Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN ARSITEKTUR ORGANIK PADA PERENCANAAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN WISATA ALAM MANGROVE DI MUARA GEMBONG, BEKASI Suranta Ginting; Ari Widyati Purwantiasning; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 2 (2017): Purwarupa Vol 1 No 2 September 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Penelitian dan Pengembangan Wisata Alam Mangrove di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi yang direncanakan merupakan sebuah ide desain yang disebabkan oleh berkurangnya hutan mangrove tiap tahunnya. Kawasan Pusat Penelitian dan Pengembangan Wisata Alam Mangrove menyediakan fasilitas seperti laboratorium yang mendukung kegiatan penelitian dan fasilitas-fasilitas wisata lainya yang akan menjadi daya tarik pengunjung untuk mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya mangrove terhadap lingkungan. Perencanaan Pusat Penelitian dan Pengembangan Wisata Alam Mangrove ini direncanakan pada Muara Gembong karena Muara Gembong  merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bekasi yang mempunyai hutan mangrove cukup luas. Tema yang akan diangkat pada ide desain ini adalah Arsitektur Organik dengan Teknologi Hijau, karena Perencanaan Pusat Penelitian dan Pengembangan wisata alam mangrove harus menyesuaikan dengan kondisi alam sekitar. Oleh karena itu, penggabungan alam  dengan karya seni arsitektur dapat mendukung lingkungan sekitarnya agar menjadi landmark baru ditempat tersebut. Harapan dari tampilan dan bentuk bangunan dapat membantu pengguna untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengembangan wisata alam mangrove .                                               Kata Kunci: Wisata Alam, Mangrove, Pusat Penelitian, Arsitektur Organik, Teknologi Hijau. ABSTRACT. Research and Development of Mangrove Nature Tourism in Muara Gembong, Bekasi District which is planned is a design idea caused by the decrease of mangrove forest every year. The Center for Research and Development of Mangrove Nature Tourism provides facilities such as laboratories that support research activities and other tourism facilities that will be the attraction of visitors to gain knowledge about the importance of mangroves to the environment. Planning Research Center and Development of Mangrove Nature Tourism is planned at Muara Gembong because Muara Gembong is one of the areas in Bekasi Regency that has a large enough mangrove forest. The theme that will be raised on this design idea is Organic Architecture with Green Technology, because the Research and Development Center Planning of mangrove nature tourism must adjust to the surrounding natural conditions. Therefore, the incorporation of nature with architectural artwork can support the surrounding environment to become a new landmark in place. Hope from the look and shape of the building can help the user to improve the quality of research and development of mangrove nature tourism. Keywords: Nature Tourism, Mangrove, Research Center, Organic Architecture, Green Technology. 
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU PADA PERECANAAN AGROWISATA KOPI DI TEMANGGUNG paramita rusadi; Ari Widyati Purwantiasning; Anggana Fitri Satwikasari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 4 (2019): Purwarupa Vol 3 No 4 September 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.896 KB)

Abstract

Hampir seluruh kopi-kopi terbaik berasal dari Indonesia, seperti kopi Luwak, Toraja, Wamena, Gayo dan lain sebagainya. Sangat disayangkan di Indonesia belum terdapat pusat wisata kopi yang menampung para masyarakat pecinta kopi untuk tidak hanya dapat menikmati kopi-kopi terbaik di indonesia saja, tapi juga dapat belajar memahami biji kopi nusantara sampai dengan cara pembuatan kopi yang dapat dilihat langsung. Dari beberapa lokasi kopi terbaik di Indonesia, Temanggung, Jawa Tengah, adalah lokasi terpilihnya pusat wisata kopi karena cita rasa kopi yang khas dan nikmat. Untuk itu diharapkan terbentuknya pusat wisata kopi dengan pendekatan arsitektur hijau ini dapat menerapkan konsep wisata edukasi pada perancangan pusat wisata kopi yang dapat mempresentasikan kebudayaan kopi di Indonesia.
PENGEMBANGAN KONSEP SUPERBLOCK DI KAWASAN WISATA DENGAN PENDEKATAN URBAN PICNIC DI JAKARTA Ivan Junanda; Ari Widyati Purwantiasning; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 1 (2018): Purwarupa Vol 2 No 1 Maret 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Semakin langkanya lahan untuk keperluan komersial di pusat kota, seperti Jakarta, mengakibatkan pembangunan di pusat kota harus dilakukan secara efisien. Guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, maka belakangan ini mulai dikembangkan suatu konsep yang dikenal dengan konsep superblock sebagai kawasan perkotaan yang terpadu. Sebagai daerah ibukota, Jakarta merupakan kota metropolitan dimana Jakarta merupakan salah satu destinasi utama wisata konvensi di Indonesia memiliki potensi yang kuat untuk disejajarkan dengan destinasi-destinasi wisata konvensi lainnya di kawasan Asia. Disamping itu banyak masyarakat Indonesia yang juga ingin sesekali menikmati suasana Jakarta. Namun dengan semakin padatnya lahan di perkotaan mengurangi ruang gerak masyarakat perkotaan untuk melakukan aktifitas di ruang publik terbuka hijau seperti piknik di perkotaan (urban picnic). Kurangnya ruang publik di Jakarta merupakan ironi dari ibu kota ini bila dibandingkan dengan kota-kota asli Indonesia lainnya, yang dilengkapi dengan alun-alun (alun-alun tertutup), taman dan kebun sebagai ruang publik untuk penghuninya.Metode yang dilakukan dari penulisan ini adalah dengan cara mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam proyek ini dengan cara studi literatur maupun survey kelapangan. Data yang didapat dikompilasi yaitu memilah dan menentukan data-data utama yang akan dianalis dengan pendekatan urban picnic untuk merencanakan kawasan superblock di kawasan wisata Jakarta, sehingga nantinya hasil analisa tersebut akan menjadi konsep perencanaan dan perancangan. Hasil yang diharapkan dari penulisan ini yaitu agar dapat menjadi pedoman dalam perencanaan dan perancangan sebuah kawasan superblock di kawasan wisata Jakarta yang terpadu dengan memperhatikan kebutuhan ruang publik di perkotaan. Kata Kunci : Desain Superblock, Kawasan Wisata, Ruang Publik Terbuka Hijau, Akftitas Perkotaan, Urban Picnic  ABSTRACT. The increasing scarcity of land for commercial purposes in the city center, such as Jakarta, resulted in the development of downtown should be done efficiently. In order to realize sustainable development by utilizing the available land, then lately began to develop a concept known as the superblock concept as an integrated urban area. As a capital city, Jakarta is a metropolitan city where Jakarta is one of the main destinations of convention tourism in Indonesia has a strong potential to be aligned with other convention tourism destinations in Asia. Besides, many Indonesian people who also want to occasionally enjoy the atmosphere of Jakarta. However, the increasingly crowded land in urban areas reduces urban space for activities in open green public spaces such as urban picnic. The lack of public space in Jakarta is an irony of this capital city when compared to other native cities of Indonesia, which are equipped with plaza (square closed), gardens and gardens as public spaces for its inhabitants. The method undertaken from this writing is to collect the data required in this project by means of literature study or survey of spaciousness. The data obtained is compiled to sort and determine the main data data that will dianalis with urban picnic approach to plan the superblock area in the tourist area of Jakarta, so that later the results of the analysis will be the concept of planning and design. The expected result of this paper is to be a guide in the planning and design of a superblock area in an integrated tourism area of Jakarta with attention to urban public space needs. Keywords: Superblock Design, Tourism Area, Green Open Public Room, Urban Activities, Urban Picnic 
PENDEKATAN BUILDING INFILL PADA PERANCANGAN YOUTH CENTER DI KOTATUA JAKARTA Muhammad Alwan Rosyadi; Ari Widyati Purwantiasning; Yeptadian Sari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 4 (2019): Purwarupa Vol 3 No 4 September 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1634.027 KB)

Abstract

Building infill adalah metode mendirikan bangunan dengan mengisi small gap pada wilayah yang sekelilingnya terdapat bangunan eksisting dan menitikberatkan pada keselarasan antara hasil rancangan dan lingkungan sekitar. Lingkungan bersejarah merupakan wilayah yang cocok dalam penerapan pendekatan Building Infill, Kotatua Jakarta sebagai sebuah kawasan konservasi cagar budaya dipilih sebagai lokasi penelitian. Bangunan yang akan dirancang adalah Youth Center. Youth Center dipilih mengingat Kotatua Jakarta merupakan salah satu pusat hangout anak muda sehingga dibutuhkan sarana pendukung untuk menampung kegiatan anak muda tersebut. Penerapan pendekatan Building infill dilakukan dengan meneliti bangunan didalam tapak sehingga dihasilkan kesimpulan layak atau tidak layak bangunan didalam tapak untuk dipertahankan. Penelitian terhadap bangunan disekeliling tapak juga diperlukan sehingga dihasilkan kesimpulan garis besar gaya bangunan disekeliling tapak seperti ketinggian bangunan, garis vertikal horizontal, tipologi atap hingga material bangunan.
PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK TERHADAP BANGUNAN GUNDAM BASE INDONESIA DI JAKARTA Andik Krisdianto; Ari Widyati Purwantiasning; Wafirul Aqli
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 1 (2018): Purwarupa Vol 2 No 1 Maret 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Perencanaan dan Perancangan Gundam Base Indonesia dengan Pendekatan Arsitektur Futuristik bertujuan untuk memberikan satu pemecahan masalah tentang bagaimana mewadahi kegiatan jual beli Gundam, memamerkan Gundam, serta sebagai tempat berdiskusi, mencari ilmu, dan membina hubungan sesama komunitas pecinta Gunpla dan masyarakat. Diharapkan dengan Perencanaan dan Perancangan ini, minat masyarakat terhadap hobi Gundam Plastik ini meningkat dan sebagai sarana rekreasi baru khususnya untuk daerah Jakarta, mempermudah para pecinta Gunpla untuk mendapatkan unit yang diinginkan serta sebagai sarana edukasi untuk menciptakan part Gunpla baru sesuai keinginan. Penerapan arsitektur futuristik dipilih sebagai sebuah cerminan akan dimensi masa depan yang dideskripsikan pada bentuk salah satu karakter Gunpla. Konsep bangunan yang mengadopsi salah satu part Gunpla diharapkan akan menambah daya tarik dari bangunan tersebut, sehingga bangunan dapat menjadi salah satu bangunan ikonik di kawasan Jakarta. Kata Kunci: Arsitektur futuristik, Gundam Base, Gunpla, Hobi, Komunitas ABSTRACT. Planning and Designing Gundam Base Indonesia Using Futuristic Architecture approach aims to accommodate the buying and selling of Gundam, exhibiting Gundam, as well as a place to discuss, seek knowledge, and foster relationships between lovers of Gunpla community and people’s. It is hoped that with this Planning and Design, people's interest in Gundam Plastik hobby is increasing and as a new recreation facility especially for Jakarta area, facilitate the Gunpla lovers to get the desired units as well as educational facilities to create new Gunpla parts as desired. The concept of building adopting one of the Gunpla parts is expected to add to the attraction of the building. Keywords: Community, Futuristic Architecture, Gundam Base, Gunpla, Hobby
PENERAPAN KONSEP SIMBOLIK METAFORA PADA PERENCANAAN KANTOR PUSAT DAN PENDIDIKAN CISCO DI JAKARTA Rudy Thalib; Ari Widyati Purwantiasning; Anggana Fitri Satwikasari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 2 (2017): Purwarupa Vol 1 No 2 September 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Kemajuan suatu  Negara didukung dengan berkembangnya teknologi dalam usaha meluaskan wilayah pelayanan dan pemasaran produk Cisco di Indonesia, dibutuhkan kuantitas dan kualitas sumber daya  manusia yang produktif. Maka, perlu adanya sebuah lingkungan  dan pelingkupnya berupa bangunan yang akan menampung berbagai kegiatan seperti, pusat pelayanan, pusat pengembangan, dan pusat penelitian produk-produk Cisco. Untuk mencetak kuantitas dan kualitas sumber daya manusianya, diperlukan bangunan yang dapat menampung berbagai kegiatan pelatihan yang dikenal sebagai Cisco Networking Academic. Fungsi kantor pusat Cisco dan fungsi pelatihan Cisco adalah dua fungsi yang diletakan dalam lahan yang sama, tetapi memiliki bangunan yang berbeda dan berdekatan agar terjalin hubungan sinergi dalam batasan fungsional pada kedua bangunannya.Sistem BangunanPintar untuk menekan penggunaan energi buatan dan efisien memanfaatkan energi alami. Ketertinggalan pembangunan infrastuktur komunikasi di indonesia telah memberi inspirasi untuk menggabungkan sistem BangunanPintar dan unsur-unsur pada logo atau simbol Cisco yang akan mendominasi selubung bangunan, seperti pada  pelingkup lorong Entrance yang terbentuk dari ruas-ruas baja yang membentuk pola struktur jaringan tiga dimensi, sehingga secara visual akan memberi kesan selamat datang kedalam dunia jaringan. Makna kesan ini adalah sebuah pesan kepada bangsa Indonesia yang sedang berbenah dari ketertinggalan infrastuktur jaringan komunikasi.       Kata kunci : Cisco, System, Smart Building, Networking Academy, Jaringan, Desain arsitekktur. ABSTRACT. Progress of a State is supported by the development of technology in an effort to expand the service and marketing of Cisco products in Indonesia, it needs quantity and quality of productive human resources. Therefore, it is necessary to have an environment and the scope of the building will accommodate various activities such as, service center, development center, and research center of Cisco products. To print the quantity and quality of human resources, a building that can accommodate various training activities known as Cisco Networking Academic is required. Cisco's Cisco headquarters and Cisco training functions are two functions that are located within the same land, but have different and adjacent buildings to establish synergic connections within functional constraints on both buildings. Smart Building Systems to reduce the use of artificial and efficient energy utilizes natural energy. The underdevelopment of communications infrastructure development in Indonesia has inspired the incorporation of Smart Building systems and elements in the Cisco logo or symbol that will dominate the building envelope, such as the Entrance corridor formed from steel sections forming a three-dimensional network structure, The visuals will give a welcome impression into the world of network. The meaning of this impression is a message to the Indonesian people who are clean up from behind the communications network infrastructure.               Keywords: Cisco, System, Smart Building, Networking Academy, Network, Architechture Design
KAJIAN KONSEP PARTISIPATIF PADA RPTRA SUNGAI BAMBU Dimas Bayu Bintoro; Ari Widyati Purwantiasning
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 2 (2019): Purwarupa Vol 3 No 2 Special Edition #1 Mei 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.848 KB)

Abstract

ABSTRAK. Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) adalah ruang terbuka sebagai wahana permainan, untuk tumbuh dan kembangnya anak. Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) berfungsi memenuhi tumbuh kembang anak dan sarana lain yang memfasilitasi kebutuhan warga sehingga terjadi keterkaitan harmonis antara program pemerintah dengan daya dukung masyarakat. Istilah RPTRA ini dikembangkan oleh Ibu Eka Permanasari dengan menitiberatkan pada ruang yang mampu mejembatani komunikasi antara warga dan pemerintah. Berbeda dengan program pembangunan sarana publik pemerintahmencoba menangkap kebutuhan dari bawah dan memasukkan dalam proses perancangan (bottom up approach).Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) menjadi bagian dari strategi pembangunan kota dalam upaya penyediaan fasilitas dan sarana penunjang kebutuhan masyarakat. Ruang publik ini akan dimanfaatkan oleh seluruh golongan masyarakat.
REDESAIN PASAR DEMAK BINTORO DENGAN KONSEP PENGGABUNGAN TRADISIONAL DAN MODERN kus yusron hanif; Ari Widyati Purwantiasning; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 2, No 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.383 KB)

Abstract

ABSTRAK. Pasar tradisional Demak Merupakan pasar  terbesar di kabupaten Demak, agar pasar tradisional dapat diterima kalangan atas dan sebaliknya kalangan bawah juga dapat merasakan kebersihan dan kenyamanan dalam berbelanja. Melakukan redesain pasar Demak dengan pendekatan Hybrid Tradisional dan modern adalah salah satu metode yang dapat menyelesaikan problematika bahwa pasar tradisional secara umum kurang nyaman dan kurang bersih. Dengan adanya redesain pasar tradisional yang lebih tertata ruang-ruang, sirkulasi, dan kebersihanya seperti pasar modern ini diharapkan dapat menarik minat bagi kalangan menengah atas untuk berbelanja di pasar tradisional. Fasad yang menarik dengan menggabungkan arsitektur tradisional dan arsitektur modern tentunya akan lebih menarik perhatian masyarakat untuk berbelanja di pasar Demak.
BEACH RESORT HOTEL DI PULAU PARI DENGAN PENEKANAN KONSEP EKO ARSITEKTUR Dwi Andika Agusliyanto; Ari Widyati Purwantiasning; Anisa Anisa
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 1 (2017): Purwarupa Vol 1 No 1 Maret 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.476 KB)

Abstract

ABSTRAK. Berbagai potensi alam yang berada di Negara kepulauan ini menjadi daya tarik khusus bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Pengelolaan kegiatan pariwisata sangat diperlukan dalam rangka menarik wisatawan untuk tinggal lebih lama di daerah tujuan wisata. Pulau Pari mempunyai peluang yang cukup prospektif untuk pengembangan industri pariwisata. Pulau Pari termasuk dalam gugusan kepulauan seribu yang merupakan bagian wilayah Provinsi DKI Jakarta paling utara. Keindahan pantai dan bawah laut kepulauan seribu dapat menjadi daya tarik wisatawan yang datang. Untuk mengakomodasi adanya pertumbuhan wisatawan dibutuhkan adanya sebuah fasilitas penginapan yang representatif untuk kenyamanan para wisatawan. Hotel dan resort merupakan sarana yang sangat vital dalam menunjang kepariwisataan di Kepulauan Seribu. Oleh karenanya, maka dipilihlah Pulai Pari sebagai tempat pembangunan pariwisata khususnya fasilitas penginapan dengan fasilitas yang memadai dengan konsep eko arsitektur. Kata Kunci: Beach Resort Hotel, Eko Arsitektur, Pariwisata, Pulau Pari ABSTRACT. Various natural resources in this archipelago have a specific attraction for domestic and international tourists. Tourism management  is needed in order to attract tourist to stay longer within the area. Pari Island has a chance in the development of tourism industry. Pari Island is a part of  Kepulauan Seribu  of Indonesia which located at northern Jakarta. The beauty of underwater life and Kepulauan Seribu beach can attract tourists for coming. To accommodate the growth of tourists, it will required decent facility of representative lodging facility which comfortable and safe for tourists.  Hotel and resort are vital in supporting tourism in Kepulauan Seribu. Therefore, Pulau Pari has been chosen as a tourism development particularly lodging facilities which in line to the concept of eco-architecture. Keyword : Beach Resort Hotel, Eco Architecture, Tourism, Pari Island
KONSEP ARSITEKTUR PADA BANGUNAN SEKOLAH BERASRAMA MUHAMMADIYAH Muhammad Syafrizal Faqih; Ari Widyati Purwantiasning; Luqmanul Hakim
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 2 (2017): Purwarupa Vol 1 No 2 September 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Pendidikan Islam di Indonesia pada tingkat sekolah SMP dan SMA semakin lama semakin berkembang dengan persaingan yang cukup tinggi. Terutama persaingan terhadap sekolah-sekolah negeri dan internasional yang mulai berkembang, namun dari segi agama sangat kurang. Ada beberapa faktor yang menyebabkan tingginya minat masyarakat memilih menjadi siswa sekolah negeri dan internasional. Karena orang tua menganggap bahwa sekolah negeri dapat dengan mudah melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dibandingkan sekolah swasta. Dengan menerapkan konsep arsitektur modern dalam merancang bangunan sekolah berasrama yang menyediakan pengajaran dengan komputerisasi. Dan menerapkan perbedaan bangunan sekolah berasrama yang sudah ada dengan konsep sekolah berasrama muhammadiyah yaitu memisahkan massa bangunan ikhwan dan akhwat, serta menyediakan belajar mengajar untuk pengabdian masyarakat.  Kata Kunci: muhammadiyah, berasrama, sekolah, konsep, arsitektur, modern ABSTRACT. Islamic education in Indonesia at junior high school and senior high school level is increasingly growing with high competition. Especially the competition against the public and international schools that began to develop, but in terms of religion is very less. There are several factors that lead to high public interest in choosing to become public and international school students. Because parents assume that public schools can easily proceed to a higher level than private schools. By applying the concept of modern architecture in designing a boarding school building that provides computerized teaching. And apply the difference of existing boarding school buildings with the concept of muhammadiyah boarding school that separates masses of ikhwan and akhwat buildings, and provides teaching and learning for community service. Keywords: muhammadiyah, boarding, school, concept, architecture, modern
Co-Authors Aditya Wicaksono Agam Didik Ramadhan AGAM DIDIK Ramadhan Ahmad Azis Mulyantoro Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Yusuf Aisy, Karlina Rohadatul Al-Amin, Roby Alief Muzakkii Saliim Pertama Alreiga Referendiza Wiraprama Alreiga Referendiza Wiraprama, Alreiga Referendiza Andiani Imantaka Andik Krisdianto Andrea Gina Karima Angel Palastri Anggana Fitri Satwikasari Anggana Fitri Satwikasari Anggana Fitri Satwikasari Anggoro Cipto Ismoyo anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Annisa Shafa Kamila ari Hadi weepee ari Hadi weepee, ari Hadi Asa Aulia Asep Septian Ashadi Astriani Putri Wulandari Aulia Widya Chandra Aulia widya Chandra Bella Mareta Thania Buana, Muhammad Cakra Cahyo Abdi Rasid Cahyo Agung Nugroho Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi hantono, Dedi Dimas Bayu Bintoro Dinda Wahyuning Hati Dwi Andika Agusliyanto Erlangga, Agus EVI PUSPITASARI PUSPITASARI Fadwah Maghfurah Faiz Al Farisi Fajar, Putra Fajar, Putra Fajar Faridzal Faridzal Farrel Ghifari Fauzi Firdaus Ferdianto Yanu Suprihatin Finta Lissimia Finta Lissimia Finta Lissimia, Finta Firdaus, Lutpi Alfian Ghifari, Farrel Ghiffari Goldra Putra N Ghulam Akhmad Al Faqi Giriana, Dewinta Firda Halim Saputra Halimah, Hana Handri Saputra HANIFIANTO, RIFQI Hermawan, Adi Hibatullah, Helmi Bariq Hilman Fadhillah Himawan, Muchamad Taufiqur IBRAHIM, SHAFA ARMELIA Ilfaya Ilham Burhanudin Ilham Pane Ivan Junanda Izzat Fadhlur Rahman Junaedi Junaedi kartika dwi cahyanti Kintan Gumanti Artha Kurnia, Yudi kus yusron hanif Lily Mauliani Lily Mauliani Lily Mauliani Luqmanul Hakim Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi, Lutfi Meisanti, Meisanti Mohammad Baskoro Muhammad Akbar Rafsyanjani Muhammad Alwan Rosyadi Muhammad Alwan Rosyadi Muhammad Cakra Buana Muhammad Faiz Akmal Muhammad Ibnu Fachry Muhammad Rizky Saputra Muhammad Syafrizal Faqih Muhammad, Nurhuda Ali Musthapha, Zainal Mustofa Sakhid Nasir Ali Ridho Nurhidayah Komala Nurhidayah Nurhidayah Komala Nurhidayah, Nurhidayah Komala Nursandi, Izwan Ariq Nusyawal, Muhammad Fikri Pane, Ilham paramita rusadi Pratama, Anggi Putra Priambudi Dwi Prasetyo Priambudi Dwi Prasetyo Purnama, Dinar Agung Putra Fajar PUTRI, ALIFVIA MALINDA Putri, Shely Pratiwi Sanjaya Rafsyanjani, Muhammad Akbar Ramadhan, Agam Didik Ratna Dewi Nur'aini Retdia Sofiana Rudy Thalib Rustama Fasda Bimaktumaru Saeful Bahri Saputra, Muhammad Rizky Sari Hibatunnisa Fadhilah Satrio Aji Nugroho Prasetya Satrio Wibowo Sejati Pertiwi, Dewi Milenia Zhasmin Septiawan, Wawan Setiawan, Sandy Shely Pratiwi Sanjaya Putri Sidabutar, Yuanita F D Sri Indriani Solehah Suranta Ginting Syah, Ervin Taufik Hidayat Thania, Bella Mareta Tiara Amelia Tiara, Naria Vidalia Tri Kusumawati Ully Irma Maulina Hanafiah Vivaldi Rizqi Hisyam Vivaldi Rizqi Hisyam Wafirul Aqli Wardany, Mutia Setya Wawan Gunawan Yandri, Sepli Yeptadian Sari Yeptadian Sari Yoyok - Agustina Yudi Kurnia Zelly Rinaldi