Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH NOZZLE TEMPERATURE DAN LAYER HEIGHT HASIL 3D PRINTING TERHADAP UJI BENDING MATERIAI ABS Addha Ilham; Andril Arafat; Rifelino Rifelino; Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.756 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i1.332

Abstract

Kemajuan teknologi telah mempengaruhi berbagai aspek dalam dunia manufaktur, salah satunya adalah rapid prototyping atau 3D printing. Produk hasil 3D printing tidak hanya dibutuhkan untuk pembuatan prototipe saja bahkan penggunaanya juga untuk produk fungsional. Permasalahan yang sering terjadi dalam parakteknya, akibat dari pengaturan parameter proses nozzle temperature dan layer height yang tidak optimal berdampak pada hasil cetakan 3D printing. Tentunya hal ini menjadi pertimbangan yang besar untuk mengahasilkan produk 3D printing yang berkualitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari kombinasi pengaturan parameter proses yang optimal dan informasi mengenai pengaruh parameter proses terhadap respon kekuatan bending material hasil cetakan 3D printing. Jenis penelitian yang digunakan penelitian eksperimen. Spesimen dicetak sebanyak Sembilan spesimen dengan variasi parameter proses pencetakan 3D printing menggunakan material ABS. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian Bending terhadap hasil 3D printing dengan metode three point bending. Berdasarkan hasil pengujian bending didapat nilai terendah pada kombinasi parameter nozzle temperature 2220 C dan layer height 0.2 mm dengan nilai flextural strength 52.12 MPa. Sedangkan untuk nilai uji bending tertinggi terdapat pada kombinasi parameter nozzle temperature 2320 C dan layer height 0.1 mm dengan nilai flextural strength 57.78 MPa, k­­ombinasi parameter ini sekaligus menjadi parameter yang direkomendasikan untuk proses pencetakan 3D printing. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa variasi dari parameter proses 3D printing mempengaruhi nilai kuat bending material.
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM TEKNIK PEMESINAN BUBUT KELAS XI TEKNIK PEMESINAN SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT Fadhil Naufan; Rifelino Rifelino; Purwantono Purwantono; Rahmat Azis Nabawi
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.963 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v4i2.368

Abstract

Penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran Teknik Pemesinan Bubut kelas XI Teknik Pemesinan yang dipakai sebelumnya masih belum sesuai dengan isi kompetensi dasar dari silabus Teknik Pemesinan Bubut kelas XI, sehingga membuat proses pembelajaran menjadi belum efektif dan optimal. Tujuan penelitian ini mengembangkan media belajar berbentuk modul pembelajaran di SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Penelitian ini menerapkan model pengembangan R&D pada bidang pendidikan sesuai dengan acuan model ADDIE yang dilaksanakan pada TA 2021/2022. Langkah model ADDIE meliputi langkah atau tahapan yang meliputi, tahap analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data penelitian diperoleh dengan memakai lembar validasi dan kuesioner. Analisis data yang dipakai berupa statistik deskriptif kuantitatif yaitu mengkaji data dengan cara menjabarkan data yang terkumpul. Hasil penelitian pengembangan modul ini dinyatakan layak untuk dipakai sebagai media belajar mandiri bagi peserta didik, berdasarkan hasil validitas dari ahli materi memperoleh nilai akhir V sebesar 0,873 dan ahli media sebesar 0,955 dengan kriteria valid. Sedangkan untuk hasil uji praktikalitas modul pembelajaran ini memperoleh predikat sangat praktis dipakai sebagai media pembelajaran mandiri bagi peserta didik, atas penilaian praktikalitas penggunaan modul dari guru memperoleh nilai persentase rata-rata sebesar 92,37%, dan peserta didik sebesar 86,08% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil penilaian validitas dan praktikalitas modul yang dikembangkan dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran Teknik Pemesinan Bubut kelas XI Teknik Pemesinan yang dikembangkan ini sangat praktis dipakai sebagai media belajar mandiri tambahan bagi peserta didik.
WORKSHOP TEKNOLOGI 3D PRINTING BAGI GURU KEJURUAN DI SMK NEGERI 1 BATIPUH Rifelino Rifelino; Eko Indrawan; Zainal Abadi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1560-1566

Abstract

Additive Manufacturing adalah salah satu teknologi yang sedang berkembang untuk membuat produk-produk prototipe dengan memanfaatkan badan aditif tertentu. Fused Deposition Modelling merupakan jenis mesin 3D printing yang populer dengan menggunakan filamen PLA (polylactid acid) atau ABS (acrylonitrile butadiene styrene) sebagai bahan tambahan untuk membuat objek dalam bentuk 3 dimensi. Teknologi ini sangat berguna dalam membuat media pembelajaran purwarupa bagi siswa di sekolah kejuruan. Workshop pengenalan teknologi ini serta prosedur operasionalnya diperkenalkan kepada bagi guru-guru kejuruan di SMK Negeri 1 Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Tahapan dimulai dengan desain objek 3 dimensi menggunakan aplikasi CAD (Computer Aided Design), selanjutnya pengaturan parameter cetak pada perangkat lunak slicer CURA dan finalisasi proses cetak pada mesin 3D printing. Hasil cetak berupa prototype kombinasi roda gigi dan objek label nama sekolah dihasilkan pada sesi akhir pelatihan. Dengan prosedur yang tepat dan kombinasi kreatifitas desain objek, alat ini mampu memberikan alternatif solusi dalam menciptakan media-media pembelajaran purwarupa bagi guru dan siswa di sekolah.
METODE PERANCANGAN PRODUK DALAM TEKNIK MESIN Zuanda Maulana Nasution; Delima Yanti Sari; Rahmat Azis Nabawi; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.389

Abstract

Kunci keberhasilan engineer dalam merancang dan mengembangkan produk ialah metode perancangan yang digunakan. Zaman sekarang tersedia banyak macam dari metode untuk merancang alat atau mesin seperti metode French, Pahl and Beitz, Ulman, VDI (Veren Deutcher Ingenieure) dan metode Ibrahim Zeid. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan 3 metode perancangan yaitu, French, Pahl and Beitz dan VDI (Veren Deutcher Ingenieure) untuk merancang sebuah alat atau mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review yang bersifat analisis deskriptif. Teknik desain merupakan tahapan dalam membantu teknisi menciptakan suatu produk yang dibutuhkan untuk memudahkan suatu tugas atau aktivitas manusia. Hasil pengujian ini diperoleh tahapan kegiatan tiap metode perancangan. Metode French terdiri dari analysis of the problem, conceptual design, embodiment of schemes dan detailing. Metode Pahl and Beitz terdiri dari clarification and definition of problem, function structures, basic solution, modular structures, preliminary embodiment design, overall embodiment design dan product documentation. Metode VDI (Veren Deutcher Ingenieure) terdiri dari clarification of the task, conceptual design, embodiment concept dan detail design. Kesimpulan penelitian menjelaskan metode VDI (Veren Deutcher Ingenieure) merupakan metode perancangan dengan tahap yang komplek dimana tiap tahapan dijelaskan secara rinci sehingga dapat membantu engineer, terutama engineer pemula dalam pembuatan dan pengembangan produk terutama bidang teknik mesin.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN BAJA AISI 4140 SETELAH PERLAKUAN PANAS HARDENING Arizal Saputra; Purwantono Purwantono; Rifelino Rifelino; Budi Syahri
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i3.402

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui media pendingin mana yang lebih berpengaruh pada baja AISI 4140 setelah diberikan perlakuan panas hardening. Spesimen berbentuk batangan dengan ukuran 12 mm tinggi dan diameter 24 mm. Spesimen dibagi menjadi 12 dengan rincian 3 untuk media pendingin air, 3 untuk media pendingin oli, 3 untuk media pendingin air garam dan 3 untuk raw material. Raw material dijadikan panduan awal untuk melihat hasil perlakuan panas. Spesimen dipanaskan pada suhu 720º C selama 15 menit lalu didinginkan secara cepat dengan menggunakan media pendingin air, oli dan air garam. Volume media pendingin yang digunakan yaitu satu liter dan untuk air garam, volume air dan garam satu berbanding satu. Hasil kekerasan spesimen yang didinginkan menggunakan media pendingin air yaitu 29.4 HRC, hasil kekerasan menggunakan media pendingin oli yaitu 26.2 HRC sedangkan hasil kekerasan menggunakan media pendingin air garam yaitu 33.6 HRC. Memberikan media pendingin air, oli dan air garam memberikan kenaikan kekerasan yang signifikan terhadap hasil kekerasan. Yang mana kekerasan raw material dari baja AISI 4140 yaitu 21.8 HRC. Hasil kekerasan setelah menggunakan media pendingin air meningkat 34%, hasil kekerasan setelah menggunakan media pendingin oli meningkat 20%, hasil kekerasan menggunakan media pendingin air garam meningkat sebesar 54%.
PRESEPSI SISWA TERHADAP FASILITAS BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT TEKNIK PENGELASAN BUSUR MANUAL DI SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI Ivan Framana; Irzal Irzal; Rifelino Rifelino; Bulkia Rahim
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.420

Abstract

Hal yang harus selalu di perhatikan dalam proses belajar yaitu menjaga atau menumbuhkan motivasi seorang siswa dalam pembelajaran, beberapa cara dalam menumbuhkan motivasi siswa dalam pembelajaran yaitu dengan menerapkan model pembelajaran yang baik dan menyediakan fasilitas belajar yang lengkap dan nyaman agar siswa dapat memanfaatkannya dalam pembelajaran. Fasilitas dalam belajar berperan penting agar membuat terlaksananya proses belajar dengan baik dan membuat suasanan belajar lebih aktif. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana pendapat peserta didik mengenai fasilitas belajar yang ada di sekolah SMK Negeri 1 Bukitinggi dan guna melihat korelasi dari sarana belajar atas prestasi belajar siswa. Pada Kajian ini menerapkan model kuantitaif dengan model ex-posts dengan jenis analisis kuantitatif korelasional. Adapun hasil analisis yang didapatkan diketahui dari uji korelasional bahwa harga pearson correlation sebesar 0,452 dan r tabel 0.367. sehingga dapat diartikan bahwa terdapat kaitan antar variabel x dan y. hal ini dibuktikan dengan nilai kriteria rhitung > rtabel atau 0.452 > 0.367 dan diketahui nilai koefisien korelasi sebesar 3,6%. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat korelasi antara persepsi siswa tentang fasilitas belajar terhadap mata pelajaran pengelasan busur manual jurusan teknik mesin SMK Negeri 1 Bukittinggi. Dengan besaran dampak persepsi siswa terhadap fasilitas belajar atas prestasi belajar siswa yaitu 3,6% pada taraf kepercayaannya.
PENGARUH PARAMETER CETAK 3D PRINTING TERHADAP KEKUATAN BENDING FILAMEN POLYLACTIC ACID Berril Habibil Rizka; Rifelino Rifelino; Mulianti Mulianti; Yufrizal A
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.445

Abstract

Ilmu pengetahuan terus berkembang dari masa ke masa dimana memberikan pengaruh pada berbagai aspek yang ada di dunia Teknologi merupakan salah satu aspek yang berkembang pesat selama beberapa tahun belakang, Percetakan 3 dimensi (3D Printing) merupakan contoh dari teknologi yang berkembang pada saat ini. Mesin 3D print atau biasa yang disebut Additive Layer Manufacturing telah ada sejak tahun 1980-an, pertama kali ditemukan oleh Chuck Hull. Cara kerja mesin 3D print yaitu menumpuk filament cair lapis demi lapis sampai menjadi suatu cetakan yang sesuai dengan desain. Teknologi ini dapat mencetak suatu desain digital menjadi bentuk benda padat tiga dimensi yang dapat dilihat, diraba dan mempunyai volume. Teknologi mesin 3D print memiliki parameter-parameter cetak yang mempengaruhi sifat mekanis dari hasil cetakan. Pada penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendapatkan hasil bending strength menggunakan bahan PLA (PolyLactic Acid) dari parameter-parameter pengaturan cetak 3D print yaitu print speed, layer height, infill percentage, nozzle temperature. Spesimen pengujian bending menggunakan standarisasi pengujian ASTM D790. Data hasil pengujian bending kemudian diolah menggunakan metode taguchi dengan matriks Orthogonal Array. Berdasarkan hasil pengujian bending didapatkan nilai bending strength dari setiap nomor eksperimen yang ada kemudian dilakukan pengolahan data yang mendapatkan hasil kombinasi parameter optimum yaitu print speed (V) 80 m/s, layer height (H) 0.3 mm, infill percentage (I) 100% dan nozzle temperature (T) 215.
HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR PRAKTIK TERHADAP HASIL BELAJAR BUBUT SISWA KELAS XI TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 PADANG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Rinto Mariadi; Irzal Irzal; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.461

Abstract

Penulis telah melakukan pengamatan dimana terdapat masalah Disiplin belajar siswa kelas XI Teknik Pemesinan sangat beragam. Disiplin siswa dalam masuk sekolah kurang baik, banyak siswa masuk kelas tidak tepat waktu. Disiplin siswa dalam mengikuti praktik di sekolah belum terlalu baik. Tidak semua siswa aktif dalam tanya jawab selama kegiatan pembelajaran. Disiplin siswa dalam mengerjakan tugas tergolong kurang baik, meskipun ada sebagian yang mengerjakan Pekerjaan Rumah. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif misalnya dengan mengedarkan kuesioner, test, wawancara terstruktur, dan sebagainya.” Penelitian ini mengunakan desain penelitian survey deskriptif karena hasil survey yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deksriptif. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif data yang diperoleh dari sampel populasi dari sampel populasi penelitian dianalisi sesuai metode statistik yang digunakan lalu dinterprestasikan. Hasil belajar terdorong oleh faktor luar dan dalam faktor yang berpengaruh pada hasil belajar ialah disiplin belajar. Penelitian dilakukan untuk mengungkapkan hubungan disiplin praktik pada hasil belajar praktik bubut konvensional. Jenis reseach digunakan ialah survey deskriptif difungsikan untuk mendapatkan memperoleh data dari tempat alamiah. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Padang berlokasi pada Jl Mahmud Yunus Anduring. Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat. Sampel untuk penelitian diambil kelas XI Teknik Pemesinan. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, angket atau kuesioner, dokumentasi. Hasil pengujian koefisien determinasi melalui uji regresi linear sederhana memiliki nilai sebesar 54%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa disiplin praktik berhubungan sebanyak 54% pada hasil pembelajaran praktik bubut XI Teknik Pemesinan SMK Negeri 1 Padang, dengan faktor sebanyak% terhubung pada faktor lain.
PENGARUH PENYAYATAN UP MILLINGDAN DOWNMILLINGTERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA BAJA S45C PADA PROSES PEKERJAAN MESIN FRAIS VERTIKAL Ogif Pradinata Putra; Hendri Nurdin; Rifelino Rifelino
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v4i4.473

Abstract

Dalam melakukan pekerjaan yang menghasilkan produk yang berualitas harus membuat perencanaan yang efektif dan efisien. Begitupun pada bidang pemesinan harus membutuhkan perencanaan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Dalam proses pengefraisan kualitas produk tersebut bisa dilihat dari kekasaran permukaan sehingga semakin halus permukaan benda semakin baik kualitas produk tersebutTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyayatan up milling dan down milling terhadap baja S45C untuk mendapatkan nilai kekasaran permukaan yang maksimal menggunakan mesin frais vertical. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan membandingkan tingkat kekasaran permukaan baja S45C hasil fraisan yang menggunakan pisau frais HSS kedalaman pemakanan (depth of cut) 1 mm. Hasil penelitian diketahui bahwa kekasaran spesimen pada up milling berada pada kelas N7 sedangkan pada nilai rata-rata kekasaran pada down milling berada pada kelas N8. Spesimen yang memiliki nilai kekasaran yang tertinggi adalah spesimen down milling, yang pengambilan datanya No. 2 dengan rata-rata Ras= 3,24m yaitu pada kelas kekasaran N8. Dan Spesimen yang memiliki nilai kekasaran yang terendah adalah spesimen up milling, yang pengambilan datanya No. 1 dengan rata-rata Ras= 1,01m yaitu pada kelas kekasaran N7. Berdarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gerak makan atau penyayatan up milling dan down millingmemberikan dampak terhadap hasil produk pengefraisan pada baja S45C. Hal ini dibuktikan dengan bervariasinya nilai kekasaran permukaan baja S45C yang difrais dengan dalam pemakanan sama.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) PADA MATA PELAJARAN NC/CNC DAN CAM DI KELAS XI SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT Said Fuad Amry; Arwizet Karudin; Abdul Aziz; Rifelino Rifelino; Purwantono Purwantono
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i1.472

Abstract

Kompetensi dasar yang perlu dimiliki peserta didik berdasarkan kurikulum 2013 adalah kemampuan memahami informasi dan konsep dengan kata-kata mereka sendiri. Melalui penggunaan model direct instruction, penelitian ini berupaya menumuhkan hasil belajar peserta didik di pembelajaran Teknik Pemesinan NC/CNC dan CAM Kelas XI TP-2 di SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Penelitian dilangsungkan memakai metode classroom action research (CAR) dengan permodelan tindakan kelas. Subjek penelitian ialah peserta didik kelas XI TP-2 bertotal 14 orang peserta didik. Pelaksanaan research dilakukan bulan Agustus sampai September 2022 terdiri dari dua siklus uji tahapan. Instrumen penelitian memakai soal tes objektif berdasarkan data hasil belajar peserta didik penelitian siklus II memakai model pembelajaran secara langsung memperlihatkan terdapat pertumbuhan dibandingkan pada siklus I. Peningkatan hasil pelajaran setiap siklusnya tampak dari hasil tes soal opsi ganda. Hasil penelitian diperlihatkan pada siklus I terperoleh rata-rata nilai sebesar 76,07 dan terjadinya pertumbuhan pada siklus II jadi 81,01. Persentase kelulusan klasikal siklus I sebanyak 71% dan mengalami pertumbuhan siklus II jadi 93%, sesuai dengan indikator ketercapaian yang sudah diatur rinci peneliti yaitu nilai KKM 75 dengan kelulusan klasikal minimal 85%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan pertumbuhan hasil belajar di peserta didik pada pembelajaran Teknik Pemesinan NC/CNC dan CAM dengan memakai model pembelajaran langsung.
Co-Authors - Primawati A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abadi, Zainal Abadi Abdul Aziz Abdul Aziz Abdullah, Adlan Azmi Abdullah, MT, Dr. Rijal Addha Ilham Aditya Bernaldo Afferli Seftian Afriza Media Agung Agung Ahmad Firdaus Ahmad Rifai Sihombing Ahmad Shafwan Hadi Alparis Nico Putra Utama Altarisi, Muhammad Athar Ambiyar, Ambiyar Andril Arafat Anggara, Diki Aprianti, Maidinda Arafat, Andri Arafat, Andril Arizal Saputra Arwizet Arwizet, Arwizet Bagas Santoso Berril Habibil Rizka Bima Afrindo Putra Budi Syahri Bulkia Rahim Dani Harmanto Delima Yanti Sari Delima Yanti Sari Diki Anggara Dira Nurfaedah Doni Hamdani Doni Kris Saputra Donny Fernandez Dori Yuvenda Dzaky Dzulqa Arijal Eko Indrawan Enjelita Enjelita Erwin Candra Fadhil Naufan Fathur Rahman Fauza, Anna Niska Febri Al Rasyid Febri Prasetya Fitrah Qalbina Fretina Sari Galib Afdi, Alham Harahap, Doa Hastuti Hastuti Hendri Nurdin Hidayathullah, Ilham Hilman, Antoni Ichsan, Albayhaqi Illahi, Ridho Irzal Irzal Irzal Irzal Irzal, Irzal Ivan Framana Jannuar, Arifin Jasman Jasman Julian Berlin Roland Tobing Junil Adri Laksono Trisnantoro Muhamad Qeisya Hanif Muhammad Athar Altarisi Muhammad Ichsan Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Khattami Al Saidhi Muhammad Restu Alhamdi Muhammad Zikri Muharam, Bananda Mulianti Mustaqin, Iqbal Nabawi, Rahmat Azis Nabawi, Rahmat Aziz Nizwardi Jalinus Nofri Helmi Nofri Pratama Putra Nugroho, Anang Puji Nurdin Hendri Nurhasan Syah Nurmahmudi, Nurmahmudi Ogif Pradinata Putra Oktober, Qori Prasetyo, Muhamad Julianes Pratama, Daffa Aji Primawati Primawati Primawati Primawati, Primawati purwantono purwantono Purwantono, Purwantono Rahmad Rian Dawab Midik Rahman Febrio Rajul Halim Perdana Ismet Rangga Ligendra Refdinal Refdinal Refdinal, Refdinal Refdinal, Refdinal Remon Lapisa Resqy Dwicandra Rhionaldo, Ananda Jafron Rifai Adlani, M. Rifaldo Novembli Rika Yunita Rinto Mariadi Rodesri Mulyadi Rozaki Yudha, Hatami Said Fuad Amry Salwa Chairani Sudjono, Aldo Alfattah Syahril Syahril Syahril Syahril Thoha, Adi Try Yudo Margono Tsung-Liang Wu Wahyudi Wahyudi Wanda Afnison Wardhana, Bayu Setya Waskito Waskito Waskito Waskito Waskito, Waskito Wulansari, Rizky Ema Yolli Fernanda Yufrizal A Yufrizal Yufrizal Yufrizal Yufrizal Yufrizal Yufrizal, Yufrizal Yusra M. Nur Zainal Abadi Zainal Abadi Zuanda Maulana Nasution