p-Index From 2021 - 2026
6.376
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika MATEMATIKA Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) AKSIOMA QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama PRISMA Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Range : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Unnes Journal of Mathematics Education JURNAL MUARA PENDIDIKAN Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Tematik: Jurnal Konten Pendidikan Matematika Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika The International Journal of Mathematics and Sciences Education Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Pendidikan Progresif Journal of Computer Science and Technology Application
Claim Missing Document
Check
Articles

Berpikir Kreatif BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI TEKNOLOGI ABAD-21: Berpikir Kreatif dengan Teknologi Pajrin, Nur Fathaillah; Pujiastuti, Emi; Sugiman, Sugiman
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v7i1.294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi trend penelitian pendidikan matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan bantuan teknologi. Metode pada penelitian ini adalah Systematic Literature Research (SLR) yang mengarah untuk mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, dan menafsirkan artikel yang relevan. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan aplikasi publish or perish dengan kata kunci kreativitas matematis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif berbasis teknologi memiliki banyak celah untuk dilakukan penelitian. Pada (RQ1) ditemukan celah untuk melakukan penelitian dengan tujuan mengetahui kefeektifan media yang dikombinasikan dengan berbagai pendekatan, selain itu ditemukan celah untuk media seperti scratch dan sebagainya. Pada (RQ2) ditemukan celah untuk melakukan penelitian pada materi statistik di sekolah, pada perguruan tinggi ditemukan celah pada mata kuliah media pembelajaran matematika dan strategi belajar mengajar matematika, sedangkan untuk metode penelitian ditemukan celah pada mix method. Pada (RQ3) trend penelitian yang ditemukan adalah penggunaan media geogebra berbasis android untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kreatif matematis.
Kualitas Pembelajaran Model Discovery Learning Berbantuan Applet Geogebra Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS Alif Hazira, Kurnia Vera; Pujiastuti, Emi; -, Sugiman
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 9, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v9i1.12842

Abstract

Kemampuan penalaran matematis siswa perlu ditingkatkan dalam pembelajaran matematika. Salah satunya dengan pembiasaan guru memberikan soal HOTS. Alternatif model pembelajaran yang berpotensi memenuhi standar pembelajaran dan diperkirakan dapat menunjang kemampuan penalaran matematis adalah model Discovery Learning. Discovery Learning mengajak siswa menemukan sendiri solusi dari permasalahan matematis yang dihadapinya.  Berdasarkan beberapa hasil penelitian, pembelajaran dengan media teknologi Geogebra dapat menunjang kemampuan penalaran matematis siswa. Applet Goegebra sebagai kebaruan inovasi dari penelitian ini. Applet Geogebra adalah fitur baru yang dimunculkan dari Geogebra. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pembelajaran model Discovery Learning berbantuan Applet Geogebra terhadap kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimental berupa The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design, yaitu kelompok eksperimental dan kontrol dibandingkan. Kedua kelompok tersebut diberikan pre-test kemudian diberikan perlakuan, dan terakhir diberikan post-test. Hasil penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran dan penelitian memiliki kategori baik dan sangat baik berdasarkan hasil validasi oleh validator serta uji coba tes, (2) pelaksanaan proses pembelajaran dengan Model Discovery Learning berbantuan Media Applet Geogebra memiliki kategori sangat baik berdasarkan hasil pengamatan oleh observer di lembar pengamatan aktivitas pembelajaran dan angket respon siswa, (3) rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa lebih dari 63 (batas tuntas aktual), (4) persentase kemampuan penalaran matematis siswa mencapai nilai 63 lebih dari 75%, (5) rata-rata peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol, dan (6) rata-rata kemampuan penalaran matematis siswa kelas eksperimen setelah pembelajaran lebih baik dari sebelum pembelajaran.
Etnomatematika: Eksplorasi Geometri Transformasi melalui Kerajinan Ulap Doyo dan Badong Tencep Kutai Kartanegara Pajrin, Nur Fathaillah; Pujiastuti, Emi; Sugiman, Sugiman
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 8, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v8i2.10360

Abstract

Ulap Doyo dan Badong Tencep merupakan kerajinan yang dibuat dari tanaman doyo dan dituangkan dalam bentuk berbagai macam kerajinan khas kota tenggarong. Melalui kerajinan Ulap Doyo dan Badong Tencep, tenaga ajar lokal dapat menggunakan sebagai salah satu upaya untuk memfasilitasi tuntutan dimensi berkebhinekaan global pada kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan aspek budaya Ulap Doyo dan Badong Tencep dan dihubungkan dengan materi geometri transformasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik milik miles and huberman seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan melalui pembahasan yang dihubungkan dengan teori-teori pendukung sebagai cara keabsahan data, yaitu triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep geometri transformasi yang dapat dilihat melalui kerajinan Ulap Doyo dan Badong Tencep, seperti konsep translasi yang ditemukan pada motif perahu, tumpar, dan jemak. Untuk konsep refleksi ditemukan pada motif perahu, tumpar, lembuswana, dan jemak. salah satu bagian motif tumpar, konsep rotasi yang dilihat pada motif lembuswana, dan konsep dilatasi yang ditemukan pada motif jemak
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Aplikasi MathCityMap Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Paramitha, Witha; Pujiastuti, Emi; Noor Asih, Tri Sri
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 9, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v9i1.13962

Abstract

Kemampuan berpikir kritis diperlukan siswa dalam pembelajaran matematika untuk memecahkan permasalahan yang diberikan. Dengan kemampuan berpikir kritis, siswa diharapkan mampu menyelesaikan masalah di kehidupan sehari-harinya. Indikator kemampuan berpikir kritis yang digunakan terdiri dari interpretasi (interpretation), analisis (analysis), evaluasi (evaluation), dan kesimpulan (inference). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa ditinjau dari gaya belajarnya pada pembelajaran dengan model Project Based Learning berbasis aplikasi MathCityMap. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan berpikir kritis matematis pada kategori cukup, siswa dengan gaya belajar auditorial memiliki kemampuan berpikir kritis matematis pada kategori tinggi, dan siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki kemampuan berpikir kritis matematis pada kategori sangat tinggi. Siswa dengan gaya belajar kinestetik memperoleh hasil yang paling tinggi karena pembelajaran dengan model Project Based Learning berbasis aplikasi MathCityMap memfasilitasi siswa kinestetik untuk memahami konsep melalui pembelajaran secara langsung.
Mathematical critical thinking ability through Brain based learning model in view of self-regulated learning Sahidun, Muh; Suyitno, Amin; Pujiastuti, Emi
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ijtmer.v6i2.213

Abstract

The method used is quantitative with a quasi-experimental design. Data collection techniques using tests and questionnaires. Data analysis techniques by testing the increase in mathematical critical thinking skills and learning independence. The results showed that there were 23 students in the control class with a moderately critical category with a percentage of 71.875%. The critical category consists of 9 students with a percentage of 28.125%. In the experimental class there are 3 students in the critical category with a percentage of 9.375%. For the very critical category there are 29 students with a percentage of 90.625%. The results of the t test show that the P-value is 0.000 0.05, there is an increase in the ability to think critically mathematically through the brain based learning model. The results of the control class self-regulated learning were 5108 with a mean value of 63.85 in the fairly independent category. The experimental class is 6114 with an average value of 76.43 in the independent category. Test results with the t test show a P-value of 0.000 0.05, meaning that the class has independent learning in the experimental class.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Metakognisi Siswa Melalui Problem-Based Learning dengan Soal Open Ended Berbantuan Sevima Edlink Saodah, Nursaodah; Pujiastuti, Emi; Wijayanti, Kristina
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2624

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari metakognisi siswa melalui PBL dengan soal Open Eded berbantuan Sevima Edlink. Metode penelitian adalah mix method dengan desain penelitian Concurrent Mixed Methods. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Ciwaringin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelompok eksperimen mencapai batas tuntas aktual; (2) proporsi ketuntasan kemampuan pemecahan masalah matematis kelompok eksperimen lebih dari 75%; (3) kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelompok eksperimen lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelompok kontrol; (4) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis kelompok eksperimen lebih baik daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis kelompok kontrol; (5) terdapat pengaruh positif metakognisi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada kelompok eksperimen; (6) siswa kategori metakognisi tinggi optimal dalam menerapkan empat indikator kemampuan pemecahan masalah. Namun, kurang optimal dalam menafsirkan hasil pemecahan masalah; (7) siswa metakognisi sedang optimal pada indikator memilih strategi pemecahan masalah. Kemudian, cukup optimal dalam menerapkan indikator merumuskan masalah, menerapkan strategi pemecahan masalah, dan memecahkan masalah matematika dengan berbagai cara. Sementara itu, kurang optimal dalam menerapkan indikator menafsirkan hasil pemecahan masalah; dan (8) siswa metakognisi rendah cukup optimal pada indikator merumuskan masalah dan memilih strategi pemecahan masalah. Selain itu dalam indikator menerapkan strategi pemecahan masalah, menafsirkan hasil pemecahan masalah, dan memecahkan masalah matematika dengan berbagai cara dengan kurang optimal.
Effectiveness of Jigsaw Type Cooperative Learning Model on Mathematical Problem Solving Ability Viewed from Student Learning Motivation Rahmawati, Rina; Pujiastuti, Emi
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 12 No 3 (2023): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v12i3.78963

Abstract

Mathematical problem-solving skills are one of the main things in learning mathematics and must be developed in students. One of the learning models that is effective and considered capable of improving and improving mathematical problem-solving skills is the jigsaw-type cooperative learning model. This study aims to determine the effectiveness of the jigsaw-type cooperative learning model on mathematical problem-solving ability, analyze the influence of learning motivation on students' mathematical problem-solving ability on the jigsaw-type cooperative learning model, and describe mathematical problem-solving ability in terms of learning motivation in the jigsaw-type cooperative learning model. This study used mixed methods with a sequential explanatory design. The population of this study was all grade VII students of SMP N 1 Tambakromo for the 2021/2022 School Year. This research sample was obtained using a class random technique, namely class VII C students as an experimental group and class VII A students as a control group. There were 6 qualitative subjects drawn from the experimental group, namely 2 students with high learning motivation, 2 students with moderate learning motivation, and 2 students with low learning motivation. The results showed that (1) The jigsaw-type cooperative learning model is effective on students' mathematical problem-solving abilities; (2) There was a positive influence of student learning motivation on mathematical problem-solving ability in the jigsaw-type cooperative learning model of 48.4%; and (3) students with high learning motivation have high problem-solving ability, students with moderate learning motivation have moderate problem-solving ability, while students with low learning motivation.
Meta Analysis: Reciprocal Teaching Learning Model to Improve Mathematics Learning Outcomes Ulfiyati, Ulya; Scolastika, Mariani; Mariani, Isnaini Rosyida; Pujiastuti, Emi; Mulyono, Mulyono
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 1 (2025): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v7i1.4800

Abstract

The success of an education is associated with the high and low learning outcomes that have been achieved. The results of mathematics learning are very important, because they measure whether the learning that has been carried out so far has been successful or not. One learning model to improve mathematics learning outcomes is the reciprocal teaching learning model. The aim of this research is to analyze articles on the topic of mathematics learning outcomes in the reciprocal teaching model. The method used in this research is the meta analysis method. The research obtained results that there were three articles with effect sizes in the medium category and three articles with effect sizes in the strong category. The average effect size value of the six articles analyzed was 1.27 in the strong category. So it shows that the reciprocal teaching learning model has a strong influence in improving students' mathematics learning outcomes. Apart from that, the results of hypothesis testing were carried out using the t test, namely t test = 10.89 > 1,968 = t table.  This shows that the average mathematics learning outcomes of students using the reciprocal teaching learning model are better than the average mathematics learning outcomes of students using the conventional learning model.
Analysis of Mathematical literacy through the lens of students' spatial geometry aptitude Wijayanto, Zainnur; Sukestiyarno, Sukestiyarno; Wijayanti, Kristina; Pujiastuti, Emi
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 43 No. 3 (2024): Cakrawala Pendidikan (October 2024)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v43i3.65013

Abstract

Mathematical literacy assumes a significant role in assisting students in resolving everyday problems. The research design utilized in this study is a descriptive qualitative method, which aims to assess students' literacy skills by categorizing them as high, moderate, or low based on various mathematical literacy indicators on the spatial facets of geometry. Research results were analyzed and sorted into categories denoting high, moderate, and low mathematical abilities, with one research subject chosen from each category from a total of 32 students. The outcomes reveal that students with high mathematical test abilities could formulate and apply appropriate formulas, interpret and effectively communicate results, and draw accurate conclusions. Students with moderate abilities were only formulating and interpreting while needing more ability to effectively communicate, provide suitable conclusions, or evaluate the problems encountered. Lastly, the low ones needed help to solve the given problems and indicators.
Systematic literature review: mathematical creative thinking ability reviewed from self-regulated in Project Based Learning (PjBL) Model Nurfaidah, Nurfaidah; Pujiastuti, Emi; Nur Cahyono, Adi; Sugiman, Sugiman; Kharisudin, Iqbal; Korkor, Sarah
International Journal of Mathematics and Sciences Education Vol. 1 No. 1 (2023): Ijmsed
Publisher : Nashir Al-Kutub Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59965/ijmsed.v1i1.8

Abstract

In learning mathematics to solve problems, students must own creativity and finish independently. Creativity and study in a manner independence can be increased by applying a learning model. Study This own The aim is to conduct a literature review regarding the based learning model project to improve the ability to think creatively mathematically and self-regulated or learn from students independently. The research method used is Systematic Literature Review (SLR) method. Selected articles based on quality, suitability, and suitability content so that obtained 17 articles from google scholar journals, national and international, in the range period 2017 to the year 2023. The research results obtained: (1) the PjBL learning model in learning mathematics can improve the ability to think creatively student, (2) independence influences learning on creative thinking skills.
Co-Authors Adi Nur Cahyono Afriyanti, Ice Alif Hazira, Kurnia Vera Alifatul Muyasaroh Amalludin, Subuh Amidi Amidi, Amidi Amin Suyitno Anggun Tri Prabawati Anintya, Yolanda Astrid Ardhi Prabowo Ary Woro Kurniasih Asih, Tri Sri Noor Azizi, Muhammad Rifqi Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Bambang Eko Susilo Budhiharti, Susi Juwita Budi Waluya, Stevanus Choifah Choifah Dewi, Arsiana Kusuma Dewi, Heni Lilia Edy Soedjoko Endang Sugiharti, Endang Hamidah Hamidah Handayani, Ika Martyana Haryanto, Clarasati Hery Sutarto Ika Martyana Handayani Ikhsan, Ramiro Santiago Ilyyana, Kharisma Indah Urwatin Wusqo Iqbal Kharisudin Isti Hidayah Jaka Wijaya Kusuma Kartika, Yudha Kristia Kartono - Kartono Kartono Kartono, Kartono Korkor, Sarah Kristina Wijayanti Kumaralalita, Candrika Kurniati, Ida Wahyu Lala Nailah Zamnah Lala Nailah Zamnah Lina Lutfiyana Makis Setiawan Mariani, Isnaini Rosyida Mariya, Dian Mashuri Mashuri Maulida Nur Muh. Sahidun Muh. Sahidun Muhammad Iqbal Harisuddin Mulyono Mulyono Mulyono Muslih Hasan Pambudi Nikmah, Aizzatun Nisa', Ziyana Endah Khairun Nuhyal Ulia Nungki Anditiasari Nur Fathaillah Pajrin Nurfaidah Nurfaidah Pajrin, Nur Fathaillah Paramitha, Witha Pradinar, Fanindya Dwisetiya Pramesti, Santika Lya Diah Pramesti Pratinuari, Karina Putriaji Hendikawati Rahmawati, Rofiqo Rega Dian Kusuma Rezi Ariawan Rina Rahmawati, Rina Rochmad - Rochmad Rochmad Sahidun, Muh sahidunsuhud sahidun Saodah, Nursaodah Satoto, Seto Scolastika Mariani Scolastika, Mariani Setiawan, Makis Setiyani St. Budi Waluya Sugiarto S Sugiman -, Sugiman Sugiman Sugiman Suhito Suhito Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno, Yohannes Leonardus Sumliyah, Sumliyah Susanti, Wiwik Try Suprayo Ulfiyati, Ulya Veronica, Rahayu Budhiati Vika Oktoviani Virgonanto, Titis Hari Walid Walid, Walid Wardono Wardono Wardono WIDYANINGRUM, PRIMA SEKAR Wuryanto Wuryanto Zaenuri Mastur Zafrullah, Zafrullah Zainnur Wijayanto Zainnur Wijayanto Zakiri, Ishmah Khairina