Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efektifitas Kerjasama TNI-Polri untuk Menangani Destructive Fishing Guna Mendukung Ekonomi Biru dalam Rangka Pembangunan Nasional Alam, Saiful; Sutanto, Rudy; Purwanto, Sigit
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 11 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i11.8758

Abstract

Ancaman praktik destructive fishing seperti pengeboman dan penggunaan racun di wilayah perairan Indonesia telah menimbulkan kerusakan ekosistem laut yang serius, menurunkan stok ikan, serta mengganggu stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional. Sebagai respons, sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi elemen kunci dalam penegakan hukum dan pengawasan maritim. Penelitian ini menganalisis efektivitas kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menanggulangi praktik destructive fishing sebagai bagian dari strategi nasional menuju pembangunan Ekonomi Biru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang dilaksanakan di wilayah kerja Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap enam informan kunci lintas institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama TNI–Polri diwujudkan dalam empat bentuk utama, yaitu patroli laut gabungan, pertukaran data intelijen, forum koordinasi lintas sektor, dan penyuluhan masyarakat pesisir. Sinergi ini terbukti menurunkan pelanggaran hukum di laut dan meningkatkan kesadaran hukum nelayan. Namun demikian, efektivitasnya masih terkendala oleh tumpang tindih kewenangan, perbedaan rantai komando, keterbatasan sumber daya, serta tekanan ekonomi masyarakat pesisir. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan Joint Maritime Command yang mengintegrasikan TNI–Polri dengan instansi maritim lainnya, modernisasi sistem pengawasan laut berbasis teknologi, serta pemberdayaan masyarakat pesisir sebagai mitra strategis pertahanan nirmiliter untuk mendukung ketahanan maritim dan pembangunan nasional berkelanjutan.
STRATEGI PEMBINAAN TERITORIAL KODIM 1603/SIKKA DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN WILAYAH MENGHADAPI ERUPSI GUNUNG LEWOTOBI LAKI-LAKI [TERRITORIAL DEVELOPMENT STRATEGY OF MILITARY DISTRICT COMMAND 1603/SIKKA IN STRENGTHENING REGIONAL RESILIENCE AGAINST THE ERUPTION OF MOUNT LEWOTOBI LAKI-LAKI] Permana, Denny Riesta; Taufik, Robby M.; Purwanto, Sigit
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/al-ihtiram.v4i2.1151

Abstract

This study examines the territorial development strategy implemented by Military District Command 1603/Sikka (Kodim 1603/Sikka) in strengthening regional resilience to face the eruption of Mount Lewotobi Laki-Laki. The research aims to analyze the effectiveness of the Pembinaan Teritorial (Binter) strategy as part of Indonesia’s total defense system in responding to nonmilitary threats such as natural disasters. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through field observations, interviews, and documentation with Kodim officers, local government, and disaster management agencies. The results show that the Binter strategy effectively strengthens social and physical resilience through three pillars: social communication, territorial defense empowerment, and community engagement. Kodim 1603/Sikka plays a crucial role as a coordination hub, bridging the synergy between local government, BPBD, and the community to enhance preparedness and adaptability. The study concludes that territorial development, when integrated with disaster management, significantly contributes to an adaptive and participatory regional defense model.
PROTOTYPE ALAT PENDETEKSI GAS BERBAHAYA DI KAMAR MESIN UNTUK MENJAGA KESELAMATAN ABK BERBASIS WEMOS D1 DI KAPAL MT PLAJU Purnama Dewi, Nanda; Nasri, Nasri; Purwanto, Sigit; Retno Gunarti, Monika; Dai Robbi, Shofa
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i1.4194

Abstract

Enclosed spaces in ship engine rooms pose significant risks due to toxic gas accumulation like carbon monoxide and carbon dioxide, contributing to maritime fatalities. This research aimed to develop a Wemos D1-based prototype for real-time hazardous gas detection to enhance crew safety on MT Plaju tanker. Experimental prototype development employed ADDIE model with static and dynamic testing on MQ-135 sensor, buzzer, LED, and WiFi web monitoring. Population comprised four main holes (A-D) in engine room enclosed spaces, sampled through 20 measurements during 12-month sea practice. Instruments included Arduino IDE for programming and Excel for regression linear analysis with <5% calibration error. Results showed average CO detection at 5.4 ppm and CO2 at 406 ppm, with alarm response under 6 seconds exceeding 30% threshold, achieving 95% accuracy in high humidity and vibration conditions. The prototype demonstrated superior WiFi connectivity over previous ATMega328P systems, reducing hazard zones by 40%. In conclusion, this cost-effective IoT solution validates hardware reliability for Indonesian maritime operations, recommending multi-gas sensor integration for industrial scaling.
Implikasi Perang Rusia–Ukraina Terhadap Strategi Pengembangan Teknologi Kendaraan Tempur Kavaleri TNI AD Romadon, Arkom Fajri; Purwanto, Sigit; Hendarmoto, Yermia
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7665

Abstract

Perang Rusia–Ukraina menjadi tonggak penting dalam perubahan karakter peperangan modern yang menegaskan pergeseran dari kekuatan berbasis platform menuju kekuatan berbasis jaringan (network-centric warfare). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi strategis dan operasional dari perang tersebut terhadap arah pengembangan teknologi kendaraan tempur Kavaleri TNI AD. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan analisis literatur internasional, yang diolah menggunakan perangkat lunak NVivo 15 untuk mengidentifikasi tema dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perang Rusia–Ukraina memberikan pembelajaran penting bagi TNI AD dalam memperkuat kemampuan Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (C4ISR) dan penerapan Battle Management System (BMS). Modernisasi Kavaleri perlu diarahkan pada pengintegrasian sistem proteksi aktif (Active Protection System), pertahanan anti-drone, dan sistem komunikasi digital taktis yang tahan terhadap gangguan peperangan elektronik. Selain itu, transformasi doktrin, peningkatan kompetensi personel, serta kemandirian industri pertahanan menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi strategi jangka panjang. Dengan demikian, modernisasi Kavaleri TNI AD harus bersifat multidimensi dan berkelanjutan, mencakup aspek teknologi, doktrin, sumber daya manusia, dan industri, agar dapat mewujudkan satuan yang cepat, adaptif, dan tangguh dalam menghadapi ancaman multi-domain serta memperkuat daya tangkal pertahanan darat Indonesia.
Faktor Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Miopia Sigit Purwanto
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Miopia adalah kelainan refraksi yang paling umum dan dapat diatasi dengan mudah apabila penderita memakai kacamata. Secara umum miopia diklasifikasikan berdasarkan dari derajat keparahannya. Miopia ringan kekuatan lensanya d”3 Dioptri, miopia sedang antara > 3 – 6 Dioptri, sedangkan miopia berat nilainya > 6 Dioptri. Prevalensi global kelainan refraksi diperkirakan sekitar 800 juta sampai 2,3 milyar. Insidensi miopia dalam suatu populasi sangat bervariasi dalam hal umur, negara, jenis kelamin, ras, etnis, pekerjaan, kebiasaan, lingkungan, dan faktor lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor determinan yang berhubungan dengan miopia. Instrumen penelitian berupa kuesioner 14 pertanyaan.Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasi cross sectional dengan variabel bebas adalah genetik, kebiasaan, lingkungan, pendapatan orangtua, dan pendidikan ayah sedangkan variabel terikat adalah tingkat miopia. Jumlah responden sebanyak 59 pelajar di SMA Negeri 2 Palembang. Analisis dilakukan dengan univariat dan bivariat menggunaka Chi-Square (X2).Hasil: Sebanyak 59 pelajar berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian dengan uji Chi-Square (á < 0,05) terdapat hubungan yang bermakna antara faktor lingkungan (p value= 0.031), kebiasaan (p value= 0,018) dengan miopia. Tidak adanya hubungan bermakna antara genetik (p value=0,347), pendidikan ayah (p value=0,088) dan pendapatan orangtua(p value= 0.145) dengan miopia.Kesimpulan : Faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian miopia adalah faktor lingkungan dan kebiasaan.Kata kunci: Miopia, refraksi, kornea, lensa, kacamata
Co-Authors Adhisty, Karolin Agung Wibowo Agustin, Ayu Tri Alam, Saiful Ameinabilla Pasa Trisnaputri Anas Fadli Wijaya Antarini Idriansari, Antarini Anuraga Kusumah Appulembang, Yeni Anna Aulia, Riza Alif Bina Melvia Bina Melvia Bina Melvia Girsang Bina Melvia Girsang Cameline Alamanda Citra, Viona Fracellia Dai Robbi, Shofa Dani Yanuar Dea Venizelia Dhona Andhini Dian Wahyuni Efendi, Zulian Eka Yulia Fitri Elnaja, Dinar Anisa Eva Musyrifah, Eva Firnaliza Rizona Gusni Satriawati, Gusni Gusti, Alfiqi Adi Habibullah, Reizki Hanifan, M. Zakie Hartina Ulfa Hayati, Farhatul Hendarmoto, Yermia Heru Heru Heru Hikayati Humairoh, Riska Tsamarah Hutajulu, Bangun P Ilhami, Muhammad Syuhud Iwan Setiawan Izzah Khoirunissa Jaji Jaji Jakaria, Mohamad Jum Natosba Karolin Adhisty Kennedi, Umar Fhadli Khoirul Latifin Kurniadi, Agung Tri Latifin, Khoirul Maddock, Simon T Megah Mulya Mirza Dikari Kusrini Msy Hartina Ulfa Mufidah, Hartalina Muhamad Azis Firdaus Mukhlis, Fardan Adima Mukni Mukni Mukni Mukni, Mukni Mumtaz, Hanifah Mutiarani Nasri Nasri, Nasri Nurna Ningsih Padiana, Rijal Akbar Difa Permana, Denny Riesta Prabowo, Oktavianus Jekki Purnama Dewi, Nanda Purwanti, Ananda Kamila Nurcahya R. A. Robiatul Adawiyah Rahmawati, Fuji Retno Gunarti, Monika Romadon, Arkom Fajri Rostika Flora Rostika Flora Rudy Sutanto Sofyan, Nora Putri Sumardi . Sumaryanta Sembiring Syahrum Agung Taufik, Robby M. Titing Suharti Yanto, A Viktor Yulianti Yulianti Zainudin Zikran Zikran Zikran, Zikran Zulian Effendi