Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kearifan Lokal Jenis Tumbuhan Berkhasiat Obat Di Desa Noinbila Provinsi Nusa Tenggara Timur Ton, Maria; Missa, Hildegardis; Seran, Lukas
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i2.5572

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah semakin berkurannya pengetahuan tradisional masyarakat tentang pemanfaatan tumbuhan obat akibat modernisasi dan kurangnya upaya pendokumentasian, dan pengetahuan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Desa Noinbila tentang tumbuhan berkhasiat obat belum terdokumentasi dengan baik, sehingga berisiko hilang seiring berjalannya waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai obat yang digunakan oleh masyarakat, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, jenis penyakit yang dapat diobati, dan metode pengolahan tumbuhan obat.  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada pendeskripsian tumbuhan obat, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, jenis penyakit yang diatasi, cara pengolahan tumbuhan obat di Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Hasil penelitian ditemukan 25 jenis tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat Desa Noinbila untuk mengobati penyakit yaitu sirih, kunyit, jahe, lengkuas, sereh, jarak pagar, alpukat, pepaya, kemiri, kumis kucing, jambu, kirinyuh, asam, binahong, sirsak, srikaya, faloak, johar, seledri, murbei, talas, bambu, delima, kecubung, dan temulawak. Bagian tumbuhan yang digunakan adalah bagian daun, tunas, batang, kulit batang, biji, rimpang dan umbi. Jenis penyakit yang diobati yaitu nyeri haid, keputihan, batuk, panu, asam urat, sakit pinggang, lidah putih pada bayi, BAB berdarah, darah tinggi, malaria, bisul, batu ginjal, inkontinensia urin atau kencing menetes, diare, luka sayatan, rematik, luka dalam (lambung, kanker, tumor), kolesterol, hipertensi, hepatitis, gula darah, stroke, dan ambeyen. Cara pengolahan yang dilakukan yaitu direbus, dibakar, ditumbuk, ditempelkan, diseduh, dijadikan sayur, langsung dimakan, dihaluskan atau diparut.
Penguatan Kapasitas Pengelolaan BUMDes Di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang-NTT Baunsele, Anselmus Boy; Boelan, Erly G.; Tukan, Gerardus Diri; Taek, Maximus M.; Amaral, Maria Agustin Lopes; Missa, Hildegardis; Sooai, Adri Gabriel; Sinlae, Alfry A. J.; Ratumakin, Paulus A. K. L.; Ketmoen, Adrianus
Bakti Cendana Vol 6 No 1 (2023): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.6.1.2023.37-48

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan suatu badan usaha berbadan hukum, yang bertujuan untuk dapat meningkatkan perekonomian desa khususnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan penguatan kapasitas pengelolaan BUMDes dan sharing pengalaman pengelolaannya dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, bertujuan untuk dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini diikuti oleh 20 oang peserta diantaranya Pemerintah Desa, pengurus BUMDes Gempar dan tokoh masyarakat. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi melalui ceramah dan diskusi, sharing pengalaman dengan Kepala Desa Hadakewa serta hasil tes kemampuan (pre test dan post test). Kesimpulan dari hasil kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan kemampuan terhadap substansi dan sistem tata kelola BUMDes. Kedepannya kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang telah sukses mengelola BUMDes
Pemanfaatan Aplikasi Canva Dalam Mendesain LKPD Interaktif bagi Guru-Guru SMP dan SMA Se-Kecamatan Kelubagolit Kabupaten Flores Timur Ndukang, Sardina; Nau, Getrudis Wilhelmina; Missa, Hildegardis
Jurnal Vokasi Vol 8, No 3 (2024): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i3.5630

Abstract

emanfaatan teknologi seperti aplikasi canva dalam pembelajaran dipandang perlu agar proses pembelajaran lebih menarik bagi peserta didik. Oleh karena itu, guru dituntut untuk menguasai keterampilan dalam menggunakan berbagai aplikasi yang mendukung pembelajaran termasuk canva. Permasalahannya adalah guru-guru belum terampil menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada guru-guru agar terampil dalam mendesain lembar kerja peserta didik (LKPD) interaktif berbasis aplikasi canva. Metode yang digunakan adalah metode presentase materi, pendampingan intensif dalam kelompok dan evaluasi. Hasilnya guru-guru mendapatkan pengetahuan cara mengakses dan menggunakan aplikasi canva dengan mudah, mendapatkan ide kreatif mendesain LKPD sesuai dengan materi yang diajarkan dan terutama motivasi untuk mengaplikasikan canva dalam pembelajaran.
Analisis Gaya Mengajar Guru IPA Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik kelas VII SMP Katolik Adisucipto Penfui Nusa Tenggara Timur Sawu, Gabriel; Missa, Hildegardis; Djalo, Aloysius; Letok, Yuliana A.
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11594

Abstract

This study aims to analyze the teaching style of science teachers in relation to the learning motivation and activity of Grade VII D students at SMP Katolik Adisucipto Penfui, East Nusa Tenggara. The research method used is descriptive quantitative, with purposive sampling technique. The instrument used is a Likert scale questionnaire. This study focuses on three main variables: the teaching style of science teachers, learning motivation (interest, attention, willingness, and learning goals), and learning activity (participation, activeness in discussion, and task completion). The results show that the science teacher’s teaching style is generally rated very positively by the students. The teacher is considered capable of explaining the material clearly, using a variety of learning media, and creating positive interaction during the learning process. Furthermore, students’ learning motivation is categorized as high, as indicated by their enthusiasm for learning, desire to achieve, and efforts to complete tasks independently. Students' learning activity is also classified as active, marked by participation in discussions, asking questions, and taking notes effectively.
Development of electronic atlas based on identification of herbaceous vegetation in mount mutis national park Djalo, Aloysius; Missa, Hildegardis; Ndukang, Sardina; Baunsele, Anselmus Boy; Nau, Getrudis W.; Sepe, Florentina Y.
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v13i2.30972

Abstract

Gunung Mutis National Park (TNGM), located in South Central Timor Regency, East Nusa Tenggara, contains a diverse range of highland herbaceous vegetation with the potential to be used as a learning resource. However, the lack of locally contextualized learning media poses challenges for Biology Education students in identifying herbaceous species during field studies. This research aims to develop an electronic atlas (e-atlas) based on herbaceous vegetation identification in TNGM as an interactive digital learning medium. This study employed the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), involving 25 students and 3 expert validators. Data were collected through validation questionnaires, learning outcome tests, student questionnaires, and lecturer reflections, then analyzed using descriptive quantitative methods. The results indicate that the e-atlas is valid in terms of content and design, practical in application, visually engaging, and effective in enhancing students' understanding of herbaceous species. A total of 12 species from 8 families were documented and included in the e-atlas, complete with scientific information. This e-atlas has the potential to serve as a contextual learning medium based on local resources, promoting ecological literacy and improving botany education in conservation areas.
Pembelajaran Berbasis Masalah sebagai Strategi Inovatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi pada Materi Keanekaragaman Hayati Pridi, Hironima; Ndukang, Sardina; Djalo, Aloysius; Missa, Hildegardis
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 3 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i3.636

Abstract

Biology education, particularly in the topic of biodiversity, faces challenges in improving student learning outcomes. One effective approach is problem-based learning (PBL), which promotes active student involvement in solving real-world problems. This study examines the impact of PBL on Student Learning Outcomes in biodiversity at the high school level. A quasi-experimental design was conducted at SMA Negeri 5, involving two classes selected through purposive sampling: an experimental class using PBL and a control class taught using conventional methods. Learning outcomes were assessed via pretests, posttests, N-Gain analysis, and ANCOVA. The results showed a significant improvement in the experimental class. The average pretest score for the experimental class was 45.63, while the posttest score increased to 80.1, resulting in an N-Gain of 0.37 (moderate). In contrast, the control class had a pretest score of 45.31 and a posttest score of 75, with an N-Gain of 0.49. Despite the control class showing a slightly higher N-Gain, the PBL model was more effective in improving learning outcomes, with 93.75% of students in the experimental class achieving mastery compared to 65.63% in the control class. ANCOVA results revealed a p-score of 0.002, confirming that PBL significantly enhances student learning outcomes.
Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Selulolitik Dari Tanah Hutan Mahoni di Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur Mau, Anastasia Nio; Missa, Hildegardis; Djalo, Aloysius; Nau, Getrudis Wilhelmina; Sepe, Florentina Yasinta
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 3 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i3.638

Abstract

The utilization of lignocellulosic biomass as an alternative energy source and industrial material is still constrained by the limited availability of efficient cellulase-producing microorganisms. Mahogany forest soil, which contains leaf litter rich in cellulose, has the potential to serve as a habitat for cellulolytic bacteria with unique characteristics. This study aimed to isolate and characterize cellulolytic bacteria from mahogany forest soil in South Central Timor Regency, East Nusa Tenggara. The research employed an exploratory laboratory design with purposive sampling to collect soil samples beneath mahogany leaf litter at a depth of 0–20 cm. Bacterial isolation was conducted using the serial dilution method and cultivation on Carboxy Methyl Cellulose (CMC) medium. Characterization was performed based on colony morphology and Gram staining, while cellulolytic activity was assessed using the Congo Red method. Data were analyzed descriptively and quantitatively through colony counts using the plate count method and the determination of cellulolytic index values. The results revealed two bacterial isolates, namely AT1 (Gram-positive bacillus) and AT2 (Gram-positive coccus). Both isolates were able to produce clear zones, with cellulolytic indices of 1.96 and 1.26 mm, respectively. Isolate AT1 exhibited higher potential as a cellulase-producing bacterium. These findings highlight the potential of local cellulolytic bacteria as a promising source of cellulase enzymes for biotechnological applications.
Peningkatan Kompetensi Guru IPA SMP Negeri 2 Kupang Tengah Melalui Pelatihan Model Pembelajaran Inovatif Missa, Hildegardis; Djalo, Aloysius; Ndukang, Sardina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3576

Abstract

Masalah utama yang dihadapi dalam kompetensi guru adalah kesenjangan kualitas antara guru di daerah perkotaan dan pedesaan. Guru di daerah terpencil seringkali kurang mendapatkan akses terhadap pelatihan dan pengembangan profesional yang memadai dibandingkan dengan rekan-rekan mereka di kota besar. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang dan mengimplementasikan modul ajar yang inovatif. Pelatihan ini terdiri dari tiga tahap utama yaitu tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan terdiri dari sesi pembukaan, teoritis, Praktis, Implementasi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi profesional guru, termasuk peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri dalam mengadopsi metode pembelajaran yang lebih inovatif. Peserta didik menunjukkan peningkatan keterlibatan dan motivasi belajar, sementara guru menjadi lebih kolaboratif dan berkomitmen terhadap pengembangan profesional berkelanjutan. Keberhasilan kegiatan ini memberikan inspirasi untuk penyebaran praktik baik di komunitas pendidikan yang lebih luas, dengan harapan membawa transformasi positif dalam sistem pendidikan.
Pengembangan Keterampilan Menulis Artikel Ilmiah untuk Guru-Guru di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur Missa, Hildegardis; Djalo, Aloysius; Ndukang, Sardina; Boy Baunsele, Anselmus; Uri, Valenria; Nona Erna, Bernadeta
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4418

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menulis artikel ilmiah bagi guru-guru di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kemampuan menulis artikel ilmiah sangat penting dalam meningkatkan kompetensi guru dan sebagai sarana untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan hasil penelitian tindakan kelas yang mereka lakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif dengan pelatihan dan pendampingan intensif. Kegiatan ini melibatkan serangkaian workshop yang difokuskan pada pemahaman struktur artikel ilmiah, penggunaan referensi ilmiah yang tepat, serta teknik penulisan yang baik dan benar. Hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa guru-guru di Kabupaten Flores Timur mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis artikel ilmiah setelah mengikuti program ini. Dampak dari peningkatan keterampilan tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, tetapi juga mendukung pengembangan profesionalisme guru dalam bidang akademik.
Pembentukan Kelompok dan Pendampingan Eco Farming Menggunakan Biochar Lontar Kepada Jemaat GMIT Ebenhaezer Bilamun dalam Menerapkan Sistem Tanam Tumpang Sari Nitsae, Merpiseldin; Koehuan, Jonathan Ebet; Missa, Hildegardis; Solle, Hartini Realista Lydia; Banu, Erik Sandy; Kii, Arniati Ina; Lolonrian, Patrisia Marfiana Dae
DEDIKASI Vol 25, No 2 (2023): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i2.56074

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) pada kelompok muda dan Ibu Jemaat GMIT Ebenhaezer Bilamun Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan kepada jemaat dalam memanfaatkan limbah organik tempurung lontar menjadi biochar dan diaplikasikan menggunakan pendekatan eco farming untuk sistem tanam tumpang sari. Tahapan kegiatan dimulai dari pembentukan kelompok, sosialisasi/penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kelompok muda dan Ibu merespon baik dengan cara 17 orang anggota terlibat dalam kegiatan ini. Terdiri dari 4 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Secara internal, kehendak untuk bertani dimiliki oleh 53% usia produktif kelompok yaitu usia 31-59 tahun dan 71% lama berusaha tani (1-10 tahun). Kegiatan pendampingan telah menghasilkan produk berupa CharTa (biochar lontar) dan panen sawi putih/manis dan kangkung sedangkan terong, bayam, daun bawang, dan mentimum masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan akan terus dilakukan sampai Desember 2023.Kata kunci: Eco farming; GMIT Ebenhaezer Bilamun; Sistem tanam tumpang sari; biochar lontarPembentukan Kelompok dan Pendampingan Eco Farming Menggunakan Biochar Lontar Kepada Jemaat GMIT Ebenhaezer Bilamun dalam Menerapkan Sistem Tanam Tumpang Sari
Co-Authors Abner Tonu Lema Adi Setyo Purnomo Adirya Triputri Keden Adri Gabriel Sooai Adrianus Ketmoen Adrianus Ketmoen Aldonius Ari Gare Alfry Aristo Jansen Sinlae Aloisius M. Kopon Aloisius Masan Kopon Aloysius Djalo Aloysius Djalo Aloysius Djalo Ambrosius Faofeto Americo Dos Santos Anastasia Nio Mau Andreas Efinandus S. Nahak Anggelinus Nadut Anselmus Boy Baunsele Anselmus Boy Baunsele Ansi Arianti Riwu Aprianus Seran Ardianus Pati Boli Ari Susilowati Arniati Ina Kii Banu, Erik Sandy Benyamin Robertus Sila Boelan, Erly G. Brigita Seuk Christiani Dewi Q. M. Bulin Dedi Irianto Bria Didimus Dedi Dhosa Dwi Siswanta Eduardus Johanes Eduk Johanes Eduk Erik Sandy Banu Erly G. Boelan Erly Grizca Boelan Evafgia M. Gratya Bare Faderina Komisia fajriah Falenria Uri Fidelis Nitti Florentina Y Sepe Florentina Y. Sepe Florentina Yasinta Sepe Francisco Pinto Oliviera Gabriel Sawu Gabriel Sawu Gabriel Sawu Gerardus Diri Tukan Getrudis W. Nau Getrudis Wilhelmina Nau Getrudis Wilhelmina Nau Getrudis Wilhelmina Nau Getrudis Wilhelmina Nau Godlief Pello Gracianus Edwin Tue P. Lejap Hartini Realista Lydia Solle Hironima Pridi I Gusti Bagus Wiksuana Imelda Susar Imelda Tidora Sombo Ivan Gilbert Yoseph Bire Jemi Arianto Soares Johnson N Naat Jonathan Ebet Koehuan Kamei, Ichiro Kefi, Yohanes Kii, Arniati Ina Koehuan, Jonathan Ebet Kopon, Aloisius Masan Kopon, Aloysius Masan Laka, Religius Karo Laxmy Ratu Raja Leba, Maria A. U. Letok, Yuliana A. Loak, Debby Suminar Lolonrian, Patrisia Marfiana Dae Lopo, Aida Narwastu Lukas Seran Madar Alexius Maria A. U. Leba Maria Aloisia Uron Leba Maria Augustin Lopes Amaral Maria Avelina Suryanti Demong Maria Benedikta Tukan Maria Novita Inya Buku Maria Novita Inya Buku Maria Oktaviana Sebo Lolan Maria Yorisa Hoar Mau, Anastasia Nio Maximus M Taek Meriana Naibaha Meriana Naibahas Merpiseldin Nitsae Merpiseldin Nitsae Naibahas, Meriana Ndukang, Sardina Neolaka, Yantus A B Nikson Adrianus Hibu Nofiana Sfunit Nona Erna, Bernadeta Novita Wattimena Novita Wattimena Olegario De Fatima Lelo Carion Oliveira, Fransisco Pinto Ora, Selviana Magdalena Paskalis Andrianus Nani Patrisia Marfiana Dae Lolonrian Pello, Godlief Peter Ronaldo Thaal Pogo, Fransiskus Jordin Pridi, Hironima Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahmat Basuki Ratumakin, Paulus A. K. L. Resi, Damasus Nosi Ricardus Bahan Rikardus Herak Roswita Tampani Sabina Milik, Victorya Asisia Santos, Americo dos Sardina Ndukang Sardina Ndukang Sardina Ndukang Sardina Ndukang Sawu, Gabriel Sesilia Marselina Siki, Selfensia Simon Paskalis Kun Siti, Maria Yustina Goreti Suzana Pinto Taek, Maximus M. Tangi, Hironimus Tinenti, Yanti Rosinda Ton, Maria Tukan, Gerardus D. Tukan, Maria Agustina Masi Uri, Falenria Uri, Valenria Vebryani, Ni Kadek Maria Vinsensia A. Dede Vinsensia H. B. Hayon Yessi Melvinda Ndun Yolenta Sisilia Enggong Yuliana A. Letok Yuliana Lami