Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Deiksis

Tinjauan Psikologi Sastra pada Tokoh Utama dalam Novel Metropop One Last Chance Karya Stephanie Zen Ryan Hidayat; Fauzi Rahman
Deiksis Vol 10, No 02 (2018): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.389 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v10i02.2110

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejauh mana tinjauan psikologi sastra pada tokoh utama Novel Metropop One Last Chance karya Stephanie Zen. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis isi, dengan mendeskripsikan tinjauan psikologi sastra pada tokoh utama Novel Metropop One Last Chance karya Stephanie Zen. Data penelitian ini diperoleh dari Novel Metropop One Last Chance karya Stephanie Zen. Stephanie Zen lebih memunculkan Ego pada tokoh utama wanita. Super ego serta Id tidak terlalu dimunculkan pada tokoh Adrienee selaku tokoh utama wanita dalam novel One Last Chance. Tidak bisa dipungkiri bahwa unsur-unsur kejiwaan pengarang tercerminkan pada jiwa tokoh utama.Kata Kunci: Psikologi Sastra, novel, one last chance
Tindak Ujaran pada Anak Hiperaktif Usia Dua Tahun Fauzi Rahman; Ryan Hidayat
Deiksis Vol 11, No 01 (2019): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.563 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v11i01.3020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak ujaran pada anak hiperaktif usia dua tahun. Hiperaktif merupakan suatu gangguan perilaku yang tidak normal, disebabkan disfungsi pada suatu sistem otak dengan salah satu gejalanya yaitu tidak mampu memusatkan perhatian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis, dan data yang diambil adalah sumber lisan yang dikumpulkan dengan menulis kata atau kalimat yang diujarkan sang anak. Metode kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak hiperaktif pada usia dua tahun telah mampu memproduksi struktur kalimat yang dapat berupa pernyataan, permintaan, maupun pertanyaan. Meskipun telah mampu menjelaskan tiga bentuk kalimat tersebut, pelafalan yang digunakan masih belum jelas dan sebagian besar kata yang diucapkan masih terjadi pemendekan kata seperti agus (bagus), ndah (bunda), biim (mobil) dll.. Selain itu, anak hiperaktif sangat sering dalam bergerak, bertanya, dan membuat pernyataan. Sebagian besar kegiatannya selama terjaga