p-Index From 2021 - 2026
7.868
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Hipertensi di Desa Banggina Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara Hariati Lestari; Nurhijrianti Akib; Devi Savitri Effendy; Febriana Muchtar; Jusniar Rusliafa; Putu Eka Meiyana Erawan; Rastika Dwiyanti Liaran; Paridah; Siti Nurfadilah H; Wa Ode Nur Adawiyah Yusryah
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2193

Abstract

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah yang menetap di atas batas normal dan termasuk masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Banggina, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tentang hipertensi. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, lalu dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, dengan rata-rata meningkat dari 6,56 menjadi 8,56, nilai t sebesar 5,225, dan p-value < 0,001. Temuan ini menunjukkan penyuluhan mampu memperbaiki pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, dampak, dan cara pencegahan hipertensi, sekaligus berperan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mendorong pola hidup sehat. Penyuluhan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat, serta didukung media edukasi yang mudah dipahami.
Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pemanfaatan Pekarangan di Posyandu Permata Anawai Kendari Paridah; Nirmala; Andi Hamriani; Rajwa Fauziyah. F; Sarnianti
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1950

Abstract

Pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga tidak terlepas dari ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pengelolaan pekarangan di Posyandu Permata Anawai, Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 28 September 2025 di Posyandu Permata Anawai, Wilayah Puskesmas Wua-Wua, Kota Kendari, peserta kegiatan yang hadir sebanyak 11 orang yang terdiri dari 2 kader Posyandu dan 9 Ibu Balita. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian edukasi terkait pentingnya konsumsi pangan bergizi, melalui metode ceramah dan tanya jawab selama sekitar 60 menit, pendampingan praktik budidaya tanaman sayuran di pekarangan, serta penyaluran bibit tanaman kepada peserta. Penilaian kegiatan dilakukan secara kualitatif berdasarkan pengamatan terhadap keterlibatan peserta, tingkat antusiasme, dan respons selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran dan sikap peserta terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Partisipasi aktif kader Posyandu turut memperkuat proses edukasi gizi dan membuka peluang keberlanjutan kegiatan di lingkungan masyarakat. Meskipun belum didukung oleh pengukuran kuantitatif, kegiatan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan pekarangan yang terintegrasi dengan Posyandu berpotensi menjadi strategi pendukung penguatan ketahanan pangan keluarga. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan penerapan metode evaluasi yang lebih terstruktur guna menilai dampak jangka panjang terhadap pola konsumsi dan kemandirian pangan rumah tangga.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan melalui Gotong Royong Jumat Bersih Paridah; Hartati Bahar; Afifa Yunizah; Melinda Septiani Seba; Nur Cahyani Dwi Lestari
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1996

Abstract

Lingkungan berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, namun permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Sama Subur akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pengelolaan sampah yang buruk dapat memicu pencemaran serta berbagai penyakit menular. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gotong royong “Jumat Bersih” sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat serta aparat desa. Data diperoleh dari jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berpartisipasi dibandingkan dengan total KK, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi stabil pada angka 48,89% dengan perbaikan kondisi lingkungan, ditandai berkurangnya sampah di sekitar jalan dan pemukiman. Temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat pedesaan.
Peningkatan Pengetahuan Siswa SDN 36 Kendari tentang Cuci Tangan Pakai Sabun melalui Leaflet Paridah; Helsa Yulia; Meizi; Sri Rezki
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.707

Abstract

ABSTRAK Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penularan berbagai penyakit menular, terutama pada anak usia sekolah dasar. Rendahnya kesadaran siswa terhadap pentingnya mencuci tangan dengan benar mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SDN 36 Kendari mengenai pentingnya perilaku CTPS melalui edukasi menggunakan media leaflet dan metode ceramah interaktif. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukasi partisipatif melibatkan 24 siswa kelas V SDN 36 Kendari. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa. Hasil analisis menggunakan uji t berpasangan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 59,73 menjadi 80,56 dengan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang CTPS. Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan antusiasme dan kebiasaan mencuci tangan secara benar di lingkungan sekolah. Diharapkan kegiatan edukasi serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk membentuk perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.
Pemberdayaan Orang Tua Pasien melalui Edukasi Gizi dan Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Poliklinik Anak RSUD Kota Kendari Hilda Harun; Paridah; Fifi Nirmala; Jusniar Rusli Afa; Rastika Dwiyanti Liaran
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.736

Abstract

Stunting remains a major public health concern in Indonesia, as it can severely affect children’s physical growth and cognitive development over the long term. Preventive efforts at the household level require improvements in parents’ knowledge and behaviors through targeted health education. This community service program aims to strengthen the role of parents of young children through nutrition and health education as a strategy to prevent stunting at the Pediatric Polyclinic of Kendari City General Hospital. The program was implemented through individual health counseling using an Interpersonal Communication (IPC) approach, supported by educational leaflets as complementary media. The primary targets of this activity were parents or primary caregivers of toddlers visiting the clinic.The activity demonstrated positive responses with active participant engagement, strong support from healthcare workers, and high levels of enthusiasm for the information delivered. This indicates a considerable need for practical knowledge on appropriate nutrition and child care within families. Among the 20 participants, 15 attended the full counseling session and reported that the materials provided were beneficial for application at home. These findings emphasize that health education integrated into healthcare services can serve as an effective strategy to improve family nutrition literacy and accelerate stunting reduction efforts. Continuous educational activities are required to ensure that behavioral changes are sustained and optimized as part of stunting prevention initiatives in Kendari City
Gambaran Kesiapan Berhenti Merokok pada Perokok di Desa Puuwonggia, Kabupaten Konawe Utara Tahun 2026 Listy Handayani; Paridah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 7 (2026): GJMI - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v4i7.2212

Abstract

Kebiasaan merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena menimbulkan ketergantungan, meningkatkan risiko penyakit, dan menyebabkan paparan asap rokok pada anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kesiapan berhenti merokok pada perokok di Desa Puuwonggia, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Penelitian dilakukan pada Bulan Januari 2026 di Desa Puuwonggia, Konawe Utara. Populasi dan sampel terdiri atas 47 rumah tangga yang memiliki anggota keluarga perokok dan dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,4% perokok pernah mencoba berhenti dalam 12 bulan terakhir, sedangkan 57,4% belum pernah mencoba. Sebanyak 51,1% perokok belum mau berubah dan 48,9% baru bersedia mengurangi jumlah rokok, sementara tidak ada perokok yang menyatakan siap berhenti sepenuhnya. Penyebab utama kegagalan berhenti merokok adalah ketagihan atau rasa gelisah dan pengaruh lingkungan teman atau tempat kerja, masing-masing sebesar 33,3%. Dukungan yang paling banyak dibutuhkan adalah komitmen keluarga dan pembatasan tempat merokok, masing-masing sebesar 31,15%. Kesiapan berhenti merokok masih rendah sehingga diperlukan konseling motivasional, dukungan keluarga, pelayanan berhenti merokok di puskesmas, dan penerapan rumah bebas asap rokok
Description of healthy house status based on the physical condition of community houses in Sama Subur Village, North Konawe Hartati Bahar; Paridah Paridah; Afifa Yunizah
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i1.2035

Abstract

A healthy home is an important factor in public health because the physical condition of the house greatly affects the comfort and health of the people who live in it. This study aims to explain the ownership status of healthy homes based on the physical condition of the building in Sama Subur Village, Motui District, North Konawe Regency. The research method used is a descriptive design with a quantitative approach. The population studied were all heads of families who actively live in Sama Subur Village, with a sample of 45 heads of families selected through a total sampling technique. Data were collected by conducting interviews using a prepared questionnaire and observing the physical condition of the house which includes the building area, type of floor, walls, roof, ceiling, lighting, temperature, ventilation, use of windows, and the condition of the environment around the house. The data analysis process was carried out descriptively by presenting frequency distribution and percentages. The results of this study indicate that the majority of respondents' homes fall into the category that does not meet the requirements for a healthy home, amounting to 55.6%, while only 44.4% meet the requirements. Although most of the physical indicators of the house, such as waterproof floors (80.0%), tightly closed walls (80.0%), waterproof roofs (84.4%), adequate lighting (91.1%), and available ventilation (86.7%) have been met, there are still several deficiencies in the building area, completeness of the house structure, and cleanliness of the environment around the house. The conclusion of this study indicates that the implementation of healthy homes in Sama Subur Village has not reached an optimal level and requires special attention through increased education for the community and support from various sectors to improve the physical quality of houses and the living environment.
Identification of food additive types in ultra-processed food products sold at the canteen of SD Negeri 59 Kendari Paridah Paridah; Agnes Mersatika Hartoyo
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 4 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i4.2359

Abstract

The consumption of ultra-processed foods (UPF) among school-aged children is rising and raising concerns, as these products typically contain various food additives used to enhance flavor, texture, aroma, and shelf life. Specifically in Kendari City, there is insufficient information regarding the types of UPF and food additives circulating in school environments. This study aimed to identify the types of food additives found in UPF products sold at the canteen of SD Negeri 59 Kendari. This descriptive observational study was conducted in May 2026 at the SD Negeri 59 Kendari canteen. All packaged food products sold in the school canteen were included in the sample using a total sampling method. UPF categories were identified using the NOVA classification system, while food additives were identified based on information found on packaging labels, in accordance with the regulations of the National Agency of Drug and Food Control (BPOM). Data were analyzed descriptively and presented as frequency distributions and percentages. A total of 62 packaged food products were identified, all of which fell into the UPF category. Snacks were the most common product type (29.0%), followed by biscuits (19.4%), candies (14.5%), wafers (12.9%), and instant noodles (9.7%). Sweeteners were the most frequently used class of food additives (22.9%). Monosodium glutamate (MSG/E621) was the most types of food additives. Most products contained 2–3 classes of food additives. The study concludes that a variety of classes and types of food additives are used in the UPF products sold at the SD Negeri 59 Kendari canteen. These findings can serve as a basis for food label literacy education, the establishment of healthy canteens, and the strengthening of policies to provide healthier food options in schools.
Gambaran Kesesuaian Menu Sarapan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Berdasarkan Pedoman Isi Piringku Paridah Paridah; Listy Handayani
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2026): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakes.v2i3.424

Abstract

Makan pagi merupakan bagian penting dari gizi seimbang yang membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi harian. Namun, kualitas sarapan siswa tidak selalu sesuai dengan pedoman Isi Piringku, yang merekomendasikan konsumsi bahan pokok, sumber protein, sayuran, dan buah dalam satu kali makan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kecocokan praktik sarapan siswa berdasarkan panduan Isi Piringku. Penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional dilakukan terhadap 47 mahasiswa kelas B dari kelompok 2025 di Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo. Semua siswa yang hadir saat pengumpulan data termasuk dalam teknik pengambilan sampel total. Data dikumpulkan melalui metode pencatatan pengambilan makanan dalam 24 jam dan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasilnya menunjukkan bahwa 63,83% dari siswa memakan sarapan, sedangkan 36,17% tidak memakan sarapan. Berdasarkan komponen Isi Piringku, hanya 4,26% yang memakan sarapan lengkap, 12,77% memakan tiga komponen, 29,79% memakan dua komponen, dan 17,02% hanya memakan satu komponen. Menu sarapan sebagian besar terdiri dari makanan yang kaya akan karbohidrat, sedangkan konsumsi sayur dan buah tetap terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas sarapan siswa masih perlu ditingkatkan melalui pendidikan gizi dan penerapan pedoman Isi Piringku untuk mendorong praktik makan yang lebih seimbang.
Maternal Determinants of Stunting among Under-Five Children in the Service Area of Mata Public Health Center: A Qualitative Study Listy Handayani; Hariati Lestari; Nurhijrianti Akib; Paridah; Sesy Dwi Prinita Jafarudin; Heni Delfita Maharani
Journal of Epidemiology and Health Science Vol. 3 No. 2 (2026): May - August
Publisher : Yayasan Cipta Anak Bangsa (YCAB) Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/jehs.v3i2.1912

Abstract

Background: Stunting remains a major public health issue in Indonesia, particularly in the service area of the Mata Public Health Center, which has reported the highest prevalence in Kendari City over the past three years.Objectives: This study aims to explore the maternal determinants contributing to stunting among children aged 2–5 years in the working area of Mata Public Health Center.Methods: A descriptive qualitative study was conducted in the Mata Public Health Center in July 2025. Five informants were selected through purposive sampling, consisting of two key informants (nutrition coordinator and MCH health worker) and three general informants (two mothers of stunted children and one mother of a non-stunted child). Data were collected through in-depth interviews guided by structured questions, then analyzed using coding, data categorization, and thematic interpretation.Results: Mothers demonstrated a generally adequate understanding of stunting, recognizing it as impaired growth influenced by nutrition, maternal health, and environmental hygiene. However, gaps emerged between perception and practice. Delayed first ANC visits (K1), limited awareness of the importance of early pregnancy monitoring, and inconsistent adherence to recommended ANC schedules reduced opportunities for preventive interventions. While IFA tablets were routinely distributed and monitored, consumption varied; some mothers adhered well, whereas others discontinued intake due to perceived side effects or insufficient quantities received.Conclusion: Maternal perceptions, ANC practices, and IF A supplementation behaviors significantly influence stunting outcomes in the Mata Public Health Center area. Strengthening maternal awareness through targeted education, improving early ANC engagement, and ensuring consistent monitoring of supplement adherence are essential strategies to reduce stunting prevalence.Keywords: Antenatal Care Visit, Determinant, IFA Consumption, Mother’s perception, Stunting
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Afifa Yunizah Agnes Mersatika Hartoyo Agung Agung Ahmadi, Dedi Ajeng, Nimas Akbar Tukan, Ramdya Al Fitrah, Talitah Albrina Roza Rezkillah Alfadat, Ramsia Alfianur Alfianur Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Hamriani Astry Rabiul Kautsar Aswatun Hasanah Ayuniar Firna Ayuningtyas Mardhatillah Baco, Asmar Baikole, Ulfah Sarmila Burhan Burhan, Burhan Choiriyah Choiriyah Darajat, Sakia Devi Maharani Devi Savitri Effendy Devi Savitri Effendy Dewa Hiro Prayatmi Dewi Agustina Dewi Wijayanti Diyna Awliya Aziyzah Effendi, Devi Savitri Elva Pristiani, Elva Erlina FARIT REZAL Febriana Muchtar Ferlin Dewi Puspitasari Ferniati Ferniati Fifi Indri Yanni Fifi Nirmala Firza Azzahra Fithria Fithria Fitriani Iqbal Hafizah Aulia Hanafi, Winda Ardani Handayani, Listy Hariati Lestari Hariati Lestari Harleli, Harleli Hartati bahar Hartati Bahar Helsa Yulia Helvinawati, Helvinawati Heni Delfita Maharani Hilda Harun Indrayani, Siti Irma Irma Irma Irma Irma Yunawati Isdawati, Isdawati Isro, Lailatal Jafriati Joni Joni Jufri, Nurnashriana Jumakil Jumakil Jumakil, Jumakil Junaid Junaid, Junaid Jusniar Rusli Afa JUSNIAR RUSLIAFA Karimuna, Siti Rabbani Karimuna, Siti Rabbani La Doni, La Doni La Ode Ali Imran Ahmad La Ode Ali Imran Ahmad, La Ode Ali Imran Laumara, Taqiyyah Tsabita Lesmana, Hendy Lestari , Hariati Lina Yanti Lisnawaty Lisnawaty Lisnawaty, Lisnawaty Listy Handayani Madda, Hasmidah Meizi Melinda Septiani Seba Minnati Zulfa Anika Muchtar, Febriana Muh. Fahruly Muh. Ilham Sholihin, Muh. Ilham MUSDALIFA MUSDALIFA Naila Khalisa Sumadi Najihah, Najihah Nani Yuniar Napitupulu, Regia Nirmala Nirmala G, Fifi Nur Cahyani Dwi Lestari Nur Vandila Kalapat Nurcahyati Nurcahyati Nurfadillah Nurfadillah Nurhasanah Nurhasanah Nurhijrianti Akib Nurjanah, Sitti Nurmaladewi Nurmaladewi Nurmulya, Wa Ode Sitti Nurnashriana J. NUZUL WIJAYA Ose, Maria Imaculata Parman, Dewy Haryanti Priska Oktavia Pujianto, Ahmat Puspitasari, Sri Ayu Andini Putri Awalnda Pratiwi Putu Eka Meiyana Erawan, Putu Eka Meiyana Rachma, Lula Nur Rahayu, Cici Rahman Rahman Rahman Rahman Rajwa Fauziyah. F Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Ramadhan Tosepu Rastika Dwiyanti Liaran Renni Meliahsari Resqy, Resqy Nongri Anesta Rezal, Farid Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali Rizkita Nur Ainun Rosdhaniyah Rosdhaniyah Runi Dwiana Umirlan Ruslan Majid, Ruslan Ruwiah Ruwiah Sabrina Wahyuni Meyitia Saldy Yusuf Sari, Bulan Sari, Wa Ode Sitti Rahma Sarifah Sarifah Sarnianti Sartiah Yusran Selvia Febrianti Sesy Dwi Prinita Jafarudin Sety, La Ode Muhamad Siti Nurfadilah H Siti Rabbani Karimuna Sitti Nur Afridasari Sri Rezki Sudarni Sanipa SUKAMTI . Sulistia Piadi Sunarti Syahrul Ramadhan Takdir Tahir Tyas Nur Fathona Umar, Sastrind Januarni WA ODE CHAERUNNISA Wa Ode Karmila Wa Ode Nur Adawiyah Yusryah Wa Ode Salma Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani Wahyudi, Donny Tri Wahyuni, Deka Warman Warman Warsyadi, Fadhil Dwinendra Palawa Wati, Nasyrah Yasrul Yunawati, Irma Yuni Yuni YUNI, YUNI Yusran, Sartiah Zainal Zaputri, Rita