Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Evaluasi Pertumbuhan Dan Daya Hasil Galur Harapan Padi Sawah (Oryza sativa L.) IPB Sebagai Kandidat Varietas Unggul Di Kabupaten Bireuen Rahmayanti, Rahmayanti; Nilahayati, Nilahayati; Ismadi, Ismadi; Nazirah, Laila; Nasruddin, Nasruddin
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21195

Abstract

Padi merupakan komoditas yang memegang peranan penting sebagai bahan makanan pokok masyarakat Indonesia. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas padi. Dalam konteks peningkatan kebutuhan pangan nasional, pengembangan varietas unggul baru merupakan solusi strategis untuk meningkatkan produktivitas padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan potensi hasil 12 galur harapan padi sawah IPB pada penanaman di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal dengan 12 galur harapan dan 2 varietas pembanding, masing-masing dengan 3 ulangan. Karakter yang diamati meliputi umur berbunga, umur panen, tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, panjang malai, jumlah gabah isi per malai, jumlah gabah hampa per malai, bobot 1000 butir, bobot gabah per petak, potensi hasil, dan kadar air gabah. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji F dan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur GH IPB54 memiliki potensi hasil tertinggi, yaitu 11,2 ton/ha, melebihi varietas pembanding. Sebagian besar galur juga menunjukkan keunggulan pada karakter agronomi seperti panjang malai dan jumlah anakan produktif. Temuan ini menunjukkan bahwa galur-galur harapan padi sawah IPB memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi varietas unggul baru.
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut Eva Yuliana, Cut; Ismadi, Ismadi; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati; Hafifah, Hafifah
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21337

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah bumbu masak yang populer digunakan dalam berbagai masakan. Untuk memenuhi kebutuhan produksi bawang merah di Indonesia, diperlukan teknik budidaya yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman. Salah satu upaya yang dilakukan di tanah gambut adalah dengan meneliti pengaruh dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah. Rendahnya produktivitas bawang merah dan hasil panen yang fluktuatif dapat diatasi dengan memperbaiki teknologi dan aspek agronomi yang sesuai untuk pertumbuhan bawang merah. Produksi bawang merah dapat dicapai dengan menggunakan pupuk kandang dan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas bawang merah di lahan gambut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu varietas (V): Bima Brebes, SS Sakato, Bauji, dan dosis pupuk kandang (K) 0, 10, 20, 30, dan 40 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas dan dosis pupuk kandang berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, bobot basah umbi, bobot kering umbi, dan produksi bawang merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada varietas Bauji. Perlakuan terbaik adalah pemberian pupuk kandang 40 ton/ha dan berinteraksi dengan varietas Bauji, masing-masing pada bobot basah umbi per petak 738,7 g, bobot kering umbi per petak 606,2 g, dan produktivitas 5,05 ton/ha.
Karakterisasi Morfologi Tanaman Langsat (Lansium domesticum) Lokal Kabupaten Aceh Utara Fadli, Fadli; Ismadi, Ismadi; Handayani, Rd. Selvy; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22584

Abstract

Langsat (Lansium domesticum) merupakan tanaman tropis dengan iklim basah yang berasal dari Malaysia dan Kalimantan Timur Indonesia. Tanaman langsat memiliki kesamaan dengan beberapa jenis tanaman lain dari spesies meliaceae seperti kokosan, pisitan, dan celoring. Akan tetapi hingga saat ini belum ada informasi tentang karakteristik morfologis tanaman langsat di Provinsi Aceh. Identifikasi perlu dilakukan untuk mendapatkan informasi terhadap penyebaran sentra produksi langsat, karakteristik langsat, dan keanekaragaman sifat tanaman langsat lokal Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan daerah sebaran, karakter morfologi, dan kualitas buah langsat lokal Aceh Utara. Pelaksanaan penelitian karakterisasi dilaksanakan di Kabupaten Aceh Utara yang meliputi Kecamatan Simpang Kramat dan Kecamatan Kuta Makmur, penelitian ini di mulai bulan Februari - April 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakterisasi 35 aksesi tanaman langsat yaitu tinggi pohon dan lingkar batang pada tiga desa di Kecamatan Simpang Keuramat dan Kecamatan Kuta Makmur. Keragaman/karakteristik morfologi langsat lokal Aceh Utara memiliki kekuatan batang yang sangat kuat, permukaan batang halus, mahkota berbentuk piramida, pertumbuhan pohon tegak, sedangkan untuk kerapatan percabangan bervariasi yaitu jarang, sedang, dan padat. Kerapatan percabangan sedang dan padat dominan ditemukan, sementara pola percabangan ditemukan dalam bentuk tegak. Kata Kunci : Karakteristik, langsat, morfologi
Pengaruh Perlakuan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Kualitas Hasil Tiga Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Agustina, Agustina; jamidi, jamidi; Ismadi, Ismadi; Baidhawi, Baidhawi; Nazirah, Laila
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22852

Abstract

Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan salah satu jenis sayuran buah yang sangat baik untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pupuk organik terhadap pertumbuhan dan kualitas hasil tiga varietas tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor yang diuji. Faktor pertama adalah varietas yang terdiri dari 3 taraf, yaitu V1 (Servo F1), V2 (Gustavi F1), dan V3 (Varietas Lokal Lara). Faktor kedua adalah dosis pupuk yang terdiri dari 4 taraf, yaitu P0 (tanpa pupuk), P1300 g, P2 600 g, dan P3 900 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penggunaan varietas Lokal Lara meningkatkan jumlah buah tomat pada panen ke-2, panen ke-3, panen ke-4, dan total. Penggunaan kombinasi perlakuan pupuk organik dan varietas menunjukkan adanya interaksi pada variabel tinggi tanaman dan jumlah buah per tanaman. Jumlah buah tertinggi diperoleh pada perlakuan pupuk organik 300 g pada varietas lokal Lara, yaitu 43,66 buah per tanaman. Kata kunci: Dosis, Pupuk Organik, Tomat, Varietas.
Variasi Karakter Fenotipik Kedelai (Glycine max L.) Galur M.1.1.3 Akibat Mutagen Kolkisin Dan Ethyl Methane Sulfonate Pada Generasi Kedua Zaiyanti, Arina; Nilahayati, Nilahayati; Nazirah, Laila; hafifah, Hafifah; Ismadi, Ismadi
Agrium Vol 22 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i2.22907

Abstract

Pemuliaan tanaman merupakan metode penting dalam meningkatkan genotipe tanaman untuk menghasilkan varietas unggul. Salah satu teknik pemuliaan yang efektif digunakan dalam perakitan varietas baru adalah mutasi. Induksi mutasi dapat menggunakan mutagen fisik maupun kimia, seperti kolkisin dan EMS (Ethyl Methane Sulfonate). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh mutagen terhadap perubahan fenotipik kedelai galur M.1.1.3 pada penanaman generasi kedua (M2). Penelitian dilakukan di Desa Reuleut Timu, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara dengan rancangan acak kelompok non-faktorial. Benih yang ditanam pada penelitian ini adalah benih yang diperoleh dari hasil penelitian penanaman generasi M1 sebelumnya. Ada 5 populasi kedelai generasi M2 yang diuji yaitu (P0) populasi kontrol, (P1) populasi kolkisin 0,01%, (P2) populasi kolkisin 0,02%, (P3) populasi EMS 0,2% dan (P4) populasi EMS 0,3%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan morfologi dan agronomi pada populasi M2, termasuk perubahan warna daun dan sterilitas bunga. EMS lebih efektif dalam menginduksi perubahan morfologi dibandingkan kolkisin. Perlakuan mutagen kimia mempengaruhi jumlah cabang, umur berbunga, umur panen, jumlah polong, bobot biji, dan produksi. Mutagen kimia EMS dan kolkisin dapat digunakan sebagai metode perbaikan genetik kedelai, tetapi efektifitasnya sangat tergantung pada jenis mutagen dan konsentrasi yang digunakan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk seleksi individu dengan karakter unggul pada generasi berikutnya. Kata kunci: EMS, Generasi M2, Keragaman, Populasi
Respons Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Padi Gogo (Upland rice) Akibat Pemberian Mikoriza Pada Tanah Bekas Tambang Gas Alam Rachma Perdani, Wahyu; Yusra, Yusra; Nazirah, Laila; Nilahayati, Nilahayati; Nasruddin, Nasruddin
Agrium Vol. 22 No. 3: September 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i3.24487

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman yang penting di Indonesia karena padi yang dihasilkan merupakan sumber makanan pokok penduduk di Indonesia. Upaya peningkatan produksi dengan memanfaatkan lahan suboptimal seperti lahan bekas tambang menjadi lahan produktif dapat dilakukan dengan menggunakan mikoriza dan varietas yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi dan mempelajari pertumbuhan dan hasil varietas padi gogo yang adaptif pada lahan bekas tambang serta menganalisis dosis mikoriza yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi gogo yang dibudidayakan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor yang diuji dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas (V) yang terdiri dari 10 taraf: V1 (varietas Inpago 9), V2 (varietas Situbagendit), V3 (varietas Inpago 6), V4 (varietas Batutegi), V5 (varietas Situpatenggang), V6 (varietas Inpago 4), V7 (varietas Towuti), V8 (varietas Inpago 7), V9 (varietas Inpari 33), dan V10 (varietas Sintanur). Faktor kedua adalah Mikoriza (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: M0 (tanpa mikoriza), M1 (mikoriza 15 g/lubang tanam), dan (25 g/lubang tanam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Sintanur berpengaruh pada peubah persentase infeksi akar, panjang akar, jumlah anakan, jumlah malai/jumlah anakan produktif, dan hasil gabah kering per rumpun. Pemberian mikoriza 25 g/lubang tanam merupakan dosis terbaik yang berpengaruh pada infeksi akar tanaman padi dan hasil gabah kering per rumpun. Terdapat interaksi antara perlakuan varietas dan mikoriza terhadap persentase infeksi akar, persentase gabah hampa, persentase gabah berisi dan hasil gabah kering. Perlakuan terbaik didapatkan pada varietas sintanur dan mikoriza 25 g/lubang tanam.
Analisis Sifat Fisika Dan Kimia Tanah Pada Lahan Kopi Arabika Organik Di Kabupaten Bener Meriah Aygun, M.; Akbar, Halim; Ismadi, ismadi; Nasruddin, Nasruddin; Nazirah, Laila
Agrium Vol. 22 No. 3: September 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i3.24571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sifat fisika dan kimia tanah pada lahan kopi Arabika (Coffea arabica) yang dibudidayakan dengan sistem organik dan anorganik di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan pada varietas unggulan, yaitu Gayo 2 dengan tiga kategori umur tanaman (5, 10 dan 15 tahun). Parameter fisika tanah yang dianalisis meliputi permeabilitas, bulk density, porositas dan kadar air. Sementara itu, parameter kimia tanah meliputi pH tanah, kandungan karbon organik (C-organik), nitrogen total (N-total), fosfor total (P-total) dan kalium total (K-total). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem budidaya organik memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap peningkatan kualitas tanah dibandingkan sistem anorganik. Tanah pada lahan organik memiliki porositas dan kandungan C-organik yang lebih tinggi, serta bulk density yang lebih rendah. Demikian pula, kandungan unsur hara makro (N, P, K) lebih tinggi pada sistem organik.
Pertumbuhan Dan Hasil Beberapa Varietas Padi Gogo Pada Lahan Bekas Tambang LNG Dengan Aplikasi Biofertilizer Nazirah, Laila; Hafifah, Hafifah; Maisura, Maisura
Agrium Vol 19 No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i1.6770

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyeleksi varietas padi gogo yang adaptif pada lahan bekas tambang gas alam cair (LNG) di aceh utara. Bahan yang digunakan adalah 10 varietas padi gogo, mikoriza,tanah top soil dari areal lahan bekas tambang gas LNG, pupuk kandang, pupuk Phonska + Urea (300 kg/ha + Urea 200 kg/ha), Dithane M-45, Curater 2G,polybag ukuran 40 cmx50 cm. Alata yang digunakan terdiri dari: ayakan kasa ukuran  6 mm, timbangan portable kapasitas 25 kg, timbangan digital kapasitas 0.5 kg, papan lat, triplex, meteran, selang  plastik, ember plastik, tali rafia, sprayer dan hand sprayer, gelas ukur erlenmeyer, thermometer digital, soil tester dan oven. Metode penelitian menggunakan  Rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan, dengan dua faktor yaitu Faktor pertama Varietas (V) terdiri dari 10 taraf : inpago 9, Situbagendit, inpago 6, batutugi, Situpatenggang, Inpago 4, Towuti,  inpago 7,Inpari 33, Sintanur. Faktor kedua Mikoriza (M) terdiri dari 3 taraf yaitu  M0 (tanpa mikoriza), M1 ( mikoriza 15 g/lubang tanam), M2 (25 g/lobang tanam).  Hasil analisis tanah menunjukkan Kandungan Hg melampaui ambang kritis yakni 118,60 ppm dan Pb 25 ppm, unsur Pb masih normal yaitu < 0,01 ppm. Tingginya kandungan merkuri disebabkan karena sangat dekat dengan pengolahan tambang LNG dan konsentrasi Pb di permukaan tanah sekitar 25 ppm tetapi dengan menyebarnya polutan Pb, sudah cukup banyak lahan pertanian yang tercemar Pb. Dari hasil penelitian Varietas Inpago 7 dengan mikoriza 25 g/tanaman memperlihatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah anakan tertinggi pada umur 20, 40 HST begitu juga dengan kandungan klorofil daun dan berat gabah. 
Analisis Ketersediaan Air Tanah Pada Persawahan Di Kabupaten Aceh Utara Arijuddin, Arijuddin; Akbar, Halim; Rusdi, Muhammad; Nasruddin, Nasruddin; Nazirah, Laila
Agrium Vol 19 No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i3.8756

Abstract

Ketersediaan air tanah merupakan faktor penting dalam memenuhi kebutuhan air pada tanaman. Tanaman membutuhkan air dalam proses pertumbuhannya, dimana setiap tanaman memiliki tingkat kebutuhan air yang berbeda-beda tergantung jenis tanamannya. Pertumbuhan tanaman akan maksimal jika kadar ketersediaan air tanah terpenuhi. Oleh sebab itu untuk menjaga kestabilan pertumbuhan tanaman maka analisis ketersediaan air tanah dalam jangka panjang perlu dilakukan dalam upaya pencegahan kekurangan air bagi tanaman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, dimana lokasi yang dilakukan penelitian adalah persawahan di kabupaten Aceh Utara. Adapun parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah ketersediaan air tanah, dimana faktor ini nantinya akan dianalisis  dan selanjutnya dijadikan referensi dalam pengelolaan tanaman padi di kabupaten Aceh Utara. Hasil dari penelitian adalah Ketersediaan air tanah di Aceh Utara berbeda-beda setiap lokasi dan berbeda pula setiap bulannya. Secara umum terlihat bahwa pada bulan Maret dan April memiliki tingkat ketersediaan air tanah yang rendah, hal ini dikarenakan berkurangnya jumlah curah hujan.
Karakteristik Agronomi Beberapa Jenis Padi (Oryza sativa L.) Lokal Aceh Akibat Pemberian Pupuk Nitrogen Nazirah, Laila; Simahate, Rita
Agrium Vol 19 No 4 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i4.9744

Abstract

Penelitian  bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik agronomi beberapa jenis padi lokal Aceh akibat pemberian pupuk Nitrogen.  dilaksanakan di Desa Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Penelitian ini dilakukan bulan April-Agustus 2021. Metode yang digunakan yaitu Rancangan acak lelompok  faktorial dengan dua faktor yaitu jenis padi (P) dan pupuk Urea (N). Faktor 1 jenis padi: P1=Padi Sigupai P2= Padi Sikuneng, P3 = Padi Keumala, P4 = Padi Manyam RO, P5 = Padi Cbd-08, P6=Padi Siputeh. Faktor 2 : N1= Pupuk Urea (dosis standar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis padi Sikuneng memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman pada semua umur dengan nilai 39.40 cm,  68.42 cm, 99.8 cm, 109.05 cm dan 117.84 cm. Parameter jumlah anakan jenis padi Kumala memberikan jumlah anakan terbanyak yaitu 2.55 cm, 6.53 cm, 16.01 cm, 18.38 cm, 21.52 cm.  Pemberian  pupuk urea dosis 200 kg/h  berpengaruh terhadap tinggi tanaman pada semua umur pengamatan dengan nilai 35.78 cm, 62.22 cm, 81.13 cm, 91.75 cm dan 101.08 cm, begitu juga dengan Jumlah anakan dengan nilai masing-masing 2.29, 5.50, 11.86, 15.71 dan 19.14. Terdapat interaksi antara kombinasi perlakuan jenis padi mayam RO, CBD08 dan pupuk urea 200 g terbaik pada jumlah anakan dan Panjang akar.
Co-Authors Abdul Rauf Agustina Ahmad Irfi Syafrullah Marpaung Ainaya, Ainaya Al Usrah, Cut Rizka Aminsyah, Nur Anjas Maulana Annisa, Kholilah Arbi, Dwiki Prahdano Arijuddin, Arijuddin Asnan Siregar Aygun, M. B. Sengli J. Damanik Badrul Ainy Dalimunthe Baidhawi Baidhawi Bellangi, Athea Deri Triansyah Dwi Indahwan Libra Eva Yuliana, Cut Fadhliani, Fadhliani Fadli Fadli Fahira, Fahira Faisal Faisal Farahdiba, Dewi Fitra Syawal Harahap Fridayanti, Nelly H Hafifah, H H, Safrida Hafifah Hafifah Hafifah, Hafifah Hafifah, Hafifah Halim Akbar, Halim Halus Satriawan Handayani, Ira Handayani, Rd.Selvy Handayani, Selvy Hilwa Walida Ichsan Ida Rumia Manurung Ida Zulfida, Ida Inayatillah, Aufa Intan Zuhra Islamy, Jalin Atma Ismadi Ismadi Ismadi Ismadi Ismadi, I Jamidi, Jamidi Kembaren, Emmia Tambarta Keumala, Ida Khairun Nisa Khairunnisa Khairunnisa Khalidi, M. Al Khusrizal Khusrizal Latifah Latifah Libra, Dwi Indahwan Lubis, Uchti Nuzul Qhinanti LUKMAN, LUKMAN Maisura Maisura Maisura Maisura Mira Agustina Mira Humaira Muhammad Nazaruddin Muhammad Rusdi Muliana, Muliana Nainggolan, Wulan Armadhanai Nasruddin Nasruddin Nate, Tajuk Tangke Nazimah Nazimah Nila Hayati Nilahayati Nurdin, Muhammad Yusuf Nurhayati Simatupang, Nurhayati Nurwahdani, Syarifah P, Asyifa Pranata, Aris Rachma Perdani, Wahyu Rafli, Muhammad Rahmawaty, Rahmawaty Rahmayanti Rahmayanti Ramadhani, Almuna Rd Selvy Handayani Rd. Selvy Handayani Rini Susanti Rizki, Miftahul Rosnina Rosnina, Rosnina Safrina Safrina, Safrina Safrizal Safrizal Salahuddin Salahuddin Simahate, Rita Susilo, Dimas Suyansyah, Istover Syahra, Alfi Tambun, Muhammad Yunus Taufiqurrahman Taufiqurrahman Usnawiyah, U Usnawiyah, Usnawiyah Wirda, Zurahmi Yurni, Irma Yusra, Yusra Yusuf N, Muhammad Zaiyanti, Arina Zia, Khaliza Zuriani Ritonga Zurrahmi Wirda