Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Pendidikan di SMAN 2 Wera Syaifullah, Syaifullah; Nurhijriah, Nurhijriah; Susanto, Irman
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 2 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah sebagai organisasi pendidikan, harus dikelola dengan memanfaatkan semua sumber daya, baik sumber daya manusia, material dan dana dalam rangka mencapai tujuan sekolah secara efektif dan efisien. Sekolah sebagai suatu lembaga mempunyai satu tujuan atau lebih. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berusaha menganalisis dan mendeskripsikan aktivitas kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan di SMAN 2 Wera. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui 3 tahapan yaitu reduksi data, display data dan verifikasi/kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan tentang kompetensi manajerial kepala SMAN 2 Wera; a) mengoptimalisasi sumber daya, b) meningkatkan kinerja guru, c) pengelolaan lingkungan sekolah, d) menjamin mutu sekolah. Selanjutnya kepala SMAN 2 Wera telah melaksanakan fungsi manajemen inti sebagaimana berikut ini; a) perencanaan; kepala sekolah menyusun program dan strategi sekolah, b) pengorganisasian; kepala sekolah mengstrukturkan tugas dan pembagian kerja, c) penggerakkan; kepala sekolah telah memotivasi dan menggerakkan seluruh warga sekolah, d) pengendalian; kepala sekolah mengawasi, mengevaluasi dan mengontrol pelaksanaan program sekolah. Selanjutnya kompetensi manajerial kepala sekolah adalah fondasi bagi kepala SMAN 2 Wera. Kepala sekolah untuk bertindak sebagai manajer dan pemimpin yang transformatif, telah memastikan bahwa sekolah berjalan dengan baik dan terus berkembang menuju keunggulan. Adapun dampak dari tidak adanya kompetensi manajerial kepala, hal yang muncul adalah; a) proses pendidikan berjalan tidak terarah, b) guru tidak termotivasi dan kinerjanya stagnan, c) konflik sulit diselesaikan, dan d) sekolah sulit mencapai keunggulan dan mutu.
Cultural Studies Literacy and Numeracy Student Achieving at MAN 2 Kota Bima Syaifullah; Ida Waluyati; Irman Susanto
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i2.4386

Abstract

Study This aim for know studies culture literacy and numeracy student achievement at MAN 2 Kota Bima. The research method used in study This is method study qualitative. Subject study is head school, teacher in charge student achievers, and students’ achievement. Data collection in study This use observation, interviews, and documentation. Based on results research conducted by researchers? so can concluded that, culture literacy and numeracy at MAN 2 Bima City have implemented in a way structured through various coaching programs, creative teacher strategies, as well support adequate facilities. Schools also face? a number of challenges like limitations time and variation interest students, however in a way general capable create environment conducive learning? for support performance student.
Pengembangan Model PBL Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge Pada Pembelajaran IPS di SMPN 5 Sape Ida Waluyati; Tasrif Tasrif; Syaifullah Syaifullah; Sakinah Sakinah
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 9 No 1 (2026): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v9i1.4545

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang valid, praktis, dan efektif. Intervensi ini dirancang untuk mengatasi rendahnya keterampilan berpikir kritis serta memudarnya karakter berkebhinekaan global siswa dalam pembelajaran IPS di SMPN 5 Sape, Kabupaten Bima. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate. Penelitian ini melibatkan ahli materi, ahli media, dan 32 siswa kelas VIII sebagai subjek uji coba. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi, angket respon kepraktisan, tes berpikir kritis berbasis esai, dan lembar observasi karakter Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Model PBL terintegrasi TPACK dinyatakan Sangat Layak oleh para ahli dengan rata-rata validitas sebesar 81,6%; (2) Tingkat kepraktisan berdasarkan respon guru dan siswa mencapai 82,3% (Sangat Praktis); (3) Efektivitas model dibuktikan dengan peningkatan signifikan pada keterampilan berpikir kritis dengan nilai N-gain sebesar 0,71 (kategori tinggi), serta penguatan karakter berkebhinekaan global siswa melalui peningkatan skor observasi dari kategori "Mulai Berkembang" menjadi "Berkembang Sesuai Harapan". Kesimpulannya, sinergi antara sintaks PBL berbasis masalah otentik dan pemanfaatan TIK mampu menstimulus kemampuan kognitif tingkat tinggi sekaligus menginternalisasi nilai-nilai pluralisme kultural secara simultan.
Penanaman Nilai Karakter Pada Siswa dalam Mengurangi Perilaku Bullying di SDN 14 Kota Bima Syaifullah Syaifullah; Nurhijriah Nurhijriah; Irman Susanto
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 9 No 1 (2026): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v9i1.4550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk: (1) mendeskripsikan penanaman nila karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima, (2) Untuk mendeskripsikan faktor penghambat dalam penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima. Metode kualitatif merupakan metode riset yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan buat meriset pada keadaan obyek yang alamiah. Informan kunci dalam penelitian ini ialah guru BK (Bimbingan dan Konseling) dan kepala sekolah di SDN 14 Kota Bima. Dan Informan pendukung dalam penelitian ini adalah guru yang berada di SDN 14 Kota Bima. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan cara observasi, dan wawancara . Teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima ialah, pembinaan secara berkala setiap upacara, kegiatan numerasi dan literasi dan kegiatan imtaq, Sarapan berbagi, program anti bullying, pembentukan tim TPPK.. 2) Faktor penghambat dalam penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima yaitu, faktor individu., faktor keluarga/orag tua, faktor lingkungan masyarakat. 3) Upaya untuk mengatasi faktor penghambat penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying yaitu, Pemberian pembinaan berkala ketika kegiatan upacara, kegiatan numerasi dan literasi, Mengundang pihak kepolisian, mengundang pihak tenaga kesehatan.
Eksplorasi Kearifan Lokal Mbeca Wombo sebagai Modal Sosial Perempuan dalam Pencegahan Stunting dan Ketahanan Ekonomi Keluarga ST. Nurbayan; Syaifullah; Irfan; Syukurman
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i2.4693

Abstract

Stunting is a multidimensional problem associated with nutrition, household food security, socioeconomic conditions, parenting practices, women’s knowledge, and family cultural practices. Although the prevalence of stunting in Indonesia has declined, its prevention still requires community-based approaches that consider local knowledge and cultural contexts. This study aims to explore the local wisdom of Mbeca Wombo as women’s social capital in supporting stunting prevention and family economic resilience. The study employs an exploratory qualitative approach to examine the meanings, practices, values, intergenerational transmission, social networks, food management, and economic strategies embedded in Mbeca Wombo. Informants are purposively selected and include women who understand and practice Mbeca Wombo, younger women, community leaders, cultural figures, and family members. Data are collected through in-depth interviews, observation, documentation, and literature review, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. Data credibility is established through source triangulation, technique triangulation, and member checking. The novelty of this study lies in reconstructing Mbeca Wombo as women’s social capital that connects local knowledge, social networks, norms of sharing, food management, and family economic resilience with efforts to prevent stunting risks. The findings are expected to generate an empirical conceptual framework that can serve as a basis for developing women’s empowerment strategies and locally grounded approaches to stunting prevention and family resilience.