Claim Missing Document
Check
Articles

Penulisan Karya Ilmiah Bebas Plagiat: Suatu upaya peningkatan pemahaman mahasiswa melalui Pelatihan Penulisan Referensi Ilmiah Suherman, La Ode Achmad; Al Zarliani, Wa Ode; Manaf, Abd.; Irwan, Irwan; Nurwahyuni, Ade
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 3 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.175

Abstract

Dalam penulisan karya ilmiah, penulis tidak hanya menuliskan hasil pemikirannya sendiri melainkan harus didukung oleh pendapat orang lain sehingga tulisannya dapat di akui keilmiahannya. Dalam hal ini, keterampilan mengolah sumber referensi merupakan hal yang wajib diketahui oleh setiap penulis agar terhindar dari plagiasi. Pemahaman mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Buton terhadap pentingnya penulisan referensi dalam pencegahan plagiat sangatlah minim. Mahasiswa umumnya belum mengetahui, bahwasanya plagiat dapat terjadi secara tidak di sengaja dalam bentuk kutipan, paraphrase serta penulisan referensi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai ruang lingkup plagiarisme, bentuk dan cara pencegahannya serta membekali mahasiswa dengan keterampilan penulisan referensi ilmiah yang seusaui dengan kaidahnya. Pelatihan penulisan referensi ilmiah ini dilaksanakan secara tatapmuka dengan pendekatan seminar serta pelatihan terbimbing dalam fokus grup diskusi. Pelatihan ini diikuti oleh 24 peserta mahasiswa dari tiga program studi (prodi), yaitu prodi Teknik Sipil, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Prodi Agribisnis. Keseluruahan rangkaian kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah bebas plagiat menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Peserta yang didominasi mahasiswa tingkat akhir dapat menyerap inti materi yang disampaikan.
Prospects of wheat flour in improving the economy of the Labuandiri village Siontapina district, Buton regency, Indonesia Purnamasari, Wa Ode Dian; Al Zarliani, Wa Ode; Wardana, Wardana; Anggraini, Anggraini
Environmental and Agriculture Management Vol 1 No 2 (2024): Environmental and Agriculture Management : November 2024
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM), Universitas Islam Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/eam.1.2.91-100

Abstract

The production of raw crackers made from wheat flour has developed as a potential small business in Labuandiri Village, Buton Regency. In the context of business development, it is important to know to what extent the production process is able to create added value for craftsmen. The problem formulation in this research is how much added value results from converting wheat flour into raw crackers. This research aims to analyze the added value of converting wheat flour into raw crackers in Labuandiri Village, Siotapina District, Buton Regency, using the Hayami method. The sample consisted of 10 participants selected purposively. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The results show that the average production of raw crackers is 56 kg per month with 48 kg of raw materials and involving 1.8–2 workers. The resulting added value is $1.11/kg of raw materials, with a profit of $0.84/kg and labor compensation of $0.27/kg. This research is expected to provide insight for craftsmen and stakeholders about the potential for added value and encourage the development of small businesses to increase the income of local craftsmen.
Strategi Pemasaran Komoditas Cengkeh di Desa Bente Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara Al Zarliani, Wa Ode; Dian Purnamasari, Wa Ode; Asriana, Wa Ode
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 1 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v10i1.4956

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran komoditas cengkeh di Desa Bente Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Oktober sampai dengan Bulan November 2023 Di Desa Bente. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petani cengkeh sebanyak 20 orang. Metode yang digunakan adalah Metode analisis SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam kegitan pemasaran cengkeh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran cengkeh yang tepat di tunjukkanpada kuadran I yang menandakan keadaan yang sangat bermanfaat dimana petani mempunyai peluang dan kekuatan untuk menopang strategi pemasaran yang agresif (cenderung, kebutuhan) dan pada matriks SWOT menerapkan strategi S-O yaitu Melakukan kerjasama antara petani dengan pemerintah untuk mengadakan pelatihan dan atau penyuluhan tentang lembaga pemasaran cengkeh. Memanfaatkan peran sumber daya manusia tenaga kerja dengan membentuk suatu komoditas petani cengkeh dengan menyediakan sarana dan prasaran yang memadai untuk menghasilkan komoditas cengkeh yang lebih banyak sehingga mendapatkan peluang ekspotir. Hasil analisis data matriks SWOT menerapkan S-O yaitu dengan total skor 0.40. Adapun dalam matriks IFAS memiliki total skor kekuatan 1.99 dan total skor kelemahan -1.42. Sedangkan dalam matriks EFAS memiliki total skor peluang 1,71 dan total skor ancaman -1.18.
Marketing and Branding Strategy of Breadfruit Chips with Creative Packaging to Reach the Millennial Generation in Wabula 1 Village, Buton Regency Al Zarliani, Wa Ode; Wardana; Puranamasari, Wa Ode Dian; Ajo, Antasalam; Edy, Safrin
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v6i1.4883

Abstract

This community service activity aims to increase the competitiveness of breadfruit chips products in Wabula 1 Village, Buton Regency, through branding strategies and creative packaging aimed at reaching the millennial generation market. The method used consists of three main stages: first, training and workshops to provide an understanding of the importance of branding, attractive packaging design, and the use of digital marketing; second, assistance in implementing the branding and packaging design strategies that have been learned, as well as the use of social media for promotion; third, product evaluation and promotion through market trials and various marketing channels, such as social media, local bazaars, and online marketplaces. The results of this activity showed that the training participants were very enthusiastic and gained new insights that were relevant to current market needs. Business actors are now better prepared to face market challenges, take advantage of digital opportunities, and introduce breadfruit chips products as quality local products. With this assistance and training, it is hoped that the breadfruit chips business can grow more rapidly and be known more widely, both in the local market and the larger market.
Penulisan Karya Ilmiah Bebas Plagiat: Suatu upaya peningkatan pemahaman mahasiswa melalui Pelatihan Penulisan Referensi Ilmiah Suherman, La Ode Achmad; Al Zarliani, Wa Ode; Manaf, Abd.; Irwan, Irwan; Nurwahyuni, Ade
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 3 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.175

Abstract

Dalam penulisan karya ilmiah, penulis tidak hanya menuliskan hasil pemikirannya sendiri melainkan harus didukung oleh pendapat orang lain sehingga tulisannya dapat di akui keilmiahannya. Dalam hal ini, keterampilan mengolah sumber referensi merupakan hal yang wajib diketahui oleh setiap penulis agar terhindar dari plagiasi. Pemahaman mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Buton terhadap pentingnya penulisan referensi dalam pencegahan plagiat sangatlah minim. Mahasiswa umumnya belum mengetahui, bahwasanya plagiat dapat terjadi secara tidak di sengaja dalam bentuk kutipan, paraphrase serta penulisan referensi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai ruang lingkup plagiarisme, bentuk dan cara pencegahannya serta membekali mahasiswa dengan keterampilan penulisan referensi ilmiah yang seusaui dengan kaidahnya. Pelatihan penulisan referensi ilmiah ini dilaksanakan secara tatapmuka dengan pendekatan seminar serta pelatihan terbimbing dalam fokus grup diskusi. Pelatihan ini diikuti oleh 24 peserta mahasiswa dari tiga program studi (prodi), yaitu prodi Teknik Sipil, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Prodi Agribisnis. Keseluruahan rangkaian kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah bebas plagiat menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Peserta yang didominasi mahasiswa tingkat akhir dapat menyerap inti materi yang disampaikan.
KOLABORASI STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN KAPASITAS USAHA DALAM MEMAKSIMALKAN POTENSI PETANI NENAS Edy, Safrin; Al Zarliani, Wa Ode; Basri, Muh. Askal; Pattiha, Maghfira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v3i02.954

Abstract

Budidaya nenas di Indonesia tidak hanya menjadi sektor pertanian strategis tetapi juga memiliki potensi besar dalam pemanfaatan sumber daya alam. Tingginya permintaan pasar terhadap buah nenas memberikan peluang untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor ini. Pengembangan dan klasifikasi usaha budidaya nenas menjadi fokus penting untuk mengoptimalkan potensi yang ada, dan kolaborasi antar berbagai pihak (stakeholder) menjadi kunci utama keberhasilan dalam upaya ini. Pengembangan usaha yang dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Baubau di Balai Pertanian Desa Walambe Nowite, Kabupaten Muna, tetapi juga menciptakan sinergi yang kuat dengan semua stakeholder terkait. Permasalahan yang dihadapi petani di Desa Walambe Nowite, Kabupaten Muna adalah kelimpahan hasil panen nenas yang dijual dalam bentuk segar. Situasi ini menimbulkan risiko pembusukan pada jangka panjang dan menurunkan nilai jual nenas tersebut. Hal ini menciptakan tantangan dalam pemasaran dan keberlanjutan usaha bagi petani di wilayah tersebut. Sehingga diperlukan strategi budidaya dan penanganan pasca panen yang tepat guna untuk memaksimalkan potensi nenas dalam meningkatkan nilai ekonomi petani setempat. Strategi budidaya nenas dengan menerapan sistem tanam tumpangsari nenas dan jagung untuk memaksimalkan lahan secara efisien, menciptakan sinergi antar tanaman, dan meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan. Keberhasilan strategi budidaya ini diukur melalui peningkatan hasil panen nenas dan jagung, optimalisasi pemanfaatan lahan, dan perbaikan kondisi lingkungan pertanian. Penanganan pasca panen nenas dengan melakukan proses pengolahan buah nenas menjadi selei dan sirup nenas. Sehingga dapat menghindari pembusukandan juga memberikan peluang baru bagi petani untuk mendiversifikasi pendapatan.
IMPLEMENTASI PEMBUKUAN KEUANGAN DIGITAL DAN PEMANFAATAN APLIKASI ACCURATE ONLINE UNTUK WIRAUSAHAWAN MUDA PADA BUMDES “TUNAS HARAPAN” DI DESA GERAK MAKMUR Agustyawati, Dwi; Hidayatullah, Muh.; Suherman, Ansar; Al Zarliani, Wa Ode; Murni, Wa Ode; Rahma Baadi, Tiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2091

Abstract

This Community Service Program aims to improve the financial management of BUMDes “Tunas Harapan” through the implementation of digital bookkeeping using Accurate Online. The program employed initial observation, basic accounting training, application training, implementation assistance, and monitoring and evaluation. The results indicate improved understanding of digital financial recording, enhanced ability to prepare structured financial reports, and the establishment of a more transparent and accountable financial administration system. Additionally, the digitalization of bookkeeping increased efficiency and strengthened data-based decision-making among the management team. This program contributes to institutional capacity building and serves as a model for digital financial systems in rural communities.
Sosialisasi Kewirausahaan Agribisnis Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Penguatan UMKM Pedesaan di Desa Burangasi Kabupaten Buton Selatan Wa Ode Dian Purnamasari; Wa Ode Al Zarliani; Antasalam Ajo; Wardana; Safrin Edy
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan UMKM perdesaan berbasis agribisnis merupakan strategi penting dalam mendorong pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Namun, rendahnya literasi kewirausahaan, keterbatasan inovasi produk, serta lemahnya akses pasar masih menjadi kendala utama bagi pelaku UMKM di wilayah perdesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, motivasi, dan kapasitas kewirausahaan agribisnis pelaku UMKM melalui sosialisasi kewirausahaan berbasis sumber daya lokal di Desa Burangasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi kelompok terarah, serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap 10 orang pelaku UMKM agribisnis skala rumah tangga. Evaluasi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan skala Likert dan diperkuat dengan data kualitatif hasil observasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh indikator, meliputi pemahaman konsep kewirausahaan agribisnis, pemanfaatan sumber daya lokal, penciptaan nilai tambah produk, strategi pemasaran dan digitalisasi, serta motivasi mengembangkan usaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa sosialisasi kewirausahaan agribisnis efektif sebagai tahap awal dalam proses pemberdayaan UMKM perdesaan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya intervensi pengabdian masyarakat yang bersifat kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan dalam mendorong penguatan UMKM dan pembangunan ekonomi perdesaan berbasis potensi lokal.
Antipyretic Drug Candidates Through Reverse Docking Techniques Used In Science Learning Muhamad Iksan; Frida M Yusuf; Fitriani Fitriani B; Wa Ode Al Zarliani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.4863

Abstract

Red ginger (Zingiber officinale var. Rubrum) is a commonly used rhizome known for its fragrant and spicy taste. It contains gingerol and shogaol compounds that have antipyretic effects by inhibiting prostaglandin formation and stimulating the production of interleukin-10, an endogenous antipyretic. This study aimed to evaluate the potential of gingerol and shogaol compounds as antipyretic drug candidates through reverse docking techniques targeting interleukin-10 (IL-10). Ten natural compounds from red ginger were predicted for their potential as antipyretic drugs and docked with the IL-10 receptor protein using various computer programs. The molecular docking results showed that (6)-shogaol had four amino acid bond residues that were the same as the ibuprofen control compound, indicating its potential as an antipyretic drug candidate. Furthermore, (6)-shogaol had the same binding affinity as the control compound and was safe for oral consumption based on pharmacokinetic and toxicity tests using Lipinski's Rule, Toxtree, and admet-T. These findings suggest that (6)-shogaol is a promising antipyretic drug candidate compared to other compounds. In conclusion, this study identified the potential of (6)-shogaol as an antipyretic drug candidate through reverse docking techniques targeting interleukin-10. Red ginger could provide a natural alternative for antipyretic drugs, and further research is recommended to explore the role of gingerol and shogaol compounds in targeting other proteins
Behavior and Marketing Analysis of Pepper (Piper nigrum L.): A Comparative Study of Farmers, Trading Districts and Retailers in Southeast Sulawesi, Indonesia Al Zarliani, Wa Ode; Muzuna, Muzuna; Sugianto, Sigit
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 38, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v38i1.59193

Abstract

Inefficient marketing and low production are the main obstacles in the selling of pepper and they also cause a low bargaining position for farmers in the market. Therefore, this study aims to determine the market behavior activities carried out to determine prices, as well as analyze marketing channels, profits received by participants and efficiency. Samples used in this study were 27 farmers, 4 trading districts, and 3 respondent retailers. The qualitative analysis was used to analyze the pattern of channels, the functions performed by associated agencies and the market behavior of the pepper commodity. Quantitative analysis was also carried out to evaluate the marketing margins, costs incurred by traders, profits received and efficiency. The results show that the selling price of pepper was determined by the merchant, with different payment systems including cash, initial deposit, and balance through oral cooperation in the form of an agreement on a place of sales, followed by the provision of capital to farmers. In the marketing process, 4 patterns of channels were formed, which include local markets and others outside the regency, and their efficiencies were above 50%. These results show that government need to provide pepper markets outside the province to improve the welfare of farmers and ensure they don't depend only on the local marketplace during harvest.