Claim Missing Document
Check
Articles

Keefektifan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Menulis Cerpen Siswa Kelas IV SD Inpres Andi Tonro Makassar Magfirah Magfirah; H. Yuddin; Nur Khadijah Razak
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 1 No. 2 (2024): Mei : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v1i2.184

Abstract

This research aims to describe the short story writing ability of class IV students at SD Inpres Andi Tonro Makassar through the Problem Based Learning model and to describe the effective Problem Based Learning learning model applied in writing short stories for class IV students at SD Inpres Andi Tonro Makassar. This research uses the one group pretest-posttest design research method. The population in this study were all students in class IVA and class IVB at SD Inpres Andi Tonro Makassar. The sampling technique used is a data source retrieval technique with certain considerations with experimental class and control class samples. The instrument used is a test instrument in the form of essay questions to measure students' short story writing results using the Pretest - Posttest. Based on the research results, it shows that students' ability to write short stories after using the Problem Based Learning learning model in the experimental class is in the high category, namely a posttest result of 90.42. Meanwhile, the average score of the control class posttest results was in the low category, 72.50. It is proven in the management results of the hypothesis that Sig (2. Tailed) = 0.000, meaning that H_0 is rejected because Sig (2. Tailed) < α or (0.000 < 0.05). H_1 is accepted because Sig (Tailed) > α or (0.596 > 0.05). In the analysis of the T Sig <t_tabel or (0.596 <1.746) test, it is concluded that H_0 is rejected and H_1 is accepted, meaning that there is significant effectiveness of the Problem Based Learning model in learning to write short stories for fourth grade students at SD Inpres Andi Tonro Makassar.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Siswa Kelas III SD Negeri 39 Pattongko Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai Ismi Ismi; Nur Khadijah Razak; Desy Ayu Andhira
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembanga
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i1.929

Abstract

This study aims to describe the improvement of speaking skills through the Student Facilitator And Explaining learning model for third grade students of SD Negeri 39 Pattongko Tellulimpoe District, Sinjai Regency. This type of research is classroom action research which consists of two cycles, each cycle is held three times a meeting. This research procedure includes planning, action implementation, observation, and reflection. The data sources of this research were 1 teacher and 21 students of class III of SD Negeri 39 Pattongko Tellulimpoe District, Sinjai Regency. The results showed that learning speaking skills through the Student Facilitator And Explaining learning model improved both in the planning, implementation, and evaluation stages. The assessment was carried out by paying attention to six aspects of assessment including speech accuracy, grammatical accuracy, speech fluency, word selection, mastery of topics, and voice volume also increased. The overall average student score in cycle I was 70.3 while the score in cycle II was 87.76 with a percentage increase of 17.46% which met the minimum completeness criteria (KKM) of 70. All aspects of the assessment were classified as moderate in cycle I and increased to a very high category in cycle II.
Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Interaksi Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Nur Khadijah Razak
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terjadi dalam interaksi antara pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Pasar Karuwisi Makassar, sebagai ruang sosial yang dinamis, menjadi tempat berlangsungnya berbagai bentuk komunikasi yang memengaruhi proses jual beli. Tindak tutur ilokusi berhubungan dengan maksud atau tujuan yang terkandung dalam sebuah perintah, permintaan, atau tawaran. Di sisi lain, tindak tutur lokusi merujuk pada ungkapan yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara eksplisit. Adapun tindak tutur perlokusi menitikberatkan pada efek yang ditimbulkan oleh ucapan tersebut terhadap respons pendengar. Pola komunikasi antara pedagang dan pembeli ini dipengaruhi oleh aspek sosial, budaya, dan ekonomi yang khas di lingkungan pasar tradisional. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa memahami ketiga komponen tindak tutur ini sangat penting untuk menjelaskan bagaimana percakapan di Pasar Karuwisi Makassar berperan tidak hanya sebagai sarana transaksi, tetapi juga sebagai medium untuk membangun hubungan sosial dan budaya antara pedagang dan pembeli. Penelitian ini memberikan perspektif mendalam tentang kompleksitas komunikasi di pasar tradisional, yang melibatkan tidak hanya aspek ekonomi, tetapi juga dimensi sosial yang lebih luas.
PKM Pelatihan Penggunaan Perangkat Web 2.0 dalam Pembelajaran untuk Guru UPT SPF SDN Cendrawasih I Makassar Khadijah Razak, Nur; Hadaming, Hamdana; Rahayu, Sri; Ardhila Wahyudi, Andi; Rahim, Riskawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v2i2.5827

Abstract

Guru diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar peserta didik. Mereka dapat mengintegrasikan pengetahuan terkini ke dalam metode pengajaran mereka, menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis dan relevan seperti penggunaan Web 2.0. Secara kolektif, Web 2.0 terdiri dari aplikasi online atau aplikasi yang dirancang untuk mendukung konten yang dibuat pengguna. Meskipun aplikasi Web 2.0 sering menyertakan berbagai macam kemampuan, fungsi penting meliputi kontribusi kolaboratif, jaringan sosial, dan Mashup. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan terhadap guru-guru di UPT SPF SDN Cendrawasih I Makassar sebagai langkah awal kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh guru, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap pengguaan platform pembelajaran berbasis Web 2.0. Sehingga Berdasarkan hal tersebut, tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan pemahaman mengenai penggunaan perangkat web 2.0 dalam pembelajaran untuk guru UPT SPF SDN Cendrawasih I Makassar sebagai mitra kegiatan pengabdian. Metode Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat di UPT SPF SDN Cendrawasih I Makassar dilakukan dengan pendekatan terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan guru pada sekolah mitra. Pengabdian yang dikemas dalam bentuk pelatihan pengguaan platform pembelajaran berbasis Web 2.0. Pelaksanaan program pelatihan dilakukan dengan sistem kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dari Program Pendidikan Profesi Guru Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai narasumber. Setiap narasumber menyajikan program pelatihan sesuai desain program yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya. Penjabaran pelaksanaan dan dokumentasi program kegiatan pengguaan platform pembelajaran berbasis Web 2.0 oleh masing-masing narasumber.
Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan melalui Strategi Reading Guide pada Siswa Kelas I Sekolah Dasar Aqilah, Arika Rifdha; Karumpa, Aco; Razak, Nur Khadijah
Journal of Social and Scientific Education Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Social and Scientific Education
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/josse.v1i2.119

Abstract

Mengandalkan metode ceramah saja dalam proses pembelajaran dapat membuat pengalaman belajar menjadi monoton bagi siswa, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan penurunan kemampuan membaca permulaan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan melalui strategi reading guide pada siswa kelas I Sekolah Dasar Negeri Kalukuang IV. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 sampai 4 pertemuan dan setiap pertemuan terdapat empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu 17 siswa kelas I. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi dan tes. Aalisis data dalam penelitian tindakan kelas ini berupa deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi reading guide dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I Sekolah Dasar Negeri Kalukuang IV dari segi proses maupun hasil pembelajaran keterampilan membaca permulaan. Peningkatan hasil ditunjukkan dari pencapaian nilai rata-rata keterampilan membaca permulaan siswa pada pra siklus awalnya sebesar 63,06, lalu meningkat pada siklus I menjadi 70,41, dan di siklus II nilai yang diperoleh sebesar 79,24 yang berarti telah memenuhi nilai KKM yang telah ditentukan yaitu >75. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan pada pra siklus sebesar 29% menjadi 53% pada siklus I dan di siklus II mengalami kenaikan yang signifikan dengan persentase 82%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi reading guide dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I Sekolah Dasar.
Professional Competence of Indonesian Language Teachers in Senior High Schools: Perspectives of Senior High School Students Razak, Nur Khadijah; Nurfaizah, Andi; Rahayu, Sri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 7 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v7i3.88174

Abstract

The current problem is the lack of interest of students to enter Indonesian language colleges. There are 67.70% do not understand the meaning of Indonesian, 75.45% are less interested in majoring in Indonesian. There is a gap between expectations and reality in the field. The purpose of the study was to analyse the relationship between teacher knowledge and student understanding in the learning process. Quantitative method with survey type. The research sample was 756 people. The sampling technique was random sampling. Data collection technique with instruments. The instrument has been developed and is valid with a total of 80 items. The instrument is assessed on a Likert Scale of 1-5 points. The instrument is distributed using a google link from. The analysis technique with descriptive statistics with the help of SPSS Version 29.0 by looking at the mean, percentage, standard deviation and seeing the relationship. The results found that the level of knowledge and understanding of teachers regarding Indonesian language lesson content is in the high category. It was also found that the relationship between Indonesian language teacher competence in understanding and knowledge is in the high and significant category and in mastering Indonesian language learning content in high schools. The conclusion is that the professional competence of teachers is good, but in its implementation, it is still minimal.
Peningkatan Hasil dan Minat Belajar Peserta didik pada Materi Enam Benua di Kelas VI SD dengan Penerapan Platform Pembelajaran Interaktif Educaplay Selfiyanti, Selfiyanti; Yuliastuti, Yuliastuti; Razak, Nur Khadijah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4850

Abstract

Permasalahan ini menjadi perhatian karena pemahaman materi enam benua merupakan bagian penting dari kurikulum Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pengetahuan dasar tentang geografi global. Rendahnya hasil belajar dan minat belajar dapat berdampak pada kemampuan peserta didik untuk memahami konsep-konsep lanjutan dalam bidang ini.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil belajar dan minat belajar peserta didik kelas VI pada materi enam benua melalui penerapan platform pembelajaran interaktif Educaplay. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian peserta didik kelas VI yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata nilai meningkat dari 62 pada prasiklus menjadi 82 pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal mencapai 89%. Tingkat keterlibatan aktif peserta didik juga meningkat hingga mencapai 90%. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan platform Educaplay efektif dalam meningkatkan pemahaman dan minat belajar peserta didik pada materi enam benua.
Implementasi Media Pembelajaran Pop-Up Book Melalui Pendekatan CRT Dalam Projek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila Dengan Tema Kearifan Lokal Aswandi Aswandi; Andi Mutmainnah S; Ayu Meilinda Sari; Agni Sulfi Wardani; Annisa Tiara Ayu; Nur Khadijah Razak; Abdillah Abdillah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.960

Abstract

Pengabdian ini bertujuan membantu mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Prajabatan di Universitas Muhammadiyah Makassar dalam mengembangkan kepemimpinan, keterampilan komunikasi, serta manajemen konflik melalui kegiatan interaktif. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap kebudayaan lokal melalui media pembelajaran inovatif. Metode yang digunakan meliputi pemaparan media pembelajaran inovatif, pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), serta pemanfaatan aplikasi Canva dan Medibang untuk membuat buku pop-up berbasis kearifan lokal suku Makassar. Hasil menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari guru dan peserta didik dalam setiap tahap kegiatan. Pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan minat peserta didik terhadap kebudayaan lokal serta menyediakan media pembelajaran kreatif yang relevan dengan kebutuhan mereka. Kontribusi dari kegiatan ini adalah tersedianya media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang inovatif, yang dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan minat peserta didik terhadap kebudayaan lokal. Pengabdian ini juga memberikan dampak positif pada pengembangan keterampilan kepemimpinan dan komunikasi mahasiswa sebagai calon guru profesional.
Pelatihan Pop-Up Book Berbasis Kearifan Lokal Suku Makassar di UPT SPF SD Inpres Pa'baeng-Baeng Makassar Fitria Yulianti; Indah Lestari Kiding Allo; Emilia Sianto; Indra Indra; Hati Nurqalbi; Nur Khadijah Razak; Machlinda Wahyuni
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v4i4.961

Abstract

Indonesia terkenal dengan beragam kearifan lokal, setiap daerah memiliki budaya yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Indonesia sangat kaya akan budaya dan tradisi. Berdasarkan riset yang dilakukan di salah satu sekolah dasar UPT SPF SDI Pa’baeng-baeng kota Makassar ditemukan bahwa pengetahuan peserta didik terhadap kearifan lokal suku Makassar masih kurang. Terdapat beberapa peserta didik yang belum mengetahui sejarah singkat dari suku Makassar, lagu daerah, baju adat, rumah adat, makanan tradisional, dan kearifan lokal lainnya. Setelah dianalisis lebih lanjut, ditemukan fakta bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ialah kurangnya media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru serta minat baca peserta didik sangat kurang untuk membaca buku-buku yang berkaitan dengan kearifan lokal. Sehingga, dengan adanya pelatihan pembuatan pop-up book berbasis kearifan lokal suku Makassar bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif agar peserta didik memiliki pengetahuan dan kecintaan terhadap keberagaman yang ada di Suku Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status atau gejala yang ada, yaitu gejala apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Sehingga diperoleh gambaran mengenai pembuatan pop-up Book berbasis kearifan lokal suku Makassar.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH DALAM MEMBEDAKAN FAKTA DAN OPINI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Nurul Insani; Nur Khadijah Razak; Desi Ayundira
Jurnal Pendidikan Sang Surya Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Sang Surya
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jpss.v10i1.196

Abstract

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Index Card Match Dalam Membedakan Fakta Dan Opini Pada Siswa Kelas IV SDN No.196 Inpres Bontomajannang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan model pembelajaran index card match dalam pembelajaran membedakan fakta dan opini pada siswa kelas IVSDN No.196 Inpres Bontomajannang Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar. Jenis penelitian adalah penelitian Pre-Eksperimental Desings. Desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Dalam penelitian ini hasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat. karena dapat membandingkan dengan keadaan sebelum diberi perlakuan (treatment).. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IV berjumlah 23 siswa di SDN No. 196 Inpres Bontomajannang. Instrument penelitian yang digunakan adalah observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada nilai pretest diperoleh 59,57. Namun setelah menggunakan model index card match diperoleh 80,65 pada nilai posttest. Rata-rata nilai siswa kelas IV berada dalam kategori sangat baik. Selanjutnnya diperoleh hasil uji hipotesis pada Sig (2.Tailed) yaitu 0,007 artinya H0 ditolak H₁ diterima karena Sig (2.Tailed)< α atau (0,01< 0,00). H1 diterima karena Sig (Tailed)> α atau (1,411> 0,01) dengan hasil analisis uji T, Sig< ttabel atau (073<0,00), maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran index card match dengan tidak menggunakan model pembelajaran index card match dalam membedakan fakta dan opinipada siswa kelas IV SDN No.196 Inpres Bontomajannang.