Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN TEPUNG IKAN DAN PEMBUATAN PAKAN IKAN/TERNAK BAGI MASYARAKAT PESISIR PULAU DOOM KOTA SORONG Sayuti, Mohammad; Saidin, Saidin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.732 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i2.4035

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Doom melalui pemanfaatan limbah ikan menjadi tepung ikan dan pakan ikan/ternak sehingga membantu pemerintah menangani permasalahan ketahanan pangan di Indonesia, membuka lapangan kerja baru sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran. Metode pelaksana kegiatan pengabdian ini adalah ceramah dan praktik langsung pengolahan tepung dan pembuatan pakan ikan. Metode pearson square digunakan untuk formulasi pembuatan pakan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah seluruh peserta mampu memahami konsep pelatihan dan mampu membuat tepung dan pakan ikan secara mandiri. Materi kegiatan sangat dibutuhkan masyarakat untuk menjawab pemanfaatan hasil samping penangkapan dan limbah ikan. Abstract: This service activity aims to improve the welfare of the people of Doom Island through the use of fish waste into fish meal and fish / livestock feed so to help the government deal with food security problems in Indonesia, open new jobs so that it can help the government reduce unemployment. The method of implementing this service activity is lectures and direct practice of processing fish flour and making fish feed. Pearson square method is used for the formulation of feed production. The result of this service activity was that all participants were able to understand the concept of training and were able to independently make fish meal and feed. The community needs the material for the activity to respond the utilization of by catch and waste fish products.
PENDAMPINGAN KELOMPOK KEWIRAUSAHAAN MUDA BAGI PEMULA BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN DI POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN SORONG Hendra Poltak; Gatot Hendra Prakoso; Endang Gunaisah; Muhammad Ali Ulat; Mustasim Mustasim; Muhammad Zaky Latif; Mohammad Sayuti; Misbah Sururi; Muhfizar Muhfizar; Bambang Winarno
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.618 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4025

Abstract

ABSTRAKEvaluasi yang dilakukan terhadap kegiatan wirausaha muda masih terdapat beberapa kelemahan kelompok seperti ide yang ditampilkan merupakan ide tahun sebelumnya, penyusunan proposal belum sesuai, belum ada strategi pemasaran, dan teknik presentasi yang kaku. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha sehingga dapat menjadi bekal Ketika lulus pendidikan. Metode pendampingan dilakukan dengan ceramah, diskusi, dan tanya jawab serta proses coaching kepada tiga kelompok wirausaha taruna dan satu wirausaha alumni. Hasil pendampingan dengan metode CPDT dan coaching meningkatnya kreativitas kelompok wirausaha, proposal bisnis sesuai pedoman, dan kelompok mampu melakukan presentasi lebih menarik dan efektif. Kata kunci: wirausaha muda; pendampingan; ceramah; diskusi dan penugasan; coaching. ABSTRACTThe evaluation carried out on young entrepreneurial activities still has several weaknesses in the group, such as the ideas presented in the previous year, inadequate proposal preparation, no marketing strategy, and rigid presentation techniques. This community service aims to improve entrepreneurial skills so that they can become provisions when graduating from education. The mentoring method is carried out by lectures, discussions, and questions and answers as well as a coaching process to three youth entrepreneur groups and one alumni entrepreneur. The results of assistance with the CPDT method and coaching increased the creativity of entrepreneurial groups, business proposals according to guidelines, and groups were able to make more attractive and effective presentations. Keywords: young entrepreneurs; accompaniment; lectures, discussions and assignments; coaching.
Pelatihan produksi pakan buatan skala rumah tangga untuk pembudidaya ikan di kota Sorong, Papua Barat Mohammad Sayuti; Iman Supriatna; Agung Setia Abadi; Intanurfemi B. Hismayasari; Ernawati Ernawati; Saidin Saidin
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2021): Maret
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v2i1.100

Abstract

Purpose: This community service aimed to train fish farmers in Sorong City to produce artificial feed containing 30% feed protein . Methods: The methods implemented were lectures and direct practice of making fish diets. Pearson square method was used for the feed formulation. Results: The output of this dedication activity increased the knowledge and expertise of fish farmers to make fish feed independently so that farmers can save operational costs in farming activities. Conclusions: This activity was attended by 10 participants and all participants could understand the concept of the training and be able to make artificial fish feed independently. Keywords: Fish feed, Pearson square, Fish Farmer, Training
Pendampingan Masyarakat di Kampung Salak, Kota Sorong: Pelatihan Teknik Pembenihan Ikan Lele Secara Buatan Ernawati Ernawati; Mohammad Sayuti; Kadarusman Kadarusman; Intanurfehmi B. Hismayasari; Iman Supriatna; Agung Setia Abadi
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Juni
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v1i4.195

Abstract

Purpose: This community service aimed to improve skills and provide knowledge about catfish artificial spawning techniques in aquaculture at Salak village. Method: The activity was carried out with an interactive method, preceded by a survey of aquaculture location, material provision, accompanied by questions and answers as a problem solver related to catfish artificial spawning techniques and direct practical assistance on artificial spawning techniques. Result: Artificial spawning techniques of catfish result in a faster ovulation process, namely hatching occurs within 18-24 hours so that the availability of seeds is always fulfilled. Conclusions: Training on artificial spawning techniques of catfish provides knowledge to the farmer community about producing catfish seeds quickly to meet consumer demand.
The Pemberian Keterampilan Budi Daya Ikan dalam Ember (Budikdamber) di Kelurahan Saoka, Tanjung Kasuari, Kota Sorong Agung Setia Abadi; Ernawati Ernawati; Intanurfemi Bacandra; Hismayasari Hismayasari; Mohammad Sayuti; Achmad Sofian; Kadarusman Kadarusman; Achmad Suhermanto; Saidin Saidin
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2022): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.8.2.175-181

Abstract

The Covid-19 pandemic that occurred in Indonesia and even the world caused a decline in people’s income because several work sectors experienced disruption. The aim of providing fish farming skills in buckets (Budikdamber) will be an alternative source of income for the people of Saoka Village, Tanjung Kasuari, Sorong City in the midst of pandemic. A site survey was conducted to determine the place and to find participants in the activity. The service process is carried out in two stages, namely The provision of Budikdamber material is carried out online, while the practice of making Budikdamber is carried out offline. A total of 1200 catfish were stocked in 6 buckets which reselted in a total fish survival rate of 60%. The results obtained by catfish that are kept are able to live and grow even though there is death in the fish. After four months of rearing. The fish can be sold whit a yield of 112 kg whit a selling price of IDR 35,000/kg, whit a total income of IDR 3,920,000. This shows that the tarining is able to provide an alternative source of income for the people of Saoka Village.
PENGGUNAAN KELAPA SEBAGAI PAKAN PADA BUDIDAYA Cherax quadricarinatus TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN Ernawati Ernawati; Mohammad Sayuti; Imran Imran
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 3, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v3i1.10586

Abstract

Komoditas budidaya Cherax semakin meningkat karena memiliki ketahanan tubuh tinggi, mudah dibudidayakan, dapat dikonsumsi dan dijadikan sebagai krustacea hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan berbeda terhadap pertumbuhan panjang dan bobot tubuh serta kelangsungan hidup lobster air tawar (Cherax quadricarinatus). Wadah penelitian menggunakan akuarium berukuran 60x40x40 cm yang dilengkapi peralatan aerasi. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu C1: Pakan Pellet, C2: Pakan Kelapa dan C3 : Pellet+Kelapa dan masing-masing 3 kali ulangan. Penelitian tersebut memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bobot dan panjang tubuh namun tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup lobster air tawar. Pertumbuhan bobot tertinggi diperoleh pada perlakuan C3 yaitu sebesar 4.400 gram/ekor, panjang tertinggi pada perlakuan C2 yaitu sebesar 1.220 cm/ekor dan kelangsungan hidup tertinggi yaitu pada perlakuan C2 dan C3 yaitu masing-masing 86,67%.
TINGKAT KEBERHASILAN MOULTING DAN KELULUSAN HIDUP (SURVIVAL RATE) KEPITING BAKAU (Scylla serrata Forskal) DENGAN PERLAKUAN SALINITAS BERBEDA Mohammad Sayuti; Iman Supriatna; Intannurfemi Hismayasari; I Gusti Ayu Budiadyani; Ahmad Yani; Vini Taru P; Hadi Nurohman; Saidin Saidin
Jurnal Airaha Vol 7 No 01: Juni 2018
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.6 KB) | DOI: 10.15578/ja.v7i01.82

Abstract

The existence of the provisions of the Ministry of Marine Affairs and Fisheries that the capture and / or expenditure of crabs (Scylla spp.) with the provisions of the size of the carap above 15 (fifteen) cm or weight above 200 (two hundred) grams per tail becomes a challenge in the soft carapas (soca) crab business that generally using crabs with an average weight below 150 grams. This study aims to determine the success rate of moulting and survival rate crab (Scylla serrata Forskal) with different salinity treatment using crabs weighing above 200 gr. This study used Completely Randomized Design with 5 (five) treatments and used 3 (three) replications, analysis of variance (ANOVA) at 95% confidence level was used to analyzing the data obtained. If there was a significant difference (P <0.05) then proceed with LSD test (Least Significant Differences) with 95% confidence level. The results of this research showed that the highest moulting success rate was obtained from the treatment with salinity of 10 ppt. While the highest survival rate (SR) was obtained from the treatment with salinity 30 ppt.
Proximate, Amino Acid Composition and Antibacterial Activity of Woton (Sterculia sp.) Leaves from Raja Ampat, West Papua, Indonesia Mohammad Sayuti; Iman Supriatna; Intanurfemi B. Hismayasari; Ahmad Yani; Saidin
Jurnal Airaha Vol 8 No 01: June 2019
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.054 KB) | DOI: 10.15578/ja.v8i1.104

Abstract

Woton (Sterculia sp.) plant is an endemic plant of Papua and West Papua, Indonesia that has many benefits for the community. This research aims to examine the contents of proximate, amino acid, and antibacterial activity from the leaves extract of two plants namely Sterculia shilinglawii and Sterculia tragacantha. The sample of Sterculia sp. leaves are cleaned, dried, and milled. Then, its chemical composition, amino acid, and bacterial activity are analyzed using a standard procedure. The chemical composition was analyzed using standard AOAC, amino acid was examined using LCMS and antibacterial activity was analyzed using barrier zone against the bacteria that attack the fish. The research results showed that the chemical compositions of Sterculia sp. leaves are carbohydrates, protein, water, ash and fat. The main amino acid contents of woton (Sterculia sp.) leaves are L-Arginine, L-Valine, L-Proline, L-Alanine. Bacterial Test Results showed that woton (Sterculia sp.) leaves extract has intermediate inhibition response against V. algynoliticus. It has been concluded that Sterculia sp. leaves have the potential chemical content.
KARAKTERISTIK MUTU MINYAK IKAN BANDENG DENGAN PENAMBAHAN ANTIOKSIDAN BHT DAN ASAM ASKORBAT DALAM MAKRO KAPSUL Aef Permadi; Resmi R Siregar; Widi Astuti; Niken Dharmayanti; I Ketut Sumandiarsa; Mohammad Sayuti; Siti Zachro Nurbani; Nofi Sulistyo Rini; Yudi Prasetyo Handoko
Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT) Vol 5, No 1 (2022): JKPT Juni 2022
Publisher : Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkpt.v5i1.11173

Abstract

Ikan Bandeng merupakan ikan yang populer dikalangan masyarakat karena memiliki citarasa yang gurih dan enak. Ikan Bandeng mengandung 20,53% protein dan 6,73% lemak, sehingga digolongkan sebagai ikan berprotein tinggi dan berlemak sedang . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan antioksidan BHT 0,02% dan BHT + Asam askorbat (3:1) dengan konsentrasi 0,02% terhadap mutu minyak ikan bandeng. Minyak Ikan bandeng yang telah dikapsul, disimpan pada suhu ruang dan dilakukan pengujian mutu yang meliputi pengujian Asam Lemak Bebas, Bilangan Peroksida, Bilangan Iod. Pengujian Asam Lemak Bebas (ω-3,6 dan 9), Bilangan Peroksida, dan Bilangan Iod dilakukan setiap 4 hari sekali. Hasil pengamatan mutu minyak ikan selama 56 hari yang meliputi pengujian Kandungan Asam Lemak Bebas di peroleh data bahwa kenaikan yang sama terjadi pada tiga perlakuan hingga hari ke-24, sedangkan minyak ikan dengan penambahan BHT 0,02% mengalami laju kenaikan yang lebih lambat daripada minyak ikan dengan penambahan antioksidan BHT + Asam askorbat. Bilangan peroksida pada ketiga perlakuan mengalami trend kenaikan yang berbeda pada minyak ikan penambahan BHT 0,02% masih memenuhi standar hingga hari ke-24 sedangkan pada minyak ikan dengan penambahan antioksidan BHT + Asam askorbat hanya memenuhi standar hingga hari ke-12, sedangkan pada minyak ikan tanpa penambahan antioksidan 0% (kontrol) sudah mengalami kenaikan sejak penyimpanan pada hari ke-4. Bilangan Iod pada ketiga perlakuan tidak menunjukan perbedaan baik pada minyak ikan BHT 0,02%, BHT + Asam askorbat maupun minyak ikan 0% (kontrol).
PENGARUH KONSENTRASI UDANG YANG BERBEDA TERHADAP MUTU OTAK-OTAK UDANG VANAMEI (Litopenaeus vannamei) Mohammad Sayuti; Andes Andes; David Obrian Simbolon; Dwi Rahmadi
Aurelia Journal Vol 4, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v4i2.11312

Abstract

Udang vanamei (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki kandungan protein yang tinggi yang dapat diolah dalam berbagai bentuk varian olahan salah satunya adalah otak-otak. Otak-otak merupakan modifikasi produk olahan antara bakso dan kamaboko yang dalam pembuatannya hampir sama dengan pembuatan produk berbahan dasar surimi seperti bakso, nugget, sosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik mutu dari produk otak-otak udang vanamei. Penelitian menggunakan tiga (3) formulasi perlakuan perbandingan tepung: udang yaitu 1:1,5 (P1), 1:2 (P2) dan 1:3 (P3). Bahan baku udang dilakukan pengujian organoleptik untuk mengetahui mutunya kemudian dihitung rendemennya setelah dilakukan penyiangan. Produk yang dibuat dari 3 formulasi perlakuan dilakukan pengujian hedonik. Penentuan produk terpilih dengan menggunakan metode Bayes dan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE). Produk terpilih dilakukan pengujian proksimat dan mikrobiologi berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan udang vanamei bahan baku memiliki nilai organoleptik 7 dengan rendemen 56,9%. Hasil uji hedonik produk otak-otak P1 agak suka, P2 suka dan P3 suka. Produk terpilih dengan metode Bayes dan MPE yaitu formulasi perlakuan 3 (P3). Nilai organoleptik bahan baku udang adalah 7 dengan nilai rendemen 56,9 %. Otak-otak terpilih berdasarkan hasil uji hedonik adalah otak-otak pengujian 3 (P3). Hasil uji proksimat otak-otak udang diperoleh 57 % kadar air, 5,5 % kadar protein, 1,5% kadar lemak, dan 1,3% kadar kadar abu. Hasil uji ALT yaitu 8,06 x10³ koloni/gram dan hasil pengujian E. coli yaitu negatif. Produk otak-otak udang terpilih memenuhi standar mutu SNI produk otak-otak ikan.
Co-Authors Abadi, Agung S. Achmad Poernomo Achmad Sofian Aef Permadi Afifah, Rufnia Ayu Agung Setia Abadi Agung Setia Abadi Ahmad Junaidi ahmad yani Ahmad Yani Akhmad Saeroji Anasri Tanjung Andes Andes Anugerah Anugerah Arif, Galih AF Asma, Siti Asriani Asriani Asriani Asriani Asriani, Asriani Bambang Winarno Berlian, Tasha Putri Bertiantono, Anugrah Cesar Welya Refdi David Obrian Simbolon Dewi, Jelita Dewi, Larasati Rama Dharmayanti, Niken Didik Iswadi, Didik Dwi Rahmadi Endang - Gunaisah Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Fadhilah, Muhammad Naufal Fajar Ridzki Ferliana Widasari Gatot Hendra Prakoso Hadi Nurohman Handoko, Yudi Prasetyo Heny Budi Purnamasari Hismayasari Hismayasari Hismayasari, Intannurfemi Hismayasari, Intanurfemi B Hismayasari, Intanurfemi B. I Gusti Ayu Budiadnyani I Ketut Sumandiarsa Iman Supriatna Iman Supriatna Iman Supriatna Intannurfemi Hismayasari Intanurfehmi B. Hismayasari Intanurfemi Bacandra Jaulim Sirait Kadarusman Ketut Sumandiarsa Khamariah, Khomsyah Krisna, Aridhea D Lalong, Paulus Risan F. Lisandry, Marwanti M. Chotim Masengi, Simson Maulani, Aghitia Misbah Sururi Muhamad Yusup Muhammad Naufal Fadhilah Muhammad Zaky Latif Muhfizar, Muhfizar Mustasim, Mustasim Napitupulu, Romauli Juliana Ni Nyoman Febriyanti Maharani Putri Niken Dharmayanti Nofi Sulistyo Rini Nur Hidayah Nur Hidayah Nur, Shinta Dia Nurbani, Siti Zachro Nurohman, Hadi Panjaitan, Pola Sabar Tumohom Poltak, Hendra Prajayanti, Vini Taru F. Prayudi, Adham Purnamasari, Henny Budi Raden Haryo Bimo Setiarto, Raden Haryo Bimo Rafiani, Evi Rafli Muhammad Syah Zalukhu Randi B. Salampessy Randi B.S Salampessy Randi B.S. Salampessy Randi Bokhi S. Salampessy Randi Bokhy Syuliana Salampessy Resmi R Siregar Resmi Rumenta Siregar Rufnia Ayu Afifah Safaruddin, Chotim Sahira, Reza Waldani Saidin Saidin Saidin saidin, saidin Saidin, Saidin Salampessy, Randi B. S. Salampessy, Randi B.S Salampessy, Randi Bokhy S. Salampessy, Randi Bokhy Syuliana Salsabilla, Fitria Dwi Samanta, Pinki Natalia Simson Masengi Sipahutar, Yuliati H Sipahutar, Yuliati H. Sipahutar, Yuliati Hotmauli Siregar, Arpan N Siregar, Arpan Nasri Siregar, Resmi Rumenta Siregar, Resmi Ruminta Siswahyuningsih, Sri Siti Zachro Nurbani Sitorus, Paulus Pardamean Rinaldo Sri Siswahyuningsih Suhermanto, Achmad Sumandiarsha, I Ketut Syihabbudin, Yunus H Ulat, Muhammad Ali Vini Taru Febriani Prajayati Widi Astuti Wiranti, Wiranti Wiwik Handayani Yuliandri, Rahmat Yuliati H. Sipahutar