneliti membatasi analisis kesalahan ejaan dengan tiga kajian yaitu kesalahan pemakaian huruf, kesalahan penulisan kata, dan kesalahan penggunaan tanda baca. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif. Sumber data yang digunakan adalah surat dinas yang dikeluarkan oleh Kantor Desa Tanjung Baru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif. Berdasarkan hasil analisis, Secara keseluruhan jumlah kesalahan yang terjadi adalah 208 kesalahan. Kesalahan pemakaian huruf berjumlah 112 kesalahan atau 1,31% dari jumlah seluruh kesalahan. Kesalahan penulisan kata terdapat 53 kesalahan atau 3,66% dari jumlah seluruh kesalahan. Lalu, kesalahan penulisan tanda baca terdapat 43 kesalahan atau 11,88% dari jumlah keseluruhan kesalahan. Jadi, total keseluruhan kesalahan berjumlah 5,61% dengan kesalahan terbanyak yang terdapat pada kesalahan penggunaan tanda baca. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam penulisan surat dinas di Kantor Desa Tanjung Baru masih terdapat kesalahan ejaan yang belum sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
“DI ATAS MAHLIGAI CINTA”: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM SEBUAH NOVEL KARYA SRI ROKHATI DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Rita Nilawijaya; Awalludin Awalludin; Tri Riya Anggraini
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2022): BASTRANDO
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.684 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur yang membangun novel DMC karya Sri Rokhati dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang melatarbelakangi tindakan kriminalitas dalam novel DMC karya Sri Rokhati. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka, simak, catat, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik dialektika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis struktural yaitu tema utama tentang kisah percintaan yang tulus, murni, dan suci, tidak akan pernah luntur dan hilang sampai maut memisahkan. Amanat yang disampaikan adalah bahwa aparat penegak hukum harus memiliki prinsip jujur, adil, dan bijaksana. Alur yang digunakan dalam novel DMC adalah alur maju. Tokoh-tokohnya Airin, Zakaria, Budiarso, Bunda, Ety, Aminah, Ucok, Erika, Tarjo, dan Parno. Latar dibagi menjadi tiga, yaitu latar lempat, latar waktu, dan latar sosial. Selanjutnya, Hasil penelitian tentang unsur-unsur kriminalitas dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra ditemukan dua faktor penyebab kriminalitas, yaitu faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern yang menonjol adalah daya emosional pelaku kriminalitas yang tidak bisa terkontrol karena telah dibutakan oleh materi. Faktor ekstern penyebab kriminalitas yaitu faktor ekonomi yang selalu menimbulkan ketidakpuasan, faktor perkawinan yang tidak harmonis, dan faktor dorongan nafsu. Sikap budaya pengarang yag terdapat dalam novel DMC karya Sri Rokhati sehubungan dengan masalah kriminalitas yaitu tokoh jahat selalu mendapat hukuman dan tidak mendapatkan kebahagiaan diakhir cerita. Implementasi unsur kriminalitas dalam pembelajaran di SMA adalah menekankan kegiatan apresiasif sebagai usaha untuk membentuk pribadi yang imajinatif agar siswa dapat membuat karya-karya yang unik.
Campur Kode dalam Acara Ini Talk Show Bulan Januari 2020 Tiwi Armila; Inawati Inawati; Awalludin Awalludin
Jurnal Lentera Pedagogi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Lentera Pedagogi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.465 KB) | DOI: 10.54895/lentera.v5i1.885

Abstract

This study aims to describe the form of code mixing in the Ini Talk Show on January 2020. The method used in this study is a descriptive method. Data collection techniques used are note-taking techniques and documentation techniques. The data were analyzed using descriptive analysis techniques. The results showed that the form of code mixing contained in the Ini Talk Show was in the form of words and phrases derived from local languages, slang, and foreign languages ​​such as English. In more detail, the results found are code mixing originating from regional languages ​​amounting to 21, code mixing originating from slang amounting to 93, and code mixing originating from foreign languages, namely English totaling 8. The total number of code mixing found is 122 code-mixing. Factors that cause code-mixing include social status, education, and class of language speakers, as well as many other factors that make people do code-mixing. Thus, the researcher concludes that there is a use of code mixing carried out by the speakers of the Ini Talk Show on January 2020.
Struktur Batin Puisi Dalam Kumpulan Puisi Yang Tersisih Karya Wiji Thukul Awalludin Awalludin; Aryanti Agustina; Inawati Inawati
Jurnal Lentera Pedagogi Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Lentera Pedagogi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.909 KB) | DOI: 10.54895/lentera.v5i2.1229

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur batin puisi dalam kumpulan puisi Yang Tersisih karya Wiji Thukul. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskripsi dengan menggunakan pendekatan strukturalisme. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan puisi Yang Tersisih karya Wiji Thukul. Hasil penelitian analisis struktur batin yang ditemukan dalam kumpulan puisi Yang Tersisih karya Wiji Thukul adalah: (1) puisi Leuwigajah bertemakan keadilan sosial, rasa sedih dengan nada suara lantang, amanat bahwa menjadi buruh yang dibayar dengan murah. (2) Leuwigajah Masih Haus bertema keadilan sosial, rasa yang diberikan adalah rasa sedih dengan nada suara lantang, amanatnya adalah perbudakan terus terjadi. (3) Puisi yang ketiga yaitu Makin Terang bagi Kami, bertema kemanusiaan, rasa semangat dengan nada sendu dan tegas, amanatnya adalah buruh memiliki pemikiran yang luas. (4) Puisi Penyair bertema patriotisme dengan rasa semangat, nada tegas dan lantang, amanatnya adalah kita sebagai manusia haruslah terus semangat. (5) Puisi Bukan Kata Baru bertema kapitalis dengan rasa bingung dengan nada yang tinggi dan tegas, amanat bahwa betapa susahnya hidup di zaman kapitalis. (6) Puisi Seorang Buruh Masuk Toko puisi ini bertema kemanusiaan dengan rasa kesedihan bernada lembut dan sedih. Amanatnya adalah buruh itu dipandang sangat miskin. (7) Puisi Bukan di Mulut Politikus, Bukan di Meja SPSI, bertema kedaulatan rakyat, memberikan rasa semangat dengan nada rendah dan tegas, amanatnya bahwa seorang buruh bisa memperjuangkan haknya. (8) Puisi Sajak bertema kemanusiaan, dengan rasa kegelisahan bernada sendu dan lantang, amanatnya yaitu kebisuan tidak akan menyelesaikan apapun juga. (9) Puisi Edan yang bertema kemanusiaan dengan rasa heran dan nada tegas serta lantang, amanat puisi yaitu banyak sekali kegilaan yang terjadi.
Kemampuan dan Kesulitan Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah Baturaja Memahami Unsur-Unsur Intrinsik Cerpen Awalludin Awalludin; Rita Nilawijaya; Aryanti Agustina
Jurnal Lentera Pedagogi Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Lentera Pedagogi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.403 KB) | DOI: 10.54895/lentera.v6i1.1406

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan memahami unsur intrinsik cerpen siswa kelas X SMA Muhammadiyah Baturaja dan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan siswa kelas X SMA Muhammadiyah Baturaja dalam memahami unsur intrinsik cerpen. Populasinya adalah seluruh siswa kelas X SMA Muhammadiyah Baturaja yang berjumlah tiga kelas dengan 73 orang siswa, sampelnya 23 siswa. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Pendekatan strukturalisme. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan angket. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis karya dengan cara melakukan penyelidikan terhadap unsur-unsur intrinsik cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 14 siswa (60,86%) dikategorikan tuntas dan sebanyak 9 orang (39,13%) dikategorikan tidak tuntas. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 75,34. Selanjutnya, hasil angket menunjukkan bahwa ada beberapa kesulitan siswa dalam memahami unsur intrinsik cerpen yaitu: kesulitan dalam menentukan tema dalam cerpen, kesulitan dalam mengidentifikasi penokohan dalam cerpen, kesulitan dalam menemukan amanat dalam cerpen, dan kesulitan dalam menemukan amanat dalam cerpen. Secara umum, berdasarkan analisis tes angket, siswa tertarik dalam pembelajaran memahami unsur intrinsik cerpen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X SMA Muhammadiyah Baturaja mampu memahami unsur intrinsik cerpen.
Kemampuan Siswa Kelas X SMA Sentosa Bhakti Baturaja Menentukan Frasa Adjektival dalam Paragraf Deskriptif Rita Nilawijaya; Awalludin Awalludin; Henny Nopriani
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/bastrando.v3i1.2122

Abstract

The purpose of this study was to describe the ability of students of class X SMA Sentosa Bhakti Baturaja determine adjective phrases in the descriptive paragraphs. The population in this study were all students of class X SMA Sentosa Bhakti Baturaja by the number of 39 students, the sample size of 39 students. The method used in this research is descriptive method. Data collection techniques are objective testing and data analysis techniques are descriptive qualitative data analysis techniques. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that Traditionally, the average percentage of high school students' skills class X SMA Sentosa Bhakti Baturaja in determining phrase descriptive adjectives in the paragraph above the 66 scored as many as 23 people or 74.36%. Meanwhile, students who receive an excellent rating categories as many as 12 people or 30.77%, well as many as 17 people or 43.59%, quite as much as 3 or 7.69%, much less 4 people or 10.26%, and very less as much as 3 or 7.69%. Thus, it can be concluded that the students of class X SMA Sentosa Bhakti Baturaja was able to determine the adjective phrase descriptive paragraphs well. Therefore, it is recommended that no further research effort to make this study for comparison.
Kemampuan Menulis Paragraf Deskriptif Siswa Kelas V SD Negeri 6 OKU Menggunakan Model Pembelajaran Inquiri Based Learning Awalludin Awalludin; Rita Nilawijaya; Tri Riya Anggraini
Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/bastrando.v3i1.2124

Abstract

The purpose of this study was to determine the learning of Indonesian with using learning model inquiri Based Learning in Class V SD Negeri 6 OKU, and to investigate the increase in students' ability in writing descriptive paragraphs using learning model inquiri Based Learning. The method used in this study is an action research methods class. Data collection techniques, namely tests and observation techniques, and techniques of analyzing data is done by analyzing test data and observations data. Based on the entire population and sample 25 students, through writing test descriptive paragraphs in the first cycle increased, ie 61.32 during the pre cycle and increased to 74, 64 in the first cycle, and 1, 76 in cycle II. Based on the results of the second cycle all students have reached the standard overall KKM. Based on the result of test can be concluded that the students of Class V SD Negeri 6 OKU were able to write descriptive paragraph by using learning model of Inquiry Based Learning. As for advice to Indonesian teachers in general, it is advisable to try to apply this learning inquiri Based Learning in learning Indonesian.
Kemampuan Siswa Sekolah Dasar Menulis Puisi Menggunakan Media Lagu Awalludin Awalludin; Rita Nilawijaya; Emilia Contessa
Jurnal Lentera Pedagogi Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Lentera Pedagogi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/lentera.v7i1.1846

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa sekolah dasar menulis puisi menggunakan media lagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah esai dalam bentuk menulis puisi, selanjutnya, teknik penganalisisan datanya adalah teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mendapat nilai 80—100 dengan kategori mampu sekali sebanyak 3 orang atau 12,5%, yang mendapat nilai 66—79 dengan kategori mampu sebanyak 12 orang atau 50,0%, siswa yang mendapat nilai 56—65 dengan kategori cukup mampu sebanyak 9 orang atau 37,5%, siswa yang mendapat nilai 46—55 dengan kategori kurang mampu 0 orang atau 0% dan siswa yang mendapat nilai 45 ke bawah dengan kategori gagal 0 orang atau 0%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas V SD Negeri 6 Ogan Komering Ulu mampu menulis puisi dengan media lagu dengan baik. Selanjutnya, saran dalam penelitian adalah hendaknya guru mampu memilih dan menggunakan cara-cara yang tepat guna meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SD Negeri 6 Ogan Komering Ulu. Salah satu di antaranya adalah dengan menggunakan media lagu, untuk siswa agar dapat meningkatkan kemampuan dalam menulis puisi dengan sebanyak mungkin menyerap informasi yang berkaitan dengan hal itu dari berbagai sumber.