Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Optimalisasi Teknik Tahsin Dalam Membaca Al-Qur’an Dengan Menggunakan Metode Yanbu’a di TPQ Hiyatullah Pule Ngimbang Waqfin, Mohammad Saat Ibnu; Wahyudi, Wahyudi; Nisa', Khoirun
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v6i1.5681

Abstract

Salah satu metode pembelajaran membaca dan menghafal al-Qur’an adalah metode Yanbu’a. Suatu metode pembelajaran membaca, menulis dan menghafal Al-Qur’an yang disusun sistematis terdiri 7 jilid, cara membacanya tepat, benar dan tidak putus-putus, sesuai dengan makhorijul huruf dan ilmu tajwid. Metode Yanbu’ adalah suatu tidak putus-putus metode baca tulis dan menghafalkan al-qur’an untuk membacanya santri tidak boleh mengeja membaca langsung dengan cepat, tepat, lancar dan tidak putus-putus disesuaikan dengan kaidah makhorijul huruf. Terdapatnya tanda-tanda khusus sebagai tanda pelajaran inti. Misalnya pelajaran pokok ditandai dengan lingkaran hitam kecil pada halaman bagian bawah (footnote). Terdapat materi tulis Arab Jawa Pegon, menjadi pelatihan pengenalan sisi lokalitas. Metode Yanbu’a sebagai salah satu sarana untuk mencapai tujuan berupa materi yang tersusun secara sistematis sebagai pengantar dalam pembelajaran Al-Qur’an. Memberikan tercapainya tujuan yang digapai yaitu membiasakan terlatihnya kefasihan mulai usia anak-anak. Cara tersebut dikenal dengan tajwidul Al-Qur’an dengan penyampaian beberapa sistem yang bertujuan memudahkan siswa baik secara musyafahah (guru membaca terlebih dahulu kemudian siswa menirukan), ardul qiraah (siswa membaca di depan guru sedangkan guru menyimak dengan baik), dan pengulangan. Hasil dari pendampingan ini siswa didik di TPQ Hidayatullah Pule Ngimbang diharpakan agar mampu dan baik dalam pelafalan dan baik dalam membaca Al-Qur’an
Penerapan Media Pembelajaran Modern Interaktif dalam Mata Pelajaran Fiqih Kelas X Muhammad Andika Ainur Rofiq; Mohammad Saat Ibnu Waqfin
ANWARUL Vol 6 No 1 (2026): ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v6i1.8735

Abstract

Advances in information and communication technology have had a significant impact on education, including Islamic Religious Education (PAI), particularly Fiqih instruction. However, suboptimal use of modern instructional media, limitations in facilities and infrastructure, and teachers’ readiness to integrate technology into the learning process remain constraints, which in turn contribute to low student motivation and participation in Fiqih learning. This study aimed to describe the implementation of interactive modern instructional media in Grade X Fiqih learning, identify constraints encountered in its use, and analyze the role of such media in students’ motivation and learning comprehension. The study employed a qualitative approach with a descriptive design, with data collected through observation, interviews, and documentation involving the Fiqih teacher and Grade X students at a Madrasah Aliyah. The findings showed that interactive modern instructional media, such as digital presentations (PowerPoint), instructional videos, and the use of an LCD projector, had been implemented in Fiqih learning and were able to increase students’ attention, motivation, participation, and ease of understanding the material. Nevertheless, implementation remained constrained by limited supporting facilities and limited teacher preparation time. The study concludes that interactive modern instructional media play an important role in improving the quality of Fiqih learning; therefore, support for facilities and infrastructure, as well as enhancement of teacher competence, is needed to ensure that the use of modern instructional media can be more optimal and sustainable.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Akhlak Siswa di MA Unggulan al-Kautsar Trowulan Mojokerto Nurul Afifa; Mohammad Saat Ibnu Waqfin
ANWARUL Vol 6 No 3 (2026): ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v6i3.10579

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) teachers have a strategic role in shaping students’ moral and spiritual development. However, social change, technological development, and symptoms of moral degradation among students require PAI teachers to perform broader roles than merely delivering learning material. This study aims to analyze the role of PAI teachers in shaping students’ morals and character in educational environments. This study used a qualitative approach with a library research design. Data were obtained from books, scientific journals, and academic publications relevant to Islamic education, character education, and moral development, then analyzed using content analysis techniques. The results showed that PAI teachers played a role in shaping students’ morals through their functions as educators, role models, mentors, counselors, and facilitators of religious activities. Moral formation was carried out through the habituation of positive behavior, the implementation of religious activities, and the creation of a religious school culture. In addition, collaboration among teachers, parents, and the community also strengthened the effectiveness of character education. The conclusion of this study affirms that the success of students’ moral formation depends not only on the delivery of religious knowledge but also on the exemplary conduct and active involvement of PAI teachers in students’ daily lives. These findings imply the importance of educational institutions’ support for comprehensive character education programs to shape a generation with noble character and a strong spiritual foundation.
Hubungan Gaya Belajar dan Hasil Belajar Fiqih di MTsN 16 Jombang Nurul Mutamimatul Husna; Wahyudi Wahyudi; Mohammad Saat Ibnu Waqfin
ANWARUL Vol 6 No 3 (2026): ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v6i3.10603

Abstract

Fiqh learning, particularly the topic of prayer, plays an important role in shaping students’ understanding and practice of worship. However, in learning practice, differences in difficulties and learning outcomes among students are still found, which are presumed to be related to variations in learning styles. This study aims to determine students’ learning styles, Fiqh learning outcomes on the topic of prayer, and the relationship between learning styles and learning outcomes among Grade VII students at MTsN 16 Jombang. This study used a quantitative approach with a descriptive correlational design and involved 21 students as the sample. Data were collected through a learning style questionnaire consisting of 15 statement items and a learning outcome test comprising 12 multiple-choice questions and 10 essay questions. The data were analyzed using descriptive analysis, the Shapiro–Wilk normality test, the Levene Test for homogeneity, and the Pearson Product Moment correlation test. The results showed that students’ learning styles were diverse, with a dominant tendency toward the kinesthetic learning style. Fiqh learning outcomes on the topic of prayer obtained an average score of 78.90. The correlation test results showed a value of r = –0.013 with Sig. = 0.957 (p > 0.05), indicating that there was no significant relationship between learning styles and Fiqh learning outcomes on the topic of prayer among Grade VII students at MTsN 16 Jombang. Thus, H₀ was accepted and Hₐ was rejected. The conclusion of this study affirms that learning style is not the main factor influencing Fiqh learning outcomes on the topic of prayer. These findings imply the need for teachers to pay attention to other factors, such as learning motivation, discipline, interest, and learning strategies, in efforts to improve students’ learning outcomes.
Potensi Herbarium untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Peluang Bisnis Melalui Digital Marketing Mohammad Saat Ibnu Waqfin`; Mochamad Rizal Fanani; Layyinatul Luyunah
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v1i1.1035

Abstract

Fakta-fakta tentang dunia cyber yang terus bergerak di bawah bilangan sepersekian detik memang mencengangkan. Sebuah kajian dari (Index, 2017) menyebutkan bahwa ada 132 juta pengguna internet di Indonesia, sementara hampir setengahnya adalah penggila media sosial, atau berkisar di angka 40%. (Index, 2017) juga mengungkap bahwa tercatat ada lebih dari 106 juta orang Indonesia menggunakan media sosial tiap bulannya. Di mana 85% di antaranya mengakses sosial media melalui perangkat seluler. "Pengguna internet di Indonesia didominasi oleh generasi millennial dan generasi Z; generasi yang lahir di era digital, dimana smartphone dan belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian mereka. Brand yang ingin terlibat dengan konsumen yang serba terhubung ini perlu memahami hal apa yang mendorong mereka, dan bagaimana menciptakan pengalaman menarik bagi brand, yang bisa dirasakan baik secara online dan offline," ujar Gabrielle Angriani, Communications Manager Tetra Pak Indonesia. "Sosial media memiliki pengaruh besar dalam pertumbuhan bisnis, khususnya bisnis berbasis online di Indonesia. Konten buatan pengguna (user generated content) menjadi semakin penting pada era digital sekarang, yang menyumbang 65% waktu penggunaan media untuk rata-rata konsumen secara global. Selain itu, ulasan konsumen independen menjadi hal kedua terpenting yang dapat mempengaruhi proses pemasaran suatu produk.. Mitra kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema KKN-PPM adalah Karang Taruna dusun Kedung Gabus desa Bandarkedungmulyo. Perkembangan yang cukup pesat akhir-akhir ini serta lokasi yang cukup dekat dengan perbatasan antara kota Kediri, Jombang, Nganjuk. Pemahaman tentang Digital Marketing di desa Bandarkedungmulyo dirasa sangat kurang. Berdasarkan hasil pengamatan di desa Bandarkedungmulyo Jombang menunjukkan bahwa banyak pemuda pemudi yang masih belum paham tentang pemanfaatan media sosial yang benar. Beberapa hal yang dijumpai di desa bandarkedungmulyo jombang.
Strategi Branding untuk Membangun Identitas Brand dalam Meningkatkan Pemasaran di Desa Bandarkedungmulyo Jombang Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Moch Komari; Rindi Andriani; Anton Muhibuddin
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v2i1.1133

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) belakangan ini semakin menarik perhatian pemerintah. Beberapa hasil penelitian juga mengindikasikan peran penting UMKM dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Oleh sebab itu, pemberdayaan UMKM menjadi sangat strategis karena potensinya yang besar dalam menggerakkan kegiatan ekonomi sekaligus menjadi tumpuan sumber pendapatan dalam meningkatkan kesejahteraan sebagian besar masyarakat. Usaha mikro kecil dan menengah merupakan salah satu contoh usaha yang mungkin sekarang ini banyak kita temukan. Mereka menjalankan usahanya dengan modal yang seminimal mungkin dan dapat hasil yang lumayan. Mereka juga menganggap bahwa usaha yang dibangun dari hal terkecil maka akan membuahkan hasil yang lebih baik lagi. UMKM diyakini sebagai pilar utama pembangunan ekonomi, sehingga sudah seharusnya diberikan dorongan, kesempatan, dan dukungan sebagai wujud keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan. UMKM dapat dipandang sebagai katup penyelamat dalam proses pemulihan ekonomi nasional dan telah terbukti tahan terhadap krisis. Menurut Kuncoro (2008) UMKM tahan terhadap krisis dan mampu survive karena tidak memiliki utang luar negeri, tidak banyak utang ke perbankan sehingga dianggap unbankable, lebih banyak menggunakan input lokal, dan berorientasi ekspor. Oleh karena itu, peran UMKM dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi upaya menggerakkan sektor produksi pada berbagai lapangan usaha. UMKM adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. UMKM di desa Bandarkedungmulyo kecamatan bandarkedungmulyo Jombang Kabupaten Jombang mengalami banyak kendala/hambatan dalam menerapkan pemasaran
Pendampingan Pemasaran Produk UMKM Menggunakan Digital Marekting Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Enggri Yani Ristanti; Muhammad Fahmi Cholqi; Septi Dwi Andini
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i1.3043

Abstract

Perkembangan teknologi di masa sekarang menuntut seluruh masyarakat untuk siap menghadapi tantangan zaman. Salah satu yang terkena dampak perkembangan adalah di dunia usaha. Semakin cepat arus konsumsi masyarakat, maka mereka membutuhkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini, banyak konsumen yang menggunakan fasilitas teknologi informasi, salah satunya adalah menggunakan internet. Internet berkembang pesat dan menjadi salah satu sumber informasi yang mudah untuk di akses. Arus perubahan zaman membawa gaya hidup belanja masyarakat bergeser dari yang sifatnya konvensional berubah menjadi transaksi online salah satunya melalui media sosial.Pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemahaman dan optimalisai dalam pemasaran UMKM di desa Pulorejo Tembalang Jombang, tujuanya agar warga lebih mampu dan mengoptimalkan penggunaan digitalisasi dalam pemasaran hasil UMKM meraka, mengingat peran dogotal di era sekarang sangatlah signifikan dalam pemasaran produk-produk UMKM di masayarakat. Dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan R&D, dimana penulis mencoba menganalisa dengan turut terjun langsung dilapanagn untuk mengurai permasalahn yang ada di masyarakat lalu di petakan dan diselesaikan permasalahan tersebut.kami berharap dalam pengabdian ini masyarakan dan pelaku UMKM di desa pulorejo tembelang jombang agar lebih luas lagi dengan adanya pemanfaatan digital marketing untuk menyebarluaskan produk-produk yang UMKM mereka baik ditingkat regional maupun pada tingkat nasional demi terciptanya kreatifitas para pelaku UMKM tersebut
Islamic Religious Education and Social Environment as Alternative Solutions to Address Moral Degradation Resulting from Promiscuity Among Generation Z Students at SMP Negeri 1 Prigen, Pasuruan Afwa Elfira Zulfa; Emi Lilawati; Waslah Waslah; Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Atika Nailah Syirva
ANDRAGOGI Vol 8 No 1 (2026): ANDRAGOGI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/ja.v8i1.24987

Abstract

The decline in moral values among Generation Z adolescents has become an increasingly serious concern amid the wave of digitalization. This study aims to analyze the influence of Islamic Religious Education and the social environment on mitigating the moral decline among Generation Z students at SMP Negeri 1 Prigen, Pasuruan. A quantitative approach using a survey method was employed in this study, involving 54 eighth-grade students selected through random sampling. Data collection was conducted through the distribution of a Google Forms-based questionnaire, while data analysis utilized multiple linear regression with the aid of IBM SPSS Statistics 25. The results indicate that Islamic Religious Education has a significant influence in curbing the decline in student morality, as evidenced by the reinforcement of the values of discipline, honesty, and self-control. Similarly, the social environment, whether at school, within the family, or in the community, was found to play a crucial role as a space for the internalization of moral values through daily interactions. Collectively, these two variables contributed 55.7% to mitigating moral decline, while the remainder was influenced by other factors beyond the scope of this study. These findings confirm that Islamic Religious Education and a supportive social environment are two complementary pillars in shaping the moral character of Generation Z students. Implicitly, strengthening formal religious education must be accompanied by the creation of a conducive social environment, whether at school, within the family, or in the community.
INTEGRASI MEDIA DIGITAL BERBASIS QR CODE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PAI PADA SISWA SMP NEGERI 1 MOJOAGUNG Khusnul Abidah Ilmi; Emi Lilawati; Mohammad Saat Ibnu Waqfin
Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2025): Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ktb.v9i1.2389

Abstract

The focus of this research is to find out how the use of QR Code digital media can improve the quality of students' PAI learning at SMP Negeri 1 Mojoagung. This research uses a quantitative descriptive approach, with stages of observation, interviews, questionnaires and documentation. Learning quality is the component studied, which includes student satisfaction with the use of QR Code-based digital media, student motivation and engagement, impact on student understanding, and implementation difficulties. Students in class VIII A of SMP Negeri 1 Mojoagung are the subjects of this research. The research results show that the use of QR Code-based digital media in PAI learning helps students. This is because this media is considered fast, easy to understand and practical to use, making it more interesting compared to conventional learning media. Students also hope that QR Code-based digital media will be created for other subjects so that their enthusiasm for learning, quality of learning and learning outcomes will increase. After students answer the questionnaire, data is collected. This shows that 32 students averaged a score of 57 with a percentage of 75%. Therefore, the questionnaire results can be categorized as having an average score of 61%–80%, which means good. This research found that QR Code-based digital media can significantly improve the quality of learning if there is adequate infrastructure support.
Pelatihan Pemahaman Fiqih Ubudiyyah pada Peserta Didik di MI Bustanul Ulum Desa Nglele guna Meningkatkan Pemahaman Fiqih Dasar Muhammad Farid Nasrulloh; Mohammad Saat Ibnu Waqfin; Muhammad Andre Aprilianto; M. Qoyum Zuhriawan; Muhammad Aliyul Wafa; Didin Sirojuddin
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasagama.v7i1.6317

Abstract

The sunnah prayer of rawatib is a form of worship that has an important position in Islamic teachings. In the context of education, teaching and fostering students' interest in the sunnah prayer of rawatib among students at the elementary school level. The purpose of implementing community service activities in the Basic Fiqh Understanding Training for Students of MI Bustanul Ulum, Nglele Village, is that students are expected to be able to understand and practice basic ubudiyyah fiqh. The approach method for implementing community service activities in schools under the School Partnership Program scheme includes lectures and discussions. The training on understanding the Ubudiyah Fiqh of Worship at MI Bustanul Ulum, Nglele Village, Sumobito District, Jombang Regency went well and in accordance with the planned objectives. This activity made a positive contribution in increasing students' knowledge, understanding, and skills regarding daily worship practices, especially prayer, thaharah, prayer, and other worship etiquette. Overall, this training is effective as a means of improving the religious competence of MI Bustanul Ulum students, as well as being a real effort in supporting the realization of a generation that is faithful, pious, and has noble character.
Co-Authors Abd Kholid Abdul Ghoffar, Abdul Abdul Kholid Abdullah, Hanif Achmad Aldyansyah Achmad Chomaidi Alwi Achmad Reza Faishal Amin Achmadi Achmadi Acnesya, Nadiya Intan Ade Rizal Rosyidi Afwa Elfira Zulfa Agung Prasetyo Agus Syarif Hidayatullah Agustin, Neni Ahmad Bahrul Musyaffak Ahmad Nasrullah Ahmad Robani Aimmatul Fitriyah Aldyansyah, Achmad Alfina Uyunin Nadhifah Alfiyan Nala Alfiyatul Khoiriyah Amallia Nur Aini Amin, Achmad Reza Faishal Ananta Galih Anton Muhibuddin Ariska Rahmawati Atika Nailah Syirva Aziz, M. Thoriqul Chakam Abu Musa Danang Uswatun Fatriyah Denny Nuril Hakim Dewi Wulan Sari Dian Alfin Nur Didin Sirojuddin Diki Cahyo Ramadhan Dwi Nofitasari Emi Lilawati Enggri Yani Ristanti Farid Nur Rojab Fatayati, Rida Fatkhulloh Abdul Malik Fatriyah, Danang Uswatun Fenti Mamluatut Tifliya Galih , Ananta Galih, Ananta Hanif Abdullah Hayati, Irma Nur Hidayatur Rohmah Hilmi, Samudra Ibnu Asrosi Najib Imam Taufiq Indah Miftahul Umam Intifadzah Sunniyah Istaftihul Unailah Faz Izzatilla, Izzatilla Izzatul Mumtaza Jamaludin . Jamaludin Jamaludin Jannah, Eka Miftachul Khoiriyah, Alfiatul Khoiriyah, Alfiyatul Khoirun Nisa Khoirun Nisa` Kholidatuzzuhriyah Kholidatuzzuhriyah Khusnul Abidah Ilmi Laila Rahma Mirda Laila Viki Hildiana Layyinatul Luyunah Lina Wulandari M Badrus Salam M. Aliyul Wafa M. Dzikrul Hakim Al Ghozali M. Muhlas Saifuddin Nur M. Qoyum Zuhriawan Mahcnunah Ani Zulfah Maulana Rohmatullah Moch Khamim Moch Komari Mochamad Rizal Fanani Mohamad Khoirur Roziqin Mohammad Suud Wahyudi Muhamad Khoirur Roziqin Muhammad Afif Muhammad Andika Ainur Rofiq Muhammad Andre Aprilianto Muhammad Fahmi Cholqi Muhammad Imam Khulaifi Rifky Muhammad Nur Latif Muhibuddin, Anton Mukhamad Tarno Muniroh, Igfirotum Musa, Chakam Abu Nada Fahril Imami Nadiya Intan Acnesya Nanang Qosim Nasrulloh, M Farid Ni'am, Khoirun Nisa', Khoirun Novia Rizka Saptania Nur Aslakhah Baladina Nur Farid Hanif Asshidiq Nur Indahsari, Erlyn Nurlia, Zulaikhotun Nurul Mutamimatul Husna Rahmad Hidayatulloh Rindi Andriani Rismainuri Ummu Choir Roikhatul Jannah Samirin samirin Sendy Chandiawan Abadi Septi Dwi Andini Septian Ragil Anandita Shafira Nadia Sholihah, Siti Sholikhah, Zaimatus Sinar Anang Subekti Sindi Ramania Wulandari Siti Rohanah Siti Sholihah Siti Umdlotul Khoiroh Subekti, Sinar Anang Sulis Nur Rahayu Susi Indrayani Tahta Alvina Umul Khoirun Nisa Viki Rahmatullah Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Waslah Widia Suryadi Ningsih Windi Ananda Pratama Yuantina, Yurin Zahroh, Atania Zakiyah Nur Karisma Zulaikhotun Nurlia Zulham Ainun Najib