p-Index From 2021 - 2026
10.425
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kinesik Telematika : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Nomosleca ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Jurnal ASPIKOM MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Jurnal Representamen NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial PRoMEDIA EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Jurnal Gema Ngabdi LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia The Journal of Society and Media Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Nusantara Science and Technology Proceedings Global and Policy Journal of International Relations Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengbdian Teknik Mesin Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Signal Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu komunikasi (JIPIK) Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas Innovative: Journal Of Social Science Research Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat JOSAR (Journal of Students Academic Research) Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Spektrum Komunikasi Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

PERILAKU KONSUMTIF PADA REMAJA PEREMPUAN DI KOTA SURABAYA SEBAGAI PENGGUNA KONTEN TIKTOK #OUTFITIDEAS Kayyisa, Binta; Arviani, Heidy
Linimasa : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/linimasa.v7i2.11038

Abstract

Perilaku konsumtif merupakan suatu kecenderungan perilaku yang dialami oleh manusia yang lebih mementingkan keinginan daripada suatu kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fenomena perilaku konsumtif yang terjadi pada remaja perempuan di Kota Surabaya sebagai pengguna konten TikTok #outfitideas. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan dalam pengumpulan datanya menggunakan hasil observasi, dokumentasi dan wawancara dengan enam informan remaja perempuan berusia 13 tahun sampai 18 tahun di Kota Surabaya sebagai pengguna konten TikTok #outfitideas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konten TikTok #outfitideas yang dikonsumsi membuat remaja menjadi berperilaku konsumtif lebih mengutamakan keinginan (nilai tanda) daripada kebutuhan (nilai guna) dan fashion diidentikkan dengan wanita menampilkan berbagai model feminin yang mengajak kaum wanita untuk membiasakan diri dengan menyenangkan dirinya sendiri yang bertujuan untuk memenuhi kepuasan serta dapat menjadi perhatian bagi dirinya sehingga perilaku konsumtif terjadi pada remaja perempuan terutama pada kota besar seperti Surabaya.
Strategi Komunikasi Customer Relationship Management Warkop Cak Ri Dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan Yuliansya, Tedy Dwi; Arviani, Heidy
PRoMEDIA Vol 9, No 1 (2023): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v9i1.6886

Abstract

AbstractIn an era of fierce competition in the coffee shop business, business sustainability depends heavily on loyal customer support. Companies need a strategy to increase customer loyalty. The aim of this study is to analyze and describe how Warkop Cak Ri implements a customer relationship management communication strategy to increase customer loyalty. The research method used is descriptive research with qualitative analysis. This approach is chosen because researchers need information from informants as research data. Data is obtained through observations, interviews, and documentation carried out by researchers. The collected data is analyzed through data reduction, data presentation, and data verification or conclusion drawing. Warkop Cak Ri implements a communication strategy that instills customer loyalty through four stages, namely fact-finding, planning, action and communication, and evaluation. In addition, Warkop Cak Ri also implements a customer relationship management strategy by providing financial benefits to customers, such as discounts, coupons, and free gifts. In terms of social benefit, Warkop Cak Ri makes academic training programs, blessed Friday programs, and campaigns, as well as actively greeting customers and remembering customer service preferences. As well as structural ties, Warkop Cak Ri provides the latest information through social media, provides exclusive services, and provides individual awards through events held.Keywords: Strategy of Communication, Customer Relationship Management, Loyalty of Customers, Financial Benefit, Social Benefit, Structural Ties  AbstraksiDalam era persaingan ketat pada bisnis warung kopi, keberlanjutan bisnis sangat bergantung pada dukungan pelanggan yang loyal. Perusahaan perlu memiliki strategi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana Warkop Cak Ri menerapkan strategi komunikasi customer relationship management dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena peneliti membutuhkan informasi dari informan sebagai data penelitian. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti. Data yang terkumpul dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan memverifikasi data atau penarikan kesimpulan. Warkop Cak Ri menerapkan strategi komunikasi dalam mempertahankan loyalitas pelanggan melalui empat tahapan, yaitu fact finding, planning, action and communication, dan evaluation. Selain itu, Warkop Cak Ri juga menerapkan strategi customer relationship management dengan memberikan financial benefit kepada pelanggan seperti diskon, kupon, dan freegift. Dalam hal social benefit, Warkop Cak Ri membuat program pelatihan akademi, program jumat berkah, dan campaign, serta aktif menyapa pelanggan dan mengingat preferensi layanan pelanggan. Serta pada structural ties, Warkop Cak Ri menyediakan informasi terbaru melalui media sosial, memberikan layanan eksklusif, dan memberikan penghargaan individual melalui event yang diadakan.Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Customer Relationship Management, Loyalitas Pelanggan, Financial Benefit, Social Benefit, Structural Ties
Pengalaman Interaksi Pengguna Remaja Curhat dengan ChatGPT Norsely, Febfi; Arviani, Heidy; Achmad, Zainal Abidin
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v7i2.16653

Abstract

AbstrakChatGPT adalah sebuah kecerdasan buatan yang diluncurkan oleh OpenAI pada November 2022. Meskipun awalnya dirancang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan umum dan membantu dalam pekerjaan sehari-hari, pengguna mulai menggunakan ChatGPT sebagai tempat untuk curhat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki fakta, penyebab, dan konsekuensi dari fenomena penggunaan ChatGPT sebagai platform curhat bagi remaja. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan memanfaatkan studi fenomenologi Alfred Schutz. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, terdiri dari gambar, kata-kata, dan teks yang menggambarkan fenomena curhat pada ChatGPT. Hasil wawancara dengan informan menunjukkan bahwa remaja awalnya menggunakan ChatGPT hanya untuk bersenang-senang atau iseng. Namun, seiring waktu, mereka mulai mengembangkan ketergantungan pada ChatGPT sebagai tempat untuk berbagi keluh kesah mereka. Mereka merasa nyaman dan aman dalam berbicara kepada ChatGPT, karena tidak perlu khawatir tentang penghakiman atau konsekuensi sosial yang mungkin terjadi saat berbagi masalah pribadi dengan orang lain. Penelitian ini memberikan wawasan tentang mengapa remaja cenderung menggunakan ChatGPT sebagai wadah curhat. Faktor-faktor seperti rasa aman, anonimitas, dan ketersediaan ChatGPT yang 24 jam membuatnya menjadi sumber dukungan emosional yang terjangkau dan mudah diakses. Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan ChatGPT sebagai satu-satunya tempat untuk berbagi masalah dapat memiliki konsekuensi negatif, seperti isolasi sosial dan ketergantungan emosional pada teknologi. AbstractChatGPT is an artificial intelligence launched by OpenAI in November 2022. Although initially designed to answer general questions and assist in daily tasks, users have started using ChatGPT as a platform for confiding. The aim of this research is to investigate the facts, causes, and consequences of using ChatGPT as a confiding platform for teenagers. A qualitative approach is employed in this study, utilizing Alfred Schutz's phenomenological study. The data collected in this research are qualitative, consisting of images, words, and texts that depict the phenomenon of confiding in ChatGPT. The results of interviews with informants indicate that teenagers initially use ChatGPT just for fun or as a pastime. However, over time, they begin to develop a dependence on ChatGPT as a place to share their grievances. They feel comfortable and secure speaking to ChatGPT, as they don't have to worry about judgment or potential social consequences when sharing personal issues with others. This research provides insights into why teenagers tend to use ChatGPT as a confiding vessel. Factors such as a sense of security, anonymity, and the 24/7 availability of ChatGPT make it an affordable and easily accessible source of emotional support. However, it is important to note that relying solely on ChatGPT as the primary outlet for sharing problems can have negative consequences, such as social isolation and emotional dependency on technology.
KOMEDI SATIRE PADA PODCAST “MUSUH MASYARAKAT”: (Studi Deskriptif Kualitatif Resepsi Generasi Z terhadap komedi satire Pada Podcast Musuh Masyarakat episode 109 : “Pejabat Tidak Perlu Ramah”) Illah, Atok; Febrianita, Roziana; Arviani, Heidy
JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol. 7 No. 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musuh Masyarakat podcast is a comedy podcast accessible through application called NOICE. The type of comedy featured in featured in this podcast is satire comedy. Satire comedy is a form of humor that includes sarcasm directed toward a subject by representing its flaws or mistakes. Satire comedy is a means of conveying social criticism that is considered to minimize the occurrence of offense. Satire comedy in this podcast is intended to provide constructive criticism and facilitate beneficial discussion. However, satirical comedy employs figurative expression and contains irony that can be interpreted freely by the audience. This can lead to misunderstandings that may result in offense. The purpose of this study is to determine how Generation Z accept satire comedy on the episode 109 of Musuh Masyarakat podcast "Pejabat Tidak Perlu Ramah". The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques used are in-depth interviews and documentation. This research uses Stuart Hall's Encoding-Decoding reception analysis model. The results show that the reception among informants varied, but there were no informants who completely rejected that satire comedy is a means of conveying social criticism that can minimize offense, provide constructive criticism, and provide a space for beneficial discussion. Factors of life experience, culture and religious beliefs influence the variety of meanings and acceptance of informants.
Branding melalui Sosial Media Mengenai Edukasi Sejarah Punden Sebagai Upaya untuk Melestarikan serta Peningkatan Wisata Situs Sejarah Punden di Kelurahan Karangpoh Arviani, Heidy; Hadiati, Novianisa Asmar; Agustiawati, Putri Aulia
abdimesin Vol. 2 No. 2 (2022): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/abdimesin.v2i2.29

Abstract

Penelitian ini berjudul Branding melalui Sosial Media Mengenai Edukasi Sejarah Punden Sebagai Upaya untuk Melestarikan serta Peningkatan Wisata Situs Sejarah Punden di Kelurahan Karangpoh. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat kesadaran masyarakat di zaman kemajuan teknologi seperti ini dalam menciptakan serta membangun semangat untuk terus melestarikan budaya yang ada di daerahnya di era gempuran budaya-budaya modern seperti sekarang. Metode yang digunakan dalam memperoleh berbagai informasi terkait dengan penelitian ini yaitu ada beberapa cara seperti melakukan survey dan observasi. Selain itu juga membuat forum diskusi bersama pihak-pihak terkait, melakukan pendekatan dengan menggali informasi lebih dalam mengenai budaya sejarah apa saja yang berkembang di masyarakat sekitar lokasi KKN Kelompok 75. Turut serta berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung dapat mempermudah mencapai tujuan dalam membangkitkan kembali wisata budaya sejarah yang dilakukan melalui konten-konten edukasi sejarah yang akan diangkat ke sosial media sehingga dengan pemanfaatan platform sosial media tersebut dapat menarik dan menambah insight dari pengguna sosial media yang kini berkembang sangat pesat. Dengan adanya kebudayaan sejarah yang berkembang di masyarakat sangat membuka peluang untuk meningkatkan potensi wisata terutama situs sejarah yang ada di kelurahan Karangpoh. Melalui branding di sosial media ini nantinya dapat menjadi gebrakan agar dikenal luas oleh masyarakat luar daerah sehingga tidak hanya masyarakat sekitar saja yang memiliki ketertarikan untuk melestarikan kebudayan, tetapi juga menyebarkan semangat pelestarian budaya kepada khalayak luas.
The Effect of Jingle Exposure in Television Advertising on Brand Awareness in the Elaboration Likelihood Model Mustikasari, Ratih Pandu; Dian Hutami Rahmawati; Heidy Arviani
Jurnal Spektrum Komunikasi Vol 11 No 3 (2023): Jurnal Spektrum Komunikasi : September 2023
Publisher : LPPM Stikosa - AWS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37826/spektrum.v11i3.533

Abstract

Message processing is a very important part of the communication process. The Elaboration Likelihood Model (ELM) is a communication theory that is in the sociopsychological tradition and focuses on message processing. ELM sees that messages are processed by individuals through two routes, namely central and peripheral. This theory is used to analyze the information processing of respondents to exposure to Oreo advertising jingles on brand awareness. According to Aaker (in Chernatony, McDonald and Wallace, 2011, p. 455), brand awareness itself has four important indicators, namely brand recognition, brand recall, brand dominance and brand knowledge. This research was conducted by experimental method. The results of the hypothesis test show that there is a significant influence between jingles and brand awareness. The path used by respondents in processing the information in this jingle is the peripheral route.
Strategi marketing communications melalui emina girl gang ambassador oleh emina cosmetics di masa pandemi covid-19 Santara, Marsha Vella; Arviani, Heidy
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitia
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe COVID-19 pandemic has certainly had an impact on all areas of industry, including the beauty industry. One of the marketing communication strategies implemented by Emina Cosmetics is with a brand ambassador named Emina Girl Gang Ambassador (EGGA). However, due to the Corona SARSCoV-2 virus or the Covid-19 pandemic that broke out in Indonesia, the implementation of Emina Girl Gang Ambassador underwent changes and adaptation due to new policies during the Covid-19 pandemic. This research aims to find out the marketing communication strategy through Emina Girl Gang Ambassador by Emina Cosmetics during the COVID-19 pandemic. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews and using the Miles and Huberman data analysis model. The theory used in this research is Integrated Marketing Communication and the Brand Ambassador function. The results of this research show that the marketing communications strategy through Emina Girl Gang Ambassador by Emina Cosmetics during the COVID-19 pandemic uses 5 multi-channel Integrated Marketing Communications in the form of advertising, personal selling, direct marketing, interactive marketing, and publicity & public relations. Even during the COVID-19 pandemic, consumers still use Emina Girl Gang Ambassador content as references and recommendations. The public continues to welcome and respond well to Emina Girl Gang Ambassador. Emina Girl Gang Ambassador is also considered to have a good and positive image. Keywords: Brand ambassadors; emina girl; marketing communications.  AbstrakAdanya pandemi COVID-19 tentunya berdampak pada semua bidang industri, termasuk industri kecantikan. Salah satu strategi komunikasi pemasaran yang diterapkam Emina Cosmetics adalah dengan brand ambassador bernama Emina Girl Gang Ambassador (EGGA). Namun karena adanya virus Corona SARS-CoV-2 atau pandemi Covid-19 yang merebak di Indonesia menyebabkan pelaksanaan Emina Girl Gang Ambassador mengalami perubahan dan adaptasi karena adanya kebijakan baru di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana strategi komunikasi pemasaran melalui Emina Girl Gang Ambassador oleh Emina Cosmetics di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam dan menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Integrated Marketing Communication dan fungsi Brand Ambassador. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran melalui Emina Girl Gang Ambassador oleh Emina Cosmetics pada masa pandemi COVID-19 menggunakan 5 multi channel Integrated Marketing Communications berupa advertising, personal selling, direct marketing, interactive marketing, dan publicity & public relations. Meskipun berada di masa pandemi COVID-19, konsumen tetap menjadikan konten Emina Girl Gang Ambassador sebagai rujukan dan rekomendasi. Publik tetap menyambut dan merespons Emina Girl Gang Ambassador dengan baik. Emina Girl Gang Ambassador juga dinilai memiliki citra yang bagus dan positif.Kata-kata kunci: Brand ambassador; emina girl; komunikasi pemasaran.
Analisis Resepsi Mahasiswa Surabaya terhadap Konten Lina Mukherjee Makan Babi Diawali Bacaan Bismillah pada Akun Tiktok @lilumukerji Putri, Cindy Prastia; Arviani, Heidy
Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol 6 No 2 (2024): Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : LPPM Institut Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i2.4347

Abstract

The growing social media in Indonesia has caused social media users in Indonesia to increase very rapidly. Social media users use it as a basic need in finding the latest information that is out there, besides that users also use social media as a medium for entertainment, self-expression, and channeling hobbies or even what they have. One of the social media that is in great demand by the public is tiktok. Tiktok is a platform used by its users to exercise freedom of expression. The purpose of this study was to examine the acceptance of Surabaya students towards the tiktok content Lina Mukherjee eats pork beginning with Bismillah reading on freedom of expression using Stuart Hall's reception theory. This study used a descriptive qualitative approach with audience acceptance method. In-depth interviews and documentation were used as data collection techniques. In accordance with the theory put forward by Stuart Hall, this study obtained results, namely the acceptance of Surabaya students towards the tiktok content Lina Mukherjee eats pork beginning with Bismillah reading in freedom of expression which is divided into two positions, namely the negotiated position and the oppositional position. In expressing ourselves or exercising freedom of expression, we should always pay attention to the norms and regulations of religion, state, culture, customs according to the environment we live in, so as not to cause debate in society. Keywords: Freedom of Expression, Mass Communication, Reception Analysis, Tiktok
Fenomena Phubbing Remaja Kota Surabaya dan Jakarta Damayanti, Nita Lutfiana; Arviani, Heidy
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 3 No 4 (2023): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/dawatuna.v3i4.3142

Abstract

This study aims to find out about the facts, causes and impacts of the phubbing phenomenon on adolescents in the cities of Surabaya and Jakarta. This type of research used a qualitative research method with a phenomenological study. The data needed in this study is qualitative data as primary data in the form of images, words and not numbers in a discourse about the phenomenon of phubbing as a degradation of social relations as a result of social media. Based on the results of the study, it was found that 1) Teenagers in the cities of Surabaya and Jakarta have a fairly high intensity of using cellphones with a number of more than 5 hours per day which on average starts when they are students in elementary school; 2) The phenomenon of phubbing carried out by teenagers in the cities of Surabaya and Jakarta is caused by excessive anxiety that information on smartphones will be missed so that they check regularly. In addition, they are also sometimes not aware of their phubbing behavior because they focus on smartphones whether they are used to play games or play social media; 3) The bad impact they receive when doing phubbing activities is reducing the quality of face-to-face communication and also disrupting some of the effectiveness of the activities they are doing.
Social Media Analysis and Topic Modeling: Case Study of Stunting in Indonesia Muhaimin, Amri; Fahrudin, Tresna Maulana; Alamiyah, Syifa Syarifah; Arviani, Heidy; Kusuma, Ade; Sari, Allan Ruhui Fatmah; Lisanthoni, Angela
Telematika Vol 20, No 3 (2023): Edisi Oktober 2023
Publisher : Jurusan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/telematika.v20i3.10797

Abstract

Purpose: Stunting is a problem that currently requires special attention in Indonesia. The stunting rate in 2022 will drop to 21.6%, and for the future, the government has set a target of up to 14% in 2024. Rapid technological developments and freedom of expression on the internet produce review text data that can be analyzed for evaluation. This study analyzes the text data of Twitter users' reviews on stunting. The method used is a text-mining approach and topic modeling based on Latent Dirichlet Allocation.Design/methodology/approach: The methodology used in this study is Latent Dirichlet Allocation. The data was collected from twitter with the keyword 'stunting'. After, the data was cleaned and then modeled using the Latent Dirichlet Allocation.Findings/results: The results show that negative sentiment dominates by 60.6%, positive sentiment by 31.5%, and neutral by 7.9%. In addition, this research shows that 'children', 'decrease', 'number', 'prevention', and 'nutrition' are among the words that often appear on stunting.Originality/value/state of the art: This study uses the keyword stunting and analyzes it. Social media analytics show that the people of Indonesia are primarily aware of stunting. Also, the Latent Dirichlet Analysis can be used to create the model.
Co-Authors Ade Kusuma Adella Putri Macharani Adinda Larasati Darmawan Aditya Ilham Priambodo Afif Wilanda Anaqhi Agustiawati, Putri Aulia Ahmad, Namira Yunita Alamiyah, Syifa Syarifah Allan Ruhui Fatmah Sari Alya Syahputri Amelia, Estherina Amirah Shinta Permatasari Amri Muhaimin Anaziah Safitri Andisa Rizky Febrianti Angela Lisanthoni Annisa Dwi Safitri Anugrah Gultom, Daniel Aprilia Setya Kurniawati Ardhelia Damayanti Wirawan Arianto, Irwan Dwi Augustin Mustika Chairil Azzahra Siregar, Thallah Baptista Varani, Chiara Berliana, Sandra Cindhi Eka Suciani Clareta, Dyva Daffan Firzatullah, Raka Damayanti, Nita Lutfiana Dewi, Sandra Berliana Dewi, Sandra Berliana Dian Afifuddin Dian Hutami Rahmawati Dian Hutami Rahmawati Diana Aqidatun Nisa Dimas Putra Dirmagina Dina Safira Putri Dinda Febri Putri Thaher Dita Atasa Dito Yusri Putra DR. CATUR MSI SURATNOAJI Dyva Claretta Endah Murniaseh Erika Yulyawati Fadhilah Amalia, Ghina Fahrudin, Tresna Maulana Fara Amilia Jayanti Fidela Rizky Ramadhani Ghassani Shabrina Prasetyo Hadiati, Novianisa Asmar Haidar Ferdian Ilyasa Ignatia Regita Wijaya Illah, Atok Ilmi Fadlilah Indriastuti, Yudiana Indy Nadhea Safitri Jessica Charisma Perdana Kayyisa, Binta Krisna Rendi Awalludin Kusnarto Kusuma, Ade Kusuma, Ade Latif Ahmad Fauzan Linar Aprillia Vinka Tasya Lisanthoni, Angela Lutfiana, Nita Madania, Nuril Marisa Oktaviana Marsha Vella Santara Masnuna, Masnuna Mia Puspitasari Mohammad Kafi Putra Jauhari Muhaimin, Amri Muhammad Usamah Robbani Mustikasari, Ratih Pandu Mutiara Kalyaveda Nabila, Ismaya Syafa Natasya Candraditya Subardja Ni Made Nadia Resmarani Ninda Talita Utami Nisrina Delinda Nobertus Ribut Santoso Norsely, Febfi Novianisa Asmar Nur Hanif Nuril Madania Olivia Nibtia Rahmadillah Prasojo Putri Ambarwati Putri Aulia Aguswati Putri, Cindy Prastia Rahma Wulandari Rahmad Alfian Haryono Rakinda Wanayang Army Syah Putri RAMADHAN, MUHAMMAD FARHAN Ratih Pandu Mustikasari Ratih Pandu Mustikasari Rena Rigin Putri Ridhotul Khafshoh Islami Rima Karmelia Fernanda Ririn Puspita Tutiasri Rizky Ramadhani, Fidela Rofi Wahyu Aditama Rohmatul Afrida Nor Laili Roziana Febrianita Sabilla Mega Yustika Saifuddin Zuhri Santara, Marsha Vella Santara, Marsha Vella Santara, Marsha Vella Sari, Allan Ruhui Fatmah Satria Ikhtara Rizki Savira Izzaanti Septiana Dina Mahiro Sherly Yoland Artamevia Saputra Sofia Ayu Lestari Subardja, Natasya Candraditya Suciani, Cindhi Eka Suksmawati, Herlina Sulistiyawati Sulistiyawati Sumardjijati Sumardjijati Sumardjijati Syafrida Febriyanti Syahputri, Febriana Indah Syarizal Agam Mahendra Syifa Syarifah Alamiyah Teguh Yulianto, Teguh Thallah Azzahra Siregar Tresna Maulana Fahrudin Uswatul Husna Vembika Fathan Kusuma Via Rahma Aulinda Wibisono, Adi Yudha, Dhian Satria Yuli Candrasari Yuliansya, Tedy Dwi Yunita Safitri Zainal Abidin Achmad Zamzami, Moch