Claim Missing Document
Check
Articles

Design of a Thermal Conductivity Measurement Technique for Clay Furnace Materials Using an Arduino-Based Thermocouple Sensor¬ Elfiana Elfiana; Salmawaty Tansa; Dewa Gede Eka Setiawan
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.615-620.2023

Abstract

This study aims to design a thermal conductivity measurement system for solid clay furnace materials, measure the thermal conductivity value of a clay furnace using an Arduino-based Thermocouple sensor, and determine the relationship of the thermal conductivity value to variations in clay furnace samples using an Arduino-based thermocouple sensor. The method used in research, design, manufacture and testing of tools. Data collection in this study was to measure the thermal conductivity of 4 samples of clay furnaces based on differences in husks using an Arduino-based Thermocouple sensor. Analysis of research data was carried out using descriptive statistics and inferential statistics, assisted by Microsoft Excel and SPSS programs. In data analysis, univariate, bivariate analysis was performed. The relationship between the value of thermal conductivity to the husk material in each sample has a positive relationship between time and temperature variables, in other words, the more time the temperature increases, the faster the temperature increases. From the results of the study, it can be concluded that the best thermal conductivity is in sample one with a value of 1.5375 J/ (K.m) and the poorest is in sample four with the lowest conductivity value of 0.3125 J/ (K.m).
Optimization of Thermoelectric Generator (TEG) Configuration for Burning Sugarcane Bagasse as an Alternative Energy Source Karim, Rahmiaty Abd.; Arbie, Asri; Yunus, Muhammad; Mursalin, Mursalin; Setiawan, Dewa Gede Eka; Ahmadi, Haerul
Journal of Science and Science Education Vol. 5 No. 2 (2024): October
Publisher : Pascasarjana, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jossed.v5i2.9169

Abstract

Sugarcane bagasse is waste from the sugar industry which has the potential to be an efficient fuel for producing electricity by converting heat energy into electrical energy using a Thermoelectric Generator (TEG). TEG can be optimized to burn sugarcane bagasse as an alternative energy source in Indonesia. This research uses series and parallel configurations to test the optimal TEG configuration to increase energy conversion efficiency. The research results revealed that supercapacitors' parallel configuration produced the highest power in the 66th minute at 0.26 W. In comparison, the series configuration with supercapacitors produced 0.21 W of power in the 63rd minute. For the parallel configuration without supercapacitors, the energy produced reaches 0.20 W in the 69th minute, and the series configuration without supercapacitors produces 0.19 W in the 63rd minute. The parallel configuration shows more optimal performance than the series configuration, making it a promising solution in diversifying energy sources, especially in supporting efforts to utilize agricultural waste sustainably. Optimization of the thermoelectric generator configuration for burning sugarcane bagasse can be used as an alternative energy source.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP SUHU DAN KALOR Danial, Yulistia Anggraini; Odja, Abdul Haris; Payu, Citron S.; Abdjul, Tirtawaty; Setiawan, Dewa Gede Eka; Uloli, Ritin
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i2.1331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada konsep suhu dan kalor. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode one grop pretest posttest design. Tempat pelaksanaan penelitian di MTS Negeri 1 Bone Bolango. Populasi penelitian ini seluruh kelas VII dengan sampel penelitian kelas VII 2 dan kelas VII 5. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 15 nomor dengan indikator taksonomi bloom. Dari hasil hipotesis yang diperoleh thitung dan ttabel untuk taraf nyataa=0,05 kelas ekperimen thitung memperoleh nilai 16,51, lebih besar dari ttabel 2,07 dan kelas replikasi thitung memperoleh nilai 30,76, lebih besar dari ttabel 2,13. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh dari model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa pada konsep suhu dan kalor.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENTS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FLUIDA KELAS XI IPA 2 Asi, Algianto; Dewa Gede Eka Setiawan; Uloli, Ritin
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v14i2.85098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Self Organized Learning Environments (SOLE) pada materi fluida di kelas XI IPA 2. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 21 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh melalui pretest dan posttest yang mengukur hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model SOLE. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa setelah penerapan model SOLE. Nilai rata-rata pretest adalah 23,48, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 63,19. Uji t (paired sample t-test) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis alternatif (H1) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest siswa setelah penerapan model SOLE. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai pengaruh penerapan model pembelajaran Self Organized Learning Environments terhadap hasil belajar siswa pada materi fluida di kelas XI IPA 2, dapat disimpulkan bahwa penerapan model SOLE terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Pengaruh ini ditunjukkan oleh adanya perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran SOLE. Kata kunci: self organized learning environments (sole), hasil belajar.
Analysis of Landslide Potential Based on Magnetic Susceptibility of Rocks Using Geomagnetic Methods in Suka Damai Village, Bulango Utara Subdistrict, Bone Bolango Regency Yunginger, Raghel; Sandi, Febriyanti Yuliana; Setiawan, Dewa Gede Eka; Husen, Maman Hermana; Zulkifli, M; Ardiyanto, Kamal
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v14n1.p49-66

Abstract

Landslides in Bone Bolango Regency have increasingly impacted the population, with data showing a rise in affected areas from 2020 to 2021. To mitigate these risks, mapping areas with potential landslides is crucial for providing early warnings, although such efforts remain incomplete. Therefore, this research aims to determine the potential for landslides in Bone Bolango Regency, especially in Suka Damai Village. The geophysical method used in this research is the geomagnetic method because it utilizes the magnetic properties of rocks below the surface and can interpret subsurface structures in areas with the potential for landslides. Based on the research results, it was identified that the research location is dominated by diorite and granodiorite igneous rocks, where diorite rocks dominate from the surface to a depth of 40 meters with a susceptibility contrast value of 3 – (2.5) SI. Meanwhile, granodiorite rocks are found at a 20 – 110 m depth with a susceptibility value of 1.5 – 3 SI. Based on 3D visualization, it was found that diorite rock acted as landslide material, and granodiorite rock acted as sliding rock. Besides that, material movement forms slopes caused by shear failure that occurs along one or more landslide planes. This research confirms that the research area is a potential landslide area with a level of stability in category D, which means it is less stable.
PENGARUH PENGGUNAAN TES DIAGNOSTIK THREE TIER DIAGNOSTIC TEST YANG DIBARENGI DENGAN MODEL INQUIRY BASED LEARNING TERHADAP FREKUENSI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK SMA PADA TOPIK FLUIDA STATIS Damopolii, Relita; Arbie, Asri; Odja, Abdul Haris; Mursalin, Mursalin; Paramata, Dewi Diana; Setiawan, Dewa Gede Eka
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1456

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa terdapat pengaruh secara signifikan pada tes three tier diagnostic test yang dibarengi dengan model pembelajaran inquiry based learning dalam pembelajaran dibutuhkan untuk mengetahui besar atau kecilnya tingkat pemahaman peserta didik pada topik Fluida Statis dan meminimalisirkan miskonsepsi pada peserta didik disekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI di SMA Negeri 1 Bonepantai tahun ajaran 2023/2024, yang berjumlah 2 kelas. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 2 kelas, yaitu kelas XI Fisika 1, sebagai kelas eksperimen dan kelas XI Fisika 2, sebagai kelas replikasi, yang ditentukan secara acak dengan cara pengundian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes three tier diagnostic test atau tes tiga tingkatan. Tahap analisis menerangkan 1) Kevalidan, diamati dari perangkat pembelajaran yang disusun dan divalidasikan oleh validator ahli melalui lembar validasi mendapat skor 3,52 dalam kategori “Valid”; 2) Kepraktisan, dilihat dari keterlaksanaan pembelajaran yang diperoleh dari pengamatan keterlaksanaan pembelajaran didapati skor dengan persentase pada kelas eksperimen yaitu 90% sedangkan kelas replikasi adalah 89,25% artinya, kedua kelas yang digunakan memiliki persentase tinggi dan masuk pada kategori “sangat baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kelayakan dan kualitas perangkat pembelajaran Model inquiry based learning (IBL) memenuhi aspek “valid dan praktis’ dan dapat digunakan untuk pembelajaran dikelas.    
ANALISIS PEMANFAATAN BIOMASSA LIMBAH BATANG PADI MENJADI ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN SISTEM TERMOELEKTRIK GENERATOR Isa, Putri Cahyani; Arbie, Asri; Setiawan, Dewa Gede Eka; Demulawa, Meilan; Kurniasari, Septiana; Yunus, Muhammad
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1477

Abstract

Penelitian ini menggunakan biomassa batang padi untuk membuat sumber energi panas yang akan diubah menjadi sumber energi listrik dengan menggunakan termoelektrik generator dengan melakukan pembakaran langsung. Limbah batang padi belum dimanfaatkan dengan baik sehingga selesai masa panen limbah batang padi ini dibuang begitu saja bahkan dibakar sehingga menyebabkan polusi udara. Pengambilan data suhu pada penelitian ini menggunakan termometer digital yang diukur setiap 3 menit saat pembakaran berlangsung, pengukuran suhu dilakukan untuk mengetahui perbedaan suhu heatsink dan TEG agar tetap konstan. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan pengukuran yang diukur melalui penyimpanan superkapasitor dan tanpa penyimpanan superkapasitor pada rangkaian seri dan paralel. Semakin banyak jumlah TEG yang digunakan, maka nilai yang dihasilkan semakin bagus. Pengaruh daya listrik yang dihasilkan tanpa penyimpanan superkapasitor pada saat pembakaran limbah batang padi dipengaruhi oleh arus dan tegangan selama pembakaran. Nilai daya paralel lebih besar dibandingkan nilai daya seri.
SUSEPTIBILITAS MINERAL MAGNETIK PADA SEDIMEN VERTIKAL DANAU LIMBOTO DI AREA PERTANIAN DAN PEMUKIMAN Rahim, Niarti; Yunginger, Raghel; Patuti, Indriati Martha; Gafur, Nurfitri Abdul; Supu, Idawaty; Kurniasari, Septiana; Setiawan, Dewa Gede Eka; Jahja, Mohamad; Demulawa, Meilan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1501

Abstract

Danau Limboto telah mengalami degradasi yang sangat signifikan yang disebabkan di antaranya adalah tingginya pasokan sedimen dari sungai sebagai inlet danau yang menyebabkan menurunnya fungsi danau baik untuk sektor ekonomi, pariwisata maupun untuk penyeimbang sistem ekologi. Oleh karena itu diperlukan solusi untuk mengendalikan laju sedimentasi di antaranya dengan menganalisis suseptibilitas agar dapat memahami kerentanan terhadap faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan danau, yang berdampak negatif terhadap fungsinya. Analisis suseptibilitas pada penelitian-penelitian sebelumnya hanya menganalisis sedimen terhadap permukaan. Sehingga tujuan penelitian ini menganalisis suseptibilitas magnetik pada sedimen vertikal Danau Limboto khususnya di area pertanian dan pemukiman yang sekaligus sebagai area sempadan danau. Metode penelitian ini menggunakan survei dan analisis laboratorium dengan metode kemagnetan batuan pada parameter suseptibilitas dengan menggunakan alat Bartington MS2B yang berkerja pada dua frekuensi. Sampel sedimen tidak melalui proses preparasi tetapi langsung dimasukan ke dalam holder. Hasil penelitian menunjukkan nilai suseptibilitas magnetik berkisar antara 13,4x10-8m3kg-1 hingga 807x10-8m3kg-1. Sementara itu persentase suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi (?FD%) berkisar antara 0,161% hingga 1,87% dengan rata-rata 0,903% yang terukur pada 20 sampel. Terdapat semua sampel mengandung mineral ferimagnetik. Penelitian ini dapat memberikan informasi tentang proses-proses fisik dan lingkungan yang mempengaruhi sedimentasi, menjadi penanda sedimen yang dikontrol oleh antropogenik dan litogenik yang masuk ke Danau Limboto.
KONFIGURASI TERMOELEKTRIK GENERATOR SEBAGAI PENGUBAH ENERGI PANAS LIMBAH TONGKOL JAGUNG MENJADI ENERGI LISTRIK Goma, Metalika; Arbie, Asri; Demulawa, Meilan; Setiawan, Dewa Gede Eka; Yunus, Muhammad; Ramadani, A. Indra Wulan Sari
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v5i1.1521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancangan konfigurasi generator termoelektrik untuk menghasilkan listrik dengan menggunakan sisi panas sumber panas kompor biomassa dan sisi dingin konduktor heatsink. Penelitian ini menggunakan termoelektrik tipe TEG SP1848-27145 dengan menggunakan besi sebagai penerima panas dan heatsink sebagai media pendingin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan konfigurasi seri dan paralel. Jumlah TEG yang digunakan sebanyak 48 TEG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konfigurasi seri menggunakan superkapasitor arus listrik maksimum sebesar 0,053 mA, tegangan maksimum sebesar 1,29 mV, untuk konfigurasi seri tanpa superkapasitor arus listrik maksimum sebesar 1,9 mA dan tegangan maksimum sebesar 1,09 mV. Nilai daya listrik yang diperoleh dari konfigurasi seri menggunakan superkapasitor dan tanpa superkapasitor adalah 0,06519 mW dan 1,71 mW. Sedangkan untuk hasil konfigurasi paralel menggunakan superkapasitor diperoleh arus maksimum sebesar 6,5 mA, tegangan maksimum sebesar 0,6 mV, sedangkan hasil konfigurasi paralel tanpa superkapasitor diperoleh arus listrik maksimum sebesar 1,5 mA dan tegangan maksimum sebesar 0,9 mV. Nilai daya listrik pada konfigurasi paralel menggunakan superkapasitor dan tanpa kapasitor diperoleh masing-masing sebesar 2.915 mW dan 1,2 mW.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Angka Putus Sekolah (APS) untuk Pencapaian Target SDGs Paramata, Dewi Diana; Umar, Masri Kudrat; Setiawan, Dewa Gede Eka
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v13i2.17408

Abstract

Community empowerment is an effort to increase the power or strength of the community by providing encouragement, opportunities, opportunities, and protection by not regulating and controlling community activities that are empowered to develop their potential so that the community can increase their abilities and actualize themselves or participate through various activities. Community empowerment is basically a process of growth and development of community power to be involved in various aspects of development in an area. With the empowerment can release the community from backwardness. The purpose of this activity is to provide motivation for out-of-school children to be able to return to school through empowerment and mentoring activities based on motivational and non-academic classroom learning. This activity is expected to be useful for out-of-school children so that they can participate in activities well and receive learning materials through guidance by KKN students and can produce recommendations for forms of activities to the government in order to minimize the dropout rate. The expected result of this activity is the presence of data on children dropping out of school so that educational problems in the village are resolved. Increasing the capacity of village officials in the preparation and use of digitalized village data platforms to realize a digitized village. Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan daya atau kekuatan pada masyarakat dengan cara memberi dorongan, peluang, kesempatan, dan perlindungan dengan tidak mengatur dan mengendalikan kegiatan masyarakat yang diberdayakan untuk mengembangkan potensinya sehingga masyarakat tersebut dapat meningkatkan kemampuan dan mengaktualisasikan diri atau berpartisipasi melalui berbagai aktivitas. Pemberdayaan masyarakat pada dasarnya adalah suatu proses pertumbuhan dan perkembangan kekuatan masyarakat untuk ikut terlibat dalam berbagai aspek pembangunan di suatu wilayah. Dengan adanya pemberdayaan bisa melepaskan masyarakat dari keterbelakangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah pemberian motivasi bagi anak-anak putus sekolah untuk dapat kembali ke sekolah melalui kegiatan pemberdayaan dan pendampingan berbasis pembelajaran kelas motivasi dan non akademik. Kegiatan ini diharapkan bermanfaat untuk anak-anak putus sekolah sehingga mengikuti kegiatan dengan baik dan menerima materi pembelajaran melalui bimbingan oleh mahasiswa KKN dan dapat menghasilkan rekomendasi bentuk-bentuk kegiatan kepada pemerintah guna meminimalisir angka putus sekolah. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terdapatnya data anak putus sekolah sehingga permasalahan pendidikan di desa teratasi. Peningkatan kemampuan aparat desa dalam penyusunan dan penggunaan platform data desa secara digitalisasi untuk mewujudkan desa digitalisasi.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd Rahman Abd Wahidin Nuayi Abdi Gunawan Djafar Abdul Haris Odja Abdulrahman Djou Ahmadi, Haerul Andi Indra Wulan Sari Ramadani Andi Iskandar Andi Patiewere Metaragakusuma Anggo, Nina Shaqina Anisa Fauzia Ardita Ardita Ardiyanto, Kamal Asi, Algianto Asri Arbie Audina Setyawaty D. Buta Aulia Fitrah Ramadhani Bokori, Nur A S Buhungo, Trisnawaty Junus Bunga Tang Citron S Payu Citron S. Payu Damopolii, Relita Danial, Yulistia Anggraini Desi Kiswiranti Dewahastu Gaib Dewaputu, Nugraha Oktofelly Dewi Diana Paramata Dzakiya, Nurul Elfiana Elfiana Elfiana Elfiana, Elfiana Elvira Ariyanto Pakaya Fira Lakoro Gafur, Nurfitri Abdul Gamar Abdullah Goma, Metalika Habibi, Moh Arif Alfan Haris Odja, Abdul Harsano Jayadi Hasan, Ananda Febryana Hasani, Sintia Nasir Hersiq Basri Hidayah, Radhitya Adzan Hidjrawaty Tantu Husen, Maman Hermana I Komang Wijaya I Made Hermanto Ilato, Nursuciani Radja Indriati Martha Patuti Irsan Rahman Isa, Putri Cahyani Iswanto A. Yunus Jahja, Mohamad Jahja, Muhamad Karim, Rahmiaty Abd. Kartika Kasim Dihuma Kobandaha, Restiyanti Kuengo, Nur Rahma Kurniasari, Septiana Lantapon, Nancy Noviana Larasati Sukmadewi Wibowo Lasumbu, Indrawati Latief, Fachrul Latief, Muh. Fachrul Lipoeto, Moh. Ramdan Lukman Samatowa Mahmud, Surti A. Mamonto, Siti Nurhaliza Masayuki Sakakibara Masra Latjompoh Masri Kuadrat Umar Masri Kudrat Umar Masri Kudrat Umar Meidji, Icha Untari Meilan Demulawa Mobiliu, Fajar Putra Moh Arif Alfan Habibi Mohamad, Wahyu Muzizat Mohamad, Wahyu Mu’zizat Mohammad Yusuf Mooduto, Ferna Panto Suharto Muammad Irfan Dunggio Muh Fachrul Latief Muhammad Agsti Buana Aditya Muhammad Faizal Zakaria Muhammad Yunus Muhammad Yunus Muhammad Yunus Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muksin, Engelina Mursalin Mursalin . Nina Shaqina Anggo Nismawati A Haruna Nova Elysia Ntobuo Nover Tiara Jelita Ntobuo, Nova E. Nurfadillah Abdullah Nurhidayah Nurhidayah Puput Salsabina F. Satri Rabiasa, Sri Alda Rabiyanti B. Kamali Raflin Hamzah Taib Rahim, Niarti Ramadani, A. Indra Wulan Sari Rifai, Rusni R Ritin Uloli Rizky Prayatman Robertus Belardo Laksmana Rum, Junita Angraini Styaning Salmawaty Tansa Salmawaty Tansa Samatowa, Lukman Sandi, Febriyanti Yuliana Sarni Ngadi Septiana Kurniasari Sintia Nasir Hasani Siti Fazria Tobuto Sri Nuryatin Hamzah Sri Yanti N Ismail Stenly Tampi Subhan Arif Supartin Supartin Supartin Supartin, Supartin Supu Idawati Supu, Idawati Supu, Idawaty Suwaldi Mopangga Syaripudin, Magfira Taib, Raflin Hamzah Tirtawaty Abdjul Tsutomu Yamaguchi Vivit Idrus Yita Irmala Sari Yudoyono, Susilo Zulkifli, M