Claim Missing Document
Check
Articles

Program Edukasi Ekstrikasi dan Transportasi Korban untuk Anggota Palang Merah Remaja dengan SMA Negeri 1 Pontianak Fauzan, Suhaimi; Novikadarti, Gabby; Pramana, Yoga; Maulana, M. Ali; Herdaningsih, Sulastri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.13094

Abstract

ABSTRAK Ekstrikasi merupakan konsep penyelamatan darurat, sementara transportasi merupakan proses untuk memindahkan korban dari tempat darurat ke tempat yang aman ada atau tidak disertai menggunakan alat. Pertolongan pertama di sekolah seringkali diberikan oleh anggota Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui pelatihan tentang cara ekstrikasi dan transportasi, sehingga, diharapkan mempunyai bekal untuk dapat menerapkan pada situasi-situasi kegawatdaruratan. Program Pegabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi kelompok. Hasil tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. rataßrata tingkat pengetahuan peserta sebelum dilakukan tindakan sebesar 77,5, sementara setelah dilakukan edukasi, tingkat pengetahuan peserta menjadi 87,5. Hasil y score uji wilcoxon menunjukkan -2,409. Program ini menunjukkan ada pengaruh signifikan pemberian edikasi kesehatan tentang ekstrikasi dan transportasi korban pada peserta PMR di SMA Negeri Pontianak. Kata Kunci: Ekstrikasi, PMR, Siswa, Transportasi ABSTRACT Extrication is an emergency rescue concept, while transportation is the process of moving victims from an emergency place to a safe place, whether or not accompanied by the use of tools. First aid at school is often provided by members of the Youth Red Cross (PMR). This community service activity aims to provide education through training on extraction and transportation methods, so that it is hoped that they will have the skills to be able to apply it to emergency situations. The Community Service Program (PKM) is carried out using lecture and group demonstration methods. The results of the level of knowledge were measured before and after being given health education. The average level of knowledge of participants before the action was carried out was 77.5, while after the education was carried out, the level of knowledge of participants was 87.5. The Wilcoxon test y score results show -2.409. This program shows that there is a significant effect of providing health education regarding extrication and transportation of victims to PMR participants at Pontianak State High School. Keywords: Extrication, PMR, Student, Transportation
EDUKASI DAN REKOMENDASI AKTIVITAS FISIK SISWA DI SMAN 1 SUNGAI RAYA PONTIANAK Pramana, Yoga; Maulana, M Ali; Fauzan, Suhaimi; Gabby Novikadarti Rahmah, R.A.; Lili Neri, Ervina; Margun, Margun; Meta Bravana, Novi; Ega Safie Nanda, Erza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3174-3180

Abstract

Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam perkembangan fisik dan mental siswa. Namun, tingkat partisipasi dalam aktivitas fisik pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan sekolah sering kali kurang optimal. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, diupayakan strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik yang sehat dan bermanfaat melalui kegiatan pemberian edukasi dan rekomendasi aktivitas fisik. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi program aktivitas fisik yang efektif bagi siswa SMA. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan siswa dan guru pembimbing. Program PKM dirancang berdasarkan analisis kebutuhan yang diperoleh melalui survei. Implementasi program ini dilakukan pada siswa SMAN 1 Sungai Raya Pontianak dengan pemberian edukasi dan rekomendasi aktivitas fisik, hasil edukasi PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait manfaat dan pentingnya aktivitas fisik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam melakukan aktivitas fisik di lingkungan sekolah. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang difokuskan pada edukasi dan pemberian rekomendasi aktivitas fisik bermanfaat dalam meningkatkan partisipasi serta kesehatan siswa SMAN 1 Sungai Raya Pontianak.
EDUKASI BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA PALANG MERAH REMAJA SMA NEGERI 1 SUNGAI RAYA KUBURAYA Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Lili Neri, Ervina; Kholid Fahdi, Faisal; Pramana, Yoga; Maulana, M. Ali; Herdaningsih, Sulastri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3294-3299

Abstract

Serangan jantung mendadak menjadi penyebab utama kematian diluar rumah sakit dan di rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan suatu intervensi meningkatkan kesiapan menolong korban bencana dan kecelakaan bagi para siswa terutama anggota PMR, salah satunya dengan edukasi. Jumlah peserta yang diikutkan sebanyak 29 orang dengan teknik total sampling. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan peserta didik akan diukur terlebih dahulu tingkat pengetahuan, kemudian evaluasi akhir akan diukur kembali tingkat pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan sebesar 43,67, kemudian edukasi rata-rata setelah dilakukan pendidikan sebesar 65,67. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatkan setelah diberikan edukasi Bantuan Hidup Dasar pada siswa PMR SMA Negeri 1 Sungai Raya, Kuburaya.
PELATIHAN PEMBALUTAN DAN PEMBIDAIAN KORBAN CEDERA DI SEKOLAH PADA PALANG MERAH REMAJA DI PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Novikadarti Rahmah, R.A. Gabby; Fauzan, Suhaimi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3593-3598

Abstract

Pendahuluan : Keadaan gawat darurat karena adanya peristiwa kecelakaan dapat terjadi kapanpun dan dimanapun. Salah satunya, kecelakaan dapat terjadi di sekolah. Angka kejadian cedera di Indonesia mencapai angka 9,2% dan kejadian cedera kedua terbanyak terjadi di sekolah sebanyak 8,4%. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan tentang balut bidai pada korban cedera di sekolah pada Palang Merah Remaja SMA Negeri 1 Pontianak. Sehingga, siswa palang merah remaja memiliki pengetahuan tentang pembalutan dan pembidaian untuk dapat dipraktikkan pada situasi gawat darurat. Metode : Kegiatan pelatihan dilakukan dengan pemberian materi pembalutan dan pembidaian dengan metode ceramah dan demonstrasi. Hasil dan Kesimpulan : Terdapat peningkatan pengetahuan siswa PMR mengenai pembidaian dan pembalutan. Pemilihan metode pelatihan yang efektif pada remaja mempengaruhi tingkat pengetahuan, salah satunya dengan metode demonstrasi.
EDUKASI PENGGUNAAN TANDU PADA PALANG MERAH REMAJA SMA NEGRI 1 SUNGAI RAYA KUBURAYA Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Lili Neri, Ervina; Saputra, Dikki; Herdaningsih, Sulastri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1389-1395

Abstract

Pada situasi darurat terutama untuk memindahkan pasien yang mengalami cedera perlu pemahaman mengenai penggunaan tandu untuk menghindari cedera tambahan pada korban. Oleh karena itu, diperlukan suatu intervensi meningkatkan kesiapan menolong korban bencana dan kecelakaan di situasi darurat bagi para siswa terutama anggota PMR, salah satunya dengan edukasi. Jumlah peserta yang diikutkan sebanyak 30 orang dengan teknik total sampling. Sebelum diberikan edukasi peserta didik akan diukur terlebih dahulu tingkat pengetahuan dan kemudian evaluasi akhir akan diukur kembali tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi. Hasirl nirlair prerterst sirswa PMR yairtu 58,33 dan serterlah dirberrirkan erdukasir penggunaan tandu olerh permaterrir merngalamir pernirngkatan mernjadir 91,33. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatkan setelah diberikan edukasi penggunaan tandu pada siswa PMR SMA Negeri 1 Sungai Raya, Kuburaya.
MANAJEMEN STRES AKADEMIK BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) 1 PONTIANAK Pramana, Yoga; Ali Maulana, M.; Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Mita, Mita; Audrelia, Cheryl; Fitriani, Dina; Rofirullah, Fazrul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1609-1615

Abstract

Stres akademik adalah jenis stres yang timbul sebagai hasil dari tekanan yang terkait dengan tuntutan akademik yang tinggi. Hal ini sering dialami oleh siswa, baik di tingkat sekolah menengah, perguruan tinggi, maupun universitas. Stres akademik dapat memiliki dampak negatif pada kesejahteraan mental dan fisik siswa. Diperlukan upaya manajemen stres dalam proses mengenali, memahami, dan mengatasi tekanan atau ketegangan yang timbul dari berbagai aspek kehidupan siswa serta penting bagi siswa untuk belajar mengelola stres akademik dengan cara yang sehat dan efektif. Pengabdian kepada Masyarakat ini telah selesai dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 di Fakultas Kedokteran, Jurusan Keperawatan, Universitas Tanjungpura. Ditemukan bahwa sebanyak 16 orang (80%) dan sebanyak 4 orang (20%) responden yakni siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pontianak yang memiliki stres akademik tingkat sedang dan stres akademik tingkat berat dari total 20 orang responden perwakilan dari siswa kelas X dan siswa kelas XI. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan ialah pengisian kuesioner untuk melihat gambaran tingkat stres akademik, edukasi terkait manajemen stres akademik, kegiatan aktivitas fisik menyenangkan berupa permainan dan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab.
EDUKASI PENYAKIT SKABIES-INFEKSI KULIT PADA PESERTA DIDIK PESANTREN ALMUBEROK MIFTAHUL ULUM SUI. AMBAWANG Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Maulana, M. Ali; Fujiana, Fitri; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Arisanti Yulianda, Nita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.141-146

Abstract

Skabies dan Penyakit Kulit lainnya kerap terjadi di lingkungan pendidikan berbasis asrama seperti salah satunya di pesantren. Pola ini dapat terjadi dikarenakan kebiasaan buruk perilaku dalam menjaga kebersihan diri. Penelitian ini berupaya dalam meningkatkan pengetahuan peserta didik pesantren melalui pendidikan kesehatan berbasis audio-visual. Jumlah peserta yang diikutkan sebanyak 48 orang dengan teknik quota sampling. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan peserta didik akan diukur terlebih dahulu tingkat pengetahuan, kemudian evaluasi akhir akan diukur kembali tingkat pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 4,8, kemudian rata-rata setelah dilakukan pendidikan sebesar 5,8. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian video edukasi penyakit skabies-infeksi kulit lainnya terhadap tingkat pengetahuan peserta didik Pesantren Sui. Ambawang
Penggunaan Madu Dalam Perawatan Untuk Penyembuhan Luka Pada Pasien Diabetes Mellitus: Literature Review fatini, enny; ligita, titan; fauzan, suhaimi
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.53027

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik ditandai dengan hiperglikemia akibat penurunan sekresi insulin dan/ atau berkurangnya sensitifitas insulin. Sehingga dapat menimbulkan komplikasi berupa luka diabetik. Untuk mempercepat penyembuhan luka pada diabetes dapat dengan mengoleskan madu. Tujuan: Mengetahui tentang penggunaan madu untuk penyembuhan luka pada penderita diabetes melitus. Metode: Jenis penelitian adalah literature review. Ditemukan tujuh artikel, enam diantaranya ditulis dalam Bahasa Indonesia. Beberapa database untuk pencarian artikel tenang madu dalam penyembuhan luka DM yaitu menggunakan Google Scholar, Proquest, Science Direct dan Perpusnas dari tahun 2014 sampai 2021. Menggunakan strategi PICOT dan telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Jenis madu campuran dan Kaliandra efektif untuk penyembuhan luka Diabetes. Selain itu, perawatan dengan mengoleskan madu kearea luka yang diberikan pada semua derajat (I, II dan III) efektif dan menunjukkan adanya perubahan pada jumlah, warna, dan pertumbuhan granulasi. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan madu sebagai terapi alternatif untuk pasien ulkus kaki diabetik bermanfaat dalam proses penyembuhan luka. Diharapkan penggunaan madu dapat dijadikan alternatif dalam perawatan luka diabetik dan bisa diterapkan oleh pasien dan keluarga.  Kata Kunci: Madu, Perawatan Luka, Diabetes Mellitus.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DENGAN KADAR HEMOGLOBIN DI RSUD DR. SOEDARSO Martadi, Kharisma Aji; Fauzan, Suhaimi; Maulana, M. Ali
ProNers Vol 7, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v7i2.56440

Abstract

Latar belakang: prevalensi akibat penyakit ginjal kronik mengalami kenaikan seiring waktu. Salah satu metode yang kerap dijalankan oleh pasien gagal ginjal kronik adalah hemodialisis. Hemoglobin yaitu komponen penting dari pemeriksaan reguler pada pasien yang menjalani hemodialisis. Penurunan hemoglobin berpotensi menurunkan kualitas hidup, hingga berisiko kematian. Penting bagi perawat untuk memahami interaksi dalam internal dan eksternal pasien dengan perubahan hemoglobin. Analisis mengenai interaksi terhadap jenis kelamin, suku dan pekerjaan diharapkan mampu memberikan informasi tambahan mengenai faktor yang berpotensi akan perubahan hemoglobin. Metode: penelitian kuantitatif ini memiliki pendekatan cross-sectional dengan pengambilan data sebanyak 73 responden dengan cara quota sampling. Penelitian ini menggunakan lembar checklist, serta penggunaan kendall"™s thou sebagai uji statistik. Hasil: nilai p value yang ditunjukkan berdasarkan uji statistik menunjukkan antara jenis kelamin (0,569), suku (0,391), dan pekerjaan (0,359) dengan kadar hemoglobin. Kesimpulan: tidak ada hubungan antara jenis kelamin, suku dan pekerjaan sebagai komponen karakteristik pasien gagal ginjal kronik dengan kadar hemoglobin yang menjalani hemodialisis
The Relationship Between Physical Activity And Sleep Quality Among Nurses In Hospitals Bela, Widia Cyntia; Pramana, Yoga; Rahmawati, Nadia; Fauzan, Suhaimi; Maulana, Muhammad Ali
ProNers Vol 9, No 1 (2024): July
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v9i1.78777

Abstract

Background: Sleep quality is essential for maintaining physical and mental health. Nurses often face challenges in achieving good sleep quality due to demanding work schedules, high physical activity levels, and irregular shifts, which can lead to poor sleep and reduced overall well-being.Objective: To examine the relationship between physical activity levels and sleep quality among nurses at Bhayangkara Pontianak Hospital.Methods: This study employed a quantitative cross-sectional design. A total of 73 nurses were included using a total sampling technique. Data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) to assess sleep quality and the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) to measure physical activity levels. The data were analyzed using Spearman Rank correlation.Results: The findings showed a weak negative correlation between physical activity and sleep quality, indicating that higher physical activity levels were associated with poorer sleep quality. Nurses with high physical activity levels and night shift schedules were more likely to experience sleep disturbances. External factors such as environmental conditions and work-related stress also contributed to sleep quality issues.Conclusion: Physical activity has a significant impact on sleep quality among nurses. High physical activity levels, coupled with demanding workloads and irregular shifts, can impair sleep quality. It is recommended that institutions implement strategies to balance physical activity and rest, improve work schedules, and provide support systems to enhance nurses"™ well-being.
Co-Authors Agus Fitriangga Aldri Frinaldi Ali Akbar Ali Maulana, M. Amaludin, Mimi Andhi Fahrurroji Anggita, Dini Aprizal, Wahyu Arief Andriyanto Arif Wicaksono Arisanti Yulianda, Nita Asmara, Ratna Dewi Lintang Audrelia, Cheryl Aulia, Gina Bela, Widia Cyntia Budiharto, Ichsan C.W, Siti Aminah Debby Hatmalyakin Dewi, Devi Lestia Dikki Saputra Dwiantoro, Luky Ega Safie Nanda, Erza Eprilesko, Romantha Fieolla Crissten Ervina Lili Neri Fadilah, Rizki Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi fatini, enny Fauzan Alfikrie Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitriangga, Agus Fitriani, Dina Fradianto, Ikbal Fujiana, Fitri Gabby Novikadarti Rahmah Hadijah Hadijah Hairunnisa Hairunnisa Hastuti, Maria Fudji Herdaningsih, Sulastri Herman Herman . Herman Herman Ibnu Kahtan, Muhammad Ignatia, Joanne Evansha Inderiyani, Inderiyani Intani, Merlisa Kesuma Kahtan, Muhammad Ibnu Khairunnisa Khairunnisa Kholid Fahdi, Faisal Lekatompessy, Roland M. Ali Maulana M. Ali Maulana Margun, Margun Martadi, Kharisma Aji Maulana, Iksan Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Meta Bravana, Novi Mita Mita Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Muhammad Ibnu Khatan Murtilita, Murtilita nabilla, putri Nadia Rahmawati Nita Arisanti Yulianda Novikadarti Rahmah, R.A. Gabby Nurpratiwi, Nurpratiwi Oktarini, Dewi Safa Pondi, Muhamad Pratiwi, Bella Putri Andriani Rachmadiwansyah, Abang Muhammad Hafidz Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmah, R. A. Gabby Novikadarti Rahmawati, Nadia Rasyid, Agung Nur Ratnasari, Monika Rika Kurnia Sari Rio, Kelvin Rofirullah, Fazrul S.U. Adiningsih, Berthy Safitri, Dewin Sari, Ceria Permata Selpiani, Emerentiana Septiastuti, Dinda Miranda Shalsabila, Zahwa Randa Siti Nani Nurbaeti Sukarni Sukarni Syamsiar, Syamsiar Tafwidhah, Yuyun Tari Dwi Sundari K Triyana Harlia Putri Ucok Budiman Usianti, Arilia Uti Rusdian Hidayat Vitaliana Chesar, Putri Reishi Wahyarti, Heni Winda, Stella Agrifa yanti, Restu dama Yoga Pramana Yovita Yovita Yulanda, Nita Arisanti Yunita Eriska Zakaria, Sultana Zenita Indra Ramadhita