Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Aplikasi Wordwall sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Digital dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V SD Negeri Pengkol 01 Nguter Sukoharjo H, Laila Nisfi Sakri; Pratiwi, Veronika Unun; Antana, Agus Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang penggunaan aplikasi wordwall sebagai upaya peningkatan literasi digital dan hasil belajar peserta didik kelas V di SDN Pengkol 01 Nguter Sukoharjo dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan media game Wordwall dalam meningkatkanliterasi digital dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas V sebagai subjek penelitian sebanyak 24 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan angket respons siswa terhadap penggunaan media game Wordwall. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data desktiptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media game Wordwall memiliki dampak positif terhadap peningkatan literasi digital dan hasil belajar siswa. Melalui penggunaan media ini, siswa lebih terlibat secara aktif dalam pembelajaran, meningkatkan semangat, dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media game Wordwall dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan literasi digital dan hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Pengkol 01 Nguter Sukoharjo.
Penggunaan Media Permainan Papan Pecahan Membantu Meningkatkan Hasil Belajar Literasi Numerasi Siswa Kelas II SD Negeri Pengkol 01 Kota Sukoharjo Pramesti, Sagita Rima; Pratiwi, Veronika Unun; Antana, Agus Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi numerasi itu sendiri lebih menekankan pada pemecahan masalah suatu topik agar memberikan kesempatan siswa untuk bisa berpartisipasi aktif. Banyak siswa yang merasa kesulitan dalam pembelajaran matematika, karena mereka harus bisa memecahkan masalah yang kompleks dan berhubungan dengan numerasi atau angka. Memanfaatkan media pembelajaran yang tepat perlu dipertimbangkan dalam proses belajar mengajar di kelas, tujuannya untuk memotivasi siswa dalam pembelajaran di kelas. Setelah melakukan evaluasi pada literasi numerasi kelas II SD N Pengkol 01 dengan menggunakan media pembelajaran permainan papan pecahan peneliti memperoleh hasil bahwa adanya peningkatan dalam hasil belajarnya. Hal ini terbukti meningkatnya presentase ketuntasan hasil belajar dari 45% meningkat ke 90%. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan kuantitatif deskriptif. Tempat pelaksanaan penelitian di SD N Pengkol 01. Subyek penelitian siswa kelas II SD N Pengkol 01.
Perpustakaan Digital Meningkatkan Literasi Dongeng pada Siswa Sekolah Dasar Isnaini, Ruswi; Kurniawan, Andriyanto; Marjito, Marjito; Pratiwi, Veronika Unun
JURNAL PENDIDIKAN Vol 33 No 2 (2024): July
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v33i2.4955

Abstract

Abstrak Penelitian ini menyelidiki pengaruh perpustakaan digital terhadap literasi dongeng anak SD. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui survei dan observasi pada siswa SD yang aktif menggunakan perpustakaan digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan minat membaca, kemajuan dalam pemahaman dongeng, dan keterkaitan antara penggunaan perpustakaan digital dengan literasi dongeng anak. Faktor pendukung, seperti dukungan orang tua dan pendidik, serta aksesibilitas perpustakaan digital, memainkan peran penting. Implikasi penelitian ini melibatkan pengembangan strategi pendidikan yang mengintegrasikan perpustakaan digital dalam kurikulum anak SD, dengan partisipasi aktif orang tua dan pendidik. Kata Kunci : perpustakaan digital, literasi dongeng, anak SD, minat membaca, pemahaman dongeng.
Basic Literacy Training based on SAVI (Somatis Visual Intellectual Auditories) and YouTube at SDN 01 Jombor Sukoharjo) Nurnaningsih; Pratiwi, Veronika Unun
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 4 No 3 (2023): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v4i3.1479

Abstract

Abstrak: Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang sekarang digunakan di Indonesia, meskipun tidak semua lembaga pendidikan formal menggunakannya. Beberapa sekolah terus menggunakan K13 sementara secara bertahap beralih ke kurikulum Merdeka. Berdasarkan hal ini, Kemendikbud mendirikan Gerakan Literasi Sekolah GLS untuk mendukung literasi siswa dan mempromosikan pengembangan budaya literasi di lingkungan pendidikan. Secara umum, SAVI adalah pendekatan belajar yang, menurut Meier, mengintegrasikan gerakan motorik (fisik) dengan aktivitas otak dan menggunakan semua indera yang dimiliki siswa untuk membantu memecahkan masalah yang sudah ada melalui pemikiran asli. Pengamatan, demonstrasi, praktek yang berdekatan, dan evaluasi adalah metode yang digunakan. Siswa di kelas keempat dapat mendapatkan banyak keuntungan dari YouTube dalam hal meningkatkan keterampilan literasi dasar mereka. Pemahaman siswa tentang berbagai genre teks, keterampilan membaca dan menulis, ekspansi kosa kata, motivasi dan minat belajar, dan keterampilan berpikir kritis dapat ditingkatkan dengan menggunakan YouTube sebagai alat pengajaran. Tentu saja, pengawasan hati-hati dan pemilihan konten diperlukan saat menggunakan YouTube. YouTube dapat menarik siswa lebih sukses daripada platform belajar lainnya. Siswa mungkin menjadi lebih terlibat dan tertarik pada informasi yang disampaikan dengan menonton film animasi dan cerita menarik di YouTube. Kata Kunci: Bahasa Inggris, SAVI, YouTube Abstract:The Merdeka Curriculum is now being used in Indonesian education, although not all formal educational institutions are utilizing it. Some schools continue to use K13 while gradually switching to the Merdeka curriculum. Based on this, Kemendikbud founded the Literacy Movement of GLS Schools to support students' literacy and foster the development of a literacy culture in the educational setting. In general, SAVI is a learning approach that, according to Meier, integrates motor (physical) movement with cerebral activity and makes use of all the senses that students have in order to help solve problems that already exist through original thought. Observation, demonstration, adjacent practice, and evaluation are the methods employed. Students in the fourth grade can gain a lot from YouTube in terms of improving their foundational literacy abilities. Students' comprehension of various text genres, reading and writing proficiency, vocabulary expansion, learning motivation and interest, and critical thinking skills can all be improved by using YouTube as a teaching tool. Of course, careful supervision and content selection are required when using YouTube. YouTube can draw learners more successfully than other learning platforms. Students might become more engaged and interested in the information being delivered by watching animated films and compelling stories on YouTube. Keywords: English, SAVI, YouTube
Pengembangan dan Validasi Media Audiovisual Big Book Bermuatan Pendidikan Karakter untuk Pembelajaran Keterampilan Menyimak di Taman Kanak-Kanak Irawati, Rully; Nugrahani, Farida; Pratiwi, Veronika Unun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i3.6926

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media audiovisual big book bermuatan pendidikan karakter untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa Taman Kanak-kanak. Metode penelitian menggunakan model R&D Borg and Gall yang dimodifikasi, dengan fokus pada integrasi pendidikan karakter dalam media. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi dari 3 validator ahli, guru, dan siswa. Validasi media dilakukan oleh ahli media, materi, dan bahasa. Efektivitas media diukur dengan uji-t sampel independen dalam desain eksperimen dua kelompok. Analisis data menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual big book layak dan efektif meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Media ini juga dinilai dibutuhkan oleh guru dan siswa, menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Pengembangan media ini diharapkan menjadi inovasi pembelajaran menyimak di Taman Kanak-kanak, memperkuat pendidikan karakter siswa.
Developing English Textbook Based on Students’ Needs for Vocational High School Arianti, Arin; Nurnaningsih, N; Pratiwi, Veronika Unun
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2018: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2281

Abstract

The use of English textbook is important to teach students of Vocational High School. Developing English textbook for Vocational students based on the students’ needs. It focuses on English for Academicals Purposes (EAP) which the aim for gaining the higher education/ going to university and English for Occupational Purposes (EOP) which the aim for getting the provisions of job competence. Vocational English textbook covers the students’ needs for those specific purposes. This study uses theoretical perspective method which investigate the learning needs of vocational students and the criteria of textbook for developing English textbook for Vocational High School Students. Some theories in library research is used to search the theories about learners’ needs and vocational textbooks. English textbook which is developed based on the students’ needs is considered as a good English textbook for the students of Vocational High School. It is because the textbook appropriate with the required indicators and relevant to students’ needs.
The Use of Cartoon Movie as Teaching Media in Teaching Speaking at SMA Muhammadiyah Sukoharjo Nurnaningsih, N; Pratiwi, Veronika Unun
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2018: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2283

Abstract

The research has two objectives of the study, they are: to know the function of cartoon movie in teaching speaking and to reveal application of carton movie to teach speaking skill for Class XI Students Of SMA Muhammadiyah I Sukoharjo. he problems studied in this study are qualitative research. The data collection procedure in this research is observation, and documentation. By using cartoon movies for teaching speaking, students are delighted with the advanced technology of LCD and cartoon movies.: (1) what the purposes or objectives of the study were; (2) how the study was done or methodology; (3) what results were obtained; (4) and the significance of the results. The abstract is important because many journal editors first read the abstract to determine if the entire article is worth reading. The abstract should be less than 250 words!
PELATIHAN SPEAKING DENGAN MEDIA MINI DRAMA BAGI SISWA KELAS 5 SDN JOMBOR 01 BENDOSARI SUKOHARJO Nurnaningsih, Nurnaningsih; Pratiwi, Veronika Unun; Arianti, Arin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar (SD). Pengajaran bahasa Inggris ditingkat SD juga harus memperhatikan speaking karena salah satu unsurbahasa yang sangat penting adalah kosa kata (speaking). Penguasaan kosakata yang memadahi sangat diperlukan untuk keberhasilan penggunaan Bahasa (L2) karena tanpa penguasaan speaking yang memadahi kita tidak akan dapat menggunakan struktur dan fungsi-fungsi untuk berkomunikasi. Teknik yang tepat untuk menciptakan pengajaran bahasa Inggris yang efektif yaitu dengan menekankan perolehan speaking yang diperlukan untuk membantu siswa belajar tanpa ada rasa takut.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memakai media mini drama yang menarik perhatian siswa Kelas 5 SDN Jombor 1 Sukoharjo. Dimana kegiatan umum pelatihan ini diawali dengan penyuluhan untuk mengenalkan media yang dipakai dalam pembelajaran bahasa Inggris, terutama media yang menggunakan cerita yang menarik berwujud short dialog, mendengarkan rekaman short story mini drama secara daring dengan memberikan contoh cara mempergunakan mini drama untuk menambah kosakata baru bahasa Inggris, dilanjutkan dengan pendampingan mini drama dalam bahasa Inggris sampai dinilai siswa cukup mampu belajar secara mandiri, terakhir dengan melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan para siswa tentang materi speaking  yang telah dipahami siswa.Target yang ingin dicapai dari pengabdian ini adalah meningkatknya pengetahuan tentang penguasaan speaking bagi siswa Kelas 5 SDN Jombor 1 Sukoharjo.   Luaran yang dicapai dari pengabdian ini adalah kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris terkait dengan speaking. Penambahan kosakata baru dalam penguasaan speaking dalam Bahasa Inggris untuk dapat mengoptimalisasikan dan memaksimalkan aplikasi mini drama dalam kegiatan belajar mengajar sebagai bahasa rutin sehari-hari.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Menggunakan Bantuan Media Kreatif Puzzle untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV Sekolah Dasar Nisa, Ahza Fatekhah Choirun; Pratiwi, Veronika Unun; Antana, Agus Sri
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 4: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i4.65186

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) penerapan model Problem Based Learning berbantuan media puzzle terhadap nilai pegetahuan, (2) penerapan model Problem Based Learning berbantuan media puzzle terhadap nilai sikap aspek profil pelajar Pancasila. Jenis dan desain penelitian yaitu eksperimen semu dengan one group posttest only. Sampel penelitian yakni kelas IV dengan jumlah 24 peserta didik dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan tes dan non tes (lembar observasi). Uji hipotesis menggunakan uji statistik parametrik Paired Sample t-Test. Hasil penelitian: (1) nilai pengetahuan diperoleh sig = 0.000, media puzzle memberikan konteks nyata yang menghubungkan materi dengan media permainan edukatif, sehingga hasil belajar pada siklus II memiliki selisih rata-rata lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siklus I. (2) Nilai sikap profil pelajar Pancasila diperoleh sig = 0.000, perbedaan media pembelajaran puzzle mempengaruhi sikap peserta didik dalam menemukan ide-ide baru dan berimajinasi, sehingga meningkatkan kreativitas.
Wayang in the Classroom: Punakawan Flipbook for Culture and Literacy Pratiwi, Veronika Unun; Nugrahani, Farida; Sudiyana, Benedictus; Sonhuie, Suhailee
Aksara Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i2.4902.444-453

Abstract

This study aims to explore how four Punakawan characters; Semar, Gareng, Petruk, and Bagong can be utilized through digital Flipbook storytelling to enhance moral knowledge and storytelling skills among elementary school students in Central Java, Indonesia. The objectives are to (1) integrate local cultural values into digital learning media, (2) analyze students’ perceptions of Puna-kawan-themed Flipbooks, and (3) evaluate their effectiveness in improving creativity, ethical understanding, and digital literacy. This study employed a qualitative descriptive method sup-ported by quantitative data. Data were collected through students’ created Flipbooks, reflective journals, observation notes, and teacher interviews. The data were analyzed using content analysis and simple descriptive statistics to identify dominant themes and participation levels. The results showed that students demonstrated higher creativity, stronger moral reasoning, and improved digital literacy. Semar and Petruk were the most preferred characters, while Bagong particularly attracted older students for his critical thinking values. These findings emphasize the pedagogical potential of integrating local wisdom with digital media for character education and 21st-century literacy development. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana empat tokoh Punakawan; Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong, dapat dimanfaatkan melalui penceritaan Flipbook digital untuk meningkatkan pengetahuan moral dan keterampilan mendongeng di kalangan siswa sekolah dasar di Jawa Tengah, Indonesia. Tujuannya adalah untuk (1) mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam media pembelajaran digital, (2) menganalisis persepsi siswa terhadap Flipbook bertema Puna-kawan, dan (3) mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kreativitas, pemahaman etika, dan literasi digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Data dikumpulkan melalui flipbook yang dibuat siswa, jurnal reflektif, catatan observasi, dan wawancara guru. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan statistik deskriptif sederhana untuk mengidentifikasi tema dominan dan tingkat partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menunjukkan kreativitas yang lebih tinggi, penalaran moral yang lebih kuat, dan peningkatan literasi digital. Semar dan Petruk adalah tokoh yang paling disukai, sementara Bagong khususnya menarik minat siswa yang lebih tua karena nilai-nilai berpikir kritisnya. Temuan ini menekankan potensi pedagogis dari integrasi kearifan lokal dengan media digital untuk pendidikan karakter dan pengembangan literasi abad ke-21.