Claim Missing Document
Check
Articles

Tumbuhan Obat di Desa Baumata: Kajian Etnofarmakognosi sebagai Materi Pembelajaran Biologi Naibahas, Meriana; Missa, Hildegardis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11478

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Baumata tentang pemanfaatan tumbuhan obat serta kurangnya dokumentasi yang ilmiah tentang tumbuhan yang berkhasiat obat. Dikarenakan, belum adanya penelitian mendalam yang mengkaji tentang jenis-jenis tumbuhan tersebut secara ilmiah. Tanpa adanya dokumentasi ilmiah banyak spesies tumbuhan obat yang beresiko hilang sebelum potensinya terungkap. Selain itu, keterbatasan media pembelajaran yang kontekstual menjadi permasalahan dalam dunia pendidikan khususnya pada pembelajaran biologi sehingga peserta didik kurang mengenal kekayaan kearifan lokal yang ada di sekitar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai obat yang digunakan oleh masyarakat, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, cara pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat,  jenis penyakit yang diobati, serta kelayakan media booklet. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan pengembangan (RD), dengan berfokus pada pendeskripsian tumbuhan berkhasiat obat, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, cara pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat, jenis penyakit yang diobati, di Desa Baumataa, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, serta pengembangan media booklet yang divalidasi oleh ahli media dan ahli materi.Hasil penelitian ditemukan 14 jenis tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat Desa Baumata untuk mengobati penyakit yaitu, kunyit, jeruk nipis, sereh, jambu biji, kumis kucing, kemiri, cocor bebek, sirsak, kemangi, balakacida, sirih, faloak, dan binahong. Bagian tumbuhan yang digunakan adalah bagian rimpang, buah, daun, batang, dan kulit kayu. Cara pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat yaitu direbus, dibakar, ditumbuk, diperas, ditempelkan, diseduh, dan dihaluskan atau diparut.  Jenis penyakit yang diobati yaitu nyeri haid, batuk, asam urat, diare, batu ginjal, bisul, kanker, kolesterol dan hepatitis, bau badan, luka ringan, keputihan, pemulihan pasca lahiran, lambung, dan tumor. Hasil analisis angket validasi ahli media diperoleh persentasi kelayakan sebesar 80 % dan persentasi kelayakan ahli materi  82, 35% dengan nilai rata-rata 81, 175%  berada pada kategori valid.
Pengembangan E-Atlas Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda Pantai Sosadale sebagai Media Pembelajaran Zoologi Invertebrata di Rote Ndao Pello, Godlief; Missa, Hildegardis; Ndukang, Sardina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11580

Abstract

Sosadale Beach is one of the tourist attractions located in Siomeda Village, Rote Tengah District, Rote Ndao Regency, East Nusa Tenggara Province. Sosadale Beach has a fairly wide intertidal zone so that many marine biota live in the zone, one of which is gastropods. Until now there has been no publication regarding the diversity of gastropods in Sosadale Beach. The purpose of this study was to determine the types of gastropods, the level of diversity and abundance of gastropod types in Sosadale Beach and to determine the feasibility of E-Atlas as a learning medium for Invertebrate Zoology courses. The type of research used is research and development. (Research and Development). The research method used in this study is the line transect method, where the drawing of the transect line will be determined based on the substrate. The data obtained were analyzed by identifying and continuing with calculating the diversity and abundance index of gastropods. The results of the data analysis were developed into E-Atlas media using 3 stages of the ADDIE model, namely analysis, design and development. The results showed that the types of gastropods found were 15 species, namely Cypraea annulus, Oliva tremulina, Oliva bulbiformis, Conus figulinis, Bufonaria rana, Conus capitaneus, Haustrum haustorium, Terebralia palustris, Polinices mammilla, Monoplex nicobaricus, Nerita undata, Tritia reticulata, Nerita plicata, Canarium labiatum, and Nassarius stolatus. The results of the diversity index calculation were 2.561119601 with a moderate category and the gastropod abundance index was 7.2 Ind / m2. The results of the E-Atlas validation by media experts obtained a percentage of 86.67% and material experts 96.67% so that an average percentage of 91.67% was obtained with very valid criteria. The conclusion of this study is as follows: gastropods found on Sosadale Beach are 15 species. The gastropod diversity index is 2.561119601 with a moderate category and the gastropod abundance index is 7.2 Ind/m2. The average percentage of validation by media experts and material experts is 91.67%, so the resulting E-Atlas is very valid and suitable for use as a learning medium.
Co-Authors Abner Tonu Lema Adi Setyo Purnomo Adri Gabriel Sooai Adrianus Ketmoen Adrianus Ketmoen Aldonius Ari Gare Alfry Aristo Jansen Sinlae Aloisius M. Kopon Aloisius Masan Kopon Aloysius Djalo Ambrosius Faofeto Andreas Efinandus S. Nahak Anggelinus Nadut Anselmus Boy Baunsele Ansi Arianti Riwu Aprianus Seran ARI SUSILOWATI Arniati Ina Kii Banu, Erik Sandy Benyamin Robertus Sila Boelan, Erly G. Brigita Seuk Christiani Dewi Q. M. Bulin Dedi Irianto Bria Didimus Dedi Dhosa Dwi Siswanta Eduardus Johanes Eduk Johanes Eduk Erik Sandy Banu Erly G. Boelan Erly Grizca Boelan Evafgia M. Gratya Bare Faderina Komisia fajriah Fidelis Nitti Florentina Y Sepe Francisco Pinto Oliviera Gabriel Sawu Gabriel Sawu Gerardus Diri Tukan Getrudis Wilhelmina Nau Getrudis Wilhelmina Nau Gracianus Edwin Tue P. Lejap Hartini Realista Lydia Solle I Gusti Bagus Wiksuana Imelda Susar Imelda Tidora Sombo Ivan Gilbert Yoseph Bire Jemi Arianto Soares Johnson N Naat Jonathan Ebet Koehuan Kamei, Ichiro Keden, Adirya Triputri Kefi, Yohanes Kii, Arniati Ina Koehuan, Jonathan Ebet Kopon, Aloisius Masan Kopon, Aloysius Masan Laka, Religius Karo Laxmy Ratu Raja Leba, Maria A. U. Letok, Yuliana A. Loak, Debby Suminar Lolonrian, Patrisia Marfiana Dae Lopo, Aida Narwastu Lukas Seran Madar Alexius Maria A. U. Leba Maria Aloisia Uron Leba Maria Augustin Lopes Amaral Maria Avelina Suryanti Demong Maria Benedikta Tukan Maria Novita Inya Buku Maria Oktaviana Sebo Lolan Maria Yorisa Hoar Mau, Anastasia Nio Maximus M Taek Meriana Naibaha Merpiseldin Nitsae Merpiseldin Nitsae Naibahas, Meriana Ndukang, Sardina Neolaka, Yantus A B Nikson Adrianus Hibu Nofiana Sfunit Nona Erna, Bernadeta Novita Wattimena Olegario De Fatima Lelo Carion Oliveira, Fransisco Pinto Ora, Selviana Magdalena Paskalis Andrianus Nani Patrisia Marfiana Dae Lolonrian Pello, Godlief Peter Ronaldo Thaal Pogo, Fransiskus Jordin Pridi, Hironima Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahmat Basuki Ratumakin, Paulus A. K. L. Resi, Damasus Nosi Ricardus Bahan Rikardus Herak Roswita Tampani Sabina Milik, Victorya Asisia Santos, Americo dos Sardina Ndukang Sawu, Gabriel Sesilia Marselina Siki, Selfensia Simon Paskalis Kun Siti, Maria Yustina Goreti Suzana Pinto Taek, Maximus M. Tangi, Hironimus Tinenti, Yanti Rosinda Ton, Maria Tukan, Gerardus D. Tukan, Maria Agustina Masi Uri, Falenria Uri, Valenria Vebryani, Ni Kadek Maria Vinsensia A. Dede Yessi Melvinda Ndun Yolenta Sisilia Enggong Yuliana Lami