Claim Missing Document
Check
Articles

Innovations in Wind Power Generation Devices (WPP) That Saves Production Costs Steven Johny Runtuwene; Rinna Yuanita Kasenda; Natalia Artha Malau; Dheandro Dheandro; Arya Matadjang; Christo Waas; Angel Sindar; Joshua Ngantung; Andro Tatemba; Joshua Maliatja
Interdisciplinary Journal of Advanced Research and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): Interdisciplinary Journal of Advanced Research and Innovation
Publisher : Ravine Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/ijari.v2i5.62

Abstract

The innovation of Wind Power Plants in order to save costs in terms of production compared to Conventional Wind Power Plants¸ power plants that we usually encounter are in the form of windmills whose task is the same, namely using the wind as the driving force, models such as windmills that usually cost a lot, so the innovation created by SkySails Group is expected to be the beginning for other inventions, but certainly not to replace existing Wind Power Plants.  This research employs a comprehensive methodology to explore the feasibility and advantages of kite-based wind farm systems, focusing on using towers as kite anchoring points. The result by Airborne Wind Europe, found that a wind farm containing a kite wind farm generating 50 megawatts of electricity would use only 913 metric tons of material over a 20-year period. This is far less than a conventional wind farm that requires 2,868 metric tons of material. This certainly supports sustainable green energy.
Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Cognitive Behavior Therapy dalam Mengatasi Bullying di Sekolah SMA Katolik Karitas Tomohon: Penelitian Cristin Natalia Pasaribu; Rinna Yuanita Kasenda; Deklay Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6618

Abstract

Penelitian ini membahas tentang layanan konseling kelompok dengan teknik Cognitive Behavior Therapy dalam mengatasi bullying di sekolah SMA Katolik Karitas Tomohon Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki seberapa baik efektivitas layanan konseling kelompok yang memanfaatkan pendekatan cognitive behavior therapy dalam mengatasi masalah bullying di SMA Katolik Karitas Tomohon. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan untuk Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa yang terlibat dalam fenomena bullying dan siswa kelas X-B di SMA Katolik Karitas Tomohon. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner tentang perilaku bullying. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa layanan konseling kelompok dengan metode Cognitive Behavior Therapy terbukti efektif dalam mengurangi tindakan bullying di kalangan siswa. Pada tahap pra-tindakan, skor perilaku bullying para pelaku masuk dalam kategori tinggi dengan rentang skor 53–55. Setelah pelaksanaan siklus I, skor menurun ke kategori sedang dengan rentang 43–52. Kemudian pada siklus II, skor kembali menurun menjadi kategori rendah dengan rentang 29–31. Teknik Cognitive Behavior Therapy membantu siswa dalam mengenali pikiran negatif, mengubah pola pikir yang tidak rasional menjadi lebih logis, serta melatih perilaku sosial yang lebih positif melalui kegiatan diskusi, peran bermain, dan penguatan.
Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Membolos Siswa di SMP Negeri 1 Tomohon: Penelitian Arnesia Indah Batara; Meisie L. Mangantes; Rinna Yuanita Kasenda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6710

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan masih adanya perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa di SMP Negeri 1 Tomohon yang berdampak pada rendahnya kedisiplinan, motivasi belajar, serta pencapaian akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara guru bimbingan dan konseling dalam menangani masalah siswa yang bolos serta menganalisis berbagai faktor yang menghalangi pelaksanaan cara tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa cara yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling untuk mengatasi masalah bolos mencakup pendekatan pribadi kepada siswa, memberikan perhatian khusus, melaksanakan layanan konseling individu dan kelompok, memberikan dorongan, menyampaikan informasi tentang dampak negatif dari bolos melalui media mading, membuat surat pernyataan atau kontrak perilaku, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dan wali kelas.. Selain itu, ditemukan pula beberapa faktor penghambat, antara lain kurangnya keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan siswa, keterbatasan jumlah guru bimbingan dan konseling dibandingkan dengan jumlah peserta didik, serta kondisi lingkungan sekolah yang belum sepenuhnya mendukung proses pengawasan siswa secara optimal. Strategi guru BK SMPN 1 Tomohon dalam mengatasi siswa membolos sudah cukup baik, namun perlu penguatan program spesifik dan kerja sama dengan orang tua agar lebih optimal
Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Ketidak Percayaan Diri Siswa di SMPN 1 Tomohon: Penelitian Nadia Oktaria Tipa; Rinna Yuanita Kasenda; Meike Endang Hartati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6729

Abstract

Kepercayaan diri adalah sikap seseorang dalam memandang dan menilai dirinya sendiri serta lingkungan di sekitarnya. Sikap ini membuat individu yakin terhadap kemampuan yang dimilikinya sehingga mampu bertindak, mengambil keputusan, dan melakukan berbagai kegiatan dengan baik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kepercayaan diri siswa, strategi guru bimbingan konseling dalam mengatasi ketidakpercayaan diri siswa di SMPN 1 Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi dengan subjek penelitian terdiri dari 4 orang informan utama dan pendukung. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru bimbingan konseling membuat program dan juga strategi untuk membantu siswa yang kurang percaya diri. Strategi yang dilakukan guru bimbingan konseling meliputi identifikasi latar belakang siswa melalui penggalian informasi orang tua, memberikan layanan konseling individu, pemberian motivasi atau penguatan positif (reinforcement positif), serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dan mengekspresikan diri melalui penugasan pembuatan video pribadi. Dukungan sistemik dari pihak sekolah berupa penciptaan lingkungan belajar yang aman, apresiatif, serta penyediaan wadah ekstrakurikuler terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa secara signifikan.
Analisis Kinerja Guru Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMPN 1 Tondano Angelica Aquila Pinangkaan; Meisie Lenny Mangantes; Rinna Yuanita Kasenda
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kinerja guru Bimbingan dan Konseling (BK), strategi yang diimplementasikan, serta faktor faktor pendukung dan penghambat dalam upaya meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 1 Tondano. Fenomena penurunan kedisiplinan menjadi isu krusial yang menuntut intervensi sistematis dari guru BK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik yang meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan informan yang terdiri dari guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru BK dinilai efektif dan proaktif, yang ditandai dengan adanya perencanaan program berbasis data (evaluasi pelanggaran dan asesmen kebutuhan siswa) serta implementasi peran preventif, pengembangan, dan kuratif. Strategi yang paling efektif adalah layanan konseling individual dengan pendekatan humanis yang non-judgmental, didukung oleh bimbingan klasikal dan kolaborasi sinergis dengan orang tua dan guru. Faktor pendukung utama keberhasilan program adalah dukungan penuh dari pimpinan sekolah dan kolaborasi yang baik antar guru. Sementara itu, faktor penghambat yang paling signifikan adalah rasio jumlah guru BK dan siswa yang tidak ideal (1:864) yang menyebabkan beban kerja berlebih, serta masih adanya stigma negatif terhadap peran BK di kalangan siswa.
Strategi Guru BK dalam Mengatasi Kecanduan Media Sosial Tiktok pada Siswa di SMA Negeri 1 Tondano Injilia Liba Pontoh; Meisie Lenny Mangantes; Rinna Yuanita Kasenda
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi kecanduan penggunaan media sosial TikTok pada siswa di SMA Negeri 1 Tondano. Penggunaan TikTok yang intens di kalangan remaja berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti penurunan konsentrasi belajar, gangguan emosional, serta peningkatan tingkat stres, sehingga diperlukan intervensi yang tepat dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru BK, wali kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru BK menerapkan beberapa strategi utama, yaitu konseling individu dengan teknik self-control, bimbingan kelompok melalui penyuluhan dampak media sosial, serta pendekatan preventif melalui sosialisasi dan integrasi materi digital citizenship dalam layanan klasikal. Selain itu, digunakan pula pendekatan reflektif seperti peace counseling untuk meningkatkan kesadaran diri siswa. Strategi tersebut terbukti membantu siswa dalam mengontrol penggunaan TikTok dan mengarahkan perilaku digital secara lebih positif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan Guru BK.
Analisis Kinerja Guru Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMPN 1 Tondano Angelica Aquila Pinangkaan; Meisie Lenny Mangantes; Rinna Yuanita Kasenda
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kinerja guru Bimbingan dan Konseling (BK), strategi yang diimplementasikan, serta faktor faktor pendukung dan penghambat dalam upaya meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 1 Tondano. Fenomena penurunan kedisiplinan menjadi isu krusial yang menuntut intervensi sistematis dari guru BK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik yang meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi dengan informan yang terdiri dari guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru BK dinilai efektif dan proaktif, yang ditandai dengan adanya perencanaan program berbasis data (evaluasi pelanggaran dan asesmen kebutuhan siswa) serta implementasi peran preventif, pengembangan, dan kuratif. Strategi yang paling efektif adalah layanan konseling individual dengan pendekatan humanis yang non-judgmental, didukung oleh bimbingan klasikal dan kolaborasi sinergis dengan orang tua dan guru. Faktor pendukung utama keberhasilan program adalah dukungan penuh dari pimpinan sekolah dan kolaborasi yang baik antar guru. Sementara itu, faktor penghambat yang paling signifikan adalah rasio jumlah guru BK dan siswa yang tidak ideal (1:864) yang menyebabkan beban kerja berlebih, serta masih adanya stigma negatif terhadap peran BK di kalangan siswa.
Strategi Guru BK dalam Mengatasi Kecanduan Media Sosial Tiktok pada Siswa di SMA Negeri 1 Tondano Injilia Liba Pontoh; Meisie Lenny Mangantes; Rinna Yuanita Kasenda
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi kecanduan penggunaan media sosial TikTok pada siswa di SMA Negeri 1 Tondano. Penggunaan TikTok yang intens di kalangan remaja berpotensi menimbulkan dampak negatif, seperti penurunan konsentrasi belajar, gangguan emosional, serta peningkatan tingkat stres, sehingga diperlukan intervensi yang tepat dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru BK, wali kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru BK menerapkan beberapa strategi utama, yaitu konseling individu dengan teknik self-control, bimbingan kelompok melalui penyuluhan dampak media sosial, serta pendekatan preventif melalui sosialisasi dan integrasi materi digital citizenship dalam layanan klasikal. Selain itu, digunakan pula pendekatan reflektif seperti peace counseling untuk meningkatkan kesadaran diri siswa. Strategi tersebut terbukti membantu siswa dalam mengontrol penggunaan TikTok dan mengarahkan perilaku digital secara lebih positif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan Guru BK.
Pengaruh Katarsis Emosi Terhadap Perilaku Anonim Pada Remaja di SMANegeri 1 Tondano Pengguna Media Sosial Andrea Angelita Kusen; Deetje Josephine Solang; Rinna Yuanita Kasenda
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the influence of emotional catharsis on anonymous behavior among adolescent Social Media Users at SMA Negeri 1 Tondano. Utilizing a quantitative approach, the research employs a simple linear regression analysis. Using purposive sampling, 155 participants from grades XI and XII who actively use social media were selected. Data were gathered through questionnaires. The findings reveal a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that emotional catharsis has a significant impact on anonymous behavior among adolescent social media users at SMA Negeri 1 Tondano.
Penerapan Konseling Individu dengan Teknik Behavior Contract dalam Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik di SMP Frater Don Bosco Tomohon Bintang Mario Situmorang; Rinna Yuanita Kasenda; Deklay Nainggolan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.275

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih adanya peserta didik yang memiliki tingkat kedisiplinan rendah, seperti datang terlambat ke sekolah, tidak menggunakan atribut sekolah secara lengkap, serta tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik melalui penerapan konseling individu dengan teknik behavior contract di SMP Frater Don Bosco Tomohon. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan desain model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik yang memiliki permasalahan kedisiplinan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kedisiplinan, observasi, dan wawancara. Teknik behavior contract diterapkan melalui kesepakatan tertulis antara konselor dan peserta didik mengenai perilaku disiplin yang harus dilakukan disertai pemberian penguatan (reward) dan konsekuensi. Kontrak perilaku dilaksanakan selama dua siklus dan dievaluasi secara bertahap pada setiap pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I skor angket kedisiplinan memperoleh nilai 42 dengan kategori sedang dan hasil observasi memperoleh skor 20 dengan kategori sedang. Pada siklus II terjadi peningkatan, yaitu skor angket menjadi 55 dengan kategori tinggi dan hasil observasi menjadi 31 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, penerapan konseling individu dengan teknik behavior contract efektif dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik di SMP Frater Don Bosco Tomohon.
Co-Authors Abram Sanggel Adilang, Angriani Aldinata Amalia Nahwar Dolongseda Anatacia Michelle Tasiam Andrea Angelita Kusen Andro Tatemba Angel Sindar Angela Kojoh Angelica Aquila Pinangkaan Angelista Tamuntuan Angelista Tamuntuan Angelita Martono Anggrian, Riki Anggun Mandias Angkouw, Phillya Caitlin Aprillia Sriwangi Kansil Argita Argita Argita, Argita Ariantje J. A. Sundah Armadi , Andi A. O. Arnesia Indah Batara Aruperes, Vamela Arya Matadjang Asare, Serinalin Aulia A Mamonto Ayu Ekaristi Br Ginting Balgis Sakina Bintang Mario Situmorang Bolung, Miracle Samuel Br. Barus, Anja Falentina Br. Berutu, Heriana Forida Briggta Rantung Bumulo, Vila Aptiara Carla Claudia Waleleng Caroline Stiassa, Angelia Celsi Kobandaha Chotimah, Kencana Khusnul Chrispin Injillia Direno Christo Waas Chrychanta Anatasya Kaunang Chrystilia Rengkuan Cika Faradila Umalekhoa Cindy Natalia Mantako Cisilia Masambe Clara Sinta Ginting Conni Agnesti Tom Cristin Natalia Pasaribu Cristin Natalia Pasaribu Dandi Mustafa Syam Hamid Daniel, Tandaju Christian Deetje Josephine Solang Deetje Josephine Solang Deklay Nainggolan Dheandro Dheandro Dinda Mamonto Dinsiana Momongan Dominicus Tinus Dongkilat, Meyvi E. Y. Makaambahe, Deria Elvira Rentandu Erick W. R Iman Ericka Runtunuwu Eunike S Tulenan Eva Desanta Claudya Thomas Feronika Posumah Frauli Tatilu Gagola, Preysi Galuh Aransiti Khan Galuh Aransiti Khan Ginting, Clara Gustina Pandiangan Hansang, Cinta Bellatrix Hartati, Meike E. Herlambang, Netania Heydemans, Paul Hiola, Taufik R. Huntua, Meilysa Injilia Liba Pontoh Irnawati Mine’ Jasin Taher Jeremia O. Tenda Jeremy Tinggogoy Jessica K Singal Jofie Hilda Mandang Jonathan Ray Melo Jonathan Tindas Joshua Maliatja Joshua Ngantung Joulanda A. M. Rawis Joulanda A. M. Rawis Julianus Gesuri Daud Junawal, Muhammad Iksan Junio A. M. Manantung Justina Bernadetta Kamal, Luluk Syahrul Kapahang, Gloridei Lingkanbene Kaparang, Christia G Karamoy, Pingkan Kawuwung, Juan Gregorius Kesek, Marcella Kezia Br Gurusinga Khoirul A. R. Yoyatan Kichiro P. P. Kosegeran Kindangen, Kasih Injilia Kojoh, Angela Kubika, Okriani Labosang, Sulistiawati Lande, Ananda Laurens, Delfiawati Lempoy, Amelia Marshanda Lihart Lumapow Lini, Sintike Liu, Arnold C Lumapow, Harol R Lumuhu, Chalsa Maryam Lumuhu, Chelsy Fatimah Lundeto, Vadila Putri Maarial, Amriani Malonda, Tesalonika Malvino C Pantas Mambu, Melky mamonto, Mutiara Havita Mandagi, Nisia Mandang, Jofie Hilda Manengkey, Julieta Mutiara J Mangantes , Meisie L Maramis, Marcelina Wijayanti Marchelyn Brigitha Ribka Supit Mariam Kerenhapukh Kere Mario Erick Wantah Maya Elvianti Tikat Meike Endang Hartati Meike Endang Hartati Meisie L. Mangantes Melani, Risva Melati S.A Sjarifuddin Meta, Joan Milala, Enta Olivia BR S. Mint Husen Raya Mint Husen Raya Aditama Modeong, Dia Puspita Sari Mokoagow , Tata P. Mokoagow, Tata Mozes Markus Wullur Mutiara Megalestari Undap N.Mogigir, Elizabet Nabila Wahyuni Midu Nadia Oktaria Tipa Natalia Artha Malau Natasya Refincha Avriel Kairupan Nazarina Lalu Nelsa Tonapa Nevalia Mokoagow Ntahu, Aldina Oktaveri armadi, Andi Arga Pandey, Ecachristi Melisa Pangalila, Dominika Pantow, Anssy Syahfitiri Paparang, Kenny Pauang, Andy Canrika Paul M. Heydemans Pigome, Maria Pinangkaan, Angelica Aquila Pontoh, Injilia Posumah, Margareth Pramesti, Kintan Radiva Putra, Lusius Andre Sutikno Putri Fauzia Russu Putri Keren Thio Rachelia Kimbal Rahayu Dwi Lestari Rahmatia A. Imam Raikokimmi V. R. Mamangkey Ramita Pongrangga Rantung, Brigita Rantung, Firna Tresya Raya, Mint Husen Renita Hanaya Br Tarigan Revalina Korompot Revalina Korompot Rivaldo Karenting Rivaldo Karundeng Rompis, Anissa Runtuwene, Nathazia Sahabat, Eugenia Salindeho, Aprilia Cecilia Christania Saragih , Angel P. F. Saragih, Angel Patricia Fandela Sasuwu, Chrispian Sasuwu, Chrispian Brainerd Senduk, Iren Shallomitha Zefanya Aror Sharron Aurelia Mende Silaen, Widia Manisa Silitonga, Mora Sillaen , Widia M. Silvia Appulembang Simangunsong, Anggi Innocensia Siti Mahrani M Rusli Sitti Saena Putri Julia Soreh , Frengky G. Soreh, Frengky Stevania Tambuwun Steven Johny Runtuwene Suehartono Syam Suehartono Syam Sumangkut, Jonathan Geraldi Sundalangi, Derol Josua Supit, Elshaday Suryani Suryani Suryani Suryani Takapipi, Costanli Tangkelangngan, Irma Tania R. A. Gultom Tarente , Orva Tarente, Orva Tarigan, Widianta Br Tarigan, Yusmiar Br Tellma M. Tiwa Tellma Monna Tiwa Temponbuka, Krisnover Tendean, Candy Tesalonika br Ginting Timban, Meily Christilia Miranda Tinentang, Novelia Christine Tonapa, Nelsa Tulungen, Chrisna Tumandung, Ketilina Turang, Mayglory Oinori Evrata Umangsangadji, Ferawati Vamela Aruperes Wahyu Rumerung Warawarin, Klaudia Wawo, Vannessa Virginia Wowor, Restika Wuner, Nasrani Wurangian, Blessing Putri Y.P Tiwa, Marcellino Yoas Sotomo Telaumbanua Yoda Shine Sion Yonatan Tampi Zakirah J.S Moekari ⁠Yerikho pratasik