Claim Missing Document
Check
Articles

Dinamika Pendidikan Dasar Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin (1986-2019) Meika Nurul Wahidah; Herry Porda Nugroho Putro; Syaharuddin Syaharuddin; Melisa Prawitasari; ‪Mohamad Zaenal Arifin Anis; Heri Susanto
PAKIS (Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial) Vol 1, No 1 (2021): PAKIS, March 2021
Publisher : Pendidikan IPS FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.123 KB) | DOI: 10.20527/pakis.v1i1.3186

Abstract

The development of basic education (TK, SD, SMP) with the name "Sabilal Muhtadin" has a close relationship with the existence of the Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. The people of Banjarmasin seem interested in this Islamic-based education. The existence of Sabilal Muhtadin's education becomes important when people have a high enough interest. The purpose of this study is to describe the dynamics of Islamic Primary Education of Sabilal Muhtadin Banjarmasin from 1986 to 2019. This research uses historical methods, refers to primary sources, through interviews with existing educators, as well as documents related to research topics. Continued source criticism and interpretation until the historiography stage. The results of the study show that the Sabilal Muhtadin Islamic Primary Education in Banjarmasin which consists of TK-SD-SMP is part of the education unit under the management of the Sabilal Muhtadin Islamic Education Institute (LPI-SM) Banjarmasin. Kindergarten Islam Sabilal Muhtadin was founded in 1986, SD in 1989 and SMP in 1993, its existence had become the prima donna of its time, this condition has survived until now, however, the development of Islamic basic education Sabilal Muhtadin still has competitiveness and can continue to grow despite experiencing competition with other education based on integrated Islamic education.
Portrait of Community Economic Activities in The River as a Learning Resources on Social Studies With Local Culture-Based Syaharuddin Syaharuddin; Heri Susanto; Muhammad Adhitya Hidayat Putra
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 2 (2020): The Innovation of Social Studies Journal, March 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v1i2.2095

Abstract

Adaptasi masyarakat terhadap kondisi geografis melahirkan pola budaya yang khas. Aktivitas ekonomi yang erat kaitannya dengan mata pencaharian masyarakat dengan karakteristik lahan gambut yang terletak di bantaran sungai. Budaya khas ini dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar IPS untuk menunjang pemahaman konsep budaya dan nilai yang terkandung dari aktivitas manyambang masyarakat desa Lok Baintan Dalam. Penelitian ini digali dengan penelitian kualitatif dengan didukung oleh data yang didapatkan dari observasi, wawancara panyambangan dan guru IPS yang selanjutnya didukung oleh dokumen desa Lok Baintan Dalam. Analisis meliputi reduksi data, penyajian data hingga verifikasi data. Pengecekan keabsahan dan kevalidan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan penggunaan berbagai bahan referensi. Aktivitas manyambang ini mengandung nilai budaya diantaranya solidaritas, kerjasama, gigih dan mandiri yang dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar IPS berbasis budaya lokal sesuai dengan kompetensi dasar dan materi yang relevan.
The Role of Historical Science in Social Studies Learning Materials for Increasing Values of Student's Nationalism Aida Afrina; Ersis Warmansyah Abbas; Heri Susanto
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3769

Abstract

Konsep utama materi pembelajaran IPS ini berkaitan dengan waktu, perubahan dan keberlanjutan. Ilmu sejarah memberikan ruang kisah kehidupan manusia di masa lampau, masa sekarang dan di masa yang akan datang yang hanya terjadi satu kali tanpa terulang kembali. Terbukti keadaan masa sekarang merupakan hasil dari proses perjalanan di masa lampau untuk menentukan masa yang akan datang dalam kehidupan manusia. Hasil penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan makna nilai-nilai materi ilmu sejarah terhadap kontribusi IPS yang mana mengandung nilai nasionalisme yang berperan untuk menumbuhkan karakter peserta didik. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur. Strategi pencarian data dengan penelusuran buku, ebook, dan jurnal melalui google scholar. Penelusuran data pada google scholar menggunakan kata kunci melalui pencarian jurnal penelitian yang dipublikasikan di internet baik jurnal, buku atau ebook. Hal ini terlihat adanya kontribusi dari ilmu sejarah yang memberikan sumbangsih terhadap Pendidikan IPS yang mana memiliki keterkaitan secara historis. Pentingnya mempelajari materi pembelajaran IPS yang didalamnya juga mengandung konsep ilmu sejarah maka secara tidak langsung peserta didik dapat memahami makna nilai nasionalisme pada peserta didik di sekolah. Sehingga berbagai materi ajar IPS berkaitan dengan kesejarahan memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar dan mengandung makna nilai-nilai yang ada pada ilmu sejarah yakni nilai nasionalisme sehingga peserta didik mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
RETROGRESI PENGGUNAAN MEDIA DARING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH MASA PANDEMI COVID-19 Melisa Prawitasari; Sriwati .; Heri Susanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.913 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i4.3118

Abstract

Pelaksanaan pendidikan seyogyanya dapat bersinergi dalam berbagai kondisi. Bahkan ketika dilanda pandemi Covid-19, para pendidik dan peserta didik dituntut untuk terus berjuang agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik, namun minim resiko penularan. Oleh sebab itu, selama pandemi proses pembelajaran diarahkan pada penggunaan media dalam jaringan (daring). Melalui penelitian ini diharapkan dapat mengetahui bagaimana penggunaan media daring dalam pembelajaran sejarah di Kota Banjarmasin.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Dalam proses pengumpulan data, sumber data ditentukan secara purposive dan snowball. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang sudah dihimpun dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi yang sering digunakan oleh guru-guru mata pelajaran sejarah SMA di Kota Banjarmasin dalam pembelajaran daring adalah Whatsapp, Google Classroom, Google Meet, Zoom Meeting, dan Learning Management System (LMS). Proses pembelajaran daring dilakukan dengan menggunakan fitur-fitur umum yang terdapat dalam aplikasi, yaitu berkirim pesan, berbagi materi dalam bentuk file, sepertimicrosoft powerpoint (ppt), modul pembelajaran, dan video, serta melalui video conference. Berbagai kendala yang dihadapi baik terkait pemanfaatan teknologi, karakteristik pengajar, dan karakteristik peserta didik berpotensi ke arah terjadinya retrogresi dalam pembelajaran daring.
Learning Food Security from Original Tribe in Borneo Muhammad Azmi, Siti Marfuah & Heri Susanto
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2017: PROCEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food security is a very important factor in the development of humankind fromantiquity to modern times. Along with the increasing world population, the need forfood is increasing. Insufficient food can have a positive impact in various sectors,particularly the political, economic and health of a country. Increasing the number ofresidents not accompanied by the addition of agricultural land will certainly have animpact on the lack of world food supplies. Lack of food raw materials will affect theincrease in the number of hungry. Famine will have an impact on the political andeconomic stability of a country. Not to mention other hazards that could arise because ofhunger, such as rising crime and declining levels of public education. This paperdiscusses the overview of local knowledge from the Dayak Tribe in Kalimantan tofostering food security.Keywords: food security, Dayak tribe, Borneo
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DARING MASA PANDEMI COVID-19 Heri Susanto; Widyavera Irmanita; Muhamad Meidy Syurbakti; Fathurrahman Fathurrahman
Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/candrasangkala.v8i1.14383

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi telah memaksa perubahan mendasar pada aktivitas pembelajaran di sekolah. Pembelajaran daring menjadi alternative untuk dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan. Guru dan siswa dipaksa untuk beradaptasi secara cepat dan membiasakan diri dengan berbagai media digital dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan munculnya berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tujuan melakukan sebuah studi evaluatif penggunaan media digital dalam pembelajaran sejarah. Temuan penelitian menunjukkan terdapat kendala teknis, substansial, dan instruksional dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 7 Banjarmasin. Pembelajaran sejarah di SMA Negeri 7 Banjarmasin menggunakan WhatsApp, google classroom, dan zoom meeting yang berdiri sendiri-sendiri sehingga belum memenuhi kriteria learning management system yang ideal untuk pembelajaran daring. Kondisi tersebut memberikan gambaran bahwa diperlukan langkah perbaikan dengan menyediakan sebuah Learning Management System untuk mendukung kelancaran pembelajaran daring.
Madam: Budaya Urang Banjar Merantau untuk Kehidupan Lebih Baik Rochgiyanti; Miftahuddin; Heri Susanto; Fathurrahman; Meli Hadijah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.569 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4945

Abstract

Urang Banjar terkenal sebagai orang yang suka merantau. Merantau dalam istilah Urang Banjar dikenal dengan sebutan madam. Madam dilakukan Urang Banjar dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup yang lebih baik. Madam sudah menjadi budaya bagi Urang Banjar, sehingga Urang Banjar mudah dijumpai diberbagai wilayah yang ada di Indonesia termasuk di Kelurahan Kuala Pembuang I. Urang Banjar berani melakukan madam tentu ada penyebabnya. Fenomena madam Urang Banjar ke Kelurahan Kuala Pembuang I menjadi topik yang sangat menarik untuk diteliti dan dibahas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang melatarbelakangi terjadinya madam dan bagaimana kehidupan sosial Urang Banjar di Kelurahan Kuala Pembuang I. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yaitu Urang Banjar dengan lokasi penelitian di Kelurahan Kuala Pembuang I, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Teknik pengumpulan data diperoleh dari wawancara dan observasi. Kemudian analisis data menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang membuat Urang Banjar madam ke Kelurahan Kuala Pembuang I. Pertama, faktor pendorong dikarenakan berkurangnya sumber daya alam dan menyempitnya lapangan pekerjaan serta susahnya dalam mengembangkan karir di tempat asal. Kedua, faktor penarik dikarenakan banyaknya lowongan pekerjaan di perusahaan kayu saat itu dan adanya hubungan kekeluargaan. Kehidupan sosial Urang Banjar di Kelurahan Kuala Pembuang terjalin dengan baik dengan masyarakat sekitar, hal ini dikarenakan ketika ada acara dari suku lain Urang Banjar senantiasa membantu. Selain itu, Urang Banjar selama berada di Kelurahan Kuala Pembuang I mempunyai sikap toleransi yang besar terhadap sesama, terutama dalam hal agama.
ANALISIS PERILAKU BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN SEJARAH MASA PANDEMI COVID-19 Melisa Prawitasari; Kristin Imanuel; Heri Susanto; Fathurrahman Fathurrahman
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v11i1.7781

Abstract

The Covid-19 (coronavirus disease) that occurred in Indonesia changed the education system. The teaching and learning process which was originally carried out face-to-face in class, then changed remotely online (in a network). The implementation of online learning has various impacts on students, including changes in their learning behavior. The purpose of this study was to analyze the learning behavior of students during online learning. The approach used in the study used a descriptive qualitative approach. The subjects in the study were history teachers and students of class X IPS 1. While the objects were carried out at SMA Negeri 12 Banjarmasin. Data collection techniques were obtained through observation, interviews, and various sources obtained through the internet. Miles and Huberman's interactive analysis is used by researchers to analyze the learning behavior of students. The results showed that the learning behavior of students decreased during online learning. This is because students feel bored and bored during online learning. Changes in learning behavior experienced such as undisciplined, irresponsible, less appreciative of learning, less active and low interest in learning Kondisi pandemi Covid-19 (coronavirus disease) yang terjadi di Indonesia merubah sistem pendidikan. Proses belajar mengajar yang semula dilaksanakan secara tatap muka di kelas, kemudian berubah dengan jarak jauh secara daring (dalam jaringan). Pelaksanaan pembelajaran daring memberikan berbagai dampak terhadap peserta didik, termasuk adanya perubahan pada perilaku belajarnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perilaku belajar peserta didik pada saat pembelajaran daring. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskripif. Subjek dalam penelitian guru sejarah dan peserta didik kekas X IPS 1. Sedangkan objeknya dilakukan di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data didapat melalui observasi, wawancara, dan berbagai sumber yang diperoleh melalui internet. Analisis interaktif Miles dan Huberman digunakan oleh peneliti untuk menganalisis perilaku belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku belajar peserta didik mengalami penurunan saat pembelajaran daring. Hal ini disebabkan peserta didik merasa jenuh dan bosan selama pembelajaran daring. Perubahan perilaku belajar yang dialami seperti tidak disiplin, tidak bertanggung jawab, kurang mengapresiasi pembelajaran, kurang aktif dan rendahnya minat belajar.
Nilai-nilai Karakter dalam Buku Teks Sejarah SMA Kelas XI di SMAN 7 Banjarmasin Melisa Prawitasari; Raihani Sawitri; Heri Susanto
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i3.2761

Abstract

The history material books generally describe facts, such as the number of years, the actors' names, where it happened, and a basic description of the flow of events. The history material books can provide character value strengthening for students, seen from how the teacher can collaborate using the history material books and how to package the delivery of material given to students to realize the aims and objectives of the Ministry of Education and Culture. Education and Culture, one of which is the development of students' potential with character and strengthening the character of students. This study used the descriptive qualitative method. Data collection techniques in this study used interviews and document studies. Data analysis techniques in this study are content analysis techniques for the validity of the data using semantic validity and stability reliability. The result of this research is that the teacher can instill character values in SMA Class XI's history books at SMAN 7 Banjarmasin by using various lectures, discussions, watching movies, and giving assignments. In addition to the use of techniques, the application of the hidden curriculum is also carried out in the learning process, namely by providing responsibility and discipline in following each history learning process. Based on the  identification results, we can conclude that implementing the character values contained in the history textbooks of SMA Class XI at SMAN 7 Banjarmasin is the core value of history learning. These core values are about the spirit of nationalism, love for the homeland, responsibility, and discipline
Implementasi Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Adiwiyata Fathurrahman Fathurrahman; Dyah Kumasalari; Heri Susanto; Nurholipah Nurholipah; Saliman Saliman
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10660

Abstract

Penanaman karakter harus ditanamkan sejak dini kepada peserta didik. Program adiwiyata menjadi salah satu program yang di kembangkan pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup­. ­Program ini sebagai upaya dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi pembentukan karakter peduli lingkungan melalui program adiwiyata di MIN 3 Banjarmasin. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan analisis data Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program adiwiyata dapat membentuk karakter peduli lingkungan di MIN 3 Banjarmasin. Karakter peduli lingkungan yang tertanam pada peserta didik melalui program adiwiyata meliputi gotong royong, disiplin, dan kreatif.