p-Index From 2021 - 2026
7.387
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Diskursus Islam Tanra : Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmiah Peuradeun J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Komunikasi : Jurnal Komunikasi Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian DIALEKTIKA Al Kalam : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah LEGAL BRIEF Kainawa: Jurnal Pembangunan & Budaya Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) Nusantara Hasana Journal Jurnal Penelitian Inovatif Action Research Literate (ARL) Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema JSIP: Jurnal Studi Ilmu Pemerintahan INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS International Journal of Science and Society (IJSOC) KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Palakka : Media and Islamic Coummunication Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Sosial dan Sains Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Research and Community Empowerment Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Sociality: Journal of Public Health Service INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Komunikasi : Jurnal Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

“MENGHIBUR SANGIANG SERRI: MENILIK SPIRITUALITAS DAN KEBUDAYAAN AGRARIS BUGIS” KARYA MUHLIS LUGIS (STUDI SEMIOTIKA) Musafir, Ahmad; Mau, Muliadi; Sonni, Alem Febri
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 12, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v12i3.72569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karya seni Menghibur Sangiang Serri karya Mukhlis Lugis dalam konteks budaya dan spiritualitas masyarakat Bugis, menggunakan pendekatan semiotika Umberto Eco dan konsep Les lieux de mémoire dari Pierre Nora. Karya seni ini, dipamerkan dalam The Eleventh Asia Pacific Triennial of Contemporary Art, merupakan representasi visual dari ritual tradisional Mappadendang, sebuah ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi yang melibatkan unsur-unsur budaya agraris Bugis. Melalui analisis semiotika, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana tanda-tanda visual dalam karya seni ini, seperti figur perempuan, padi, dan alat pertanian, merepresentasikan nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan solidaritas sosial dalam masyarakat Bugis. Selain itu, dengan menggunakan konsep les lieux de mémoire, penelitian ini menyoroti bagaimana karya seni ini berfungsi sebagai ruang memori kolektif yang menghidupkan kembali tradisi dan memperkuat identitas budaya Bugis di tengah arus globalisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa karya seni tidak hanya berfungsi sebagai media estetika, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya dan komunikasi lintas budaya yang penting untuk mempertahankan memori kolektif dan identitas lokal. Dengan demikian, karya seni ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, serta antara identitas lokal dan wacana global.
Self-Disclosure Mahasiswa Ilmu Komunikasi di Instagram: Studi Kualitatif tentang Ekspresi Diri di Era Digital Wa Ode Dwi Cahyani Rahmad; Muliadi Mau; Muh Akbar
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jika.v12i1.11582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik self-disclosure di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi di Instagram sebagai sarana ekspresi diri di era digital. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi media sosial, wawancara mendalam, dan dokumentasi unggahan mahasiswa seperti foto, video, instastory, dan caption. Berdasarkan teori Johari Window dan dimensi self-disclosure menurut DeVito, hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berfungsi sebagai medium penting dalam manajemen citra diri, di mana tingkat keterbukaan informasi dipengaruhi oleh faktor kepercayaan diri, pengaturan citra melalui filter, serta interaksi dengan audiens. Selain itu, munculnya akun kedua (second account) sebagai strategi untuk menampilkan sisi diri yang lebih otentik tanpa tekanan norma sosial di akun utama. Penelitian ini memperkaya kajian komunikasi digital dengan menunjukkan bahwa media sosial bukan hanya ruang berbagi informasi, tetapi juga arena untuk pengelolaan identitas digital yang lebih fleksibel. Self-disclosure di media sosial memiliki pola berbeda dari interaksi tatap muka, dengan adanya elemen anonimitas dan selektivitas audiens
The Meaning of Traditional Clothing of the Kajang People, Bulukumba Regency (Ethnographic Study of Communication) Ikramullah Mahdi; Muliadi Mau; Arianto Arianto
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v2i6.99

Abstract

The location of this research in Tanah Toa Village is located in Kajang Kabupaten District, Bulukumba, South Sulawesi which still preserves the traditional clothing of the Kajang tribe. The research method used is qualitative descriptive with ethnographic methods of communication. The number of informants was 9 people obtained by purposive sampling technique. The stages in data collection techniques in this study are the observation method, in-depth interview method, literature method, and documentation method. The results showed that the meaning contained in the traditional clothing of the Kajang tribe has three aspects. First, based on the meaning of traditional clothing, it is a sign of cultural identity attached to the image of the Amata ethnic community and a sign of human life side by side with nature. Similarly, traditional clothing, namely Passau, Black Shirt (Pokko Shirt), Tope' Lelleng (Black Sarong) is a sign of obedience, an attitude of the simplicity of life that is communicated (Nonverbal). Second, the color of the spiritual symbol of the black spiritual symbol is a manifestation of human life, the birth of a human being from the realm of darkness to the end of his life also returns to the realm of darkness or is interpreted as always remembering life and death. Third, the cultural symbol of Attalla’s Kamase-Mase which is realized in every aspect of life through the attributes of leveling clothing means simplicity, simplicity, and equality for everyone before the Creator (Turiek Akra'na).
Peran Media Sosial Dalam Promosi Budaya dan Pariwisata di Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara Nurling Agustiani; Arianto; Muliadi Mau
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.12058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam promosi budaya dan pariwisata Kabupaten Wakatobi serta mengevaluasi dampaknya terhadap kesadaran wisatawan dan jumlah kunjungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Data yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Wakatobi serta wisatawan domestik dan mancanegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram, Facebook dan TikTok merupakan platform yang paling efektif dalam promosi pariwisata, karena memungkinkan interaksi langsung dengan wisatawan serta penyebaran informasi yang lebih luas melalui fitur visual sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung. Dari data yang di peroleh, jumlah wisatawan yang berkunjung di Wakatobi tahun 2023 sebanyak 9.117, mengalami menurunan dibanding tahun 2022 yang mencapai 11.338, tetapi di dominasi oleh wisatawan domestik berbeda dengan tahun 2023 yang di dominasi oleh wisatawan mancanegara
Strategi Komunikasi Persuasif Antarpribadi dalam Membangun Kepercayaan dan Empati pada Rehabilitasi Kecanduan Rawat Jalan Putri Melinda Sunusi; Muliadi Mau; Moehammad Iqbal Sultan
Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v16i1.12087

Abstract

Masalah penyalahgunaan narkoba menjadi isu serius yang berdampak luas pada individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi komunikasi antarpribadi persuasif yang diterapkan oleh konselor dalam mendukung pemulihan klien rawat jalan di Badan Narkotika Nasional Kabupaten Polewali Mandar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman serta analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa konselor menerapkan lima dimensi komunikasi: pendekatan persuasif, komunikasi verbal dan nonverbal, pembentukan kepercayaan, sistem kekeluargaan, dan pendekatan spiritual. Strategi ini berhasil membangun kenyamanan, kepercayaan, dan motivasi klien dalam mengikuti program rehabilitasi. Temuan ini memperkuat pentingnya empati, adaptasi komunikasi, dan dukungan spiritual dalam proses pemulihan. Implikasi penelitian ini memberikan panduan bagi lembaga rehabilitasi dalam mengembangkan strategi komunikasi yang lebih adaptif dan holistik guna meningkatkan efektivitas program dan mencegah relaps
STRATEGI KOMUNIKASI DAN TANTANGAN DALAM TRANSISI PROGRAM PEMBANGUNAN DI DESA TUMBU KABUPATEN MAMUJU Arifatul Azzarah Hs; Muliadi Mau; Jenny Maria Fatimah
Al-KALAM : JURNAL KOMUNIKASI, BISNIS DAN MANAJEMEN Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-kalam.v12i1.17257

Abstract

Artikel ini membahas strategi komunikasi yang digunakan dalam mendukung transisi program pembangunan di Desa Tumbu, Kabupaten Mamuju, serta tantangan yang dihadapi selama proses tersebut. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis bagaimana aktor-aktor lokal, pemerintah desa, dan masyarakat berinteraksi dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif menjadi kunci keberhasilan dalam membangun kesepahaman dan keterlibatan masyarakat. Namun, tantangan seperti kurangnya infrastruktur komunikasi, perbedaan tingkat pendidikan, serta resistensi terhadap perubahan menjadi hambatan signifikan dalam proses transisi ini. Artikel ini merekomendasikan penguatan kapasitas komunikasi berbasis teknologi dan peningkatan pendidikan masyarakat sebagai langkah strategis untuk mengatasi tantangan tersebut dan memastikan keberlanjutan program pembangunan.
Analisis Framing Berita Pro Kontra Proyek PSEL Pemerintah Kota Makassar di Media Tribunmakassar.com dan Fajar.co.id Saldy Irawan; Andi Alimuddin Unde; Muliadi Mau
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i1.10045

Abstract

The Makassar City Government's Waste Processing for Electrical Energy (PSEL) project has become a topic of discussion and debate in various media outlets, including Tribunmakassar.com and Fajar.co.id. These two media outlets present different perspectives in their coverage of the project. This research employs a qualitative framing analysis approach to examine the pros and cons of the two media's reporting perspectives. The primary data, in the form of several related news articles, were analyzed using Robert N. Entman's framing tools. The results of the research are distributed into the following analysis units: define problem, diagnose causes, treatment recommendation, and make moral judgment. In the Tribunmakassar.com media, the problem is defined as the rejection of residents, which is perceived as potentially detrimental to the interests of the PSEL national strategic project. Fajar.co.id presents PSEL as a solution to environmental problems and residents' land, emphasizing the justice of land payments that have not been paid for 31 years. Tribunmakassar.com's diagnosis of causes highlights the alleged existence of individuals who sought to sabotage the project or bidders who provoked the community to refuse. Fajar.co.id highlights the divergence of opinions between the municipal government and residents regarding the project's location and the potential social and financial implications. Tribunmakassar.com assesses the residents' rejection of the project as a potentially detrimental action to the interests of the PSEL project, which is a national strategic project. Fajar.co.id evaluated PSEL as a potential solution to the environmental and land issues facing residents, with a particular focus on the fairness of land payments that have been outstanding for 31 years. Tribunmakassar.com proposed the necessity for enhanced coordination, the involvement of the KPK, and the preparation of tenders as a means of overcoming differences in opinion and the intricacies of regulations. Fajar.co.id proposed that further study, transparency, and the consideration of alternative approaches could be beneficial in addressing concerns and resolving disagreements. 
Integrating Career Orientation into High School Education: Preparing Students for Lifelong Success Ratna, Hangivola Emyblonde; Akbar, Muhammad; Mau, Muliadi; Emynorane, Ralaivao Hanginiaina
International Journal of Research and Community Empowerment Vol. 4 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/ijorce.v4n1.p50-58

Abstract

Integrating career orientation into high school education is a critical step in equipping students to make informed and purposeful decisions about their future. Considering the growing diversity of career opportunities and the increasing competitiveness of the global labor market, such programs play a key role in helping students understand professional pathways and the competencies required for success. This study investigates the benefits and impact of structured career orientation initiatives on students' decision-making processes at the high school level. Using documentation analysis, the study examined 32 documents consisting of research reports, educational policy documents, journal articles, school activity records, and relevant theoretical sources that met specific criteria of relevance, recency, and completeness. The analysis followed three stages, namely data reduction, categorization, and conclusion verification, allowing for a systematic interpretation of how career orientation programs function in various educational settings. The findings indicate that career orientation not only introduces students to diverse fields of work but also enables them to recognize their individual interests, talents, and necessary skills to achieve long-term goals. Additionally, the program strengthens students' confidence in selecting appropriate career paths and emphasizes the collaborative role of parents and teachers in offering consistent guidance and support. These findings also contribute to the achievement of SDG 4 through inclusive quality education, SDG 8 by supporting students’ readiness for decent work, SDG 10 by reducing disparities in educational and career access, and SDG 17 through strengthened collaboration among schools, families, and stakeholders.
Sejarah Pakaian Adat Masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba (Studi Etnografi Komunikasi) Ikram, Ikramullah Mahdi; Mau, Muliadi; Arianto, Arianto
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 1 (2023): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i1.37644

Abstract

This research was conducted in Tanah Toa Village, Kajang District, Bulukumba Regency, South Sulawesi, which until now still adheres to the beliefs of its ancestors, one of which is wearing all-black clothes which are considered sacred and sacred. This research method is descriptive qualitative and uses an ethnographic communication approach. Data was collected by means of observation, interviews, literature and documentation. The purpose of this study was to describe the history and traditions of the Ammatoa Kajang ethnic community's traditional clothing, Bulukumba Regency. The results of this research on the history and traditions of the Kajang tribe's traditional clothing are a marker of the cultural identity of the Ammatoa ethnic community, which illustrates the belief that humans are born from the realm of darkness until the end of their lives they also return to the realm of darkness. Carrying out the Ammatoa ancestral tradition as the highest customary leader who also used traditional clothing in the past, reflecting adherence to customary law (Pasang) especially the principle of attallasa' kamase-mase or living modestly/simplely, representing equality for everyone before God (Turiek Akra 'na), a sense of equality and a shared destiny. Abstrak Penelitian ini dilakukan di Desa Tanah Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan yang sampai saat ini masih memegang erat keperyaan para leluhurnya, salah satunya yaitu menggunakan pakain serba hitam yang dianggap sebagai pakaian yang suci dan sakral. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan etnografi komunikasi. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan sejarah dan tradisi pakaian adat komunitas etnik Ammatoa Kajang Kabupaten Bulukumba. Hasil penelitian ini pada sejarah dan tradisi pada pakaian adat suku kajang merupakan penanda identitas kultural komunitas etnik Ammatoa, yang menggambarkan kepercayaan bahwa manusia terlahir dari alam kegelapan hingga akhir hayatnya juga kembali ke alam kegelapan. Melaksanakan tradisi leluhur Ammatoa sebagai pimpinan adat tertinggi yang juga menggunakan pakaian adat di masa lalu, mencerminkan ketaatan pada hukum adat (Pasang) khususnya prinsip attallasa’ kamase-mase atau hidup bersahaja/sederhana, merepresentasikan kesamaan derajat bagi setiap orang di depan tuhan (Turiek Akra’na), rasa persamaan dan senasib sepenanggungan.
Transforming Caste Traditions: Intracultural Communication and Structural Changes Among the Kei People in Southeast Maluku Rumra, Moh Yamin; Ernas, Saidin; Mau, Muliadi
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v14i1.1375

Abstract

This study investigated the persistence and transformation of caste-based social stratification in Kei society, Southeast Maluku, amid processes of modernization and local democratization. While everyday social interactions increasingly reflected more fluid relations, traditional caste distinctions between Mel-mel, Ren-ren, and Iri-ri remained embedded in customary institutions, religious practices, and local political structures. This research aimed to examine how caste relationships were reproduced, negotiated, and contested through intracultural communication. Adopting a qualitative ethnographic design, data were collected through prolonged field observation, in-depth interviews with community members in caste groups, and analysis of customary practices, ritual roles, and local political participation. The findings showed that caste domination persisted through the sacralization of tradition, symbolic hierarchies, and patterns of economic dependence that normalized unequal social positions. At the same time, expanded access to education and participation in postreform local democratic processes enabled members of the Iri-ri group to renegotiate social identities and challenged inherited stigmas, particularly in political and bureaucratic arenas. This study demonstrated that caste in Kei society operated as a dynamic communicative process that simultaneously sustained social order and opened spaces for gradual transformation. The findings contribute to broader discussions on power, culture, and social inequality in post-traditional and indigenous societies.
Co-Authors Agustiani, Nurling Ahmad Ismail Ahmad Muhyiddin Akbar, Muh Akbar, Muh. Alimuddin Unde Alimuddin Unde, Alimuddin Amahoru, Ibnu Kasir Amriani Amriani, Amriani Anastasia, Jesika Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde, Andi Alimuddin Andi Asdar Andi Ayuni Dara Uleng Annur, Delaina Ansari Abdillah Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto Arianto Arifatul Azzarah Hs Arya Nugraha Asaad, Iwan Asdar, H. A. Azmar, Rahma Nurshani Betirudin, Betirudin Caesary MP, Nurfadilha Cahyani, Arum Tri Canggi Araliya Aprianti Ode didatunisa, Muja Emynorane, Ralaivao Hanginiaina Fadeliyah Ikhwan FARIED, MUHAMMAD Fatimah, Jenny Maria Genda, Silahuddin Hafied Cangara Hafied Cangara Hamna, Dian Muhtadiah Hasana, Wa Ode Ria Ika Hasfi, Wirda Tri Hasrullah Hasrullah Hasrullah Hasrullah Hs, Arifatul Azzarah Ibnu Kasir Amahoru Idham Ama, Muhammad Idu, Idrus Ikhwan, Fadeliyah Ikram, Ikramullah Mahdi Ikramullah Mahdi Izki Fikriani Amir Jamaluddin, Putri Arsidah Jamil, Nadra Azzulany Ayis Putri Jaminah Jaminah Jaya Razak, Sanovra Jenny Maria Fatimah Judhariksawan Judhariksawan Kalatasik, Arniati J. Karnay, Sudirman Kartika Kartika Kurniawan Latif, Das'ad Lisda Ariani Simabur M Iqbal Sultan Marsudi Maryam Maryam Maryam Maryam Moehammad Iqbal Sultan Muh Akbar Muh. Akbar Muh. Akbar Muh. Aswad Muh. Rezky Z Muhammad Akbar Muhammad Farid Muhammad Syahdarul Awal Mukhlisa Setiabudi Mursalim Mursalim Musafir, Ahmad Musran Munizu najamuddin Ng, Khar Thoe Nurling Agustiani Nursyamsi Nursyamsi Putri Melinda Sunusi Rahmad, Wa Ode Dwi Cahyani Ratna, Hangivola Emyblonde Riyadi Rumra, Moh Yamin Rusnali, Andi Nur Aisyah Saidah, Imro'atus Saidin Ernas Saldy Irawan Salman, Elsa Claudia Salmia, Salmia Sarro, Abd. Halim Sonni, Alem Febri Sri Riski Wulandari Sultan, Badrul Aeni Sultan, Iqbal Sultan, M Iqbal Sultan, M. Iqbal Sultan, Moehammad Iqbal Sunusi, Putri Melinda Syarif, Alwiyah Nur Tasrifin Tahara Tuti Bahfiarti Tuti Bahfiarti Tuti Bahfiarti Tuti Bahfiarti Wa Ode Dwi Cahyani Rahmad Wahyuddin Yusniar