Claim Missing Document
Check
Articles

Building the Creativity of Bulurejo Village Community through the TASAPOT Cultivation in the Pandemic Era Widyastuti, R A Diana; Pujisiswanto, Hidayat; Warganegara, Hayane Adeline; Sanjaya, Purba; Ramadiana, Sri
Indonesian Journal of Community Services Cel Vol. 2 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Community Services Cel
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70110/ijcsc.v2i1.32

Abstract

Bulurejo Village is one of the villages in Gadingrejo Subdistrict, Pringsewu Regency, Lampung Province. Bulurejo Village has a quite active Women Farmer Group (Kelompok Wanita Tani/ KWT) known as ‘Ayu Tani’, which was formed in 2014 with 27 members. Bulurejo Village is one of the villages that has the potential to develop the cultivation program of potted vegetable plants (Tanaman Sayur Dalam Pot: TASAPOT). TASAPOT cultivation is conducted to increase the consumption of various food sources in the form of vegetables with the principles of being nutritious, balanced, diverse, and healthy, so that organic farming can be applied during a pandemic era with the aim of increasing body immunity. This community services program aims to equip the community of Bulurejo Village with theoretical and practical knowledges regarding the cultivation techniques of vegetable plants in pots. The method used includes extension, discussion, mentoring, and training or direct practice in the field based on the initial evaluation as a basis for determining the knowledge level of the target partner's regarding the cultivation techniques of TASAPOT. The implementation of this community services program has succeeded to achieve the expected outcomes, namely increased knowledge of the community and members of the 'Ayu Tani' KWT in Bulurejo Village about the importance of Sustainable Food Houses (Rumah Pangan Lestari: RPL) and the cultivation techniques of TASAPOT to improve family’s health the community's standard of living. In addition, there has been an increase in partners’ understanding of the cultivation techniques of TASAPOT, starting from the benefits of utilizing the house yard, the growing media used, planting techniques, and plant maintenance until harvest.
Penerapan Kaidah Gap pada Budidaya Jeruk Tumpangsari Dengan Sayuran dalam Era Perubahan Iklim di Kelompok Tani Bina Usaha Pekon Giham Sukamaju Kecamatan Sekincau Lampung Barat Sanjaya, Purba
Jurnal Sinergi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal SINERGI
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsi.v2i1.18

Abstract

Pekon Giham termasuk dalam Kecamatan Sekincau Lampung Barat yang wilayahnya dataran tinggi yang cocok untuk usaha pertanian dengan hasil utamanya kopi dan sayuran. Saat ini ada salah satu kelompok tani di Pekon Giham mulai tertarik menanam jeruk untuk ditumpangsarikan dengan sayuran. Kendalanya pemahaman petani dalam budidaya jeruk masih minim dan belum sesuai dengan kaidah GAP (good agricultural practices) untuk dapat menghasilkan produk panen yang sehat dan bermutu tinggi, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani dalam lingkungan budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pengamatan di lapang menunjukkan bahwa petani menanam jeruk seadanya baik dari segi pemilihan bibit, pemeliharaan tanaman, dan sangat tergantung pada pupuk kimia dan pestisida. Petani belum memahami pertanian yang ramah lingkungan dan menyehatkan tanah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk, (1) memberikan pengetahuan teoritis tentang teknik budidaya jeruk di dataran tinggi menurut kaidah GAP, (2) memberikan pengetahuan praktis serta ketrampilan petani jeruk tumpangsari dengan tanaman sayuran dengan penggunaan pupuk hayati. Setelah dilakukan kegiatan sejak awal Februari hingga pertengahan September 2020, Tim PKMU yang telah turun lapang sebanyak empat kali, memahami kendala yang dihadapi petani jeruk. Secara umum pengetahuan petani khususnya dalam budidaya tanaman jeruk sangat minim (26,7%). Petani hanya mengenal dua jenis jeruk yang sebenarnya untuk ditanam di dataran rendah, (2) petani tidak memahami cara pemangkasan tanaman jeruk yang tepat, (3) petani selalu menggunakan pupuk kimia, kurang mengenal pupuk hayati yang lebih aman untuk pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini membuat petani jeruk dapat meningkatkan ketrampilan teknis, khususnya budidaya tanaman jeruk yang tepat sehingga dapat memberikan keuntungan ekonomi serta mampu menjaga kelestarian lingkungan melalui aplikasi pupuk hayati. Pada kegiatan ini petani diberi wawasan tentang jenis jeruk yang cocok untuk dataran tinggi dan teknik budidaya yang benar. Ketrampilan yang diberikan pada  kegiatan ini adalah pemilihan bibit jeruk dataran tinggi, cara pemangkasan, pembuatan POC dan trichoderma serta aplikasinya. Hasil akhir kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani dari semula 26,7%  menjadi 80,0% sehingan meningkat sebesar 53,3 poit.
Budidaya Kopi Robinson di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Lampung Utara Evizal, Rusdi; Afriliyanti, Rizki; Sanjaya, Purba; Nurdin, Muhammad; Jannah, Husna Fii Karisma; Prasmatiwi, Fembriarti Erry
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i2.11843

Abstract

Lampung Utara merupakan sentra produksi kopi ketiga setelah Lampung Barat dan Tanggamus. Permasalahan yang dihadapi petani adalah masih rendah antara produktivitas dan kualitas kopi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Fajar Kemuning, dalam budidaya kopi sambung Robusta/Liberika dan pemilihan pohon induk kopi Liberika, (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam grafting kopi Robusta/Liberika. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Fajar Kemuning, Desa Pulau Panggung, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini antara lain adalah (1) Anggota kelompok mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami penerapan adaptasi berkebun kopi pada cuaca ekstrim, (2) Kelompok melakukan transfer pengetahuan kepada anggota dalam upaya meningkatkan ketahanan dan produktivitas kopi pada cuaca ekstrim. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan tatap muka, Focus Group Discussion (FGD), pembuatan demplot, pendampingan penguatan kelompok, dan Anjangsana dan anjangkarya. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut: (1) Pengabdian masyarakat ini sudah dilaksanakan diikuti 18 peserta anggota Kelompok Tani Fajar Kemuning, melalui kegiatan penyuluhan, FGD, demoplot, dan pendampingan; (2) Pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya kopi grafting Robusta dan Liberika dengan nilai meningkat dari 78-89% menjadi 83-100% peserta mampu menjawab pertanyaan.
Co-Authors , Agustiansyah Abdul Kadir Salam Abdullah Aman Damai Afandi Afandi Afandi Afandi Afandi Afandi Afrianti, Zulvina Afriliyanti, Rizki Agus Karyanto Agus Karyanto Agustiansyah Agustiansyah Agustin, Widia Ahmad Syaifudin Ahmad Syaifudin Ainin Niswati, Ainin Anisa Nur Rahmah, Anisa Nur Ardian Ardian Ardian Ardian Ardian Ardian Ardiansyah, Prima Ari Kusuma Basri Ari Kusuma Basri Aviati S., Yuniar Basri, Ari Kusuma Dad R. J. Sembodo Darwin H. Pangaribuan Dedy Prasetyo Dedy Prasetyo Desi Anjarwati Doni Ramadhan, Doni Eko Pramono Ermia Citra Esatika Erwanto Erwin Yuliadi Erwin Yuliadi Fauzan, Teo Achmad Fauzi, Teo Achmad Febriyanti, Kartika Hikmahniar Fembriarti Erry Prasmatiwi Fitri Yeli Fitri Yelli Hadi, Muhammad Syamsoel Hayane A. Warganegara Hayane Adeline Warganegara, Hayane Adeline Helvi Yanfika Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Husna Fii Karisma Jannah Indah Listiana Intan Puspita Sari Irawan, Bayu Hadi Setya Irwan Sukri Banuwa Irwan Sukri Banuwa Kukuh Setiawan Kukuh Setiawan Kukuh Setiawan Kurnia Cahyani Dewi Kus Hendarto Kus Hendarto Kushendarto Kushendarto Kushendarto Kushendarto, Kushendarto Kuswanta Futas Hidayat Kuswanta Futas Hidayat Kuswanta Futas Hidayat Kuswanta Futas Hidayat Liman Liman, Liman M Hafidz Yugo M. Syamsoel Hadi Maria Viva Rini Meylita Mustikawati Muhammad Kamal Muhammad Kamal Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhammad Nurdin Muhammad Syamsul Hadi Muhammad Syamsul Hadi, Muhammad Syamsul Muhtarudin Muhtarudin Niskan Walid Masruri Novi Kurnia Novi Rosanti Otik Nawansih Prima Ardiansyah Puput Azizah Pusvika, Niluh D. Raden Ajeng Diana Widyastusi Raden Ajeng Diana Widyastuti Rahmalia, Dian Rahman, Hafidz Fatur Ramadiana, Sri Ratna Ermawati Riki Pratama Rivai, Mahfud Rommy Qurniati Rugayah Rusdi Evizal Sandi Asmara Sapto Kuncoro Sarno Sarno Septiana, Liska Mutiara Setiawan, Wawan A Setyo Dwi Utomo Setyo Dwi Utomo Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Sudi Pramono Sudi Pramono . Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sugiatno Sukma, Delta Tiara Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Sunyoto Sunyoto Surmini, Surmini Surnayanti Surnayanti Surtono, Arif Syahrio Tantalo Teguh Endaryanto Tumiar Katarina Manik Warji Warji Wawan Abdullah Setiawan WAWAN ABDULLAH SETIAWAN, WAWAN ABDULLAH Widia Agustin Widyastuti, R A Diana Widyastuti, R.A Diana Widyastuti, RA Diana Widyastututi, RA Diana Wijaya, Agung Kusuma Yeli, Fitri Yohanes C Ginting Yohannes Cahya Ginting Yuyun Fitriana